Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Variasi Latihan Smash terhadap Kemampuan Smash Bola Voli pada Club Ivand Padang Ramadhani, Berlian Ramadhani; Irawan, Roma; Setiawan, Yogi; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor1692011

Abstract

Masalah pada penelitian ini adalah kesulitan dalam melakukan smash dengan baik, disebabkan oleh kurangnya fokus, serta tidak tepatnya kontak dengan bola, yang mengakibatkan smash menjadi tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana variasi dalam latihan smash berpengaruh terhadap kemampuan smash bola voli di klub Ivand Padang. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Populasi dan sampel yang terlibat di dalam penelitian ini adalah pemain bola voli dari klub Ivand Padang sebanyak 20 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 12 orang. Alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan smash bola voli dalam penelitian ini adalah instrumen tes smash. Dari hasil analisis terhadap uji hipotesis, diperoleh nilai t hitung sebesar (4,966) dan t tabel sebesar (1,796) pada tingkat signifikansi alfa = 0,05 untuk sampel yang berjumlah 12 orang. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Oleh karena itu, variasi dalam latihan smash memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan smash bola voli di klub Ivand Padang Kata Kunci: variasi latihan; bola voli; smash.
Pengaruh Latihan Interval Intensif Terhadap Kapasitas Aerobik dan Anaerobik Atlet Putra Patbanbu Salter Tunggul Hitam Air Tawar Padang Putri, Fanya Veronica; Donie, Donie; Haryanto, Jeki; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor1693011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan interval intensif terhadap peningkatan kapasitas aerobik dan anaerobik atlet putra patbanbu salter tunggul hitam. Jenis peneilitan yakni pra eksperimen dengan desain “the one group pretest-posttest yang melibatkan 5 atlet putra. Metode pengambilan sampel memakai purposive sampling. Dengan ketentuan sebagai berikut (1) tingkat kehadiran minimal 75% (partisipasi aktif dalam latihan), (2) sampel ialah atlet remaja putra patbanbu salter tunggul hitam air tawar padang, (3) atlet berusia 15–19 tahun, (4) bergender pria, (5) durasi latihan 16 kali pertemuan. Berdasar ketentuan itu, terdapat 5 atlet putra yang memenuhi syarat. Instrument yang dipakai guna mengukur kapasitas aerobik ialah vo2max dan anaerobik lari 300 meter. Latihan interval intensif dilaksanakan dalam 16 sesi pertemuan (5x dalam seminggu). Analisis data menerapkan uji t taraf signifikansi 5%. Temuan penelitian menungkapkan terdapat pengaruh latihan interval intensif terhadap peningkatan kapasitas aerobik dan anaerobik atlet putra remaja patbanbu salter tunggul hitam usia 15-19 tahun. Hasil menunjukkan adanya kenaikan persentase sebesar 21.76% untuk nilai aerobik dan 3.05% untuk nilai anaerobic sehingga Ha diterima.
Pengaruh Variasi Latihan Ladder Drills Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Patbanbu Kota Padang Azizah, Wafiq; Mariati, Sari; mardesia, pringgo; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 5 No 3 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor1805011

Abstract

Masalah didalam penelitian ini ialah belum maksimalnya kecepatan tendangan sabit atlet, telihat pada saat pertandingan Sumatera championship masih banyak atlet yang kalah, salah satu kekalahan tersebut dilihat bahwa tendangan sabit atlet mudah di tertangkap oleh lawan dan tendangan sabit banyak yang tidak masuk poin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi latihan ladder drills terhadap kecepatan tendangan sabit. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan metode one group pre- test and post-test. Populasi yang ada dalam penelitian ini seluruh atlet Pencak Silat Patbanbu berjumlah 55 atlet, 27 putri 29 putra. Sampel diambil 10 atlet, 5 putra dan 5 putri dewasa katagori tanding. Intrumen atau alat yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan tendangan sabit dengan menggunakan stopwatch. Analisis data dan pengujian hipotesis dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan tarif signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh variasi latihan ladder drills terhadap kecepatan tendangan sabit atlet pencak silat Patbanbu kota padang dari rata-rata 20,2 pre-test menjadi rata- rata 24,3 post-test. Diperoleh uji t yaitu (t hitung 8,55> t tabel 1,833).
Optimalisasi Performa Lompat Tinggi: Pengaruh Daya Tungkai dan Fleksibilitas Pinggul dalam Teknik Fosbury Flop Desman, M. Arie; Alnedral, Alnedral; Arsil, Arsil; Rozi, Muhammad Fakhrur; Putra, Juanda; Haryanto, Jeki
Jurnal Sporta Saintika Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2025
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v10i2.420

