Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH MODEL ROLE PLAYING TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 5 SDN 2 PATOKAN Tri Q, Karinnisa; Febrianto, Mory Victor; Eko Yulianto, Dodik
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5519

Abstract

Penelitian yang berjudul Pengaruh Model Role Playing Terhadap Kemampuan Numerasi Dalam Pembelajaran Matematika Kelas 5 SDN 2 Patokan Situbondo, dilatarbelakangi oleh siswa yang mengalami kesulitan mengerjakan soal berbentuk “angka dan soal cerita” serta kesulitan memahami materi pecahan yang disampaikan oleh guru. Hal ini dapat dilihat dari siswa yang masih belum bisa menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari dan juga dari hasil nilai yang diperoleh siswa masih rendah.Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi siswa kelas 5 yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan menggunakan model pembelajaran role playing.Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mementingkan dan menitikberatkan pada hasil penelitian. Dengan demikian, laporan yang dibuat menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan serta analisis data yang dapat diukur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Role Playing memiliki dampak yang signifikan/berpengaruh terhadap kemampuan numerasi siswa. Rata-rata nilai kemampuan numerasi siswa pada kelas eksperimen mencapai 75,85, sedangkan pada kelas kontrol mencapai 64. Hal ini juga terkonfirmasi melalui hasil uji t-test, di mana nilai thitung pada post-test kedua kelas adalah 10,99 sedangkan ttabel adalah 2,021. Dengan demikian, karena thitung > ttabel, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV DI GUGUS 1 BOTOLINGGO Amalia, Riska; Pratiwi, Vidya; Febrianto, Mory Victor
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2025): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i2.6350

Abstract

Penelitian yang berjudul pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berfikir kritis pada mata pelajaran IPAS siswa kelas IV di gugus 1 Botolinggo dilatar belakangi oleh pemilihan model pembelajaran yang digunakan guru masih kurang tepat, sehingga siswa kurang fokus terhadap materi yang diajarkan. Selain itu sebagian besar peserta didik kurang antusias dan merasa kesulitan dalam memahami pelajaran IPAS sehingga kemampuan berfikir kritis di gugus 1 Botolinggo sangat rendah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasy Experiment. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 siswa dengan jumlah kelas eksperimen 14 siswa dan kelas kontrol 21 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penelitian Model Pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif digunakan. dilihat dari data nilai yang diperoleh bahwa nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi keberagaman budaya di indonesia, pada kelas eksperimen yaitu 73,64 yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 43,95. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikan diperoleh Dari hasil perhitungannya diperoleh hasil nilai LHitung yaitu 8,817513665 < LTabel yaitu 2,034515297 dengan taraf 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 Ditolak. Maka terdapat pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis IPAS siswa kelas IV Di gugus 1 Botolinggo secara signifikan
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN INTERAKTIF GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA DIKELAS 4 SDN 2 LANDANGAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Ali Yahya, Moh.; Febrianto, Mory Victor; Suarmika, Putu Eka
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i3.5173

Abstract

Strategi pembelajaran interaktif dirancang untuk menciptakan suasana pembinaan dan pembelajaran yang terfokus pada mahasiswa sehingga mereka secara aktif membangun pemahaman melalui penyelidikan atas pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan sendiri. Dalam hal ini siswa diberi kebebasan dan kesempatan untuk melibatkan minatnya dengan cara mengajukan pertanyaan tentang topik yang akan dipelajari, kemudian melakukan investigasi terhadap pertanyaan yang diajukannya sendiri. rumusan kerumitan dalam studi tentang bagaimana menyelidiki teknik pembelajaran interaktif instruktur dalam perolehan pengetahuan IPA di Keagungan 4 di SDN 2 Landangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan informasi menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, dan analisis informasi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengecekan keabsahan informasi terdiri dari komentar, daya tahan, triangulasi berdasarkan hasil penelitian khususnya metode pembelajaran Interaktif guru pada pembelajaran teknologi di keanggunan 4 di SDN 2 Landangan, pelatih membuat Rencana Pelaksanaan penguasaan (RPP) penggunaan teknik klinis Kurikulum 2013, penggunaan metode dialog, Sedangkan pemberian tugas lembaga dan media pembelajarannya melalui pot bunga, media proyektor LCD. . Pembelajaran IPA dengan menerapkan strategi mengenal secara interaktif membuat sebagian besar siswa kelas 4 SDN 2 Landangan merasa puas dan tidak bosan karena sambil mencari teman untuk kelompoknya, siswa berlomba- lomba mendiskusikan akibat dari pembelajaran mereka. jawaban pribadi yang mungkin kemudian dapat disimpulkan sebagai solusi yang tepat. Belajar dengan menerapkan teknik belajar interaktif, siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru kelas karena dengan mencari jawabannya sendiri, siswa mampu melihat sejauh mana kemampuan setiap siswa dalam memahami. kain pembelajaran pengetahuan teknologi. Dalam kelompok siswa dilatih untuk bertanggung jawab dan dengan cara berdiskusi melatih keberanian siswa untuk mengutarakan pendapatnya, selain itu siswa mendapat kesempatan untuk membalas pendapat temannya sehingga melatih siswa untuk berasumsi secara serius dalam berpikir. jawaban benar.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDN 9 PATOKAN TAHUN 2023 Febrianto, Mory Victor; Rohmatilla A, Nur
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i2.4396

