Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Nuraini Nuraini; Hotimah Hotimah; Nurhayani Saade
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 18 siswa yang memiliki minat belajar yang rendah. Minat belajar dan pemahaman yang rendah menyebabkan rendahnya hasil belajar pula. Didapatkan rata-rata hasil belajar 18 siswa belum mencapai nilai SKBM. Adapun SKBM yang ditetapkan yaitu 75. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini digunakan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri empat kegiatan yaitu kondensasi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil pembelajaran siklus I menunjukkan bahwa indikator keberhasilan mencapai kategori cukup namun pada siklus II hasil pembelajaran telah meningkat dan mencapai kategori baik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas III UPT SD Negeri 5 Baranti.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Menggunakan Model Pembelajaran PjBL Nurbayani Nurbayani; Hotimah Hotimah; Nurmila Nurmila
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i1.57086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD menggunakan model pembelajaran PjBL. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas VI SDN 32 Marinding yang berjumlah 15 siswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran Project based learning dan variabel terikat yaitu hasil belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif yang berupa persentase dari hasil belajar siswa pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Project based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD. Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 2 siswa atau 13% yang tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 9 siswa atau 60% yang tuntas dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 13 siwa atau 87% yang tuntas belajar. Penelitian ini dikatakan berhasil karena mencapai indikator kinerja yaitu 80% dari seluruh peserta didik dengan KKM 70.
Penerapan Model Problem Based-Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Gaya Nurfadhila .; hotimah hotimah; Muhammad Musakkir
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.57284

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu kurangnya prestasi akademik siswa terhadap materi gaya Kelas IV yang terletak di SD Negen 4 Balocci Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis permasalahan guna peningkatan hasil belajar siswa kelas IV. Metode yang dipakai yaitu metode kualitatif serta penelitian tindakan kelas (PTK) dimana terbagi atas 2 siklus yang masing-masing siklus terbagi atas 2 pertemuan, tahap aktif mencakup perencanaan. Implementasi, Observasi juga Refleksi Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran, pembelajaran berbasis masalah serta hasil belajar siswa. Subjek penelitian ialah 11 orang guru serta siswa level 4 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Temuannya memperlihatkan terdapatnya kenaikan terhadap aktivitas guru serta siswa serta hasil belajar siswa. Penelitian tersebut menyimpulkan jika terdapat peningkatan dalam semua kegiatan pengajaran guru dan aktivitas belajar siswa. Hasil belajar siswa dalam siklus I terdapat dalam kategori kurang baik, dilain sisi hasil belajar siswa dalam siklus II dikategorikan  baik, serta pola pembelajaran penerapan berbasis masalah pada materi gaya Kelas IV dapat diterapkan untuk peningkatan hasil belajar siswa Kelas IV.
Peningkatan Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas V Menggunakan Model Pembelajaran Inquiri Irma Awaliyah Jamal; Hotimah Hotimah; Nur'Alfillailah Nur'Alfillailah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.56892

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa kelas V. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa Kelas V menggunakan model pembelajaran Inquiri materi cahaya dan bunyi siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada proses dan hasil belajar IPAS materi cahaya dan bunyi siswa kelas V menggunakan model pembelajaran Inquiri. Metode pengumpulan data yang diterapkan mencakup observasi, tes, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari guru kelas dan 16 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi aktivitas guru dalam proses pembelajaran dari segi observasi berada pada tingkat baik (B), sementara aktivitas siswa berada pada tingkat cukup (C), dan hasil tes belajar menunjukkan kualifikasi kurang (K). Sedangkan pada siklus kedua, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana kualifikasi aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran mencapai tingkat baik (B), dan hasil tes belajar juga berada pada tingkat baik (B). Kesimpulan pada penelitian ini adalah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS siswa kelas V.
Penggunaan Media Video Animasi Green school Untuk Meningkatkan Kepedulian Pada Lingkungan Sekolah Bahri, Syamsul; Hotimah, Hotimah; Masriani, Masriani
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 5, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v5i3.62303

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengatahui penggunaan media video animasi green school untuk meningkatkan kepedulian pada lingkungan di kelas IV UPT SPF SD Inpres Minasa Upa 1. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklus kegiatan meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penggunaan media video animasi berbasis green school untuk meningkatkan kepedulian siswa pada lingkungan di kelas IV SD Inpres Minasa Upa 1. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data menggunakan format observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran pada penggunaan media video animasi berbasis green school baik pada aktivitas guru dan siswa maupun kepedulian siswa pada lingkungan sekolah. Kesimpulan penelitian ini yaitu aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan. Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori kurang sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa sudah meningkat berada pada kategori baik dari persentase kepedulian siswa pada lingkungan dengan menggunakan media video animasi berbasis green school dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kepedulian siswa pada lingkungan sekolah kelas IV  SD Inpres Minasa Upa 1
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Suwandi Hasyim; Hotimah; Masriani
Lempu PGSD Vol. 1 No. 1 (2024): March
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i1.3342