Abstract

The purpose of this study was to determine the contribution of lower limb explosive power and waist flexibility to the performance of the flop-style high jump among students in the Department of Coaching Education, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang (FIK-UNP). This research was motivated by the observed low performance in the high jump, which is suspected to be influenced by insufficient explosive leg power and limited flexibility in the waist area. This study employed a correlational research design. The population consisted of 39 students enrolled in an advanced athletics course, comprising 37 male and 6 female students. A total of 37 participants were selected using purposive sampling. The instruments used were: the vertical jump test (using the Lewis formula) to measure lower limb explosive power, the bridge-up test to assess waist flexibility, and a standardized flop-style high jump test to evaluate high jump performance. Data were analyzed using single and multiple correlation techniques, followed by the calculation of the coefficient of determination (R² × 100%) to identify the contribution of each independent variable. The results showed that: (1) lower limb explosive power contributed 61.62% to high jump performance; (2) waist flexibility contributed 30.91%; and (3) both variables together contributed 69.22% to the students' flop-style high jump performance.
Validasi Model Teknik Jatuhan Melalui Tarikan Cabang Olahraga Pencak Silat Berbasis Peraturan Pertandingan Tahun 2022 rusli, Fadhlan; Barlian, Eri; Putra, Juanda; Irawan, Roma
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2206011

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman atlet tentang peraturan pertandingan 2022 dalam menguasai model bentu-bentuk Teknik jatuhan melaui tarikan pada peraturan pertandingan pencak silat tahun 2022 yang dapat menyebabkan atlet kawalahan di dalam pertandingan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan model teknik jatuhan melalui tarikan pencak silat berbasis peraturan pertandingan tahun 2022.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Tingkat validitas dan kepraktisan media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Prosedur dalam penelitian adalah pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pesilat remaja yang terdapat pada Sasaran atau Perguruan Pencak Silat yang ada di Kota Padang, serta semua pihak yang ikut dalam program atau kegiatan yang dikelola oleh UPTD KBOR SPOBDA Dispora Sumatera Barat. Sedangkan Sampel pada penelitian ini adalah atlet pencak silat remaja yang berjumlah 42 atlet. Dari 42 responden tersebut yaitu untuk uji coba angket pada atlet-atlet pencak silat kota Padang yang terdiri dari 16 pesilat UPTD KBOR SPOBDA Dispora Sumatera Barat, 10 pesilat PPS. Arak Kabau Gadang, dan 16 pesilat PPS.Tangan Mas Kota Padang. Instrumen yang penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar responden uji coba produk. Teknik ananisis data menggunakan analisis deskriptif, kuantitatif, dan kualitatifHasil penelitian ini adalah produk ini berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli praktis berhasil mencapai persentase sebesar 96,42%. Dengan demikinan model-model media pengembangan tersebut dapat dikategorikan sangat layak untuk dikembangkan. Respon yang didapat terhadap Model Teknik Jatuhan Melalui tarikan Pencak Silat Berbasis Peraturan Pertandingan 2022 oleh pesilat di dapatkan hasil perolehan persentase rata-rata sebesar 88,86% produk ini dinilai sangat layak oleh pesilat. Berdasarkan Hasil penilaian media secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa jika dilihat dari para validator ahli dan respon pesilat maka media “Model Teknik Jatuhan Melalui Tarikan Pencak Silat Berbasis Peraturan Pertandingan 2022” dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Depan Pencak Silat Atlet Putra Remaja Singo Barantai Solok Selatan Zaran, Afnendi Putma; Masrun, Masrun; Putra, Juanda; Yendrizal, Yendrizal
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2212011

