Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Manajemen Pendidikan di Era Globalisasi: Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Aksesibilitas Pembelajaran Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti; Dwi Savandha, Septien; Amelia, Amelia; Melinda, Vivi
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 1 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i10.5295

Abstract

Era globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Manajemen pendidikan dituntut untuk mampu merespons tantangan global, khususnya dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pembelajaran yang merata dan inklusif. Namun, di Indonesia masih terdapat ketimpangan yang cukup besar antara wilayah perkotaan dan pedesaan dalam hal pemanfaatan teknologi pendidikan, ketersediaan infrastruktur, dan kompetensi tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan manajemen pendidikan di era globalisasi dan merumuskan solusi yang dapat meningkatkan akses pembelajaran secara adil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan pemangku kebijakan, penyebaran kuesioner kepada guru berlisensi, serta observasi langsung di beberapa sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan. Data dianalisis menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola dan kecenderungan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan guru, dan lemahnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung transformasi pendidikan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan manajemen pendidikan yang kolaboratif, kontekstual, dan responsif terhadap dinamika lokal. Temuan ini berkontribusi terhadap perumusan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif serta peningkatan kapasitas institusi pendidikan di tengah arus globalisasi.
DeepSeek AI dan Disrupsi Teknologi Tiongkok: Analisis Dampak Sosioekonomi dari Adopsi AI Tingkat Lanjut dalam Era Pascapandemi Dwi Savandha, Septien; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 1 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i10.5296

Abstract

DeepSeek AI, model kecerdasan buatan generatif asal Tiongkok, telah menjadi sorotan global karena kemampuannya menyaingi model AI Barat seperti ChatGPT dengan biaya yang jauh lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosioekonomi, kebijakan, dan respons masyarakat terhadap adopsi DeepSeek AI di Tiongkok. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis analisis dokumen dan etnografi digital, penelitian ini mengkaji regulasi pemerintah, respons industri, serta persepsi masyarakat dari berbagai sumber resmi dan konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DeepSeek AI mendorong perubahan signifikan dalam kebijakan nasional, mempercepat adopsi teknologi di sektor industri, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi digital. Namun, tantangan berupa kesenjangan akses, resistensi di daerah rural, dan risiko bias algoritma masih perlu diatasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya harmonisasi kebijakan, edukasi publik, dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pemanfaatan AI yang inklusif dan berkelanjutan di Tiongkok. Implementasi DeepSeek AI juga memperlihatkan dampak sosial yang signifikan, baik dalam bentuk peningkatan efisiensi layanan publik maupun munculnya risiko ketimpangan digital dan bias algoritma.
From the Margins to the Spotlight: Harnessing Executive Coaching to Empower Diverse Leadership Excellence Dwi Savandha, Septien; Amelia, Amelia; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 2 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i2.790

Abstract

The increasing emphasis on diversity in leadership requires effective strategies to empower underrepresented leaders. This research explores the role of executive coaching in addressing the unique challenges faced by diverse leaders. This research aims to examine the role of executive coaching as a strategy for empowering diverse leaders and identify the most effective training approaches to support them. Utilizing a qualitative research design, interviews were conducted with diverse leaders participating in the coaching program. These findings indicate that a tailored coaching approach can significantly enhance self-awareness, resilience, and leadership effectiveness. Participants emphasized the importance of culturally responsive coaching practices, which foster trust and engagement. The research also underscores the importance of integrating coaching into broader diversity and inclusion initiatives to promote a more supportive environment for diverse leaders. This research provides valuable insights for organizations seeking to develop effective coaching strategies that foster diverse leadership excellence. The implications of this study suggest that organizations integrate executive coaching into their diversity and inclusion strategies, ensuring that coaches possess cross-cultural competencies to maximize the impact of coaching. This research also makes a significant contribution to the inclusive leadership practice and literature.
Global Strategies to Enhance Higher Education Participation: Lessons from ASEAN and Beyond in Addressing Enrollment Challenges and Workforce Demands Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti; Dwi Savandha, Septien; Amelia, Amelia
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 3 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i3.794