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai tujuannya. Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) memfokuskan pada aktivitas siswa yang berupa pengumpulan informasi dan pemanfaatannya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan siswa itu sendiri ataupun bagi orang lain, namun tetap terkait dengan KD dalam kurikulum. IPAS merupakan gabungan antara IPA dan IPS. IPAS secara konten sangat dekat dengan alam dan interaksi antarmanusia. Pembelajaran IPAS perlu menghadirkan konteks yang relevan dengan kondisi alam dan lingkungan sekitar siswa. IPAS juga berperan penting dalam pembentukan kompetensi literasi dan numerasi.
SOSIALISASI TENTANG REVITALISASI PERAN MASJID KAMPUS DALAM MEMBANGUN TOLERANSI DAN SILATURAHMI ANTARUMAT BERAGAMA DI SITUBONDO Febrianto, Mory Victor
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i1.6856

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai silaturahmi sebagai strategi menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan masyarakat kampus Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan pembentukan komunitas aksi, kegiatan ini menyasar mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar sebagai agen perubahan dalam membangun ruang sosial yang harmonis dan inklusif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa silaturahmi mampu menjadi media efektif dalam membangun dialog lintas iman, meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya toleransi, serta memperkuat peran masjid kampus sebagai pusat pengembangan karakter moderat. Analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan sikap toleran pada peserta setelah mengikuti kegiatan, yang ditunjukkan dengan partisipasi aktif dan terbentuknya komunitas pelopor kerukunan lintas agama di kampus. Pengabdian ini relevan dengan penguatan Moderasi Beragama yang menjadi agenda nasional dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA DAN SEKS BEBAS BAGI MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO Febrianto, Mory Victor; Ade Setiawan, Gustilas
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 1 No 1 (2024): Edisi : November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v1i1.5467

Abstract

Penggunaan narkoba dan perilaku seks bebas menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh remaja dan mahasiswa. Dalam pandangan Islam, penggunaan narkoba dan perilaku seks bebas dianggap sebagai perbuatan yang melanggar agama dan moral. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan seks bebas dalam pandangan Islam bagi mahasiswa Prodi PGSD Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa tentang bahaya narkoba dan seks bebas serta pandangan Islam terhadap perbuatan tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan, diskusi, dan pembagian materi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan seks bebas serta pandangan Islam terhadap perbuatan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini perlu dilakukan secara terus menerus untuk meminimalisir penggunaan narkoba dan perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa.
PERBEDAAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE DAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV DI GUGUS III KECAMATAN SITUBONDO TAHUN 2021/2022 Febrianto, Mory Victor; Setiawan, Gustilas Ade; Zahro, Nur Holifatuz
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.19164

