Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Studi Fase Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Lotus (Nelumbo nucifera) pada Ekosistem Buatan Kolam Sains Universitas Bengkulu Panjaitan, Anton; Parlindungan, Deni; Sutarno, M; Karyadi, Bhakti; Kurniasih, Septi
Agroteknika Vol 8 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i4.536

Abstract

Lotus adalah tanaman air yang memiliki habitat alami di rawa atau tempat berlumpur. Pertumbuhan dan perkembangan lotus perlu dikaji lebih dalam untuk mempermudah proses budidaya. Budidaya lotus di bengkulu masih terbilang minim, meskipun di beberapa daerah sudah ada hanya dijadikan sebagai tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan lotus di kolam sains Universitas Bengkulu. Pengamatan dilakukan pada 4 stasiun penelitian dengan variasi ketinggian air dan lumpur yang berbeda. Parameter pertumbuhan lotus yang diamati adalah pertumbuhan biji (pertumbuhan tunas, jumlah tunas, jumlah daun, jumlah akar dan panjang akar), pertumbuhan bibit (jumlah daun, diameter daun, jumlah rimpang dan perbandingan pertumbuhan daun melayang dan daun koin), dan pemanenan (pertumbuhan bunga dan biji yang dihasilkan) dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit lebih maksimal dari biji yang memiliki ciri dengan bentuk membulat sempurna, tidak kisut dan tidak berjamur. Lokasi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan lotus yaitu pada plot 2 dilihat dari laju pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan plot 1, plot 3 dan plot 4 dengan Parameter pertumbuhan pada plot 2 memiliki rata-rata diameter daun 66,3 mm, jumlah daun 5 helai, diameter tangkai daun 2 mm, dan jumlah rimpang 5 ruas. Jumlah biji yang dihasilkan memiliki rata-rata 28 terdiri dari 19 biji fertil dan 9 biji infertil. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman lotus di kolam sains lebih maksimal dengan ciri lokasi yaitu kedalaman lumpur 62 cm dan kedalaman air 21 cm. Bunga lotus lebih banyak menghasilkan biji fertil dibandingkan dengan biji infertil yang menunjukkan tingkat keberhasilan penyerbukan tinggi.
PENGENALAN BAHASA INGGRIS DASAR MELALUI MEDIA POSTER DAN PUZZLE BOARD Hardiansyah, Muhammad Agus; Kurniasih, Septi; Naim, Mochamad
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 3, No 2 Oktober 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v3i2.830

Abstract

Indonesia English is the most widely spoken language in the world. Mastery of English is a very important ability to be able to communicate with the global world. The importance of introducing English as early as possible to students starts from introducing basic skills such as letters, numbers, and vocabulary. This English introductory activity uses posters and puzzle boards so that this activity can provide a pleasant experience for students at SDN Kertamukti 1 Sumur District, Pandeglang Regency. The activity which lasted for 2 meetings involved 24 students who were in class IV.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KEMANISAN MELALUI SOSIALISASI PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK Hardiansyah, Muhammad Agus; Kurniasih, Septi; Naim, Mochammad; Nulhakim, Lukman
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1083

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik dan kemandirian pangan merupakan masalah yang dihadapi masyarakat di Desa Kemanisan, Kec. Tirtayasa, Banten. Sampah anorganik yang tertimbun, tidak dapat diolah ataupun dihancurkan secara alami dan mengakibatkan pencemaran tanah dan air di wilayah desa tersebut. Upaya yang umum dilakukan warga desa adalah dengan membakar sampah. Kegiatan ini berbahaya karena mengakibatkan pencemaran dari tanah berpindah ke udara. Di sisi lain, masyarakat sedang berusaha meningkatkan kemandirian pangan dengan melakukan budidaya di lahan pekarangan, namun masih terkendala dengan keterbatasan lahan dan kualitas tanah yang kurang baik untuk pertanian. Untuk menanggulangi masalah tersebut, dilakukan sosialisasi pemanfaatan barang bekas untuk budidaya tanaman hidroponik bagi perangkat desa, kelompok tani, ibu PKK dan pemuda Karang Taruna. Pemanfaatan barang bekas dapat membantu penanggulangan sampah anorganik berupa barang bekas dengan cara digunakan kembali sebagai instalasi hidroponik berbiaya rendah. Untuk melaksanakan kegiatan ini, dilakukan koordinasi dengan mitra yang merupakan praktisi budidaya hidroponik yang berpengalaman dalam melakukan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik sederhana. Kegiatan tersebut dilakukan dengan (1) memberikan informasi mengenai hidroponik dan komponennya; (2) komoditas yang dapat dikembangkan dengan metode hidroponik; dan (3) demonstrasi dan lokakarya pembuatan instalasi hidroponik model rakit apung dan DFT dengan memanfaatkan barang bekas. Hasil dari kegiatan tersebut adalah masyarakat desa yang memiliki pengetahuan dan keterampilan baru mengenai hidroponik dan dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah yang hadir di desa mereka.
PENGEMBANGAN WEBSITE MELALUI PENDEKATAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA Kurniawan, Muhammad Reihan Anugrah Fitrah; Leksono, Suroso Mukti; Nestiadi, Adi; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8216

