Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Desa Terbaik Menggunakan Metode AHP(Analityc Hierarchy Proses) di Kecamatan Sidikalang Labuan Nababan; Lamtiur Sinambela
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol 2 No 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1565

Abstract

The government usually selects the best villages to commemorate the Independence Day of the Republic of Indonesia, including the Sidikalang District Government which is located in Dairi Regency, North Sumatra Province. Currently, the process carried out by the committee is still manual, making the system less effective and efficient because requires a long process and determination. To determine the best village selection, you can meet the alternatives and criteria using a decision support system. The objectives of this research are (1) to assist the assessment team in making decisions to determine the best village. (2) Helps reduce errors in judgment. (3) Speed ​​up the calculation process in determining the best village. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method has the main benefit of solving problems and making multi-criteria decisions. This method makes priority weights an alternative by placing objectives, criteria and sub-criteria in a hierarchical structure. In this research, there are 5 criteria, namely Government Services, Environmental Cleanliness, Environmental Beauty, Manners, and Facilities. Meanwhile, there are several villages as alternatives, namely Bintang village, Pancuran village, Hutabaru village, Repelita village and Panji village. By carrying out the stages using the AHPmethod, the best alternative village was obtained, namely Bintang village with the highest score, namely 0.51, which was also proven by all criteria. Therefore, by using this method the same value will not be found in the final results. ABSTRAK Indonesia, termasuk Pemerintah Kecamatan Sidikalang yang terletak di kabuaaten Dairi Provinsi Sumatera Utara, Saat ini proses yang dilakukan oleh pihak panitia masih dengan cara manual sehingga membuat sistem tersebut masih kurang efektif dan efesien karena membutuhkan proses dan penentuan yang lama. Untuk menentukan pemilihan desa terbaik bisa memenuhi alternatif dan kriteria yang menggunakan sistem pendukung keputusan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) membantu tim penilai dalam mengambil keputusan untuk menentukan desa terbaik. (2) Membantu mengurangi kesalahan dalam penilaian. (3) Mempercepat proses perhitungan dalam menentukan desa terbaik. Metode Analityc Hierarchy Proses (AHP) manfaat utamanya adalah memecahkan masalah dan pengambilan keputusan multikriteria. Metode ini menjadikan bobot prioritas sebagai alternatif dengan menjadikan tujuan, kriteria, dan subkriteria dalam sebuah struktur hierarki. Dalam penelitian ini yang menjadi bagian kriterianya ada 5 yaitu Pelayanan Pemerintah, Kebersihan Lingkungan, Keindahan Lingkungan, TataKerama, dan Fasilitas. Sedangkan yang menjadi alternatifnya ada beberapa desa yaitu desa Bintang, desa Pancuran, desa Hutabaru, desa Repelita dan Desa Panji. Dengan dilakukannya tahapan tahapan dengan menggunakan metode AHPmaka diperoleh alternatif desa terbaik yaitu desa Bintang dengan nilai tertinggi yaitu 0.51 yang dibuktikan juga dari semua kriteria. Oleh karena itu dengan penggunaan metode ini tidak akan ditemukan nilai yang sama pada hasil akhir.
ALGORITMA K-MEANS UNTUK KLASTERISASI JUMLAH JEMAAH HAJI YANG DIBERANGKATKAN KE TANAH SUCI MEKAH MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA UTARA Nasution, Muhammad Fachrurrozi; Nababan, Labuan; Marbun, Ernida; Sinambela, Lamtiur; Hts, Dedek Indra Gunawan
Device Vol 15 No 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v15i1.9239

