Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Kekuatan Mata Pisau Pada Mesin Pengolah Sabut Kelapa Audia, Ayu; Suhartono, Roni; Ardin, Masri Bin
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i2.246

Abstract

The design of a coconut fiber processing machine with a conveyor system requires special attention to the performance of the blade, which serves as the main component in the chopping process. Structural failure of the blade can significantly impact machine efficiency and operator safety. Therefore, modeling and structural strength analysis using computer-aided analysis software was conducted to validate the reliability of the blade design before manufacturing. The study focused on Von Mises stress, displacement, and safety factor, considering operational loads such as bending, torsion, tension, and compression applied to the shaft. The simulation results indicate that both stress and deformation remain within safe limits, with a safety factor value that supports long-term operational use. Based on these findings, the blade design is considered structurally secure and suitable for use in a coconut fiber chopping machine.
Manufaktur Pisau Dan Sistem Pemindah Daya Pada Alat Pemotong Tanaman Tarum (Indigofera) Suhartono, Roni; Ardin, Masri Bin; Bagaskara, Alvin Gumilang
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 4 No 2 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v4i2.902

Abstract

Tarum (Indigofera) farmers, especially those in Subang Regency, West Java Province, still use manual harvesting methods. Seeing these conditions, it is necessary to carry out new innovations in the indigofera plant industry, which is expected to be able to help ease and speed up the harvesting process. The innovation is to make a cutting tool for tarum plants (Indigofera) with an auto cutting system. In the process of selecting tools, materials and machining must be in accordance with the needs, because this will determine the final result of the product. The manufacturing process uses several steps of the work process, namely, measuring, cutting, joining materials and turning. The manufacturing process of tarum cutting tools (Indigofera) with an autocutting system, includes reading the design drawings, making work preparations, identifying tools and materials used, measuring materials, cutting materials, drilling materials, joining by welding, as well as the results of the cutting knife manufacturing process. and power transfer system. With the dimensions of the upper blade 930 mm long, 60 mm wide, and 3 mm high. The lower blade is 1000 mm long, 60 mm wide and 7 mm high. Power transfer system with axle dimensions of 220 mm x 20 mm. The cover plate of the upper and lower crutches is 140 mm x 140 mm, 12 mm thick. Central crutch cover pipe 113 mm x 59 mm. In testing the performance of the Tarum (Indigofera) cutting tool with the autocutting system, the tool was tested in two stages of testing. The results of testing the knife in cutting the leaf stem are functional, but the knife changes shape due to cutting thick stems, and the power transfer system can reduce the 6800 rpm figure from the motor to 4500 rpm to the knife optimally.
Model pembelajaran praktik pengelasan shieled metal arc welding(SMAW) posisi 1G jurusan teknik pengelasan Ardin, Masri Bin; Mujiyono, Mujiyono
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 6 No. 2 (2016): Juni
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.223 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v6i2.6343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan model pembelajaran praktik yang berlangsung atau disebut model pembelajaran regular praktek pengelasan SMAW posisi 1G di SMK Negeri 2 Pengasih; (2) mengetahui efektifitas dan mendeskripsikan bahan yang digunakan dalam praktek pengelasan SMAW posisi 1G, misalnya: besi plat, mata gerinda, elektroda, dan waktu yang digunakan selama praktek pengelasan SMAW posisi 1G. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, angket dan penilaian skill pengelasan. Asessment skill pengelasan mengacu pada Acean Skill Welding Competition. Hasil penelitian yaitu: (1) model pembelajaran praktek pengelasan SMAW posisi 1G terdiri dari 4 pertemuan teori dan 13 pertemuan praktik; (2) model pembelajaran praktik pengelasan di SMKN 2 Pengasih sudah efektif tetapi untuk rutinitas pengelasan belum efektif untuk membentuk skill pengelasan SMAW posisi 1G dengan sistem assesment Asean Skill Welding Competition. Fasilitas utama dalam praktek pengelasan SMAW posisi 1G adalah mesin las. Sementara itu SMKN 2 pengasih memiliki 6 buah mesin las dengan rasio 1 mesin las untuk 5 orang siswa. Bahan habis pakai untuk 30 orang siswa per semester yang menggunakan model pembelajaran praktek pengelasan adalah besi plat ± 100-150 kg, mata gerinda total ± 5-6 keping, elektroda ± 9-10 box dan total waktunya aktif 77 jam selama satu semester. Kata kunci: pembelajaran Praktik Pengelasan SMAW, Skill Siswa untuk Posisi 1G LEARNING MODEL OF SHIELD METAL ARC WELDING (SMAW) PRACTICE OF 1G POSITION AT THE WELDING ENGINEERING DEPARTMENT Abstract This research aimed to: (1) describe the learning model of shield metal arc welding (SMAW) practice of 1G position at the Welding Engineering Department of State Vocational High School (SMKN) 2 Pengasih; (2) find the effectiveness and describe materials needed in the learning model of shield metal arc welding (SMAW) practice of 1G position, for examples: iron plate, grind eye, and electrode, and time needed for SMAW 1G position welding practice. This was a descriptive research study using the data collection techniques of interview, documentation, questionnaire, and t welding skill asessment rubrics. The welding skill asessment was based on Asean Skill Welding Competition (ASWC). The research result showed: (1) the learning model of shield metal arc welding (SMAW) practice of 1G position consisted of 4 meetings of theories and 13 meetings of practices; (2) the learning model of shield metal arc welding (SMAW) practice of 1G position at the Welding Engineering Department of SMK Negeri 2 Pengasih was effective but was not effective for routine practice of SMAW 1G position with the assessment system based on Asean Skill Welding Competition. The main facility required in welding practice of 1G position is a welding mechine. Meanwhile SMKN 2 Pengasih had six welding mechines with the ratio of1 mechine to 5 students. Using the learning model of shield metal arc welding (SMAW) practice of 1G position for 30 students per semester needed usable supplies of approximately 100-150 kg iron plates, 5-6 pieces of grind eye, 9-10 boxes of electrode, and the total time of 77 hours. Keywords: SMAW welding practice learning, student skills in 1G position
Rancang Bangun Alat Perotasi Panel Surya Dua Sumbu Berbasis Arduino Nugraha, Aditya; Ardin, Masri Bin; Hidayat, Saeful
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v8i2.630