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan pra-penelitian yang menunjukkan bahwa prinsip Education for Sustainable Development (ESD) atau pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan belum terintegrasi secara optimal dalam materi pelajaran IPA di tingkat SMP, sehingga siswa masih kekurangan sumber belajar yang mengaitkan materi keanekaragaman hayati dan perubahan iklim dengan konsep keberlanjutan. Selain itu, tingkat literasi lingkungan siswa SMP juga masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat validitas website yang dikembangkan sebagai sumber belajar. Metode yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan adalah ADDIE. Instrumen yang digunakan meliputi wawancara, observasi, serta lembar validasi. Proses pengembangan website mencakup tahap analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi, dan revisi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas website melalui pendekatan Educaiton for Sustainble Development (ESD) sebagai sumber belajar pada pembelajaran IPA mencapai 93% dengan kategori sangat valid, sehingga layak digunakan pada tahap selanjutnya.
PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI BAHAN AJAR BERBASIS ESD TEMA KEBERLANJUTAN BIODIVERSITAS Prasetia, Hendri Ridho; Leksono, Suroso Mukti; Nestiadi, Adi; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8360

Abstract

Ancaman serius “Triple Planetary Crisis” yang dihadapi lingkungan global telah menjadi urgensi pada praktik berkelanjutan dan diperlukan peningkatan kesadaran lingkungan melalui integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan. Solusi permalahan tersebut yaitu penelitian pengembangan Augmented Reality (AR) sebagai bahan ajar yang mengusung konsep Education Sustainable for Development (ESD), khususnya pada tema keberlanjutan biodiversitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat validitas dan hasil respon siswa terhadap AR sebagai bahan ajar berbasis ESD. Metode penelitian Research and Development (RnD) dengan model ADDIE sebagai panduan digunakan, dan dibatasi sampai tahap Development untuk melihat potensi maksimal produk, melalui uji validasi dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR ini memiliki tingkat validitas mencapai 92% dengan kategori sangat valid. Sebelum produk digunakan pada siswa, angket diuji reliabilitas dan mendapat nilai 0,715 yang diatas standar reliabilitas, sehingga reliabel dapat diterima. Setelah diuji penggunaan AR sebagai bahan ajar, didapatkan respons positif dari siswa SMP sebesar 94,38% dengan kategori sangat baik. Dengan ini membuktikan bahwa AR sebagai bahan ajar berbasis ESD sangat valid, reliabel, dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA Jenjang SMP.
DEVELOPMENT OF SCIENCE GAMES MEDIA ON THE INTERACTION BETWEEN THE COMPONENTS OF AN ECOSYSTEM Zahrah, Ainiah; Nestiadi, Adi; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.9119

Abstract

This study aims to create an interactive learning tool in the form of an Android-based science game to teach seventh-grade junior high school students about the interactions among ecosystem components. The issue addressed is the students' low understanding of concepts due to a lack of engaging and interactive learning materials. The methodology employed is research and development (RandD) using a modified version of the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The product is developed with the Unity platform, incorporating avatars, images, sounds, and videos to enhance its appeal and cater to students' learning preferences. A discovery learning approach is utilized to encourage students to explore and grasp concepts independently. Validation by media experts, subject matter specialists, and educational practitioners yielded highly valid results, while trials conducted with junior high school students showed excellent feedback and improvements in learning outcomes exceeding the Minimum Completeness Criteria (KKM). The findings indicate that the Android-based science game is effective and suitable as a learning medium to enhance understanding of ecosystem concepts. 
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK BERBANTUAN MAGIC CARD DENGAN MATERI TATA SURYA SEBAGAI UPAYA MELATIH KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA Ristantri, Harninda; Kurniasih, Septi; Suryani, Dwi Indah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5896