Abstract

Setiap tahun, Provinsi Sumatera Utara memberangkatkan ribuan jemaah haji ke Tanah Suci Mekah. Distribusi jumlah jemaah yang berasal dari berbagai kabupaten/kota menunjukkan pola yang beragam dan perlu dianalisis lebih lanjut guna mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan oleh instansi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi terhadap jumlah jemaah haji berdasarkan wilayah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara menggunakan algoritma K-Means, salah satu metode unsupervised learning yang efektif untuk pengelompokan data. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder jumlah jemaah haji dari setiap kabupaten/kota yang diperoleh dari sumber resmi. Proses klasterisasi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu inisialisasi centroid awal, penghitungan jarak Euclidean, pengelompokan data berdasarkan kedekatan terhadap centroid, dan pembaruan posisi centroid hingga proses konvergen. Untuk menentukan jumlah klaster yang optimal, digunakan metode Elbow. Hasil analisis menunjukkan bahwa data dapat dibagi ke dalam tiga klaster utama, yaitu klaster dengan jumlah jemaah tinggi, sedang, dan rendah. Visualisasi klaster membantu memperlihatkan distribusi spasial yang lebih jelas dari masing-masing kelompok wilayah. Implementasi algoritma K-Means dalam penelitian ini membuktikan bahwa metode klasterisasi dapat digunakan secara efektif dalam menganalisis data demografis, khususnya dalam konteks pelayanan ibadah haji. Seluruh proses analisis dilakukan menggunakan Google Colab, yang memfasilitasi komputasi berbasis cloud dan mendukung visualisasi data secara interaktif.
Pelatihan Pembuatan Simulasi IoT Smart Home Dengan Cisco Packet Tracer Di SMK Budi Agung Medan Nababan, Labuan; Jane Elnovreny; Lamtiur Sinambela; Andrian Syaputra
Publikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): PUBLIDIMAS Vol. 3 No. 2 NOVEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/publidimas.v3i2.179

Abstract

Penggunaan alat alat teknologi pada zaman sekarang ini bukan lagi hal baru bagi masyarakat dimana mulai kalangan anak anak, remaja, dewasa bahkan orang tua merupakan hal biasa bahkan sudah punya. Penggunaan teknologi ini merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan secara cepat yang bisa dilakukan dari jarak jauh. Dalam hal ini terkadang kita sebagai masyarakat atau sebagai siswa  hanya bisa menggunakan tanpa mengetahui cara pembuatannya. Pembuatan aplikasi berbasis IoT ini dapat digunakan untuk memperdalam pengetahuan siswa mengenai proses pembuatan dan penerapan Internet of Things. IoT  merupakan sebuah rancangan yaitu objek yang  berkemampuan untuk mengirimkan data data melalui membran internet sehingga tidak harus diperlukan  bantuan komputer dan pengguna. Salah satu contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari hari adalah pengoperasian IoT Smart Home, Smart city dan lain lain. contoh  Internet of Things smat home yang menghubungkan perangkat elektronik, seperti menyalakan dan mematikan lampu, kipas angin, AC, dan membuka atau menutup pintu dari jarak jauh melalui internet yang ada dirumah. sedangkan contoh penerapan smart city adalah E-Tilang, Traffic Light.  Disini penulis mengajukan diri mengadakan pelatihan penggunaan aplikasi Cisco Packet Tracer dalam pelatihan pembuatan Internet of Things untuk menyalakan perangkat elektronik dari jarak jauh, untuk meningkatkan pengetahuan siswa siswi sebagai program pengabdian kepada masyarakat. Melalui pelatihan kepada para siswa SMK Budi Agung Medan diharapkan mereka dapat memanfaatkan aplikasi Cisco Packet Tracer untuk meningkatkan IPTEK dalam bidang IoT dan  sebagai sarana proses pembelajaran. SMK Budi Agung Medan adalah salah satu SMK yang beralamat di Jl. Platina Raya No.7, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Innovation in Language and Culture Preservation Through the Development of a Trilingual Digital Dictionary: Batak Toba – Indonesian – English Tumanggor, Orli Binta; Syafitri, Winda; Khairani, Suci; Sinambela, Lamtiur
FOSTER: Journal of English Language Teaching Vol. 6 No. 2 (2025): FOSTER JELT
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/foster-jelt.v6i2.241

