Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pengembangan LKPD Berbasis Model Problem Based Learning Di SMP Negeri 6 Siak Hulu Mega Khairani Ulfa; Yeyendra; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Ilmu Pendidikan Biologi dan IPA Vol. 2 No. 1 (2026): MUBIPA - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/mubipa.v2i1.1175

Abstract

This study aims to analyze the need for developing Student Worksheets (Lembar Kerja Peserta Didik / LKPD) based on the Problem Based Learning (PBL) model at SMP Negeri 6 Siak Hulu. Needs analysis was conducted as the initial stage of development research to determine the suitability of teaching materials with the demands of the Merdeka Curriculum and the characteristics of students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the 4D model, limited to the define stage (needs analysis). The research subjects consisted of science teachers and 30 students of SMP Negeri 6 Siak Hulu. Data were collected using interview guidelines and Likert-scale questionnaires covering curriculum alignment, current teaching materials, the need for PBL-based LKPD, teaching methods, students’ critical thinking and problem-solving skills, and learning achievement. The data were analyzed using descriptive quantitative analysis with percentage calculations. The results indicate that both teachers and students require PBL-based LKPD as supporting teaching materials, as the existing materials have not fully facilitated active student engagement and the development of critical thinking skills. Therefore, the development of PBL-based LKPD is considered highly necessary to support meaningful and problem-oriented science learning.
PENDIDIKAN BIOPRENEUR TEKNOLOGI PENYEDIAAN MADU DI MADRASAH ALIYAH KUALA KAMPAR PELALAWAN RIAU Ibnu Hajar; Masnur; Yeyendra; Helma Fikrina
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i1.10

Abstract

Pengabdian ini  bertujuan agar warga madrasah dipersiapkan  pengetahuan dan keterampilan dalam penyediaan madu. Pelaksanaan  kegiatan  pengabdian  ini  menggunakan  metode  tanya  jawab/pengenalan serta pemberdayaan. Salah satu cara untuk memperoleh informasi dan dapat   mendekatkan   diri   dengan   peserta   pengabdian,   tim   pengabdian   melakukan  tanya  jawab  dengan  peserta  pengabdian  pada waktu  pemaparan  materi. Pengabdian ini dilakukan oleh tim dari Universitas Islam Riau dilaksanakan pada bulan  November 2022 yang bertempat di Madrasah Aliyah Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Riau. Ada 2 jenis kegiatan yang dilakukan yaitu pendidikan bentuk penyuluhan dan Pemberdayaan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan merasakan manfaat dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat mereka mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan berguna untuk diri mereka. Informasi tentang pentingnya pemberdayaan masyarakat, penggunaan teknologi untuk penyediaan madu, prosfek dan tantangan kedepan. Penanaman jiwa entepreneurship ini akan  membantu  mereka ikut berpartisipasi  sebagai  sebagai anggota masyarakat. Oleh karena harapan akan bimbingan dan pelatihan sangat mereka harapkan kembali.
Pelatihan Menggambar Menggunakan Cat Crayon Dengan Tema Corak Ornamen Melayu, Istana Asserayah Al-Hasyimiyah Untuk Anak – Anak di Desa Berumbung Baru, Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Hengki Satria; Yeyendra; Fatia Kurniati; Jefrizal
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Desember 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i3.41

Abstract

Seni dalam bahasa Sanskerta, kata seni disebut cilpa, yang berarti “berwarna” atau sering disebut dengan bentuk-bentuk yang indah. Berdasarkan kata Latin yaitu Ars dan dalam bahasa Inggris disebut Art diartikan sebagai kemahiran rupa, dimana kita kenal usia anak 2-3 tahun memiliki kemampuan dalam menciptakan goresan bentuk objek yang dinamakan masa coreng-moreng. Semakin bertambah usia maka anak semakin memiliki masa pra bagan (konsep menggambar) Desa Berumbung Baru, kelompok 7 dan 8, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak merupakan cikal bakal generasi anak anak akan terbentuknya semangat dalam mengembangkan minat bakat dan berkreasi menghasilkan ide ide baru dalam seni rupa menggambar. Aktifitas anak setelah belajar disekolah pada umumnya hingga pulang sekolah melakukan aktifitas bermain bersama teman teman sangat disayangkan apabila momen ini tidak dimanfaatkan untuk belajar dan meningkatkan daya keterampilan anak-anak di kelompok 7 dan 8. Seni menggambar ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana latihan bakat baru dan mempersiapkan anak-anak untuk memahami dan menghargai karya seni rupa menggambar diluar sekolah, Target luaran yang akan dihasilkan salah satunya terbukanya beragam ide dan wawasan dalam menggambar dengan adanya tema yang penulis targetkan
Pelatihan Aplikasi Software Publish or Perish untuk Guru-Guru Di SMA Negeri 1 Batang Cenaku Yeyendra; Ari Prasetyo; M Rizqi Azmi; Sandra Puspitasari; Rosi Santika
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Desember 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i3.43

