Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pendampingan Kelengkapan Administrasi Pembelajaran di TPQ Riyadlus Sholihin Dusun Darungan Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang Ishari, Nurhafid; Risnaeni, Umi Suswati; Hasan, Muhammad Irfanul; Badawi, Abas; Syaharbanu, Sakinah; Ariska, Marisa
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): November
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v5i1.3261

Abstract

Pengabdian ini di latar belakangi oleh temuan-temuan yaitu kurangnya pemahaman tentang ilmu tajwid, tidak terlaksananya peraturan, kurangnya semangat belajar santri, kurangnya metode pembelajaran yang digunakan, infaq harian yang tidak berjalan, kurangnya tenaga pendidik, akhlak santri yang minim, serta kurangnya motivasi orang tua di TPQ Riyadlus Sholihin tepatnya di dusun Darungan Mojosari. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengabdian pada masyarakat akan dilaksanakan pembelajaran tajwid dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research, pengabdian ini diadakan dengan pengadaan buku panduan tajwid dan buku prestasi santri dalam mempelajari ilmu tajwid diharapkan akan menjadi penghubung antara guru dengan wali santri. Serta mengenai ketersediaan buku pedoman harian santri, buku prestasi, buku tajwid, buku mufrodat, media pembelajaran akhlak dan membuat tata tertib santri, serta membentuk paguyuban di TPQ Riyadus Sholihin, dan merencanakan infaq shodaqoh bulanan TPQ Riyadus Sholihin. Setelah adanya buku tajwid dan buku prestasi, santri mengalami peningkatan dalam pembacaan al-qur’an,. Adanya tata tertib peraturan bisa membuat santri lebih disiplin waktu. Serta adanya paguyuban dalam mengelola keuangan TPQ sehingga memudahkan pengeluaran dana dalam setiap ada kegiatan/ event di TPQ
Innovative Use of Spinner Media as an Interactive Tool in Teaching Fiqh Lail, Lailatul solicha; Ishari, Nurhafid
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Agustus)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i2.276

Abstract

This study investigates the application of spinner-based learning media in fiqh instruction within Islamic education. The initiative arises from the need for innovative media that can increase student engagement and improve comprehension of materials often perceived as difficult. Spinner media, with its interactive and adaptable design, is considered a tool capable of attracting attention and fostering active learning. A qualitative case study approach was employed, utilizing observations, interviews, and documentation as data collection techniques. The data were analyzed through stages of reduction, presentation, and conclusion drawing to ensure validity and reliability. The findings reveal that the integration of spinner-based learning media significantly enhanced student participation, enthusiasm, and learning outcomes. Prior to its implementation, fiqh lessons were characterized by monotonous activities and low levels of concentration. However, the use of spinner media transformed the learning atmosphere into a more engaging and effective process, minimizing challenges while maximizing student involvement. These results suggest that spinner-based media serves not only as an instructional aid but also as a motivational tool that supports meaningful and enjoyable learning in Islamic education.
Gamification of Iqra’ to Strengthen Religious Literacy of Migrant Children Azzudy, Muhammad Saifuddin; Arifin, Syamsul; Ishari, Nurhafid
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.10.2025.12424

Abstract

General Background: Education for Indonesian migrant children abroad often faces limitations in access, resources, and teacher availability, which weakens their religious literacy. Specific Background: At the Indonesian Education Center (PPWNI) Klang, Malaysia, the ability of children to read hijaiyah letters is hindered by monotonous methods and low motivation. Knowledge Gap: Previous studies have shown the effectiveness of gamification in general and formal education, but little research has examined its integration with the Iqra’ method in non-formal migrant contexts. Aims: This study investigates how gamification can be applied in Iqra’ learning for migrant children and evaluates its impact on motivation, discipline, participation, and literacy skills. Results: Using a qualitative case study with 30 students and one teacher, the findings reveal that gamification elements—such as points, scoreboards, challenges, and star rewards—improved attendance (from 70% to 90%), raised average scores (from 58 to 82), and enhanced confidence in reading aloud. Novelty: This research uniquely integrates gamification with the Iqra’ method in a non-formal migrant setting with limited resources, demonstrating effectiveness without relying on digital technology. Implications: The study contributes theoretically by offering a community-based gamification model and practically by providing an enjoyable and replicable solution for strengthening religious literacy among migrant children. Highlights: Gamification effectively boosts motivation, discipline, and literacy skills. Integrating Iqra’ with gamification in migrant settings is novel. Simple, low-tech strategies can improve learning outcomes significantly. Keywords: Gamification, Iqra’ Method, Religious Literacy, Migrant Children, Non-Formal Education  
Sustainability of Non-Formal Education for Indonesian Migrant Children Faradila Aini; Nurhafid Ishari; Ahmad Ihwanul Muttaqin
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.10.2025.12445