Abstract

Dasar dari penelitian ini adalah pengamatan bahwa, sebagai akibat dari pelatihan yang kurang memadai atau kurang pengalaman, para atlet di perguruan bela diri Singo Barantai belum mampu peningkatan kecepatan tendangan depan seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelatihan plyometrik memengaruhi atlet pencak silat remaja putra di Singo Barantai, Solok Selatan, dalam meningkatkan kecepatan tendangan depan mereka.Sampling purposif digunakan dalam metodologi desain pra-eksperimental penelitian untuk atlet perguruan Singo Barantai. Desain pretest-posttest satu kelompok digunakan dalam metode pengumpulan data. Untuk mengetahui pengaruh antara variabel, metode analisis menggunakan t-test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelatihan plyometrik memiliki pengaruh yang substansial terhadap kecepatan tendangan depan atlet pria muda Singo Barantai di Solok Selatan.Latihan plyometrik berdampak pada kecepatan tendangan depan atlet, Terlihat dari rata-rata hasil pretest 26 tendangan berubah menjadi 32 tendangan posttest dan meningkat 6 tendangan seperti yang terlihat dari hasil yang menunjukkan nilai t yang signifikan sebesar 19.012 > t tabel sebesar 2.353. Menurut temuan penelitian ini, pelatihan plyometrik secara signifikan meningkatkan kecepatan tendangan depan pemain pria muda Singo Barantai dari Solok Selatan. Peneliti masa depan disarankan untuk menciptakan pelatihan yang mengintegrasikan lebih banyak variabel yang dapat digunakan pelatih untuk meningkatkan kecepatan tendangan depan.
Effectiveness between Static Stretching and Kneading Massage on Lowering Heart Rate among University Silat athletes Sani, Muhammad Haziq Mat; Shapie, Muhamad Nizam Mohamad; Ihsan, Nurul; Okilanda, Ardo; Putra, Juanda; Samsudin, Hazim; Nawai, Nasru Syazwan
International Martial Arts and Culture Journal Vol. 1 No. 2 (2023): International Martial Arts and Culture Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/imacj8019

Abstract

Background. The purpose of this study is to determine the effectiveness of static stretching versus kneading massage in lowering heart rate (HR) recovery among silat athletes. Method. Forty male subjects aged 18-25 years old were divided into two groups: the static stretching group (CG) and the kneading massage group (EG), both of which participated in this study. The subjects completed pre- and post-test sessions involving a 3-minute step-up box test followed by a recovery treatment program aimed at lowering heart rate, enabling the performance of heart rate monitor (HRM) tests immediately after treatment. Analysis of the recovery treatment program revealed significant differences in both groups regarding heart rate reduction. Result. This study indicated that the percentage of heart rate recovery for the kneading massage group (EG) was 33%, compared to 21% in the static stretching group (CG). The results demonstrated that the kneading massage group (48.30 + 8.51 bpm) achieved a greater reduction in heart rate compared to the static stretching group (27.80 + 6.90 bpm) due to the respective treatments. Conclusions. The research concludes that kneading massage is a more effective treatment than static stretching for enhancing the recovery of silat athletes in a short period of time.
Pengaruh Interval Training Terhadap Peningkatan Daya Tahan Anaerobik Pencak Silat Satria Muda Indonesia Padang Pariaman Basniati, Afla; Donie, Donie; Arifan, Ikhwanul; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2259011

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak latihan interval training terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pada atlet pencak silat Satria Muda Indonesia di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan interval training dalam meningkatkan daya tahan anaerobik atlet pencak silat Satria Muda Indonesia di daerah tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen, dengan desain "One Group Pretest-Posttest". Penelitian ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kapalo Koto. Sampel yang digunakan terdiri dari 20 atlet putri pencak silat Satria Muda Indonesia di Kabupaten Padang Pariaman. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah pengukuran daya tahan anaerobik. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari latihan interval training terhadap peningkatan daya tahan anaerobik atlet pencak silat Satria Muda Indonesia, dengan nilai thitung (7,01) lebih besar dari ttabel (2,086).
Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Peningkatan Kemampuan Tendangan T Atlet Perguruan Silat Tangan Mas Lubuk Basung Mulyadi, Irvan; Yendrizal, Yendrizal; Haryanto, Jeki; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2279011