Abstract

Pengabdian ini dimaksudkan agar guru-guru di SMA N 1 Batang Cenaku bisa mencari referensi untuk menulis artikel jurnal dengan mudah dan cepat dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Pengabdian ini dilakukan oleh tim dari Universitas Islam Riau dilaksanakan pada tangal 23 November 2023 yang bertempat di SMA N 1 Batang Cenaku, di Desa Aurcina, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Metode pendekatan yang digunakan yaitu pelatihan dengan Participatory Learning Method (PLM) dilakukan melalui metode pembelajaran partisipastif. Guru-guru ikut terlibat aktif dalam kegiatan pelatihan. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik dan antusiasme yang tinggi karena didukung oleh beberapa faktor pendukung antara lain: para peserta pendidikan memiliki kemauan yang besar untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai untuk mencari artikel jurnal. Sebanyak 70,45 % peserta pelatihan yang terdiri dari guru-guru tersebut menjawab sangat setuju terhadap 11 pernyataan yang merupakan indikator evaluasi dari program pengabdian ini. Dan sisanya 25,5 % menjawab setuju. Sedangkan yang menjawab tidak setuju dan setuju masing-masing 0%. Artinya peserta peatihan merasa puas dan memberikan apresiasi yang baik terhadap terlaksananya pengabdian ini.
PKM EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DAN KESEHATAN REPRODUKSI KEPADA MASYARAKAT DUSUN PULAU EMPAT DESA EMPAT BALAI KABUPATEN KAMPAR Nurul Fauziah; Nurkhairo Hidayati; Mellisa; Ibnu Hajar; Sepita Ferazona; Suryanti; Siti Robiah; Yeyendra
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i1.52

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi mngenai pola hidup sehat dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat Dusun Pulau Empat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan cara wawancara, pemberian edukasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Pulau Empat masih ada yang belum menjalankan pola hidup sehat dan masih ada yang belum memahami cara menjaga kesehatan organ reproduksi pada usia lanjut. Kesimpulannya adalah setelah dilakukannnya kegiatan pengabdian masyarakat masyarakat Dusun Pulau Empat ke depannya akan lebih konsisten dalam menjalankan pola hidup sehat dan lebih memperhatikan kesehatan organ reproduksi terutama pada usia lanjut.
PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASISKAN KURIKULUM MERDEKA DI MA KUALA KAMPAR Yeyendra; Ibnu Hajar; Merlina Sari; Siti Rubiah; Nurul Fauziah; Arlan Attahjuddin; Suenderi
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i1.55

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran berbasiskan kurikulum merdeka. Guru mempunyai kompetensi paedagogik akan dapat menjalankan tugas dan fungsi sebagai guru profesional dan menjadi kunci utama kesuksesan para peserta didik. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di MA Al Anuar Al Amansyah Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan dengan peserta pelatihan terdiri dari guru MA, MTs Kuala Kampar, SMPN 01 Kuala Kampar Kecamatan Kabupaten Pelalawan berjumlah 14 orang. Materi pelatihan tentang pembuatan perangkat pembelajaran yaitu kompetensi mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka.  Metode pelaksanaannya meliputi pemberdayaan seperti tanya jawab dan praktek. Respon guru dengan pelaksanaan pelatihan ini sangat baik, mereka membutuhkan pelatihan ini.  
PELATIHAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL UNTUK SISWA SMAN 1 BATANG CENAKU DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL Yeyendra; Hengki Satria; Ari Prasetyo; Ibnu Hajar; Suryanti; Sepita Ferazona; Nabila Yenanta; Sheilla Chaerunissa Kurnia Dewi
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.79

