Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tb Paru di RS. ML Ciledug SARAGIH, AYU MY LESTARI; INDRIYANI, EKA; ASHRI, RIZKI HALLIFAH; SYAEFUDIN, ADIN
Medical Nurse Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Medical Nurse Journal
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v1i2.81

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, Tuberkulosis paru masih menjadi masalah utama kesehatan di masyarakat dengan angka kematian yang tinggi. Cakupan pengobatan penderita TB Paru belum mencapai seratus persen bahkan ditemukan penderita yang drop out dikarenakan tidak patuh berobat sehingga mengalami resistensi dan risiko kekambuhan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan pasien TB paru adalah PMO yang berperan aktif menjalankan tugasnya. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan mencatat pada 2020, ditemukan sebanyak 3.908 kasus Tuberkulosis (TBC) dan 78 diantaranya atau 2,2% meninggal. Sedangkan pada 2021 ditemukan sebanyak 4.414 kasus TBC dan 35 diantaranya atau 0,8% meninggal. Jika dibandingkan dengan Covid-19, tingkat kematian penyakit TBC dinyatakan hampir sama. Sedangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyebutkan jumlah kasus tuberkulosis atau TBC di wilayahnya mengalami peningkatan. Angkanya, hingga mencapai 9.000 kasus dengan penderita yang terserang adalah usia produktif, yaitu usia 18 sampai 45 tahun (Dinkes. 2022). Prevalensi Kasus TB PARU diRS, Medika Lestari Ciledug Tangerang pada tahun 2023 meningkat 60% dari tahun 2022 dengan jumlah kasus 275 kasus setiap bulannya. Tuberkulosis (TBC) membutuhkan pengobatan jangka panjang, yang sering kali menyebabkan kebosanan dan ketidakpatuhan di antara pasien. Program DOTS melibatkan Pengawas Minum Obat (PMO), yang dapat dilakukan oleh anggota keluarga untuk memastikan pasien menjalani regimen pengobatan mereka dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga sebagai PMO dan kepatuhan minum obat pada pasien TB di Poliklinik Rawat Jalan RS ML Ciledug. Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 50 pasien TB yang dipilih secara acak pada Oktober hingga November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anggota keluarga yang bertindak sebagai PMO memiliki peran yang baik (70%), dan tingkat kepatuhan pasien dalam minum obat berada pada tingkat sedang (72%). Namun, analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara peran keluarga sebagai PMO dengan kepatuhan minum obat (p > 0,05). Penelitian ini menyarankan pentingnya meningkatkan program dukungan keluarga untuk membantu meningkatkan kepatuhan pengobatan TB.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas  Kehidupan Kerja Perawat: Literature Review Upi Farida; Yuliana, Latifah; Saragih, Ayu My Lestari
Medical Nurse Journal Vol. 2 No. 1: MENU : Medical Nurse Journal (2025 June)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i1.108

Abstract

Kualitas kehidupan kerja perawat atau quality of nursing work life (QNWL) adalah konsep yang dapat menggambarkan persepsi perawat dalam pemenuhan kebutuhan kerja melalui pengalaman agar dapat memaksimalkan produktivitas kerja. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas kehidupan kerja perawat agar dapat diperbaiki maupun ditingkatkan. Metode yang digunakan adalah literatur review yang dilakukan dengan menganalisa artikel yang terkait. Pencarian artikel dengan menggunakan database online yaitu EBSCO dan PROQUEST dengan kata kunci Nursing, Quality, Work Life rentang waktu 2015-2019. Hasil telaah ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kehidupan kerja perawat adalah 1) Penghasilan per bulan; 2) Lingkungan kerja; 3) Komitmen organisasi; 4) Stres kerja; 5) Transformational Leadership; 6) Kekerasan di tempat kerja; 7) Dukungan sosial; 8) Rasa kebersamaan; 9) Pendidikan; 10) unit kerja;  dan 10) Gangguan muskuloskeletal. Berdasarkan hasil tersebut maka sudah seharusnya perawat maupun Rumah Sakit memperhatikan faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas kehidupan kerja perawat agar dalam keadaan tetap baik.
Cek Kesehatan di Pasar Lembang Sudimara Barat Ciledug Kota Tangerang Saragih, Ayu My Lestari; Reviana, Riska; Juwita, Dessi; Taufiqurrahman, Ahmad Nur; Tanto, Tanto; Parida, Upi; Nugraha, Ridwan Maulana; Ilmi, Irfan; Ahmad, Ramlin; Silaban, Merri; Nursupian, Nursupian; Haris, Abdul; Pardede, Timbul; Zalihin, Zalihin; Andrayanie, Vera; Sugandi, Safrih; Wulandari, Siti; Fauzia, Ocha Yozi; Riska Reviana
Community Service Articles Vol.2 No.1 (May 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/comers.v2i1.128

