Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengetahuan Gizi Seimbang dan Olahraga Terhadap Kenaikan Berat Badan Selama Pandemi COVID-19 pada Remaja Sri, Sri Hidayati L; Linda, Linda Prasetyaning Widayanti
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 1 (2022): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v5i1.1813

Abstract

Degenerative or co-morbid diseases with worst prognosis of Covid-19 include obesity and DM. Both diseases are closely related to diet and physical activity. Not only the elderly, today's teenagers also suffer from this disease, especially since lockdown policy which requires teenagers to do School From Home. This study aimed to analyze the effect of knowledge about balanced nutrition and exercise routines on weight gain in adolescents during the Covid-19 pandemic. This research is an analytical observational study with a cross-sectional approach which was carried out on students of UIN Sunan Ampel Surabaya from March to May 2022. The sample of this study was 186 respondents with simple random sampling technique. Data was collected by questionnaire distributed via google form link. Data were analyzed by logistic regression with 5% confidence level. The results of this study told there was a significant effect of knowledge about balanced nutrition on weight gain. The p value was 0.000 with the regression equation obtained was y = 0.562x. It concluded that one point of knowledge about balanced nutrition variable will reduce weight gain variable by 0.562 point. There was a significant effect of exercise routine on weight gain. The p value was 0.000 with the regression equation obtained was y = 0.664x. It concluded that one point of exercise routine variable will reduce weight gain variable by 0.664 point. Teenagers are expected to have a balanced diet and sufficient physical activity even though they are doing online school so they don't gain weight.
Pengetahuan IMS dan Sikap terhadap Fenomena LGBT pada Masyarakat Widayanti, Linda Prasetyaning
Journal of Health Education and Literacy Vol 6 No 2 (2024): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v6i2.3103

Abstract

Penerimaan LGBT di Indonesia mulai dapat dilihat secara nyata terutama banyaknya konten LGBT baik di stasiun TV maupun di media social. Hal ini sangat mengkhawatirkan dikarenakan data menunjukkan LGBT merupakan faktor risiko kejadian IMS termasuk HIV/AIDS. Hubungan seksual tidak aman, narkoba dan banyaknya partner seksual menyebabkan kaum LGBT lebih rentan terkena IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang IMS dan sikap terhadap fenomena LGBT di masyarakat. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang dilakukan pada bulan November sampai dengan Desember 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner googleform. Sampel berjumlah 154 responden yang tergabung dalam “Komunitas Peduli Kesehatan Surabaya”. Teknis sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data disajikan dalam tabel frekuensi. Hasil penelitian ini sebagian besar responden memiliki pengetahuan umum yang baik tentang IMS, namun kurang dalam pertanyaan pengetahuan yang lebih spesifik medis. Penerimaan masyarakat terhadap fenomena LGBT cukup rendah. Masyarakat menganggap LGBT membawa dampak negative untuk kehidupan walaupun responden setuju HAM kaum LGBT sebagai manusia tetap harus dilindungi.
PENGETAHUAN GIZI DAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP RESIKO KEK PADA REMAJA PUTRI Arief, Ria Qadariah; Widayanti, Linda Prasetyaning
Jurnal Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v18i1.52845

Abstract

The problem of CED in adolescent girls not only impacts individual health, but also has long-term consequences, especially in terms of reproductive health and the quality of future generations. Adolescent girls who experience CED are at risk of giving birth to children with low birth weight (LBW), which in turn can increase the risk of stunting. Therefore, efforts to prevent CED from adolescence are very important to break the chain of intergenerational nutritional problems. This study aims to analyze the relationship between the level of nutritional knowledge and BMI status on the risk of CED in adolescent girls. A cross-sectional study was used to analyze the phenomenon of an increasing trend in the incidence of CED based on Body Mass Index and a description of the knowledge possessed by young women at a certain point in time. This research involved 40 teenage female respondents aged 17-19 years (late adolescent age group). The results show a significant relationship between BMI and CED risk, with a p value of 0.011. All young women who had a BMI in the thin category were identified as having a high risk of CED, while the majority of respondents with a normal BMI (68.2%) were not at risk of CED. These results indicate that BMI status is a strong predictor factor in determining the risk of CED
HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG EFEKTIFITAS VAKSIN DENGAN SIKAP KESEDIAAN MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19 Prasetyaning Widayanti, Linda; Kusumawati, Estri
HEARTY Vol 9 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v9i2.5400