Abstract

Language is a vital part of human culture and reflects the identity of a community. Over time, many regional languages face extinction due to a decline in native speakers. One such language is Batak Toba. Its use is decreasing among younger generations because of factors like migration, inter-ethnic marriages, and the growing dominance of Indonesian and foreign languages. If this trend continues, Batak Toba may disappear in the coming generations. This study aims to preserve the Batak Toba language and culture by developing a Trilingual Digital Dictionary (Batak Toba – Indonesian – English). The development follows the 4-D model, which includes defining, designing, developing, and disseminating. The dictionary is evaluated based on its validity, practicality, and effectiveness. The research starts with several analyses: front-end, student, language, task, concept, and goal setting. Then, research instruments are created, media and formats are selected, and an initial prototype is developed. This first version is validated by experts, revised, and tested in classroom settings. Data from these evaluations are analyzed to determine whether the product meets quality standards. The result is a final version of the digital dictionary that is proven to be valid, practical, and effective for language preservation.
Pengenalan Business Intelligence Guna Meningkatkan Kemampuan Melakukan Analisis Data Nababan, Labuan; Nasution, M. Fachrurrozi; Ginting, Hendro; Sinambela, Lamtiur; Panjaitan, Sri Wahyuni; M. Imam Santoso
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Juli
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v3i01.163

Abstract

Bisnis Intelegence (BI) adalah serangkaian teknologi, aplikasi, dan praktik yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik. Tujuan utama BI adalah untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang berguna yang dapat membantu perusahaan dalam merencanakan strategi, memahami tren pasar, dan meningkatkan efisiensi operasional.Penerapan BI dapat meningkatkan kemampuan analisis data dengan memberikan berbagai alat dan teknik untuk menggali wawasan yang lebih dalam dari data yang dimiliki. Tujuan Kegiatan pengabdian ini adalah siswa dapat meningkatan kemampuan untuk menganalisis data lebih mendalam, efisien, dan tepat, sehingga siswa dapat mengidentifikasi peluang baru, meningkatkan daya saing, serta mengoptimalkan operasional bisnis. Dengan kemampuan analisis data yang lebih baik, siswa dapat lebih mudah merumuskan strategi bisnis yang tepat dan responsif terhadap perubahan pasar yang dapat mereka terapkan dalam bisnis atau ditempat mereka nantinya jika sudah bekerja.
Pelatihan Penggunaan Mading Online Berbasis Website Sebagai Bentuk Digitalisasi Informasi Sekolah Melalui Inovasi Hutagalung, Gabriel Ardi; Aprilza Aswani; Sinambela, Lamtiur; Harahap, Adhi Surya
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): Januari
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v2i02.306

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung digitalisasi informasi di lingkungan sekolah melalui pembuatan dan pelatihan penggunaan mading online berbasis website di SMA Swasta Nur Azizi Tanjung Morawa. Latar belakang kegiatan ini adalah perlunya modernisasi media penyampaian informasi di sekolah agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan digital generasi siswa saat ini. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan platform mading digital, serta pendampingan dalam pengelolaan konten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa dan guru menyambut baik inovasi ini, serta mampu mengoperasikan mading digital dengan baik setelah pelatihan. Selain memudahkan distribusi informasi, media ini juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam pengelolaan berita dan konten sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengintegrasikan teknologi informasi dalam sistem komunikasi sekolah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Implementasi Software Geogebra Dalam Peningkatan Visualisasi Siswa Pada Pembelajaran Geometri Di SD Muhammadiyah 6 Medan Tampubolon, Ferdinan Rinaldo; Sinambela, Lamtiur; Khairani, Suci; Ginting, Agustina; Cholish; Saragih, Yessy Dea Sylvia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 1, Nomor 2, Januari 2024
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v1i2.1477

