Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Presisi Pengukuran Kalsium Pada Air Susu Ibu (ASI) Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) Aryani, Titin; Ernawati, Dwi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i2.949

Abstract

AbstrakKalsium merupakan mikronutrien penting dalam ASI. Jumlahnya yang sedikit dan dapat berkurang karena preparasi sampel menjadi sebab perlunya dilakukan uji presisi agar diketahui ketelitian hasil uji laboratorium. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui presisi dalam pengukuran kalsium pada Air Susu Ibu (ASI). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian dimulai dengan pengumpulan, kategorisasi, preparasi, pengukuran dan pengolahan data hasil penelitian. Perhitungan presisi dilakukan dalam tiga kali pengujian dengan 20 data pada setiap pengujian. Presisi akan dihitung berdasarkan nilai Koefisien Variasi (KV). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rerata hasil pengukuran kalsium ASI pada kelompok uji A, B, dan C adalah 105,408, 104,795 dan 110,032 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian kalsium pada kelompok uji A, B dan C diperoleh nilai %KV berturut-turut 0,582, 0,464 dan 0,444% dan nilai 0,67*KV Horwitz berturut-turut 3197, 5,3185 dan 5,3149. Simpulan, pengukuran kadar kalsium dalam ASI menunjukkan nilai presisi yang baik dengan hasil uji yang memenuhi syarat keberterimaan presisi karena menunjukkan nilai %KV lebih kecil dari nilai 0,6*KV Horwitz.Kata kunci: air susu ibu, kalsium, uji presisi
Sigma Matrix of Ureum and Creatinine in Some Laboratories: Overview: Gambaran Matrik Sigma Pemeriksaan Ureum dan Kreatinin pada Beberapa Laboratorium Salsabella, Ainun; Aryani, Titin
Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) Vol. 5 No. 1 (2022): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/medicra.v5i1.1628

Abstract

In clinical diagnosis, 80% is based on laboratory examination, however, laboratory examination still often cause errors, so it is necessary to apply a sigma matrix to evaluation. This study goes on to explain the results of previous studies on the sigma urea and creatinine matrix results in various laboratories. A literature review strategy was used in the research. A variety of databases, including Pubmed, Proquest, and Willey Library Online, were used to choose the literature. Ten publications were selected as literature sources and were quantitatively analyzed descriptively. The lowest urea sigma matrix value was 1.3, and creatinine was -2.33, according to data from numerous publications, while the highest urea sigma matrix value was 5.81, and creatinine was 19.02. In the urea sigma matrix, the most widely distributed sigma matrix values was in the range <2 with the interpretation of the results was not acceptable. In the urea matrix, the highest distribution of sigma matrix values was in in the range 6 with world-class quality interpretation. It was concluded that in 15 research data from various journals there were 8 urea sigma matrix data that met the requirements, namely the sigma matrix value. 3 In 27 research data from various journals, there were 23 creatinine sigma matrix data that meet the requirements.
STUDI PENGARUH SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR ASAM LEMAK OMEGA-3 PADA AIR SUSU IBU (ASI) Aryani, Titin; Utami, Fitria Siswi; -, Sulistyaningsih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2017): Vol. 4. No. 1 Januari 2017
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian  kuantitatif  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  suhu penyimpanan  terhadap kadar  asam  lemak  omega-3  pada  air  susu  ibu  (ASI). Analisa  data menggunakan  data kromatogram  Gas  Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Data  yang  dihasilkan  adalah air  susu  ibu  (ASI) tanpa perlakuan  penyimpanan  memiliki  kadar  asam  lemak  sebanyak  29,12%. Sedangkan  air  susu  ibu yang  disimpan  di  dalam  suhu Freezer (-20C) dan suhu Refrigerator (70C) pada kulkas satu pintu selama 1 minggu memiliki kadar asam lemak omega-3 berturut-turut sebesar 28,24% dan 16,43%. Penurunan kadar asam lemak  omega-3  pada  sampel  ASI  menunjukkan bahwa suhu  penyimpanan mempengaruhi kerusakan asam lemak omega-3 pada (ASI).  Kata kunci: air susu ibu, asam lemak omega-3, suhu penyimpanan
PENGAWASAN MUTU PEMERIKSAAN HDL DAN LDL SERUM KONTROL SETELAH PENYIMPANAN SUHU RUANG Nisa Ramadani, Qoiriyah; Aryani, Titin; Widyantara, Aji Bagus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33148