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan sistem penggerak dua sumbu pada panel surya dengan tujuan utama meningkatkan efisiensi penyerapan energi surya. Sistem ini terintegrasi dengan mikrokontroler Arduino UNO yang berfungsi sebagai pusat pengendali, yang dilengkapi berbagai komponen termasuk sensor LDR, sensor arus, sensor tegangan, motor servo, panel surya, aki, dan Solar Charge Controller. Proses penelitian ini dimulai dengan merancang sistem kontrol dan juga sistem mekanik yang kemudian dilanjutkan dengan pengujian kinerja alat pada tanggal 11 Agustus 2023. Pengujian dilakukan mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00, dengan kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari. Pengujian kinerja ini melibatkan pemantauan posisi sudut motor servo pada sumbu x dan sumbu y setiap jamnya. Selain itu pengujian ini memastikan respons sistem terhadap pergerakan matahari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa panel surya dapat bergerak secara otomatis, mengikuti arah sinar matahari sepanjang hari. Dengan implementasi sistem ini, penyerapan sinar matahari menjadi lebih optimal, terbukti dengan peningkatan rata-rata daya sebesar 24,3% pada panel surya yang menggunakan servo dibandingkan dengan panel statis.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sadawarna melalui Pemanfaatan Energi Biomassa dengan Tungku “Si Badai” di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang Suhartono, Roni; Sulistiyono, Firmansyah; Susilawati, Susilawati; Yudiyanto, Oyok; Ardin, Masri Bin; Nugraha, Aditya; Buchori, Azhis Sholeh; Abadi, Agus Haris; Ferdian, Nurizzi Rifqi; Setiana, Yadi Hikmah; Malikul'adil, Nur Muhammad; Saputro, Rian Dwi Aji; Kamaludin, Muhamad; Thomas, Fendy
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2334

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah mengurangi ketergantungan Desa Sadawarna terhadap penggunaan gas LPG dengan beralih pada pemanfaatan biomassa yang biayanya lebih murah dan bahannya tersedia di sekitar rumah. Program dilaksanakan dengan menggunakan metode partisipatif meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan tungku kayu Si Badai, pelatihan pengoperasian, serta evaluasi kinerja alat. Tungku Si Badai dirancang untuk meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi asap karena memiliki sistem aliran udara ganda. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 25 orang peserta pelatihan dapat menggunakan tungku biomassa secara mandiri serta mengalami peningkatan pemahaman tentang energi terbarukan. Program ini akan terus dilaksanakan di beberapa desa yang ada di Kabupaten Subang. Selain efektif menggantikan gas LPG sebagai kebutuhan sehari-hari, terdapat pula peningkatan kesadaran masyarakat terhadap energi bersih dan munculnya potensi baru berupa pengembangan usaha kecil. Program ini memberikan dampak positif terhadap ekonomi rumah tangga dan lingkungan, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah pedesaan lainnya..