Abstract

Geometri merupakan salah satu pelajaran pada matematika yang melibatkan benda baik berupa bangun datar maupun bangun ruang. Hal ini membutuhkan kemampuan visualisasi yang baik oleh siswa. Kemampuan visualisasi ini dapat dirangsang dengan menggunakan alat-alat peraga baik yang konvensional maupun menggunakan teknologi. Tanpa adanya alat peraga yang memadai maka siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran Geometri. SDS Muhammadiyah 6 sebagai mitra dalam pengabdian ini memerlukan penggunaan alat peraga maupun teknologi dalam proses pembelajaran Geometri. Dengan demikian fokus dalam pengabdian ini adalah memberikan alat peraga dan pelatihan salah satu teknologi berupa software Geogebra. Geogebra dapat digunakan untuk menampilkan bangun datar maupun bangun ruang yang lebih interaktif sehingga mengembangkan visualisasi siswa. Penggunaan software ini juga sejalan dengan kurikulum merdeka belajar yang menekankan akan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Pengabdian ini dimulai dengan memberikan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan dilanjutkan dengan pengenalan software Geogebra untuk siswa tingkat SD. Hasil dari pengabdian ini memberikan pengalaman yang baru dan meningkatkan minat siswa terhadap matematika khususnya pembelajaran Geometri dan penggunaan IPTEK
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Sistem Pengolahan Data dan Nilai Siswa untuk Efektifitas Layanan Sekolah husna, meryatul; Sinambela, Lamtiur; Putri, Maharani
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.725

Abstract

Dalam Era Global saat ini Sistem Informasi Manajemen merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu organisasi dimana sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.sistem manajemen basis data merupakan perangkat lunak yang dapat di gunakan untuk mendefinisikan, menciptakan, mengelola dan mengendalikan pengaksesan basis data. Sebuah Sistem Informasi yang efektif menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan bagi penggunanya sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Beberapa sekolah baik sekolah negeri maupun swasta termasuk Sekolah Methodist 12 Medan, masih menggunakan pengelolaan data secara manual baik data siswa, data guru bahkan data pengolahan nilai siswa, padahal data yang harus dikelola jumlahnya sangat banyak. Pengelolaan data yang baik sangat dibutuhkan demi menjamin bahwa data-data tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang akurat. Dalam pelaksanaan IT di Sekolah Methodist – 12 Medan,  tidak  ada aplikasi yang memudahkan pengelolaan data sekolah, yaitu data pegawai atau guru, data nilai dan lain sebaganya, kemudian masih kurangnya optimalisasi pencarian terhadap siswa tertentu bahkan belum digunakannya perangkat lunak aplikasi untuk menampilkan data dan rekapitulasi data nilai yang dibutuhkan dalam pembuatan laporan bulanan. Hal ini tentu sangat tidak tepat dalam proses kerja terkhusus di pihak sekolah.  Perlu dilakukan peningkatan dalam pengelolaan data di Sekolah Methodist 12 Medan, sehingga dapat melancarkan kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu perlu dilakukan program atau kegiatan pelatihan penggunaan prangkat lunak aplikasi pengelolaan data sekolah berbasis Aplikasi. In the current Global Era, Management Information Systems are an inseparable part of an organization. Information systems produce outputs using inputs and various processes needed to fulfill specific objectives in management activity. This software can be used to define, create, manage and control database access. An effective information system provides accurate, timely, and relevant information for its users so that it can be used for decision-making. Some schools, both public and private schools, including the Methodist 12 Medan School, still use manual data management, both student data, teacher data, and even student score processing data, even though the data that must be managed is extensive. Good data management is needed to ensure that the data can be used to produce accurate information. In the implementation of IT at the Methodist School – 12 Medan, there is no application that facilitates the management of school data, namely employee or teacher data, value data, and so on, then there is still a lack of optimization of searches for certain students, and even application software has not been used to display data and recapitulation value data needed in making monthly reports. This is certainly not very appropriate in the work process, especially at the school. It is necessary to improve data management at the Methodist 12 Medan School so that it can launch the performance of teachers and employees. Therefore, it is necessary to conduct training programs or activities on the use of Application-based school data management application software.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Desa Terbaik Menggunakan Metode AHP(Analityc Hierarchy Proses) di Kecamatan Sidikalang Nababan, Labuan; Sinambela, Lamtiur
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1565