Abstract

Widening access to higher education remains a global priority, particularly for regions facing socioeconomic disparities and labor market misalignments. In the ASEAN region, enrollment challenges and workforce demands continue to pose significant obstacles to inclusive and effective higher education systems. This study aimed to explore global and regional strategies that enhance higher education participation and align educational outcomes with workforce needs, specifically focusing on rural and village-based contexts. Using a qualitative comparative design, the study analyzed 25 policy documents and 30 peer-reviewed articles from ASEAN countries and globally. Data were collected through structured document analysis and coded thematically to identify key trends in policy instruments, institutional innovations, digital learning pathways, and international cooperation. The findings reveal that countries achieving high participation and employability rates implement targeted financial aid, flexible learning models, industry-academic collaboration, and decentralized management systems. However, in many ASEAN states, these strategies have yet to reach rural communities due to infrastructural and managerial limitations. This study contributes a novel framework that links higher education participation to village development through adaptive education management and localized workforce integration. The results underline the need for inclusive, context-sensitive policy reforms and institutional accountability mechanisms to ensure sustainable impacts. Practical implications include strengthening local education governance and expanding access to digital and vocational programs in underserved areas.
From Headlines to Public Awareness: A Media Discourse Analysis of The Los Angeles 2025 Wildfire Dwi Savandha, Septien; Amelia, Amelia; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti
Winter Journal: IMWI Student Research Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Winter Journal: IMWI Student Research Journal
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/wt.v6i1.67

Abstract

The 2025 Los Angeles wildfires reflect the serious challenges of disaster management in the era of climate change. Increasing extreme temperatures and droughts have exacerbated the frequency and intensity of fires, resulting in significant damage to the environment, public health, and local economies. This study aims to evaluate the effectiveness of firefighting resources and identify community responses to the disaster. The methods used are content analysis of news from mass media and observation of community responses through social media. Samples were taken purposively from relevant news and posts during the fire incident. The results showed that more than 8,500 firefighters were deployed, utilizing somewhat effective air and ground extinguishing strategies, which increased fire control from 14% to 24% within a few days. On the other hand, 205,000 residents were successfully evacuated, indicating a high level of public awareness and preparedness. Approximately 65% of residents were also actively involved in fire prevention efforts, with social media serving as the primary means of disseminating information. In conclusion, the success of fire control is greatly influenced by resource coordination and community participation. This research makes a significant contribution to the development of more responsive and collaborative fire mitigation strategies in the future, particularly in the context of growing risks associated with climate change.
Integration of Musharakah Financing in The Development of MSMES in Developing Countries: Sharia and Sustainable Finance Perspectives Ela, Nur; Rohmat Hidayat, Agus; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti
Winter Journal: IMWI Student Research Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Winter Journal: IMWI Student Research Journal
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/wt.v6i1.70

Abstract

MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) play an essential role in the economies of developing countries. However, they often face difficulties in accessing financing that aligns with sustainable finance and Sharia principles. Musharakah financing, based on the principle of profit sharing, is an alternative that can support the development of MSMEs, particularly in developing countries that prioritize the Sharia economy. This research aims to analyze the integration of musharakah financing in the development of MSMEs in developing countries, as well as evaluate the benefits and challenges related to the application of sharia principles and sustainable finance in this context. This research employs a qualitative approach, utilizing case studies in several developing countries, including Indonesia and Malaysia. Data were collected through interviews with MSME actors, Islamic financial institutions, and relevant government agencies. The analysis was carried out by comparing musharakah financing practices in the MSME sector and their impact on business sustainability. The results of the research indicate that musharakah financing can enhance MSMEs' access to capital in a more equitable and sustainable manner. However, the main challenges include a lack of understanding of Sharia concepts and regulatory barriers that hinder optimal development. Musharakah financing has demonstrated the potential to stimulate local and global economic growth when supported by the right policies.
The Role of Organizational Commitment in Improving Performance: A Qualitative Case Study at The Indonesian Ministry of Manpower Dini, Rifki; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti; Amelia, Amelia
Winter Journal: IMWI Student Research Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Winter Journal: IMWI Student Research Journal
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/wt.v6i1.71

