Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Pharmaqueous

Efek Pemberian Kombinasi Ekstrak Rumput Laut (Eucheuma sp) dan Minyak Hati Ikan Cucut Botol Pesisir Cilacap terhadap Kadar Kolesterol Tikus Putih Jantan Galur Wistar Hiperkolesterolemia Utami, Tri Fitri Yana; Permana, Denih Agus Setia
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.52

Abstract

Potensi sumber daya alam kelautan yang berlimpah ini sangat memungkinkan untuk dapat mengembangkan biota laut menjadi produk kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang efek kombinasi rumput laut (Eucheuma sp) dan minyak hati ikan cucut botol pesisir Cilacap terhadap perbaikan parameter lipid pada tikus putih jantan galur Wistar model hiperkolesterolemia. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan sediaan emulsi kombinasi rumput laut (Eucheuma sp) dan minyak hati ikan cucut botol. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok 1 sebagai kontrol negatif (hewan uji diinduksi kolesterol tanpa pemberian obat), kelompok 2 sebagai kontrol (hewan uji diinduksi kolesterol pemberian obat kolesterol X), dan kelompok 3, 4, 5 sebagai hewan uji yang diinduksi kolesterol dan diberi kan fomulasi A,B dan C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombinasi rumput laut (Eucheuma sp) dan minyak hati ikan cucut botol dapat memperbaiki profil lipid plasma darah tikus. Kolesterol total mengalami penurunan yaitu kelompok 3 (11%), kelompok 4 (26%) dan kelompok 5 (17%).
Gambaran Dan Analisis Kesesuaian Pengobatan Tuberkulosis Paru Pada Pasien Dewasa Di Puskesmas Cilacap Selatan Tahun 2018 Permana, Denih Agus Setia; Yanti, A.F.
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.27

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit infeksi pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Bacillus Tuberculosis . Karakteristik pengobatan jenis bakteri ini, perlu secara langsung mengunakan kombinasi antibiotik, yang diberikan pada fase intesif dan fase lanjutan. Ketidaksesuaian pengobatan menjadi salah satu penyebab utama banyaknya kasus multi drug resistensi (MDR). Tujuan penelitian untuk melihat gambaran dan kesesuaian pengobatan TB paru pasien dewasa yang meliputi dosis penggunaan, jenis obat, dan aturan pakai, berdasarkan Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2011. jenis penelitian ini adalah crossectional dengan menggunakan data pasien periode Januari - Juni yang sudah selesai menjalani pengobatan di Puskesmas Cilacap Selatan I dan 2 . Besar sampel sebanyak 48 orang, dengan 42 sampel yang memenuhui kriteria, dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa obat yang paling banyak digunakan yaitu Obat Anti Tuberkuloisis Kombinasi Dosis Tetap (OAT - KDT) sebanyak 42 (100%) . Pasien yang mendapatkan pengobatan sesuai dengan pedoman penggulangan TB 2011,kategori 1 fase intensif dan lanjutan adalah 39 (92,9%).
Identifikasi Cemaran Bakteri Escherechia coli Pada Air Sumur di Cilacap Mubarok, Akhmad; Rochmah, Nikmah Nuur; Permana, Denih Agus Setia
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, November 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i2.331

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang sangat mutlak bagi makhluk hidup khususnya manusia. Kebutuhan akan air seakan-akan tidak pernah ada habisnya antara lain digunakan untuk minum, mengolah makanan, mandi, energi, transportasi, pertanian ,industri dan rekreasi. Penyediaan air bersih akan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi jumlah orang sakit terutama penyakit yang berhubungan dengan air serta meningkatkan standar kualitas hidup. Menurut Permenkes No.492 Tahun 2010 tentang syarat mikrobiologi air minum adalah tidak ditemukannya bakteri Coliform dan Escherichia coli dalam 100 ml air. Kualitas air yang baik juga mempengaruhi kesehatan masyarakat, air digunakan harus terbebas dari cemaran mikroorganisme, salah satunya adalah bakteri Escherichia coli. Air yang tercemar bakteri dapat menularkan penyakit melalui air. Salah satu penyakit yang dapat ditularkan melalui air adalah penyakit diare. Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena morbiditas dan mortalitas-nya yang masih tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Desain peneilitian adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah sumur yang dimiliki oleh penduduk di wilayah kelurahan Sidanegara Kabupaten Cilacap. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagian dari sumur yang berada di wilayah tersebut. Hasil dari 5 sampel didapatkan bahwa 4 sampel (80%) dari 5 sampel memiliki indeks MPN >0/100 ml yang berarti sumur bor tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli. Sedangkan 1 sampel (20%) tidak terkontaminasi Escherichia coli.
Profil Terapi Antiretoviral (ARV) Beserta Nilai Parameter Viral Load (Vl) Pada Pasien Hiv/Aids Di Puskesmas “X” Distrik Cilacap Permana, Denih Agus Setia; Ningrum, DM; Faizal, Imam Agus
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, November 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i2.350

Abstract

Jumlah penderita pasien HIV/AIDS tiap tahun dilaporkan menunjukan trend yang meningkat disertai dengan kompleksitas dari terapi, menjadikan pengatasan penyakit ini memerlukan perhatian khusus terutama pada pengobatanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat profil terapi yang menggunakan antiretroviral (ARV) beserta parameter nilai Viral Load (VL) pada pasien HIV/AIDS di Puskesmas. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif non eksperimental, dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif, menggunakan data rekam medik pasien bulan Januari-Desember 2019. Jumlah sampel pasien yang akan digunakan adalah menggunakan pendekatan purposive sampling yaitu menggunakan semua pasien terdiagnosis positif HIV di Puskesmas “X” Distrik Cilacap yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan karakteristik jumalah sampel sebanyak 41 orang terdiri dari pasien laki-laki sebanyak 34 pasiendan pasien wanita senayak 7 pasien. dan kelompok umur terbanyak adalah 20-29 tahun (37%). Golongan obat ARV yang digunakan adalah Nucleoside/Nucleotide Reverse Transcriptase Inhibitors (NRTI) dan NonNucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors (NNRTI), dengan kombinasi obat ARV terbanyak adalah kombinasi lini pertama zidovudine + lamivudine + nevirapine (69%). Data profil pengobatan ARV menunjukan adalah 100% sesuai mengggunakan lini pertama, dengan penggunaan terbanyak zidovudine + lamivudine + nevirapine dan hasil pemeriksaan nilai viral load yang terdeteksi sebesar 9.75% dengan nilai 40 copies/ml.