Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

KEEFEKTIVITASAN VIDEOTRON DALAM MENYAMPAIKAN PESAN IKLAN KEPADA MASYARAKAT Andry Priyadharmadi Purnama; Akbar Abu Thalib
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 19 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v19i1.5927

Abstract

In technology era nowadays, almost all promotion and information media from the company as well as the government switch to print media from visual media. This is because people today prefer to use applied technology for communication and technology. This research aims to review Videotron effectivity on conveying the commercial message to the society. This research was conducted by qualitative description with the primary data sources and secondary. Data was collected by direct observation in Videotron location and interviewed some speaker and Videotron manager in Makassar. Result of this research shows Videotron quite effective to convey a commercial message by giving good visualization. Videotron also become an effective media to present several advertisements on one media therefore can reduce visual trash. In addition, near from traffic light can increase enticement of Videotron that can be a significant strategy to publish the information and attract readers attention. Videotron media has positive impact to the government because of giving a role to to give information about their program and additional aesthetic for the hometown. Implication of this Videotron according society can disturb driver concentration, give strong light and can be hacked by someone.
Analisis Semiotika pada Produk Kemasan Kopi Siap Minum Nescafe Purnama, Andry Priyadharmadi
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v8i1.65968

Abstract

Penelitian ini menganalisis semiotika pada kemasan produk kopi siap minum Nescafe varian Ice Black Lychee dan Biskoffee. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce untuk memahami makna yang terkandung dalam elemen visual kemasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua varian memiliki pola desain yang serupa, namun dibedakan dengan warna dominan untuk menunjukkan varian rasa yang berbeda. Elemen visual seperti bentuk, warna, dan tipografi menunjukkan kesamaan identitas merek Nescafe, yaitu modern, terjangkau, dan konsisten dalam mempertahankan kualitas bahan baku serta kesegaran varian rasa. Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan pentingnya elemen visual dalam desain kemasan untuk menyampaikan pesan merek kepada konsumen.This research analyzes the semiotics of Nescafe ready-to-drink coffee packaging, specifically the Ice Black Lychee and Biskoffee variants. The analysis uses Charles Sanders Peirce’s semiotic theory to understand the meaning embedded in the visual elements of the packaging. The analysis reveals that both variants share a similar design pattern, but are differentiated by their dominant color to indicate different flavor variations. Visual elements like shape, color, and typography demonstrate the consistency of the Nescafe brand identity, which is modern, affordable, and consistent in maintaining the quality of raw materials and the freshness of flavor variations. The findings support previous research that highlights the importance of visual elements in packaging design for conveying brand messages to consumers.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN REFERENCE MANAGER DALAM KARYA ILMIAH MELALUI PELATIHAN DARING islawati, islawati; Jumrah, Elfira; Priyadharmadi Purnama, Andry; Salnus, Subakir; Yunus, Muh
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v2i1.5094

Abstract

Perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pendidikan yang mereka tawarkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dua permasalahan utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah kurangnya pemahaman mahasiswa tentang reference manager serta ketidaktahuan cara penggunaannya, khususnya aplikasi Mendeley. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan tentang pentingnya reference manager dalam penulisan ilmiah dan menawarkan pelatihan praktis menggunakan Mendeley. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring pada Senin, 15 Maret 2024. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas sosialisasi dan sesi pelatihan intensif, yang dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai reference manager. Kegiatan ini disusun dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terkait penggunaan reference manager, khususnya aplikasi Mendeley. Ke depannya, pendampingan tambahan dengan aplikasi reference manager lainnya diharapkan dapat memperluas keterampilan manajemen referensi mahasiswa.
Pelatihan Canva sebagai Media Literasi Digital bagi Guru dalam Konteks Pengabdian kepada Masyarakat Bt Syamsuddin, Yati; Priyadharmadi Purnama, Andry; Hamka, Buya; Nurjayanti, Nurjayanti
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut guru untuk berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang kreatif dan adaptif terhadap teknologi. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital dan keterampilan dalam membuat media pembelajaran yang menarik, khususnya di daerah dengan akses teknologi terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk kajian literatur sistematis terhadap tujuh artikel pengabdian yang membahas pelatihan penggunaan Canva sebagai sarana peningkatan kompetensi digital guru. Kajian ini menggunakan analisis isi tematik untuk menyusun sintesis manfaat, pendekatan pelaksanaan, dan tantangan dari pelatihan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan Canva secara konsisten meningkatkan kepercayaan diri guru dalam penggunaan teknologi, kemampuan membuat media ajar visual yang menarik, serta kreativitas dalam proses pembelajaran. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif tidak langsung terhadap keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran. Di wilayah 3T, Canva menjadi sarana pemberdayaan guru yang efektif dan inklusif. Temuan ini memberikan dasar konseptual dan panduan praktis bagi institusi pendidikan dalam merancang pelatihan serupa yang berkelanjutan dan aplikatif.
Kajian Pemahaman Mahasiswa tentang Pengumpulan dan Analisis Data melalui Evaluasi Hasil Penelitian Skripsi Islawati, Islawati; Samsuddin, Yati Bt; Rasul, Rasul; Purnama, Andry Priyadharmadi; Hasbi, Hasbi
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v4i2.294