Abstract

This study aims to analyze the role of organizational commitment in improving employee performance at the Indonesian Ministry of Manpower. The approach employed is qualitative, utilizing a case study method that involves interviews, questionnaires, and observations. The study's results indicate that organizational commitment has a significant impact on employee performance. Supportive leadership, career development facilities, and rewards for performance have proven to be key factors in strengthening employee commitment. Employees who feel valued and have opportunities to grow tend to perform better. However, despite the generally high level of commitment, the results of the questionnaire indicate that career development facilities still require improvement. This study suggests that the Indonesian Ministry of Manpower should strengthen its human resource development policies, particularly in terms of training and performance awards, to maintain and enhance employee commitment and performance. These findings contribute to human resource management in the government sector and provide the basis for further research in a broader context.
Analisis Dampak Strategi Guru Pada Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kelas IX SMP IT Ibnu Khaldun Cirebon Tamamiyah, Lutfiyatut; Solikhah, Mar’atus; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i11.2572

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang baru saja dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan di Indonesia pada tahun 2020. Tujuan terbentuknya kurikulum merdeka belajar diharapkan dapat menghasilkan lulusan berdasarkan Pancasila, yaitu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, mandiri, selebrasi, dan penalaran kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar bagi siswa kelas IX. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek 2 orang guru mobilisasi. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang digunakan guru dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di kelas IX harus disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan. Strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di kelas IX adalah strategi pengorganisasian kegiatan pendahuluan, kegiatan penyampaian informasi, pengelolaan kelas, penggunaan media pembelajaran dan strategi pengorganisasian kegiatan penutup. Strategi ini dimaksudkan sebagai langkah untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam kurikulum merdeka belajar.
Penerapan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i12.2617

Abstract

Dalam konteks pembelajaran, guru juga perlu pandai memanfaatkan sarana dan prasarana yang dapat mendukung kegiatan proses pembelajaran sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Negeri Lemah Abang melalui penerapan Metode Pembelajaran Role Playing pada materi Bersikap Santun. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Lemah Abang yang berjumlah 35 siswa. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan bersama dengan pelaksanaan penelitian pada saat proses pembelajaran. Pelaku pengumpulan data adalah peneliti dan teman sejawat yang bertugas sebagai observerr. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Role Playing pada materi Bersikap Santun dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Lemah Abang. Hal ini dapat dibuktikan dengan keaktifan dan semangat siswa serta hasil belajar yang meningkat. Dalam target Penelitian ini adalah mencapai 80% dari jumlah siswa. untuk memperjelas mengenai data ketuntasan belajar. Ketuntasan pada pra-siklus hanya mencapai 50%, kemudian pada siklus 1 ada sedikit peningkatan 65%. Sedangkan pada siklus 2 kembali meningkat mencapai Angka 100%. Artinya dalam penelitian ini sudah melebihi target yang telah ditetapkan, yakni 80%.
Relevansi Kurikulum SMK Ibnu Khaldun dengan Konsep Pendidikan Perspektif Ibnu Khaldun Luthfiah, Luthfiah; Solikhah, Mar’atus; Tamamiyah, Lutfiyatut; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti; Ainul Kholipah, Siti
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i9.2668

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu fenomena sosial Secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pribadi dan masyarakat, termasuk orang tua, pendidikan dan lingkungan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana kurikulum SMK Ibnu Khaldun sesuai dengan konsep pendidikan yang dijelaskan oleh Ibnu Khaldun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kurikulum di SMK Ibnu Khaldun memiliki relevansi yang tinggi dengan konsep pendidikan perspektif Ibnu Khaldun. Pendidikan di SMK IB mencerminkan prinsip-prinsip Ibnu Khaldun dalam membentuk individu yang kompeten, beriman, dan mampu bersaing di dunia kerja modern. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kurikulum pada masa Ibnu Khaldun masih terbatas pada maklumat-maklumat dan pengetahuan yang dikemukakan oleh guru atau sekolah dalam bentuk mata pelajaran yang terbatas atau dalam bentuk kitab-kitab tradisional yang tertentu, yang dikaji oleh murid dalam tiap tahap pendidikan.