Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 ONOLALU TAHUN PELAJARAN 2014-2015 LAIA, ASKARMAN
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.105 KB)

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti, keterampilan  siswa menulis puisi di kelas VIII SMP negeri 3 Onolalu masih rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah pendekatan Saintifik dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelasVIII SMP Negeri 3 Onolalu dan (2) Untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan menulis puisidengan menggunakan  pendekatan Saintifik siswa kelasVIII SMP Negeri 3 Onolalu Tahun Pembelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan  Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan  di SMP Negeri 3 Onolalu dengan jumlah siswa 21 orang, laki-laki 9 orang dan perempuan 12 orang.  Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah keterampilan kemampuan siswa dalam menulis puisi melalui pendekatan Saintifik. Proses dalam penelitian  ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Instrumen yang digunakan  dalam penelitian ini yaitu nontes dan tes. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan analisis data penelitian, kemampuan siswa menulis puisi adanya peningkatan. Hal ini tampak pada siklus I dan II. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 66,23 atau 33,33% dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 75,48 atau 90,47%.
Analisis Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Permufakatan dalam Film Lua-Lua Mböwö Sebua Karya Ponti Gea LAIA, ASKARMAN
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1635.545 KB)

Abstract

Tujuan  yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan maksim kebijaksanan  dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea  yang terdapat pada episode satu dan dua dan untuk mendeskripsikan maksim permufakatan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua ciptaan Ponti Gea yang terdapat pada episode satu dan dua. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. yaitu, penelitian yang berbentuk etnografi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu menyimak langsung tuturan  pada saat kaset diputarkan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea episode satu dan dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis maksim kebijaksanaan dan maksim permufakatan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua  karya Ponti Gea pada episode satu dan dua di dalamnya terdapat tujuh percakapan yang mengandung maksim kebijaksanaan dan sembilan percakapan yang termasuk maksim permufakatan. Oleh karena itu, disarankan tidak hanya sekedar mengerti tuturan yang terdapat dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea episode satu dan dua, akan tetapi mampu memahami dan mengklasifikasikannya dan saat melakukan penelitian analisis jenis film baiknya peneliti menggunakan komputer atau leptop ganda untuk memudahkan menganalisisnya.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 ONOLALU TAHUN PELAJARAN 2014-2015 ASKARMAN LAIA
Jurnal Education and Development Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.105 KB) | DOI: 10.37081/ed.v3i3.497

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti, keterampilan siswa menulis puisi di kelas VIII SMP negeri 3 Onolalu masih rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah pendekatan Saintifik dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelasVIII SMP Negeri 3 Onolalu dan (2) Untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan menulis puisidengan menggunakan pendekatan Saintifik siswa kelasVIII SMP Negeri 3 Onolalu Tahun Pembelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di SMP Negeri 3 Onolalu dengan jumlah siswa 21 orang, laki-laki 9 orang dan perempuan 12 orang. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah keterampilan kemampuan siswa dalam menulis puisi melalui pendekatan Saintifik. Proses dalam penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu nontes dan tes. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan analisis data penelitian, kemampuan siswa menulis puisi adanya peningkatan. Hal ini tampak pada siklus I dan II. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 66,23 atau 33,33% dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 75,48 atau 90,47%.
Analisis Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Permufakatan dalam Film Lua-Lua Mböwö Sebua Karya Ponti Gea ASKARMAN LAIA
Jurnal Education and Development Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1635.545 KB) | DOI: 10.37081/ed.v5i1.499

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan maksim kebijaksanan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea yang terdapat pada episode satu dan dua dan untuk mendeskripsikan maksim permufakatan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua ciptaan Ponti Gea yang terdapat pada episode satu dan dua. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. yaitu, penelitian yang berbentuk etnografi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu menyimak langsung tuturan pada saat kaset diputarkan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea episode satu dan dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis maksim kebijaksanaan dan maksim permufakatan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea pada episode satu dan dua di dalamnya terdapat tujuh percakapan yang mengandung maksim kebijaksanaan dan sembilan percakapan yang termasuk maksim permufakatan. Oleh karena itu, disarankan tidak hanya sekedar mengerti tuturan yang terdapat dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea episode satu dan dua, akan tetapi mampu memahami dan mengklasifikasikannya dan saat melakukan penelitian analisis jenis film baiknya peneliti menggunakan komputer atau leptop ganda untuk memudahkan menganalisisnya.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KONJUNGSI KOORDINATIF DALAM KARANGAN ARGUMENTASI Helnanirma Susanti Fau; Askarman Laia; Kalvintinus Ndruru
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.76 KB)

Abstract

This research is motivated by the lack of knowledge of class X students of SMA Negeri 1 Telukdalam about the proper use of coordinating conjunctions. This study aims to analyze errors in the use of coordinating conjunctions (addition, selection, correction, affirmation, error, sorting, equating, inferring) in an argumentative essay. The source the data in this study is the argumentative essay of class X students SMA Negeri 1 Telukdalam. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection technique in this research is documentation technique. The researcher came to the research site, submitted a research permit and a set of proposals, visited a room and gave an understanding along with an example of an argumentative essay. Next, the researcher assigned the students to write an argumentative essay, after the researcher did the documentation by taking photos and collecting the results of the student's argumentative essay. Then the researcher classifies the errors in the use coordinating conjunctions contained in the argumentative essay and identifies the forms errors in the use of coordinating conjunctions. The research findings obtained were errors in the use of coordinating conjunctions, namely (1) conjunctions which stated the addition of conjunctions and and and, (2) conjunctions which stated selection, namely conjunctions or (3) conjunctions which stated namely, while and but conjunctions. This is indicated by the number of students' mistakes in using coordinating conjunctions in argumentative essays due to the lack of students' knowledge about the proper use of coordinating conjunctions and not being able to use the correct use of coordinating conjunctions. Based on this research, the researcher suggests that teachers improve students' understanding of the proper use of coordinating conjunctions in writing argumentative essays.