Abstract

Situsi di laboratorium yang tidak dapat dipungkiri seperti tidak meletakkan reagen ke dalam tempat yang seharusnya dalam waktu lama, pemadaman listrik, lemari es yang rusak dan tidak terkalibrasi sehingga menyebabkan serum kontrol komersial disimpan pada suhu yang tidak sesuai. Kestabilan bahan kontrol menurut pedoman praktik laboratorium yaitu disimpan selama 6 jam pada suhu 20-25°C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kadar HDL dan LDL pada serum kontrol komersial yang disimpan diluar batas normal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quisi eksperimental dan pendekatan cross sectional. Hasil yang diperoleh  parameter HDL pada perbedaan signifikansi dan selisih dengan uji T-test independen yang disimpan selama 0 dan 7 jam didapatkan nilai sebesar 2,28% dengan p= 0,002  dan pada parameter LDL didapat perbedaan selisih  sebesar 1,69% dengan p= 0,009 yang menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan.Terdapat nilai akurasi pada pemeriksaan LDL pada 0 dan 7 jam didapatkan nilai bias -0,26% dan -1,95% dan pada pemeriksaan HDL didapatkan nilai bias 1,39%, dan -0,92% yang memenuhi batas keberterimaan yaitu ±10%. Presisi yang diperoleh dari pemeriksaan LDL pada 0 dan 7 jam yaitu 1,84 dan 2,96 dan pada pemeriksaan HDL di dapatkan nilai 2,4 dan 2,96 sehingga tidak ada yang melewati batas maksimum CV% yaitu 5%.  Diperoleh hasil grafik levey- Jennings pada parameter HDL dan LDL pada perlakuan 7 jam terdapat kontrol yang menyalahi aturan westgard yaitu 12S dan 13S. Berdasarkan hasil terserbut dapat disimpulkan bahwa serum kontrol yang disimpan selama 7 jam dapat menyebabkan kesalahan acak.
PENGENDALIAN MUTU PEMERIKSAAN KOLESTEROL SERUM KONTROL KOMERSIAL BERDASARKAN WAKTU PENUNDAAN Altian Nandasari, Fizi; Aryani, Titin; Murdiyanto, Joko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33275

Abstract

Each phase in laboratory examination is at risk of contributing errors that can affect the results. Quality control using control materials is useful for ensuring the accuracy of laboratory examination, one of which is cholesterol examination.  This study aims to determine results of quality control with control materials that are immediately examined and delayed 7 hours at room temperature (20-25°C) in cholesterol testing. This study used quantitative methods and quasi experimental design. The sample in this study was commercial control serum and used primary data collection techniques with cross sectional approach. Variables in this study are the length of delay as independent variable and cholesterol levels as dependent variable. Kolmogorov-Smirnov normality test and Independent Sample T-Test significance test were used to analyze the data. Quality control analysis was performed using Levey-Jennings chart and Westgard Rules. The difference between 0 and 7 hours cholesterol examination was 0,44% and the significance test result of p = 0,010 showed that there was significant difference between 0 and 7 hours cholesterol examination. The quality control results of 0-hour cholesterol examination followed Wesgard 12S warning rule and control serum that was delayed for 7 hours at room temperature had results that followed Westgard 12S, 22S and 13S rules. There is a significant difference in cholesterol examination with control serum that is examined immediately and delayed for 7 hours, and delay control serum for 7 hours can cause random and systematic errors.
PbO2/rGO Electrode as a Superior and Efficient Anode in Electrocatalytic Degradation of Safranine-O Aryani, Titin; Roto, Roto; Mudasir, Mudasir
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2024: BCREC Volume 19 Issue 3 Year 2024 (October 2024)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20196