Abstract

The Difference of Student critical thinking skills by using the learning cycle 5 fase and inquiry learning In science at Fourth Grade In the third cluster at Situbondo 2017/2018 Academic Year. Thesis. Primary School Teacher Department. Faculty of Teacher Training and Education.  Abdurachman Saleh Situbondo University. The aim of this study is to determine whether there is significant differences in the results of  Science between students who follow the learning cycle 5 fase with the inquiry lerning in IV class. This research was conducted in SDN 5 Dawuhan at Fourth Grade with 33 students by using the learning cycle 5 fase and in SDN 3 Dawuhan with 32 students by using the inquiry learning. The type of this research is quantitative research. While the data analysis is Normality Test, Homogeneity Test and Hypothesis Test. From the results of the calculation of t-test by using t-test obtained Tcount= 8,608 as well as Ttable (at significant level (α) = 0.05 with degrees of freedom 58) = 2,002. because Tcount > Ttable, then Ho was rejected and Ha accepted, based on the results of testing the hypotheses, it could be concluded that the learning cycle 5 fase had differences of student critical thinking skills by the inquiry learning on Science, although it uses the Standard Competence and Basic Competence in the same as the source and medium of learning.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA NILAI DISIPLIN TERHADAP SISWA KELAS IV DI SDN KALITAPEN 2 DALAM PEMBELAJARAN PANCASILA Bramantha, Heldie; Febrianto, Mory Victor; Aura Melati, Nanda
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.6921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penanaman pendidikan karakter nilai disiplin kepada siswa kelas IV di SDN Kalitapen 2 melalui pembelajaran Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan lokasi penelitian di SDN Kalitapen 2. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wali kelas IV, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru wali kelas IV (Renita Istifadah S.M), kepala sekolah (Nonik Evasusanti S.Pd ), guru (Erik Fajari S.Pd), serta siswa bernama fajra nada nadhifa dan yoga alwira rifki dan dokumentasi kegiatan selama 15 pertemuan. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama sebagai berikut: (1) Penerapan kedisiplinan dalam penyelesaian tugas, khususnya pada mata pelajaran Pancasila, sudah berlangsung cukup baik, meskipun masih ditemukan siswa yang kurang disiplin seperti menunda tugas atau menyalin pekerjaan teman. (2) Disiplin waktu tergolong baik; mayoritas siswa hadir tepat waktu, guru datang lebih awal, dan pembelajaran dimulai sesuai jadwal yang telah ditentukan. (3) Dalam kegiatan kerja kelompok, siswa menunjukkan sikap disiplin melalui pembentukan kelompok yang tertib, pembagian tugas yang adil, serta pelaksanaan kerja sama yang serius. (4) Kedisiplinan saat kepulangan sekolah telah berjalan dengan tertib, di mana siswa hanya diizinkan pulang setelah bel resmi berbunyi. (5) Pembelajaran Pancasila dilaksanakan secara rutin sesuai jadwal, yakni dua kali setiap minggu. (6) Siswa kelas IV sudah cukup baik dalam menjaga kebersihan kelas, terlihat dari kebiasaan rutin seperti piket harian, membuang sampah pada tempatnya, Jumat Bersih, merawat tanaman, dan ikut lomba kebersihan antar kelas. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Disiplin, Pelajaran Pancasila, Siswa sekolah dasar
Upgrading dan Brainstorming Pengetahuan Potensi Ekonomi Wisata Religi “Bujuk Nur Kasian” Widaninggar, Nanda; Rahmawati, Mia Ika; Febrianto, Mory Victor; Purwanti, Lusi; Nabawiyah, Maulidatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1: September 2025 - Februari 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/jpm.v6i1.1682

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu Pekerjaan agar menjadi Layak sesuai dengan prioritas Sustainability Development Goals dengan memberikan pengetahuan tentang potensi ekonomi wilayah. Di Desa Kotakan masih terdapat sebagian wilayah yang menjadi pusat aktivitas prostitusi. Paradoks dengan hal tersebut, tidak jauh dari lokasi prostitusi terdapat makam dari tokoh yang dianggap suci dan sering dikunjungi dalam konteks ziarah wisata religi. Namun demikian, pada sebagian masyarakat, ziarah seringkali disalahartikan, yaitu dengan berharap untuk memperoleh rezeki dan mendapatkan keberuntungan karena karisma dan keistimewaan tokoh yang dimakamkan di tempat ziarah, khususnya yang terjadi di Wisata Religi “Bujuk Nur Kasian”. Pengabdian kepada Masyarakat ini juga ditujukan untuk melakukan rekonstruksi konsep ziarah untuk memperkokoh akidah dengan melakukan brainstorming terkait etika ziarah, etika moral masyarakat, dan secara simultan memberikan peluang potensi ekonomi untuk meningkatkan kelayakan pekerjaan. Metode dilakukan dengan pendekatan Asset Based Community Development dengan hasil masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan yang diukur dengan pengujian secara interaktif. Kegiatan dilakukan melalui upgrading dan brainstorming etika ziarah, etika moral, dan membangun kesadaran terhadap potensi ekonomi wilayah. Program ini juga berhasil membentuk Kelompok Sadar Wisata dan meningkatkan level keberdayaan ekonomi melalui kegiatan wisata religi.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 3 DI GUGUS 7 KECAMATAN PANJI TAHUN AJARAN 2024/2025 Fajarwati, Arin; Lidyawati, Reky; Febrianto, Mory Victor
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8081

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Model Cooperative Learning Type Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas 3 di Gugus 7 Kecamatan Panji Tahun Ajaran 2024/2025”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas III. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasi experimental design tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas III SDN 2 Battal sebagai kelas eksperimen dan SDN 1 Battal sebagai kelas kontrol. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dengan nilai signifikansi kelas kontrol 0,198 dan kelas eksperimen 0,233 ≥ 0,05. Hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi 0,172 ≥ 0,05, sehingga varians kedua kelas dinyatakan homogen. Selanjutnya hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,024 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas III di Gugus 7 Kecamatan Panji Tahun Ajaran 2024/2025