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam peningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres Minasaupa 1. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus disajikan dua kali pertemuan. Setiap siklus melalui 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian yang akan diteliti adalah Siswa Kelas IV SD Inpres Minasaupa 1 Kota Makassar yang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari 16 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I tercatat aktivitas belajar siswa masih dalam ketegori Cukup sehingga hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan hasil pada kategori cukup dengan persentase 33,33%, dikarenakan sisklus I belum berhasil maka peneliti melanjutkan kesiklus II, dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan pada kategori baik sehingga hasil belajar siswa menunjukkan pada kategori baik dengan persentase 80%, dikarenakan hasil belajar pada siklus II telah mencapai keberhasilan yang diinginkan maka penelitian ini di hentikan dengan kesimpulan penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Inpres Minasaupa 1 Kota Makassar.
Implementation of Reading Method Using Letter Puzzles to Increase Interest in Learning to Read in Students at RA Ar Rohmah Suren Hotimah; Karlina, Herlin
Jurnal Profesi Guru Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/jpgi.v2i1.448

Abstract

Reading is important in children's development. This ability is very necessary for children's readiness to reach the next level of education. However, this is often a benchmark for parents to make their children good at reading even though the child is not ready to accept it. Based on the limitations of the problem that the researcher has stated above, the existing problem can be formulated as "How is the process of improving reading skills through the letter puzzle game method in Group B RA Ar Rohmah Dusun Lombung Suren Village, Ledokombo District which aims to improve reading skills through letter puzzle games in Group B RA Ar Rohmah Dusun Lombung Suren Village, Ledokombo District. The method used is in accordance with that carried out by the researcher, so the results of this study are that the average early reading skills of children get an average of "Good". This is evidenced by the increase that occurs at each meeting held. In cycle I, meetings 1-3 obtained an average overall score of 3.6 with the criteria of "Good" and achieved learning completeness of 72%. and achieved learning completeness of 90%. So it can be seen that the results of the study to improve early reading skills through the method of playing with word puzzle media successfully achieved 75% learning completion and increased optimally. The study was conducted with a classroom action research procedure, which went through four stages. The researcher carried out the stages one by one, namely planning, implementation, observation and reflection to obtain the desired data results in accordance with the learning completion criteria. However, in this study the increase produced was a quantitative increase while qualitatively obtained consistent results. Based on the description of the research results above, it can be concluded that the shortcomings that occurred in cycle I can be overcome through reflection carried out by the teacher, so that in cycle II there was an increase in both the process and the results of learning children's early reading skills.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATH PUZZLE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN Khasanah, Nurul; Patta, Rahmawati; Hotimah
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 12 No. 3 (2025): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v12i3.8458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran math puzzle terhadap pemahaman konsep matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD Inpres Lakiyung Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi-Eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Inpres Lakiyung Kabupaten Gowa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi keterlaksanaan pembelajaran guru dan siswa serta tes pemahaman konsep matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif mengindikasikan keterlaksanaan media pembelajaran math puzzle pada kelompok eksperimen berkategori “Sangat Baik”. Selain itu, hasil analisis statistik inferensial dengan uji-t sampel independen mengindikasikan temuan signifikan, yakni adanya perbedaan skor posttest antara kelompok kontrol yang menggunakan media pembelajaran gambar dan kelompok eksperimen yang mengaplikasikan media pembelajaran math puzzle. Berdasarkan dari temuan tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran math puzzle terhadap pemahaman konsep matematika pada materi pecahan siswa kelas IV di Sekolah Dasar Inpres Lakiyung Kabupaten Gowa. Kata Kunci: math puzzle, pemahaman konsep matematika, pecahan senilai.
INOVASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN: TREN DAN TANTANGAN DI ERA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI Hotimah, Hotimah; Arismunandar, Arismunandar; Tola, Ismail
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38830

Abstract

Di era digital yang semakin maju, inovasi dalam pendidikan menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memenuhi kebutuhan peserta didik yang terus berkembang. Artikel ini membahas tren terkini dalam inovasi digital di pendidikan, serta tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan lembaga pendidikan dalam mengimplementasikan teknologi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk artikel jurnal, laporan penelitian, dan studi kasus, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan dampaknya terhadap peserta didik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi membawa berbagai manfaat signifikan, seperti meningkatkan akses pendidikan dan memfasilitasi metode pembelajaran yang lebih interaktif, tantangan utama yang masih dihadapi adalah kesenjangan digital yang luas dan kebutuhan untuk pelatihan guru yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan solusi yang efektif guna mengatasi hambatan-hambatan tersebut, sehingga inovasi digital dapat diterapkan secara optimal dan merata, meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai tingkat.
Community Service Program on Innovative Digital Content for Elementary School Teachers to Strengthen the Pancasila Student Profile Passalo, Nurfaizah Andi; Hotimah; Amin, Muhammad; Nurhaedah; Amrah
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1194

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the abilities of elementary school teachers in developing innovative digital content to support learning based on the values of the Pancasila Student Profile. The program is implemented through three main stages: socialization, intensive training, and evaluation. The first stage is the program socialization, which introduces the background, objectives, benefits, and mechanisms of the activity to the teachers and stakeholders in the target area. Subsequently, intensive training is conducted over two days with a practical approach, where teachers are trained to use digital tools such as the Canva design application, microsite creation using s.id, and the utilization of Augmented Reality (AR) technology to create engaging and relevant learning content aligned with the values of Pancasila. This training is participatory and collaborative, with direct guidance from education experts. Evaluation at the end of the program is carried out using feedback questionnaires. The evaluation results indicate that the training successfully improved the teachers' digital skills and their understanding of integrating Pancasila character values into learning media. This program is expected to serve as a training model that can be applied in other regions and support the transformation of education through technology and character-based learning in elementary schools.