Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : greentech

Penerapan Produksi Bersih pada Industri Tahu di Kota Padang Ismanto, Sahadi Didi; Rahayu, Lisa
GreenTech Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v2i1.40

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan alternatif strategi penerapan prinsip produksi bersih pada industri tahu di Kota Padang, serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya (bahan mentah, energi, dan air) sekaligus mereduksi dampak lingkungan dari produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif berdasarkan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, serta didukung oleh data sekunder yang diambil dari jurnal ilmiah dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengukuran neraca massa yang dilakukan pada industri tahu skala rumah tangga, proses produksi menghasilkan limbah cair sebesar 874,5 kg. Limbah cair yang dihasilkan ini dapat dikurangi melalui penerapan prinsip produksi bersih, khususnya dengan tindakan good housekeeping dan pemanfaatan kembali air pada proses pencucian dan perendaman kedelai. Upaya pengelolaan limbah cair dari sisa pencucian dan perendaman dilakukan melalui proses inkubasi di kolam berukuran 10 x 10 x 5 meter yang diaktivasi dengan mikroorganisme merek BIOS. Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi, mengurangi beban pencemaran lingkungan, serta menjadi model pengelolaan limbah yang berkelanjutan bagi industri sejenis di wilayah lain.
Pengaruh Penambahan Bubuk Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Sifat Fisiko- Kimia dan Penerimaan Organoleptik Gula Semut Tebu (Saccharum officinarum, L.) Santosa, Santosa; Rahayu, Lisa; Pinem, Nadia Utami; Pebrianto, Saddam
GreenTech Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v2i1.47

Abstract

Gula semut tebu merupakan salah satu produk gula merah yang memiliki bentuk berupa serbuk atau butiran yang memiliki karakteristik berwarna coklat muda atau coklat tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk kayu manis terhadap sifat fisiko-kimia dan penerimaan organoleptik gula semut tebu, serta analisis titik impasnya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan variasi penambahan bubuk kayu manis yaitu A (0 %), B (1,5 %), C (3 %), D (4,5 %), dan E (6 %). Data dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Varience (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 % jika berbeda nyata, serta dihitung titik impas produk berdasarkan perlakuan terbaik pada uji sensori. Penambahan bubuk kayu manis berpengaruh nyata terhadap rendemen, derajat putih, bagian tidak larut air, kadar air, kadar abu, kadar gula pereduksi, antioksidan, sensori (warna, rasa, aroma, dan tekstur) gula semut tebu. Hasil uji sensori didapatkan bahwa perlakuan C merupakan perlakuan yang paling disukai panelis, yakni jika penambahan bubuk kayu manis sebanyak 3 % dengan tingkat kesukaan terhadap warna 4,17 (suka), rasa 4,03 (suka), aroma 3,70 (mengarah ke suka), tekstur 3,70 ( mengarah ke suka), dan penampakan 4,07 (suka). Produksi gula semut tebu dengan penambahan bubuk kayu manis 3 % (perlakuan C) akan mencapai titik impas ketika perusahaan dapat menjual produk sebanyak 2.796 unit dengan bobot per unitnya berisi 0,25 kg dan harga jual sebesar Rp 23.116/unit.
Efektivitas Penggunaan ‘Bios’ dalam Pengolahan Limbah Cair Tahu untuk Menurunkan Kadar BOD dan COD Lisa Rahayu; Vioni Derosya
GreenTech Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v3i1.87

Abstract

Industri tahu merupakan salah satu industri rumahan yang menghasilkan limbah cair. Limbah cair industri tahu harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke aliran sungai sehingga tidak menyebabkan pencemaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan limbah cair yang dihasilkan oleh industri tahu serta mengetahui efektivitas penggunaan larutan ‘Bios’ dalam pengolahan limbah cair pada industri tahu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 dengan metode penelitian eksperimen dan dilakukan analisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan mikroorganisme yang ada didalam larutan merek ‘Bios’ dapat menurunkan kadar BOD, dengan kadar awal BOD sebesar 1365,6 mg/L menjadi 73,23 mg/L. Selanjutnya kadar awal COD sebesar 7057,2 mg/L menjadi 343,95 mg/L pada limbah cair  tahu yang sudah ditampung didalam kolam. Nilai pH dari 3,71 menjadi 6,3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD dan nilai pH limbah cair tahu yang sudah diberi perlakuan menggunakan larutan ‘Bios’ ke kolam penampungan limbah sudah memenuhi ambang batas yang ditetapkan. Kadar kedua parameter tersebut berada di bawah baku mutu yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 05 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.