Abstract

A deep understanding of data collection and analysis techniques is an essential competence for students to produce valid and high-quality research. This study employed a quantitative descriptive approach with 22 students as subjects who had studied these techniques. Each student was tasked with evaluating two quantitative theses relevant to the learning model, published within the last five years. The evaluation used a rubric covering seven key components: Data Identification and Classification, Frequency Distribution, Measures of Central Tendency and Data Variation, Coefficient of Variation, Standard Values, Inferential Statistical Procedures, and Data Integration and Synthesis. The study results revealed varying levels of student understanding across the components. Most students achieved high competence in Data Identification and Classification (95.45%) and Inferential Statistical Procedures (95.45%). However, comprehension of more complex components, such as Coefficient of Variation and Standard Values, remained weak, with only 54.55% of students fully competent. This study highlights the need for more structured teaching methods and intensive practical exercises, particularly in advanced statistical analysis and data visualization. The implications suggest that improving these areas can strengthen students' research skills, supporting better mastery of data analysis techniques in the future.
Implementasi Pendidikan Holistik dalam Pelatihan Sape’ Dayak untuk Membangun Kesadaran Apresiasi Musik dan Jalinan Komunikasi-Dialog Lintas Budaya Kurniawan, Rahmat; Wulandari, Sri Riski; Alam, Andi Zulfikar; Purnama, Andry Priyadharmadi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Implementasi pendidikan holistik dalam pelatihan alat musik Sape’ Dayak Kalimantan menjadi upaya untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan yang bukan sekedar pada tataran pengetahuan kognitif dan praktik semata, akan tetapi menyelami nilai, makna, dan karakter masyarakat lintas budaya. Proses ini juga membangun kesadaran apresiasi musik dan jalinan komunikasi lintas budaya. Di tengah arus globalisasi yang menghadirkan tantangan bagi kelestarian budaya lokal, praktik-praktik tradisi seperti pelatihan musik Sape’ menawarkan sebuah paradigma pedagogis yang relevan dan mendalam. Menggunakan metode pelatihan partisipatif berbasis komunitas dan kerangka teoretis yang memadukan prinsip-prinsip Pendidikan Holistik, konsep Kearifan Lokal dan Komunikasi Lintas Budaya, pendekatan Etnomusikologi, serta teori Glokalisasi, pelatihan ini secara inheren mengintegrasikan pengembangan aspek kognitif, afektif, sosial-budaya, psikomotorik, dan spiritual peserta. Pelatihan ini tidak hanya berfungsi sebagai medium pelestarian warisan budaya, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk membangun jembatan komunikasi dan dialog lintas budaya yang otentik dalam era global. Lebih jauh, pengalaman mendalam dengan Sape' terbukti menjadi gerbang untuk menumbuhkan apresiasi yang lebih luas terhadap kekayaan tradisi musik Nusantara lainnya. Capaian kunci dari pelatihan ini mengindikasikan bahwa penguasaan mendalam terhadap satu tradisi budaya justru menjadi fondasi kokoh untuk dialog dan pemahaman antarbudaya. Artikel ini ditutup dengan implikasi bagi kebijakan pendidikan nasional dan strategi pelestarian budaya, merekomendasikan integrasi model pedagogis berbasis kearifan lokal ke dalam kurikulum formal dan penguatan ekosistem sanggar seni sebagai pusat pendidikan karakter.Kata kunci: Pendidikan Holistik, Sape’ Dayak, Apresiasi Musik, Komunikasi Lintas Budaya.
Integrasi Algoritma Kecerdasan Buatan dalam Optimalisasi Efektivitas Komunikasi Visual Andry Priyadharmadi Purnama; Supratiwi Amir; Faisal Syamsuddin; Fitriansal Fitriansal
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2182