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital siswa SMAN 1 Batang Cenaku melalui pendekatan pembelajaran partisipatif. Pelatihan ini meliputi pengenalan dasar literasi digital, penggunaan perangkat lunak, dan praktik langsung dalam mengelola informasi secara efektif. Berdasarkan evaluasi, kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif dari peserta, dengan mayoritas siswa menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan. Keberhasilan ini diharapkan mampu mendukung kesiapan siswa menghadapi tantangan era digital. Sebanyak 78,59% peserta pelatihan yang terdiri dari siswa-siswi tersebut menjawab sangat setuju terhadap 11 pernyataan yang merupakan indikator evaluasi dari program pengabdian ini. Dan sisanya 21,41% menjawab setuju. Sedangkan yang menjawab tidak setuju dan setuju masing-masing 0%. Artinya peserta pelatihan merasa puas dan memberikan apresiasi yang baik terhadap terlaksananya pengabdian ini.
BAHAYA GEDJET SECARA FISIK DAN PSIKIS UNTUK SISWA SMP YABRI TERPADU PEKANBARU Sepita Ferazona; Suryanti; Nurkhairoh Hidayati; Ummi Kalsum; Tengku Ritawati; Nurmalinda; Yeyendra
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.82

Abstract

Generasi muda merupakan tulang punggung bangsa yang perlu dipersiapkan dengan baik, salah satunya dengan membekali mereka pemahaman tentang bahaya perilaku negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan dampak penggunaan gadget secara berlebihan. Artikel ini membahas hasil pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi bertema "Bahaya Gadget Secara Fisik dan Psikis" di SMP YABRI Terpadu Pekanbaru, pada 20 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa terkait dampak negatif gadget terhadap kesehatan fisik dan psikis, termasuk penurunan motivasi belajar, gangguan fungsi otak, hingga efek pada karakter anak. Metode kegiatan meliputi penjelasan materi, diskusi, dan partisipasi aktif dari siswa serta guru. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, dengan peningkatan pemahaman tentang bahaya penggunaan gadget secara berlebihan serta solusi untuk mengurangi dampaknya, seperti pengawasan orang tua, pembatasan waktu penggunaan, dan alternatif kegiatan yang bermanfaat. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat pada kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan waktu yang bijak dalam penggunaan gadget untuk mendukung pembentukan karakter yang sehat. Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan dengan partisipasi aktif dari sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung. Selain itu, hasil kegiatan dipublikasikan sebagai referensi akademik untuk program serupa di masa mendatang.
PELATIHAN SENI RUPA DALAM PEMBUATAN AKSESORIS UNTUK MENAMBAH NILAI KEINDAHAN RT 008 RW 005 DESA BERUMBUNG BARU Hengki Satria; Yeyendra; Laila Fitriah; Ibnu Taymiyah Basrin; M. Azam Alhadi
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v3i1.88

Abstract

Pelatihan seni rupa dalam pembuatan aksesoris di Desa Berumbung Baru, RT 008 RW 005, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan kreatif. Pelatihan ini memanfaatkan bahan baku lokal yang melimpah, seperti gelas plastik bekas, daun kelapa sawit kering, dan limbah organik maupun non-organik, untuk menghasilkan produk aksesoris bernilai estetika tinggi. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), pelatihan ini melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, khususnya kaum perempuan, yang sebelumnya hanya mampu menghasilkan produk sederhana dengan nilai jual rendah. Selain itu, pelatihan ini memperkuat nilai-nilai gotong royong dan meningkatkan rasa bangga terhadap budaya lokal melalui desain aksesoris yang mencerminkan identitas desa. Dampak ekonomi juga terlihat dengan adanya peluang pemasaran produk. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan alat produksi dan variasi kualitas produk masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendampingan lanjutan dan penyediaan fasilitas tambahan. Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa peningkatan keterampilan dan kreativitas tetapi juga membuka peluang bagi Desa Berumbung Baru untuk menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis seni rupa di wilayah Riau.