Abstract

The government usually selects the best villages to commemorate the Independence Day of the Republic of Indonesia, including the Sidikalang District Government which is located in Dairi Regency, North Sumatra Province. Currently, the process carried out by the committee is still manual, making the system less effective and efficient because requires a long process and determination. To determine the best village selection, you can meet the alternatives and criteria using a decision support system. The objectives of this research are (1) to assist the assessment team in making decisions to determine the best village. (2) Helps reduce errors in judgment. (3) Speed ​​up the calculation process in determining the best village. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method has the main benefit of solving problems and making multi-criteria decisions. This method makes priority weights an alternative by placing objectives, criteria and sub-criteria in a hierarchical structure. In this research, there are 5 criteria, namely Government Services, Environmental Cleanliness, Environmental Beauty, Manners, and Facilities. Meanwhile, there are several villages as alternatives, namely Bintang village, Pancuran village, Hutabaru village, Repelita village and Panji village. By carrying out the stages using the AHPmethod, the best alternative village was obtained, namely Bintang village with the highest score, namely 0.51, which was also proven by all criteria. Therefore, by using this method the same value will not be found in the final results. ABSTRAK Indonesia, termasuk Pemerintah Kecamatan Sidikalang yang terletak di kabuaaten Dairi Provinsi Sumatera Utara, Saat ini proses yang dilakukan oleh pihak panitia masih dengan cara manual sehingga membuat sistem tersebut masih kurang efektif dan efesien karena membutuhkan proses dan penentuan yang lama. Untuk menentukan pemilihan desa terbaik bisa memenuhi alternatif dan kriteria yang menggunakan sistem pendukung keputusan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) membantu tim penilai dalam mengambil keputusan untuk menentukan desa terbaik. (2) Membantu mengurangi kesalahan dalam penilaian. (3) Mempercepat proses perhitungan dalam menentukan desa terbaik. Metode Analityc Hierarchy Proses (AHP) manfaat utamanya adalah memecahkan masalah dan pengambilan keputusan multikriteria. Metode ini menjadikan bobot prioritas sebagai alternatif dengan menjadikan tujuan, kriteria, dan subkriteria dalam sebuah struktur hierarki. Dalam penelitian ini yang menjadi bagian kriterianya ada 5 yaitu Pelayanan Pemerintah, Kebersihan Lingkungan, Keindahan Lingkungan, TataKerama, dan Fasilitas. Sedangkan yang menjadi alternatifnya ada beberapa desa yaitu desa Bintang, desa Pancuran, desa Hutabaru, desa Repelita dan Desa Panji. Dengan dilakukannya tahapan tahapan dengan menggunakan metode AHPmaka diperoleh alternatif desa terbaik yaitu desa Bintang dengan nilai tertinggi yaitu 0.51 yang dibuktikan juga dari semua kriteria. Oleh karena itu dengan penggunaan metode ini tidak akan ditemukan nilai yang sama pada hasil akhir.
Optimalisasi Smart Broadcasting dalam Pembangunan Media Informasi Digital Hutagalung, Gabriel Ardi; Aswani, Aprilza; Sinambela, Lamtiur; Harahap, Adhi Surya
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jrespro.v5i2.6311

Abstract

Nur Azizi Private High School, located in Tanjung Morawa, Deli Serdang Regency, is one of the schools with A accreditation which continues to be committed to improving educational services. However, currently the delivery of information in this school still relies on manual wall magazines, which results in slow distribution of information, lack of interest in reading among students, teachers and staff, as well as dependence on print media. As technology develops, more effective solutions are needed to manage and convey information quickly, directly and accessible anytime and anywhere. Based on the results of discussions with the school, Nur Azizi Private High School needs a digital media that is easy to use, user-friendly, and can speed up the dissemination of information. Therefore, the community service team plans to implement a broadcasting system in the form of a digital website with an auto-reload feature that will be integrated with smart TVs. The implementation of this system is expected to increase the efficiency of delivering information and support the need for faster, more accurate and modern communication at Nur Azizi Private High School. Initial evaluations showed an improvement in the quality of infrastructure and student interest in accessing school information through more modern media.