Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL, LDL, DAN HDL PADA PASIEN PENDERITA STROKE INFARK SEREBRAL DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Ramadhantri, Rizkha; Anwar, Chairil; Aryani, Titin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48819

Abstract

Stroke diklasifikasikan menjadi dua, yaitu stroke infark serebral (iskemik) dan stroke hemoragik. Faktor risiko stroke adalah dislipidemia, yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, peningkatan LDL, dan penurunan HDL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kolesterol total, LDL, dan HDL pada pasien penderita stroke infark serebral di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian terdiri dari 38 pasien stroke infark serebral. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan, yaitu 17 pasien (44,7%) dan berusia 55-64 tahun sebanyak 13 pasien (34,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 pasien (44,7%) memiliki kadar kolesterol total normal (<200 mg/dL), 10 pasien (26,3%) memiliki kadar LDL mendekati optimal (100-129 mg/dL), dan 17 pasien (44,7%) memiliki kadar HDL normal (40-59 mg/dL). Kesimpulan penelitian ini adalah pasien stroke dengan infark serebral paling sering ditemukan memiliki kadar kolesterol total normal, kadar LDL mendekati optimal, dan kadar HDL normal.
PKM PELATIHAN SCREANING KESEHATAN MENTAL DI BRAJAN TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL Ernawati, Dwi; Aryani, Titin; Mamnuah, Mamnuah
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v1i12.1927

Abstract

Posbindu PTM merupakan kegiatan untukmenjaga kesehatan masyarakat, kegiatan posbindu PTM ada 5 meja, yang salah satunya adalah screaning kesehatan mental. Kesehatan mental saat ini adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan, Karena banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa merken mengsalami gangguan mental walau itu dalam tahapan ringan. Warga Brajan Rt 06, telah melaksanaak posbindu PTM per 3 bulan, akan terapi di posbindu PTM tersebut belum ada skrining kesehatan mental. Tujuan PkM ini adalah memperkenalkan screaming kesehatan mental pada warga dań melakukan screening saat posyandu. Metode pengabdian kepada masyarakat ini yaitu koordinasi dengan mitra, pelatihan screaning kesehatan mental, pelaksanaan screaning kesehatan mental pada warga dan pemeriksaan guladarah, asam urat, kolesterol. Target yang akan dicapai dari kegiatan PkM yaitu publikasi di jurnal nasional, HaKI, publikasi di media massa online,dan  video kegiatan
Uji Presisi Pengukuran Kalsium Pada Air Susu Ibu (ASI) Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) Aryani, Titin; Ernawati, Dwi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i2.949

Abstract

AbstrakKalsium merupakan mikronutrien penting dalam ASI. Jumlahnya yang sedikit dan dapat berkurang karena preparasi sampel menjadi sebab perlunya dilakukan uji presisi agar diketahui ketelitian hasil uji laboratorium. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui presisi dalam pengukuran kalsium pada Air Susu Ibu (ASI). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian dimulai dengan pengumpulan, kategorisasi, preparasi, pengukuran dan pengolahan data hasil penelitian. Perhitungan presisi dilakukan dalam tiga kali pengujian dengan 20 data pada setiap pengujian. Presisi akan dihitung berdasarkan nilai Koefisien Variasi (KV). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rerata hasil pengukuran kalsium ASI pada kelompok uji A, B, dan C adalah 105,408, 104,795 dan 110,032 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian kalsium pada kelompok uji A, B dan C diperoleh nilai %KV berturut-turut 0,582, 0,464 dan 0,444% dan nilai 0,67*KV Horwitz berturut-turut 3197, 5,3185 dan 5,3149. Simpulan, pengukuran kadar kalsium dalam ASI menunjukkan nilai presisi yang baik dengan hasil uji yang memenuhi syarat keberterimaan presisi karena menunjukkan nilai %KV lebih kecil dari nilai 0,6*KV Horwitz.Kata kunci: air susu ibu, kalsium, uji presisi
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS (ROTTUS NOVERGICUS) DENGAN DAN TANPA PEMBERIAN DAGING BUAH NAGA MERAH (HYLOCREUS POLYRHIZUS) Utami, Agnes Putri; Murdiyanto, Joko; Aryani, Titin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32187

Abstract

Buah naga merah termasuk sebagian buah dengan dijadikan untuk sumber antioksidan, buah naga merah dipercaya bisa menurunkan kadar kolesterol. Kandungan antioksidan (flavonoid) dalam buah naga merah yakni 38,9 mg/100 g dari hasil laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar kolesterol total pada tikus (Rattus novergicus) hiprtkoleterolemia dengan dan tanpa pemberian daging buah naga merah (Hylocereus polyhizus) selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dalam teknik purposive sampling. Desain penelitian pre test and post test control group design. Sampel pada penelitian ini ialah tikus putih (Rattus novergicuss) yakni 30 sampel. Pemeriksaan kadar kolesterol total menggunakan Spektofotometer UV-Vis dengan metode CHOD-PAP. Analisa data memakai paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan dalam kelompok kontrol diperoleh nilai p : 0,003 yang bearti p<0,05, dan dengan kelompok eksperimen didapatkan nilai p : 0,000 yang bearti p<0,05. Nilai rerata yang tanpa pemberian daging buah naga merah didaapatkan 59.187 dan dengan pemberian daging buah naga merah didapatkan 53.340. Kesimpulan penelitian ini yakni ada perbedaan secara signifikan antara kadar kolesterol dengan dan tanpa pemberian daging buah naga merah dengan tikus putih (Rattus novergicus). Durasi penelitian ini sangat singkat sehingga tidak cukup untuk melihat efek jangka panjang dari konsumsi daging buah naga merah (Hylocereus polyhizus) pada kadar kolesterol total dengan tikus (Rattus novergicuss).
Efektivitas Pupuk Cair Pseudomonas fluorescens Agensia Pengendali Hayati Terhadap Penyakit Mosaik Tanaman Kakao Probowati, Wiwit; Nugraheni, Ika Afifah; Aryani, Titin
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i1.10245

Abstract

Cocoa is a strategic commodity for plantation in Indonesia. However, pest and disease infections are inevitably common constrains for the cocoa cultivators. Cocoa mosaic disease is one of disease which is cause cocoa trees suffering. Pseudomonas fluorescens are obligate aerobic bacteria that are very valuable for agricultural technology. The bacteria also protects plants from pathogens infection by producing secondary metabolites that kill bacteria and other fungi. The bacteria can used as safe and environmentally friendly biological control agents. This study aims to determine P. fluorescens liquid fertilizer formulation and its effectiveness in suppressing mosaic disease in cocoa plants. The research method was carried out by making a liquid formula from P. fluorescens and then applying it to cocoa plants that were attacked by mosaic disease. Bacterian isolates grown in conch broth medium were incubated for 3 days. Then the fertilizer formula was applied to mosaic symptomatic cocoa plants with fertilizer concentrations of 25%, 50% and 75% compared to spraying using chemical insecticides. The results showed that the liquid formula concentration of 75% can suppress the most effective mosaic symptoms and the optimal growth of cocoa plants for 7 treatments.