Abstract

Kesehatan pada masyarakat merupakan gambaran tolak ukur kesejahteraaan suatu bangsa negara, salah satu penyakit yang banyak dialami dan jarang di anggap serius adalah Hipertensi. Hipertensi adalah kondisi dimana tekanan darah mengalami peningkatan yang kronis, melebihi angka 140/90 mmHg. Ini merupakan penyebab utama kematian dan sering disebut sebagai pembunuh diam karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, dan sering kali hanya terdeteksi setelah terjadi komplikasi serius pada tubuh. Komplikasi yang terkait dengan hipertensi meliputi masalah pada jantung, risiko stroke, gangguan pada fungsi ginjal. Pada kegiatan ini Universitas Bhakti Asih Tangerang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa/i dalam melakukan pengecekan kesehatan sert konsultasi kesehatan yang dilaksanakan di Pasar Lembang Ciledug pada hari Rabu tanggal 28 Mei 2025 Pukul 08.00 WIB – selesai. Pelaksanaan ini berhasil melakukan cek kesehatan gratis kepada 30 masyarakat umum dengan rata rata mulai dari usia 19 – 60 tahun. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan dalam hal melakukan cek tensi darah gratis agar setiap masyarakat dapat merasakan dan sadar akan pentingnya kesehatan.
Budaya Keselamatan Pasien Di Layanan Kesehatan : Literatur Review Saragih, Ayu My Lestari; Sicilia, Asha Grace
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12205

Abstract

Patient safety merupakan komponen utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu. Salah satu pendekatan strategis untuk mencapainya adalah dengan membangun dan memperkuat budaya keselamatan pasien di setiap lini layanan kesehatan. Studi ini merupakan literature yang bertujuan untuk menganalisis budaya keselamatan pasien di layanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah literatur review yang dilakukan dengan menganalisa artikel yang terkait. Pencarian artikel dengan menggunakan database online yaitu Google Scholar, Science direct, PubMed, Mendeley, kata kunci Budaya or Keselamatan Pasien or Layanan Kesehatan rentang waktu 2021-2025. Hasil telaah dilakukan pada 10 artikel yang dianalisis ditemukan bahwa terdapat beberapa faktor yang memengaruhi budaya keselamatan pasien dilayanan kesehatan diantaranya adanya keterbukan komunikasi, umpan balik, persepsi, pembelajaran organisasi, perbaikan berkelanjutan, kerja tim, dukungan manajemen dan pelaporan insiden. Meskipun ada kemajuan signifikan di berbagai institusi, masih diperlukan upaya intensif dari semua pihak, terutama manajemen rumah sakit, untuk meningkatkan kesadaran, pelatihan keselamatan pasien, dan evaluasi guna mencapai budaya keselamatan yang optimal dan menyeluruh
PEMERIKSAAN KESEHATAN TERHADAP TENSI DARAH, GULA DARAH, Hb DAN KOLESTEROL KEPADA MASYARAKAT DALAM KEPEDULIAN BESAR MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT DI UNIVERSITAS BHAKTI ASIH TANGERANG TAHUN 2024 REVIANA, RISKA; MANDAKU, EKBERTH; SARAGIH, AYU MY LESTARI; SICILIA, ASHA GRACE; SYAEFUDIN, ADIN; KURNIAWATI, ANY; SILABAN, MERRI; PARIDA, UPI; HANDAYANI, DWI RETNO; WAHYUDI, HARUN; SUYITNO, EDI; SURYANI, YENI; SOFIAH KS, SOFIAH KS; JUWITA, DESSI; WARDHANI, PRATIWI CAHYA; SARTIKA, IKAH; ASHRI, RIZKI HALLIFAH; SUMARMI, SUMARMI; TANTO, TANTO; NURBAITI, SITI; HADIYANI, SUSAN; SUSANTI, YULIA
Community Service Articles Vol.1 No.2 (Nov 2024)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/comers.v1i2.55

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan selama 1 hari pada masyarakat di Universitas Bhakti Asih Tangerang dalam rangka HUT Kemerdekaan RI dan HUT Tentara Nasional Indonesia ke-79 bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk screening test dalam mendeteksi dini tensi darah, gula darah, kadar hemoglobin dan kolesterol. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat. Tahapan pelaksanaan diawali dengan melakukan pendaftaran pada daftar hadir peserta lalu dilakukan pengukuran tensi darah, selanjutnya pemeriksaan gula darah, hemoglobin, dan kolesterol dengan menggunakan stik digital. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan seluruh dosen dibawah fakultas ilmu kesehatan dan sains, baik prodi DIII kebidanan, S1 Adminitrasi Rumah Sakit, S1 ilmu keperawatan, dan Profesi Ners. Hasil evaluasi terhadap kegiatan pemeriksanaan kesehatan menunjukkan bahwa masyarakat dapat melakukan deteksi dini dalam mengetahui kondisi tensi darah, gula darah, hemoglobin dan kolesterol setiap individunya.
APLIKASI YOGA KEPADA PASIEN HIV/AIDS YANG MENGALAMI INSOMNIA : LITERATURE REVIEW MANDAKU, EKBERTH; SARAGIH, AYU MY LESTARI; SICILIA, ASHA GRACE
Medical Nurse Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Medical Nurse Journal
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v1i1.22