Abstract

The electrocatalytic degradation method with PbO2/rGO electrode (anode) was chosen to treat Safranine-O waste because it was cheap and environmentally friendly. This research aimed to study the electrocatalytic efficiency of PbO2/rGO working electrode in Safranine-O removal. In this research, rGO and PbO2/rGO electrodes were synthesized and applied to Safranine-O removal through electrochemical degradation. The characterization results of the morphology of rGO are in the form of a layered structure and have the atomic composition of C (82.87%) and O (17.13%). The characterization results of PbO2/rGO are uniform particles with gaps/pores that appear relatively large. The rGO particles in the form of sheets (layers) seem to be distributed on the surface of PbO2.  PbO2/rGO electrode has the atomic composition of C (87.24%), O (9.03), and Pb (3.73). The application of PbO2/rGO anode to the electrochemical degradation of Safranine-O showed good performance. It was able to perform dye removal (DE%), as well as a decrease in BOD and COD values up to >95% within 10 minutes at a concentration of 20 ppm. Application on real waste also showed the ability of dye removal, COD, and BOD reduction up to >95%. Coating or modifying the PbO2 anode with rGO can reduce the dissolution of Pb2+ ions in the solution during the electrochemical degradation. This study concluded that the PbO2/rGO electrode has improved the efficiency in Safranine-O degradation. Copyright © 2024 by Authors, Published by BCREC Publishing Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).
PEMANTAPAN MUTU PEMERIKSAAN LDL PADA SERUM KONTROAPEMANTAPAN MUTU PEMERIKSAAN LDL PADA SERUM KONTROL KOMERSIAL SETELAH PENYIMPANAN SUHU RUANG L KOMERSIAL SETELAH PENYIMPANAN SUHU RUANG Palentin, Sonia; Aryani, Titin; Mu'awanah, Isnin Aulia Ulfah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34248

Abstract

Pemeriksaan Low Density Lipoprotein (LDL) yang dilaksanakan di sejumlah laboratorium menggunakan metode enzimatis, dimana pengerjaannya dipengaruhi sejumlah faktor yang rentan mempengaruhi hasil. Salah satu faktor yang begitu berpengaruh ialah penyimpanan serum kontrol. Serum kontrol merupakan serum yang digunakan untuk melihat presisi pengujian laboratorium atau akurasi hasil pengujian harian. Serum kontrol yang digunakan di laboratorium khususnya pada pemeriksaan sampel kimia klinik adalah serum kontrol komersial.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan Low Density Lipoprotein serum kontrol komersial setelah penyimpanan suhu ruang selama 0 dan 7 jam. Metode  yang dipergunakan  ialah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental dan pendekan cross sectional. Hasil yang diperoleh di pemeriksaan Low Density Lipoprotein diferensiasi selisih dan signifikansi  menggunakan uji Independent Sample T-test yang  disimpan selama 0 dan 7 jam sebesar 1,25% dengan p=0,032 memperlihatkan bahwasannya diperoleh perbedaan yang signifikan. Tidak terdapat hasil grafik Levey-Jennings yang melanggar Westgard Rule pada hasil pemeriksaan Low Density Lipoprotein (LDL) selama 0 jam dan terdapat hasil grafik Levey-Jennings yang melanggar Westgard Rule pada hasil pemeriksaan Low Density Lipoprotein (LDL) dengan serum kontrol komersial selama 7 yaitu aturan 12s dan 13s.  Perlu untuk instansi laboratorium   untuk tidak melakukan penyimpanan bahan kontrol pada suhu ruang 20°-25°C selama lebih dari 6 jam karena dapat mengakibatkan stabilitas kontrol berkurang dan menyebabkan penurunan hasil.
Kadar Trigliserida dan Asam Urat pada Peminum Alkohol (Etanol) Lestari, Fitriana Yeni; Mu’awanah, Isnin Aulia Ulfah; Aryani, Titin
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v6i1.529