Abstract

Beberapa sekolah yang ada di Kota Serang masih memiliki hasil belajar siswa dalam ranah kognitif yang tergolong rendah, karena banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Di dalam proses pembelajaran IPA, siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tata surya, salah satu penyebab dari permasalahan tersebut adalah tidak adanya media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas media pop-up book berbantuan magic card dengan materi tata surya, dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pop-up book berbantuan magic card dengan materi tata surya untuk melatih kemampuan kognitif siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau disebut dengan model Research Defelopment (RD). Penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian dengan jenis pengembangan, dengan menggunakan model 4D (Four D), instrument yang digunakan berupa instrument wawancara, instrument angket validasi dan instrument angket respon siswa. Subjek penelitian ini terdiri dari ahli media, materi dan praktisi. Sedangkan sampelnya menggunakan 54 siswa. Tingkat validitas dari media pop-up book berbantuan magic card mencapai nilai presentase sebesar 92,62% dalam kategori “Sangat Valid”, sedangkan hasil dari respon siswa menunjukkan nilai persentase sebesar 89,05% yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.  Media pop-up book yang dikembangkan secara teoritis mampu membantu peningkatan kemampuan kognitif siswa, dan layak untuk diterapkaan.
PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR FLASHCARD UNTUK MEMFASILITASI MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Salsabilla, Silva Salsa; Nulhakim, Lukman; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas media pembelajaran flashcard yang dikembangkan, mengetahui respon siswa terhadap media tersebut, serta mengetahui bahwa media tersebut dapat memfasilitasi minat belajar siswa. Minat belajar merupakan ketertarikan seseorang untuk dapat mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas. Seorang siswa akan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan semangat dan antusias jika siswa tersebut memiliki minat yang tinggi. Salah satu hal yang dapat mendukung minat belajar yang dimiliki oleh siswa dapat berupa media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran flashcard dengan materi klasifikasi makhluk hidup yang valid untuk memfasilitasi minat belajar siswa SMP kelas VII dengan melakukan uji respon pengguna/siswa. Hasil penelitian mendapatkan tingkat validitas media yang valid dengan persentase sebesar 80,36% dan uji respon pengguna/siswa mendapatkan hasil yang sangat baik memperoleh persentase sebesar 93,05%. Dari hasil tersebut flashcard ini dapat digunakan dan dapat memfasilitasi minat belajar siswa kelas VII SMP. Untuk penelitian selanjutnya bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya.
PENGEMBANGAN VIRTUAL LAB BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT TEMA KEBERLANJUTAN BIODIVERSITAS Safitri, Afriyani; Leksono, Suroso Mukti; Nestiadi, Adi; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8413

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan sebagai respons terhadap fenomena Triple Planetary Crisis dan temuan pra-penelitian yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi lingkungan serta keterbatasan sarana dan prasarana dalam memfasilitasi kegiatan praktikum, khususnya yang berkaitan dengan pembahasan ekologi dan pelestarian lingkungan sesuai dengan kompetensi Education for Sustainable Development (ESD) dalam mendukung penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) di lingkungan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, maka dikembangkan virtual lab berbasis Education for Sustainable Development tema keberlanjutan biodiversitas sebagai media pembelajaran IPA. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan pendekatan model pengembangan ADDIE, dibatasi sampai tahap development. Hasil validasi menunjukkan tingkat validitas produk sebesar 94,1% dengan kategori sangat valid, dan reliabilitas angket mencapai 0,807. Uji coba penggunaan produk kepada peserta didik memperoleh respons positif sebesar 88,9% dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa virtual lab berbasis Education for Sustainable Development tema keberlanjutan biodiversitas valid, reliabel, dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN e-BOOKLET BERBASIS SERVICE LEARNING TEMA AYO JAGA SEKOLAH KITA UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA SMP Almaida, Putri; Leksono, Suroso Mukti; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat validitas dan keterbacaan e-booklet berbasis service learning tema ayo jaga sekolah kita untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa SMP kelas IX. Metode dan desain penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dan 4D (four-D). Instrumen yang digunakan berupa lembar angket validasi ahli dan lembar angket uji keterbacaan. Kemudian data dianalisis secara kualitatif dan juga kuantitatif. Hasil dari validasi penelitian ini sebesar 86,67% pada kategori “Sangat Valid” dan hasil dari uji keterbacaan sebesar 81,86% pada kategori “Sangat Baik”. Hal tersebut menunjukan bahwa e-booklet berbasis service learning tema ayo jaga sekolah kita sudah sangat valid untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa SMP kelas IX serta dinilai mampu membantu siswa mempelajari materi tema ayo jaga sekolah kita dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.