Abstract

Kemajuan teknologi digital mendorong evolusi komunikasi visual interaktif yang kini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas penyampaian pesan. Algoritma AI, seperti machine learning dan deep learning, mampu mempersonalisasi konten visual secara real-time, menyesuaikan desain dengan preferensi audiens, dan menganalisis respons pengguna. Namun, tantangan seperti bias data, keterbatasan konteks budaya, dan isu etika perlu diatasi agar implementasi AI memberikan hasil optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan tantangan integrasi algoritma AI dalam komunikasi visual interaktif, mengidentifikasi strategi yang efektif, serta merumuskan rekomendasi penerapan AI yang adaptif, inklusif, dan etis dalam konteks desain visual modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, mengkaji publikasi ilmiah lima tahun terakhir terkait AI dan komunikasi visual. Data dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan sintesis temuan untuk membangun kerangka konseptual. Kajian menunjukkan AI dapat meningkatkan engagement dan pemahaman audiens melalui visualisasi adaptif, namun masih menghadapi hambatan teknis dan etis yang memerlukan solusi desain kolaboratif manusia-mesin. Integrasi AI berpotensi besar mengoptimalkan komunikasi visual interaktif jika dikembangkan dengan pendekatan kreatif, etis, dan berbasis data, sehingga relevan di berbagai bidang.
Pemanfaatan Aplikasi Canva Magic AI Dalam Pembuatan Buku Cerita Bergambar Digital Purnama, Andry Priyadharmadi; Samsuddin, Yati Bt; Wulandari, Sri Riski; Kurniawan , Rahmat; Yasin, Achmad
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 01 (April 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/kt56yn76

Abstract

Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini membuka peluang besar bagi transformasi media pembelajaran, khususnya dalam meningkatkan efisiensi produksi buku cerita bergambar digital yang interaktif. Namun, potensi ini seringkali terhambat oleh kendala teknis yang dihadapi para pendidik, seperti keterbatasan dalam memahami klasifikasi buku, kompleksitas tahapan produksi, hingga rendahnya penguasaan desain visual secara manual. Guna mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini menerapkan metode partisipatori melalui rangkaian sosialisasi dan workshop intensif yang berfokus pada pengoptimalan fitur Canva Magic AI. Melalui pelatihan ini, peserta dilatih secara praktis untuk menggunakan fitur Magic Design untuk tata letak, Magic Media (Text-to-Image) untuk menciptakan ilustrasi orisinal dari narasi teks, serta Magic Edit guna memastikan sinkronisasi visual yang harmonis dengan alur cerita. Hasil kegiatan membuktikan adanya peningkatan kompetensi digital yang signifikan, di mana tingkat keterampilan peserta melonjak dari 55% pada pengujian awal menjadi 85% setelah pelatihan. Implementasi Canva Magic AI terbukti menjadi solusi efektif dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas estetika media ajar, yang pada akhirnya berperan krusial dalam mendukung penguatan literasi anak secara lebih optimal dan inovatif di era digital.
Research Trends in Studio Pedagogy and their Impact on Design Learning Outcomes: A Bibliometric Study Bt samsuddin, Yati; Purnama, Andry Priyadharmadi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5322

Abstract

This study aims to map research trends on studio pedagogy/Studio-Based Learning (SBL) and its linkage to design learning outcomes in the context of Visual Communication Design (VCD) using a bibliometric approach. Data were retrieved from Google Scholar via Publish or Perish (PoP) and visualized with VOSviewer to identify term co-occurrence patterns and thematic clusters. The PoP summary displayed at this stage indicates a corpus consisting of one document (publication year 2015–2025) with 7,980 citations and an h-index of 1, which is insufficient to represent longitudinal publication trends. VOSviewer visualizations (density, network, and overlay) show a dominant “sbl” node strongly associated with “sparse bayesian learning” and other technical terms, indicating acronym ambiguity that introduces cross-domain contamination into the dataset. Nonetheless, the maps also reveal a design-education cluster connecting “studio,” “design education,” “teaching,” and “course,” suggesting that part of the corpus is relevant to studio pedagogy. Overall, the findings highlight that valid bibliometric mapping of VCD studio pedagogy depends on precise query construction (using full phrases rather than acronyms) and rigorous data cleaning/term normalization. Future work should refine search queries and apply thesaurus-based filtering to capture VCD-specific themes, including digital/hybrid studios, outcome-based assessment, and feedback mechanisms.
Identifikasi Dimensi Utama, Tren Penelitian, dan Peluang Pengembangan Sustainability Design Melalui Pendekatan Systematic Literature Review Bt samsuddin, Yati; Purnama, Andry Priyadharmadi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5326

Abstract

This study aims to identify the main dimensions, research trends, as well as Research gaps and development opportunities in sustainability design through a systematic literature review (SLR) approach. The review process was conducted systematically by following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) protocol, which includes the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. Data were collected from the Scopus database within the publication range of 2016–2026 using relevant keywords, resulting in four articles that met the inclusion criteria for analysis. The findings reveal that sustainability design is a multidimensional concept consisting of four main dimensions: environment-based systemic approach, user experience, human well-being, and technology integration in design education. In addition, the study identifies a shift in research trends from conceptual approaches toward empirical and integrative methods that combine quantitative and qualitative techniques. The study also highlights significant Research gaps, particularly the lack of integration among these dimensions within a comprehensive conceptual framework, as well as methodological limitations in previous studies. In conclusion, sustainability design needs to be developed through a more holistic and integrative approach to address the complexity of sustainability challenges.