Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI PELAKU UMKM PASAR LEMBANG CILEDUG KOTA TANGERANG DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS MELALUI PENGELOLAAN LIKUIDITAS DAN STRUKTUR MODAL YANG EFISIEN Nursupian Nursupian; Ramlin Ahmad; Akbarudin Noor
Community Service Articles Vol.2 No.2 (Nov 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/comers.v2i2.131

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperbaiki pengetahuan dan keterampilan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang dalam mengelola keuangan usaha dengan lebih efisien untuk meningkatkan keuntungan. Masalah utama yang dihadapi oleh para pelaku UMKM adalah rendahnya pemahaman tentang keuangan, khususnya dalam hal pengelolaan likuiditas dan struktur modal. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga langkah, yaitu sosialisasi dan survei awal, pelatihan manajemen keuangan, dan bimbingan praktik pencatatan keuangan yang sederhana. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pre-test dan post-test terhadap 20 peserta UMKM. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta mencapai 35%, dengan kemampuan menyusun laporan kas dan pemahaman rasio likuiditas sebagai aspek yang paling menonjol. Lebih dari itu, 85% peserta mulai mencatat kas harian, dan 75% di antaranya memisahkan keuangan pribadi dari keuangan usaha setelah kegiatan dilaksanakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang berfokus pada praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan manajemen keuangan para pelaku UMKM. Diharapkan dengan adanya peningkatan pemahaman ini, pelaku UMKM dapat mengoptimalisasi likuiditas dan struktur modalnya, sehingga keuntungan usaha mereka dapat meningkat terus-menerus.
DISEMINASI KUHP NASIONAL NOMOR 1 TAHUN 2023 SEBAGAI UPAYA LITERASI HUKUM DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI ASIH TANGERANG Ramlin Ahmad; Nursupian Nursupian; Heri Ferdiansyah
Community Service Articles Vol.2 No.2 (Nov 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/comers.v2i2.132

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebagai pengganti KUHP warisan kolonial Belanda. KUHP baru ini membawa perubahan fundamental dalam sistem hukum pidana Indonesia, baik dari segi substansi, filosofi, maupun pendekatan terhadap nilai-nilai keindonesiaan. Namun, berdasarkan berbagai pengamatan dan hasil survei lapangan, tingkat pemahaman masyarakat termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa terhadap isi dan implikasi KUHP baru ini masih tergolong rendah. Banyak isu yang berkembang di masyarakat seringkali disertai dengan mis-informasi dan kesalahpahaman terhadap pasal-pasal baru, seperti yang mengatur tentang delik kesusilaan, penghinaan terhadap lembaga negara, dan hukum adat. Sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dosen dan mahasiswa Universitas Bhakti Asih Tangerang merasa perlu untuk berkontribusi melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi hukum tentang KUHP terbaru ini.
Pendampingan Hukum bagi Pekerja Perempuan terhadap Perlindungan dari Diskriminasi dan Pemutusan Hubungan Kerja sepihak di Tempat Kerja Akbaudin Noor; Ramlin Ahmad; Nursupian Nursupian; Irsyad Zamhier Tuahuns
Community Service Articles Vol.2 No.2 (Nov 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/comers.v2i2.137

