Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pengguna Media Sosial Dalam Mengelola Bahasa, Etika, Dan Resistansi Sosial Di Ruang Komentar Platform Digital X(Twitter) Indah Syapriani; Dela Putriana; Purnama; Rizki Pebri Aula; Grace Stefani Sembiring; Vindi Aulia; Siti Khoiria Ramadhani Pulungan; Mimi Rosadi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi yang digunakan oleh pengguna media sosial dalam mengelola bahasa, etika komunikasi digital, dan bentuk resistansi sosial di ruang komentar platform X (Twitter). Ruang komentar di media sosial tidak hanya menjadi tempat berbagi opini, tetapi juga arena pertarungan makna yang sarat dengan ekspresi emosi, kritik sosial, serta dinamika kesantunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi tematik terhadap komentar-komentar digital yang berkaitan dengan isu sosial, politik, dan relasi interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama di mana rendahnya literasi digital tercermin dari ketidakmampuan menyampaikan kritik secara etis, yang tampak dalam penggunaan bahasa kasar dan serangan personal strategi kesantunan digunakan secara selektif bahkan manipulatif, terutama dalam relasi personal sedangkan dalam ruang publik gaya komunikasi cenderung agresif dan resistansi sosial tidak bersifat individual melainkan muncul secara kolektif melalui jejaring komentar yang membentuk kekuatan wacana dari bawah (bottom-up). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman diskursus digital dengan mengintegrasikan teori kesantunan, literasi digital, dan analisis jaringan komunikasi. Temuan ini menegaskan bahwa ruang komentar bukan sekadar tempat bertukar pendapat melainkan juga medan negosiasi sosial, pembentukan identitas, dan perlawanan simbolik terhadap norma dominan. Implikasi dari penelitian ini mendorong pentingnya kesadaran etika digital bagi pengguna dan penguatan kebijakan platform yang mendukung diskursus yang sehat.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Kalangan Generasi Muda Arridha Silfani; Irfandi Bancin; Mahyul Syahputra Nasution; Sahmadi Harahap; Shella Sekar Wuni; Ana Theresia Br stepu; Nurmaya Sari; Mimi Rosadi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.361

Abstract

This study aims to examine the influence of social media on the use of Indonesian among the younger generation. Social media has become an inseparable part of everyday life, especially for teenagers and young adults. However, the use of language on platforms such as Instagram, TikTok, and Twitter often does not follow the rules of good and correct Indonesian. The method used in this study is descriptive qualitative with a literature study approach and observation of social media content used by students. The results of the study show that social media has a significant influence on the shift in language use, including the entry of foreign vocabulary, non-standard abbreviations, and a relaxed language style that tends to be informal. This has an impact on decreasing awareness of language in accordance with the Enhanced Spelling (EYD) and grammar rules. However, social media can also be used as a means of learning and promoting Indonesian if used wisely and creatively. Therefore, the role of education is very important in guiding the younger generation to use Indonesian appropriately in the digital era.
Penerapan Film Pendek Edukasi dalam Meningkatkan EMC2 (Empathy, Compassion, Mindfulness, and Critical Inquiry) di SDN 105327 Barus, Lailan Safitri; Sujarwo, Sujarwo; Rosadi, Mimi; Tampubolon, Lasni Roha
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2653

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using educational short films in enhancing EMC² competencies (Empathy, Compassion, Mindfulness, and Critical Inquiry) among fifth-grade students at SDN 105327 Pedamean. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach carried out in three cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data collection instruments included observation sheets, interview guidelines, and student reflection sheets. The results indicated a gradual improvement in EMC² competencies across the cycles. In the first cycle, students showed basic emotional responses but struggled to express meaningful reflections. The second cycle demonstrated increased empathy and compassion through group discussions and roleplay, while the third cycle showed significant growth in mindfulness and critical inquiry through mini debates and reflective journaling. Despite some challenges, such as varied individual responses and verbal participation barriers, educational short films proved effective in fostering students' social-emotional skills. This study recommends integrating short films as a creative and contextual strategy for character education in elementary schools.
Penerapan Film Pendek Edukasi dalam Meningkatkan EMC2 (Empathy, Compassion, Mindfulness, and Critical Inquiry) di SDN 105327 Barus, Lailan Safitri; Sujarwo, Sujarwo; Rosadi, Mimi; Tampubolon, Lasni Roha
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2653