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) adalah infeksi yang menyerang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh, terdapat kurang lebih 39.900.000 orang yang hidup dengan HIV di tahun 2024. Yang baru terinfeksi ditahun 2021 berjumlah 1.500.000 orang, dan jumlah yang meninggal karena HIV di tahun 2021 berjumlah 650.000 orang. Penderita HIV Indonesia berjumlah 50.282 sampai di tahun 2019, Besarnya angka ODHA yang mengalami insomnia tetapi hanya sekitar 11,19% yang mengkonsumsi obat tidur (Huang et al., 2017, Latif et al., 2014, Jean-Louis et al., 2012, & CDC, 2022). gangguan tidur dapat memperburuk komplikasi umum terkait HIV seperti gangguan kognitif, neuropati perifer yang menyakitkan, dan kelelahan kronis. Yoga dapat membantu dalam pengelolaan insomnia dan gangguan terkait tidur lainnya bersamaan dengan farmakoterapi dan intervensi psikologis.
TINJAUAN SISTEMATIS: FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP PELAKSANAAN PERAWATAN PALIATIF OLEH PERAWAT DI LINGKUP RUMAH SAKIT SICILIA, ASHA GRACE; SARAGIH, AYU MY LESTARI; MANDAKU, EKBERTH
Medical Nurse Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Medical Nurse Journal
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v1i1.25

Abstract

Perawatan paliatif (Palliative care) merupakan pendekatan yang bertujuan memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga yang menghadapi masalah yang berhubungan dengan penyakit yang mengancam jiwa, melalui pencegahan dan peniadaan melalui identifikasi dini, penilaian yang tertib serta penanganan nyeri dan masalah lain, fisik, psikososial dan spiritual. Jumlah kebutuhan akan pelayanan paliatif terus meningkat tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan sikap perawat. Pengetahuan perawat yang terbatas tentang perawatan paliatif menjadi hambatan paling sering dilaporkan dalam pemberian perawatan paliatif. Selain itu, penelitian bagaimana praktik perawatan paliatif itu dilakukan oleh perawat masih jarang diteliti. Tujuan dari sistematik ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor terkait pelaksanaan perawatan paliatif yang dilakukan oleh perawat dan mengidentifikasi kesenjangan literatur. Strategi pencarian dilakukan pada database PUBMED, CINAHL, dan Google Scholar, kemudian strategi pencarian lainnya dilakukan secara manual (handsearch) pada database lain yaitu Journal of Palliative Care. Studi yang diterbitkan dalam Bahasa Inggris dan tahun 2009-2019 dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam tinjauan ini. Terdapat 9 studi yang masuk kedalam kriteria inklusi kami. Hasil dari tinjauan sistematis ini mengungkapkan faktor-faktor yang terkait dengan perawatan paliatif yang dilakukan oleh perawat adalah pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman sebelumnya dalam merawat pasien terminal, area klinis, usia, pelatihan perawatan paliatif, institusi rumah sakit. Perlu eksplorasi lebih lanjut terkait faktor-faktor tersebut guna mendukung peningkatan implementasi perawatan paliatif, khususnya oleh perawat.  
SUPERVISI KEPALA RUANGAN DALAM PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR (SITUATION, BACKGROUND, ASSESMENT, RECOMMENDATION) SAAT HANDOVER: LITERATURE REVIEW SARAGIH, AYU MY LESTARI; SICILIA, ASHA GRACE; MANDAKU, EKBERTH
Medical Nurse Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Medical Nurse Journal
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v1i1.27

Abstract

Keterampilan komunikasi yang efektif dari perawat sangat penting untuk memastikan keselamatan pasien dan kualitas perawatan dan komunikasi dalam keperawatan saat melakukan handover. Supervisi yang dilakukan kepala ruangan terhadap perawat yang sedang melakukan handover antar shift akan dapat mengoptimalkan asuhan keperawatan yang diberikan. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi dengan mengembangkan pembuatan tools monitoring dan evaluasi sebagai alat yang bertujuan untuk memudahkan kepala ruangan melakukan evaluasi selanjutnya untuk memperbaiki mutu pelayanan dalam memberikan asuhan keperawatan.  Metode yang digunakan adalah literatur review yang dilakukan dengan menganalisa artikel yang terkait. Pencarian artikel dengan menggunakan database online yaitu google scholar, Science direct, Mendeley, kata kunci handover or SBAR or komunikasi efektif SBAR or patient safety rentang waktu 2017-2021. Hasil telaah ditemukan dengan menggunakan model handover SBAR dan supervisi kepala ruang dapat meningkatkan kualitas komunikasi antar perawat yang berdampak terhadap meningkatkan keselamatan pasien. Kesimpulan Model handover dengan metode SBAR dapat meningkatkan kualitas komunikasi antar perawat yang berdampak terhadap meningkatkan keselamatan pasien, dan agar komunikasi SBAR menjadi efektif pada saat handover, kepala ruangan wajib melakukan supervisi sehingga komunikasi efektif ini menjadi budaya dalam keselamatan pasien.