Abstract

Alcohol (ethanol) is a beverage that contains addictive substances which can lead to dependency and addiction. Alcohol consumption disrupts fat metabolism by increasing lipolysis in adipose tissue and causing the accumulation of ectopic fat in the liver that can result in fatty liver disease and an increase in triglyceride levels. Alcohol consumption is associated with an increase in uric acid levels because ethanol and purines in alcohol stimulate the production of uric acid in the blood. This study aims to determine the relationship between alcohol consumption and the levels of triglycerides and uric acid in alcohol consumers in Tirtorahayu Village, Kulon Progo Regency. The research design was experimental with a descriptive observational quantitative analytic approach. The sample consisted of 17 male participants aged 20–60 years. The statistical tests conducted were the Shapiro-Wilk test to assess the normality of the sample distribution and the Spearman’s rho correlation test to examine the relationship between alcohol consumption and the levels of triglycerides and uric acid. The results of the tests indicated that there was no significant relationship between the frequency of alcohol consumption and triglyceride levels (p=0.836, or p>0.05) and uric acid levels (p=0.889, or p>0.05). Additionally, no significant relationship was found between the duration of alcohol consumption and triglyceride levels (p=0.146, or p>0.05) and uric acid levels (p=0.374, or p>0.05). However, a significant relationship was found between the volume of alcohol consumption and both triglyceride levels (p=0.035, or p<0.05) and uric acid levels (p=0.038, or p<0.05). It can be concluded that there is no relationship between the frequency and duration of alcohol consumption and the levels of triglycerides and uric acid. However, there is a relationship between the volume of alcohol consumption and the levels of triglycerides and uric acid.
PkM KESEHATAN DAN KEAMANAN PANGAN IBU IBU PKK PERUMAHAN GRIYA KENCANA BANTUL YOGYAKARTA Titin Aryani; Dwi Ernawati Barnawi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i1.368

Abstract

Ibu merupakan seorang perempuan yang memiliki peran dan tanggung jawab besar dalam menjaga Kesehatan seluruh anggota keluarganya. Sehingga sangatlah penting setiap ibu memiliki pengetahuan tentang kesehatan dan keamanan pangan. Berdasarkan hal tersebut,pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat menentukan ibu PKK RT 35 di Perumahan Griya Kencana Permai untuk dijadikan mitra. Tujuan pengabdian adalah memberikan penyuluhan kesehatan dan keamanan pangan serta praktik mengenali komposisi makanan. Metode kegiatan pengabdian kapada masyarakat meliputi koordinasi dengan mitra, penyusunan materi penyuluhan, membuat video, menyediakan soal  pretest dan post test,  dan melakukan evaluasi kegiatan. Target yang akan dicapai yaitu peningkatan pengetahuan terkait kesehatan dan keamanan pangan, publikasi jurnal nasional, publikasi dimedia masa, dan poster hasil kegiatan PkM. Hasil kegiatan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK terkait kesehatan dan keamanan pangan.
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL, LDL, DAN HDL PADA PASIEN PENDERITA STROKE INFARK SEREBRAL DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Ramadhantri, Rizkha; Anwar, Chairil; Aryani, Titin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48819

Abstract

Stroke diklasifikasikan menjadi dua, yaitu stroke infark serebral (iskemik) dan stroke hemoragik. Faktor risiko stroke adalah dislipidemia, yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, peningkatan LDL, dan penurunan HDL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kolesterol total, LDL, dan HDL pada pasien penderita stroke infark serebral di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian terdiri dari 38 pasien stroke infark serebral. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan, yaitu 17 pasien (44,7%) dan berusia 55-64 tahun sebanyak 13 pasien (34,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 pasien (44,7%) memiliki kadar kolesterol total normal (<200 mg/dL), 10 pasien (26,3%) memiliki kadar LDL mendekati optimal (100-129 mg/dL), dan 17 pasien (44,7%) memiliki kadar HDL normal (40-59 mg/dL). Kesimpulan penelitian ini adalah pasien stroke dengan infark serebral paling sering ditemukan memiliki kadar kolesterol total normal, kadar LDL mendekati optimal, dan kadar HDL normal.