Abstract

Pekerja perempuan merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi nasional dan memiliki kontribusi signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari industri, jasa, hingga pemerintahan. Namun demikian, realitas menunjukkan bahwa perempuan pekerja masih rentan terhadap praktik diskriminasi, baik dalam bentuk perbedaan upah, pembatasan akses terhadap jabatan struktural, maupun perlakuan tidak adil lainnya. Salah satu permasalahan paling krusial adalah tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang sering kali tidak berlandaskan pada pertimbangan hukum dan cenderung dilakukan dengan alasan-alasan yang bias gender. Kondisi ini menimbulkan persoalan serius terkait pemenuhan hak konstitusional perempuan untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagaimana dijamin dalam Pasal 27 ayat (2) UUD Tahun 1945. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan advokasi hukum serta meningkatkan kesadaran hukum bagi pekerja perempuan dalam menghadapi diskriminasi dan ancaman PHK sepihak di tempat kerja. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, konsultasi individu, serta pendampingan advokatif terhadap kasus-kasus yang dialami peserta. Pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif agar para pekerja aktif dalam mengidentifikasi permasalahan dan menemukan solusi hukum yang sesuai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap hak-hak ketenagakerjaan, serta tumbuhnya keberanian untuk melaporkan tindakan pelanggaran yang dialami kepada instansi berwenang seperti Dinas Ketenagakerjaan dan lembaga bantuan hukum. Secara umum, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan literasi hukum di kalangan pekerja perempuan, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya advokasi berbasis gender dalam mewujudkan keadilan di dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini menjadi model implementatif bagi penguatan peran lembaga bantuan hukum dan akademisi dalam mendorong reformasi kebijakan ketenagakerjaan yang lebih berperspektif keadilan gender.
Peran Leverage Sebagai Variabel Intervening Dalam Hubungan Antara Likuiditas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Nursupian Nursupian; Arif Rakhman Khakim
Journal of Management and Business Vol.2 No.2 (Nov 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/mass.v2i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan, dengan leverage sebagai variabel intervening, pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2010 hingga 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam rentang waktu tersebut, dengan jumlah sampel sebanyak delapan perusahaan. Data diperoleh melalui dokumentasi laporan keuangan tahunan perusahaan otomotif, yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak EViews versi 10. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) likuiditas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan; (2) ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan; (3) secara simultan, likuiditas dan ukuran perusahaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan; (4) pengaruh tidak langsung likuiditas terhadap kinerja perusahaan melalui leverage bersifat negatif dan tidak signifikan; serta (5) ukuran perusahaan yang dimediasi oleh leverage juga menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan. 
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Bhakti Asih Dessi Juwita; Aisyn Aisyn; Nursupian Nursupian
Midwife Care Journal Vol. 2 No. 1 (May 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/micare.v2i1.106

Abstract

Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan penting untuk memantau dan meningkatkan kesehatan ibu dan janin selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III di Klinik Pratama Bhakti Asih, Tangerang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 77 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,004), paritas (p=0,003), dan pengetahuan (p=0,001) dengan kepatuhan kunjungan ANC. Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,080) dengan kepatuhan. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan pengetahuan merupakan faktor dominan dalam kepatuhan kunjungan ANC.
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI Nursupian Nursupian
Journal of Management and Business Vol 3. No. 1 (2026 May)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/mass.v3i1.194

Abstract

Program Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pencapaian gizi yang optimal bagi masyarakat, terutama bagi para pelajar. Keberhasilan dari program ini sangat dipengaruhi oleh seberapa efektif pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertindak sebagai pelaksana di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap pengelolaan SPPG Yayasan Sehati Kita Peduli dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap aktivitas operasional SPPG, wawancara dengan pengelola dan petugas yang terlibat, serta analisis dokumen terkait. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan SPPG Yayasan Sehati Kita Peduli sudah berjalan dengan baik dalam mendukung pelaksanaan Program Pemberian Makanan Bergizi Gratis. Perencanaan menu dibuat berdasarkan standar gizi yang berlaku serta jumlah penerima manfaat, pelaksanaan operasional berlangsung secara rutin dengan kapasitas produksi yang cukup stabil, dan pengawasan terhadap kebersihan serta kualitas makanan dilakukan secara langsung. Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti terbatasnya jumlah sumber daya manusia yang terlatih, sistem administrasi yang belum teratur dan keterbatasan fasilitas pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada kebutuhan untuk memperkuat aspek manajerial dengan cara meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperbaiki sistem administrasi, serta meningkatkan sarana dan prasarana agar pengelolaan SPPG dapat lebih efektif dan berkelanjutan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pengelola SPPG serta pihak-pihak berkepentingan terkait dalam pengembangan layanan pemenuhan gizi.