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah minimnya kemampuan tendangan T di kalangan atlet Perguruan Silat Tangan Mas, sehingga tendangan tersebut kerap kali dapat diketahui oleh lawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan tendangan T para atlet Perguruan Silat Tangan Mas. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu. Kegiatan penelitian ini berlangsung pada bulan September 2025 di Padepokan Pencak Silat Tangan Mas Lubuk Basung. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri atas 10 atlet putra dari Perguruan Pencak Silat Tangan Mas Lubuk Basung. Alat ukur yang digunakan adalah tes tendangan T yang dilakukan dalam waktu 10 detik. Teknik analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan tendangan T mengalami peningkatan setelah pelaksanaan latihan plyometric. Rata-rata nilai pretest tercatat 15,5, yang kemudian meningkat menjadi 18,7 pada posttest. Uji normalitas menghasilkan nilai signifikansi pretest 0,080 dan posttest 0,086, yang menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal. Uji homogenitas menunjukkan nilai Sig. = 0,932 (> 0,05), menandakan bahwa varians data bersifat homogen. Hasil dari uji T menunjukkan nilai t = –6,857 dengan Sig. = 0,000 (< 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, latihan plyometric terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan tendangan T para atlet Perguruan Silat Tangan Mas.
Tinjauan Tentang Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Empat Banding Budi Air Tawar Kota Padang sari, milda puspita; Donie, Donie; Haryanto, Jeki; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2285011

Abstract

Tinjauan Tentang Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Empat Banding Budi Air Tawar Kota Padang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi fisik atlet pencak silat Perguruan Empat Banding Budi Air Tawar Kota Padang. Kondisi fisik merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi, khususnya pada cabang olahraga pencak silat yang menuntut kemampuan fisik secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 19 atlet pencak silat dewasa kategori tanding yang aktif berlatih, terdiri atas atlet putra dan putri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran kondisi fisik yang meliputi koordinasi mata-tangan, kelentukan, keseimbangan, daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, kelincahan, waktu reaksi, dan daya tahan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan diklasifikasikan ke dalam kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi fisik atlet berada pada kategori sedang hingga baik. Komponen koordinasi mata-tangan, kelentukan, daya ledak otot tungkai, dan daya tahan menunjukkan hasil yang relatif lebih baik, sementara komponen keseimbangan, kelincahan, daya ledak otot lengan, dan waktu reaksi masih memerlukan peningkatan. Temuan ini menunjukkan perlunya program latihan yang lebih terarah, spesifik, dan berkelanjutan agar seluruh komponen kondisi fisik atlet dapat berkembang secara optimal guna mendukung peningkatan prestasi pencak silat. Kata kunci: kondisi fisik, pencak silat, atlet, prestasi olahraga An Overview of the Physical Condition of Pencak Silat Athletes at the Four Bands of Budi Freshwater, Padang City ABSTRACT study aims to determine the physical condition of pencak silat athletes from the Empat Banding Budi Air Tawar School in Padang City. Physical condition is one of the main factors that determine the success of athletes in achieving achievements, especially in the sport of pencak silat which demands overall physical abilities. The research method used is descriptive research with a quantitative approach. The research subjects consisted of 19 adult pencak silat athletes in the competitive category who were actively training, consisting of male and female athletes. Data collection techniques were carried out through tests and measurements of physical conditions including eye-hand coordination, flexibility, balance, explosive power of arm muscles, explosive power of leg muscles, agility, reaction time, and endurance. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and classified into assessment categories. The results of the study showed that in general the physical condition of athletes was in the moderate to good category. The components of eye-hand coordination, flexibility, explosive power of leg muscles, and endurance showed relatively better results, while the components of balance, agility, explosive power of arm muscles, and reaction time still needed improvement. These findings demonstrate the need for more targeted, specific, and sustainable training programs to optimally develop all components of an athlete's physical condition, supporting improved pencak silat performance. Keywords: physical condition, pencak silat, athlete, sports performance