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using educational short films in enhancing EMC² competencies (Empathy, Compassion, Mindfulness, and Critical Inquiry) among fifth-grade students at SDN 105327 Pedamean. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach carried out in three cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data collection instruments included observation sheets, interview guidelines, and student reflection sheets. The results indicated a gradual improvement in EMC² competencies across the cycles. In the first cycle, students showed basic emotional responses but struggled to express meaningful reflections. The second cycle demonstrated increased empathy and compassion through group discussions and roleplay, while the third cycle showed significant growth in mindfulness and critical inquiry through mini debates and reflective journaling. Despite some challenges, such as varied individual responses and verbal participation barriers, educational short films proved effective in fostering students' social-emotional skills. This study recommends integrating short films as a creative and contextual strategy for character education in elementary schools.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Pada Materi Negaraku Indonesia Marbun, Mega Sari; Rosadi, Mimi; Purwaningsih, Purwaningsih; Juwita, Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi Negaraku Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pre-test post-test control group design. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran berbasis PBL dan kelompok kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pre-test dan post-test), lembar observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar kelompok eksperimen setelah penerapan model PBL. Nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen mencapai 85,4, sedangkan kelompok kontrol hanya mencapai 70,3. Hasil uji t-test menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kedua kelompok, yang mengindikasikan bahwa model PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan metode konvensional. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran, khususnya dalam diskusi kelompok dan pemecahan masalah. Wawancara dengan siswa juga menunjukkan bahwa model PBL meningkatkan motivasi belajar dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Kesimpulannya, model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa serta partisipasi aktif dan keterampilan berpikir kritis mereka. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang relevan dalam materi kewarganegaraan dan bidang studi lainnya yang membutuhkan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik dengan Media Pembelajaran Digital Pada Materi Gaya di Sekitar Kita Kelas IV Sekolah Dasar Harianja, Greace; Rosadi, Mimi; Purwaningsih, Purwaningsih; Nurmairina, Nurmairina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPAS) di kelas IV UPT SD Negeri 060935 Medan Johor melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis teknologi digital. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, dan wawancara. Media pembelajaran yang digunakan meliputi aplikasi Wordwall, Canva, poster, dan mind mapping.Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik meningkat secara signifikan dari pra-siklus (71%, kategori "cukup") menjadi 75% pada siklus I, 81% pada siklus II, dan 86% pada siklus III (kategori "sangat baik"). Peningkatan ini dicapai melalui penerapan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan interaktif. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan keterlibatan peserta didik tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas mereka.Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi digital dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Strategi ini dapat dijadikan model dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Melihat Karena Cahaya Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V-B SD Negeri 064034 Sitepu, Irmaya Br.; Rosadi, Mimi; Ridwan, Muhammad; Nurmairina, Nurmairina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi Melihat Karena Cahaya di kelas V-B SD Negeri 064034. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK). Penelitian Tindak Kelas ini dilaksanakan di kelas V-B SD Negeri 064034 dengan subjek penelitian yaitu guru (peneliti) dan siswa yang berjumlah 25 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian Tes tertulis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatakan pada aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dari 45% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Model Problem Based Learning mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa, 2) model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa, 3) model Problem Based Learning dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa. Dapat ditarik kesimpulan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam upaya meningkatkan aktivtas dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Model PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penyelesaian Soal Cerita Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Surbakti, Rori Sandri Dewi Br; Rosadi, Mimi; Purwaningsih, Purwaningsih; Lestari, Nila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 060935 Medan Johor dengan menggunakan model pembelajaran PBL. Bentuk penelitian ini asalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa hasil belajar siswa menunjukkan hanya 44% tuntas dan hasil tersebut belum memuaskan. Hasil belajar pada siklus 1 dengan rata-rata nilai yang diperoleh adalah 70 dengan tingkat ketuntasan siswa sebesar 55% dam ini dikatakan cukup baik. Hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 80 dengan tingkat presentase ketuntasan sebesar 83% yang dapat dikatakan baik sekali. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil belajar Matematika siswa mengalami peningkatan secara signifikan dengan menggunakan model pembelajaran PBL.
PENGARUH MEDIA APLIKASI WATTPAD TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SEBUAH TEKS NARASI SISWA KELAS X SMA RIZKI ANANDA TAHUN AJARAN 2022-2023 Azdina Nur, Faradillah; Rosadi, Mimi
Jurnal Bahastra Vol 7, No 1 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v7i1.5503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dalam kepenulisan sebuah teks narasi. Penelitian ini dilakukan di SMAS RIZKI ANANDA pada siswa kelas X semester 2 tahun ajaran 2022/2023. Jumlah populasi disekolah ini adalah 69 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperiment dengn post test only control desain. Pengambilan data berdasarkan random sampling dimana data ini diperoleh dari kelas X saja, karena total kelas untuk kelas X hanya satu sehingga penelitian ini tidak memiliki kelas control, namun hanya memiliki kelas eksperimen sebagai acuan peneliti melakukan penelitian mengambil data. Dikelas X ini dilakukan 4 kali penelitian, 2 kali penelitian tanpa menggunakan aplikasi, dengan diakhiri mengerjakan 10 soal setelah pertemuan sedangkan 2 kali penelitian terakhir menggunakan aplikasi wattpad , dengan memberikan 2 soal diakhir pembelajar agar dapat menjadi acuan data perbandingan. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian kali ini adalah uji t yaitu t hitung 0,05 (2,0480,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi  wattpad memiliki pengaruh dalam memabantu peserta didik dalam menulis sebuah teks narasi bagi kelas X SMAS RIZKI ANANDA
Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Dasar Pembuatan Lilin Aromaterapi di Panti Asuhan Vallery Siregar, Nurhafni; Rosadi, Mimi; Anshor, Arrini Shabrina; Saragih, Gunaria Angelina; Telaumbanua, Hanan Alfaraha Hermawan; Nasution, Hidayati Hijjah; Sinaga, Icca Fransiska; Panjaitan, Indah; Samosir, Irfan Josuwandi
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 5 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i5.3205

Abstract

Indonesia is one of the largest consumers of cooking oil in the world. Cooking oil functions to conduct heat in frying food. Used cooking oil or used cooking oil can be used and utilized. Disposal of used cooking oil can also cause environmental damage. Therefore, we need to be able to utilize used cooking oil into something that has economic value for society. This program is implemented to educate children at the Vallery orphanage so they can make an innovative aromatherapy candle product using used cooking oil. This activity aims to provide understanding to the children of the Vallery Orphanage as partners in the use of used cooking oil as an ingredient for making aromatherapy candles. This aromatherapy candle can provide a step that can potentially be developed as an alternative income for nursing home managers because it has economic value. This program is implemented as a real action from the leadership project course which aims to train the ability of PPG Pre-service students to lead through service learning activities or the ability to serve the community or society. Through this program, students are expected to be able to contribute to solving problems that exist in society. The implementation method for this activity is socialization by means of a presentation and followed by training in making aromatherapy candles made from used cooking oil.