Abstract

General Background: Access to education for Indonesian migrant children in Malaysia remains limited due to immigration restrictions and socio-economic barriers, making non-formal education a vital alternative. Specific Background: The Sentul Guidance Center (Sanggar Bimbingan Sentul) serves as a Community Learning Center (PKBM) under the Indonesian Embassy, providing literacy, numeracy, and religious habituation to children without formal school access. Knowledge Gap: Previous studies have examined program effectiveness but rarely explored long-term sustainability, especially the interplay of institutional support, parental involvement, and spiritual practices. Aims: This study investigates the factors sustaining non-formal education, analyzing how institutional, pedagogical, and community elements ensure continuity despite limited resources. Results: Using a qualitative case study, findings reveal that sustainability depends on embassy-backed institutional support, adaptive teacher strategies, parental moral encouragement, and high student motivation. Religious activities, particularly the duha prayer, enhance discipline and learning focus. Novelty: Unlike prior research, this study highlights the combined influence of state educational diplomacy, collaborative community engagement, and the integration of spiritual practices as critical to program resilience. Implications: The results provide a model for policy development and program design, demonstrating that multi-stakeholder collaboration and the inclusion of spiritual dimensions can sustain non-formal education for migrant children in challenging contexts. Highlights: Institutional and community collaboration ensures program continuity. Adaptive teaching and duha prayer enhance learning discipline. Parental moral support motivates children despite limited involvement. Keywords: Non Formal Education, Migrant Children, Sentul Guidance Center, Calistung, Duha Prayer
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL ISLAM URANGGANTUNG SUKODONO LUMAJANG Nur Fadila; Nurhafid Ishari
Jurnal Berbasis Sosial Vol 1 No 1 (2020): JBS
Publisher : Prodi Pendidikan IPS STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh realita di lapangan yang menjelaskan bahwakurang optimalnya model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalampembelajaran, penggunaan serta keterlibatan media yang kurang maksimal,sehingga berdampak kepada keterampilan siswa dalam menulis, mayoritas siswamelakukan aktivitasnya sendiri saat pembelajaran sedang berlangsung.Berdasarkan dari dokumentasi nilai keterampilan menulis cerita siswa kelas V,diperoleh data sebanyak 70% dari jumlah 21 siswa yang nilainya mencapai KKM.Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: Bagaimana penerapandanpeningkatan keterampilan menulis cerita melalui model pembelajaran WordSquare pada pelajaran bahasa indonesia di kelas V Madrasah Ibtidaiyah NurulIslam Uranggantung Sukodono Lumajang. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui penerapan dan peningkatan keterampilan menulis cerita melaluimodel pembelaran Word Square pada pelajaran bahasa indonesia di Kelas VMadrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Uranggantung Sukodono Lumajang. Metodepenelitian yang digunakan metode PTK dengan subjek penelitian 21 siswa.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi 4 tahap; Planning,Acting, Observing, Reflecting . Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara,observasi, dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelpembelajaran Word Square dapat dikategorikan baik. Hal ini terbukti denganperolehan observasi aktivitas guru dan siswa yang mengalami peningkatan. Darihasil penelitian yang dilakukan dapat disimpilkan bahwa dengan menerapkanmodel pembelajaran word square dapat meningkatkan keterampilan siswa.