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus COVID-19 adalah vaksinasi. Tercapainya Herd Immunity adalah tujuan utama dilakukan vaksinasi untuk mengendalikan pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan persepsi tentang efektivitas vaksin dengan sikap kesediaan mengikuti vaksinasi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen adalah persepsi dan variabel dependen adalah sikap. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Sampel adalah 188 mahasiswa UIN Sunan Ampel dengan rentang usia 16-24 tahun. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2021. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan google form. Analisa data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian adalah paling banyak responden adalah wanita berusia 16-20 tahun (52%), mendapatkan informasi tentang COVID-19 melalui internet (55%), menganggap COVID-19 adalah penyakit berbahaya (89%), setuju terhadap efektivitas vaksin (87,2%) dan bersikap bersedia mengikuti vaksinasi (77,2%). Hasil analisa bivariat menunjukkan nilai p value 0,000 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara persepsi tentang efektivitas vaksin dengan sikap kesediaan mengikuti vaksinasi. Pentingnya vaksinasi dimaksudkan untuk mempercepat kekebalan masyarakat agar Indonesia segera bebas dari pandemi COVID-19. Oleh karenanya, diperlukan dukungan penuh baik dari keluarga, institusi pendidikan, masyarakat dan pemerintah demi terlaksananya hal ini.
Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku Penerapan Protokol Kesehatan Saat Pandemi Covid-19 Pada Remaja Widayanti, Linda Prasetyaning
Jurnal Surya Vol 13 No 2 (2021): VOL 13 NO 02 AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v13i2.233

Abstract

Background: Covid-19 pandemic now at its second year. Covid-19 can be transmitted from infected droplets. New variants of Covid-19 began to appear due to genetic mutations in several countries. There is no medicine that can cure Covid-19. Only vaccinations and compliance with health protocols are the hope to eliminate Covid-19 pandemic. Wear masks, wash hands, keep distance, stay away from crowds and minimize mobility. The number of confirmed cases in Indonesia reached more than two million in June 2021 and 2-4% were teenagers. Teenagers during the pandemic are asked to comply with health protocols. Obedient behavior is driven by adequate knowledge.Objectives: This study purpose was to analyze the effect of knowledge on the behavior of implementing health protocols in adolescents.Design: This research was a quantitative with an analytical observational design. Based on the time of data collection, this study was a cross-sectional design. The independent variable was knowledge while the dependent variable was behavior. Data was analyzed by logistic regression.Data Sources: Data was collected with questionnaire distributed by google form application.Results: The results of this study were most of respondents were less than 20 years old, female and obtained information about Covid-19 from the internet. Most of the respondents had good knowledge and behavior of Covid-19 health protocols. The results of the logistic regression test showed p value = 0.014 <0.05 where H0 was rejected. OR value = 2.1551.Conclusions: There was a significant effect of knowledge on behavior of Covid-19 health protocol.
Analisis Penggunaan Media Sosial Terhadap Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Andiarna, Funsu; Prasetyaning Widayanti, Linda; Hidayati, Irul; Agustina, Eva
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 17 No. 2 (2020): Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v17i2.26

Abstract

Internet merupakan hasil kemajuan teknologi yang semakin pesat sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Internet memudahkan setiap orang mengakses semua informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat, efektif dan efisien, mempermudah komunikasi tanpa terbatas waktu dan tempat. Media sosial merupakan salah satu media yang sekarang ini menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Penggunaan media sosial memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif tentunya dapat dijadikan sebagai sarana menambah wawasan, meningkatkan keterampilan serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial terhadap kejadian insomnia pada mahasiswa. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya dengan jumlah sampel sebanyak 194 responden dengan teknik simple random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia (ρ=0,028) dengan kuat hubungan sangat lemah (R=0,158)
PENYISIHAN KADAR SENG (Zn) DENGAN BIOADSORBEN KULIT SINGKONG MENGGUNAKAN SISTEM KONTINYU Nisya, Risma Awwalin; Yusrianti, Yusrianti; Pribadi, Arqowi; Auvaria, Shinfi Wazna; Widayanti, Linda Prasetyaning
Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2022): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol14.iss1.art9

Abstract

Kulit singkong merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan singkong sebagai bahan baku berbagai produk industri. Kulit singkong dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan bioadsorben, hal ini dikarenakan kulit singkong mengandung selulosa. Seng merupakan logam berat yang dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan lingkungan jika melebihi baku mutu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi adsorpsi optimum bioadsorben kulit singkong dan untuk mengetahui perbedaan adsorpsi logam berat pada variasi laju alir dan bed depth (kedalaman lapisan). Variasi laju alir yang digunakan adalah 2 mL/menit, 4 mL/menit, dan 6 mL/menit, sedangkan variasi bed depth yaitu 12 cm, 15 cm, dan 18 cm. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan statistik, uji Kruskal-Wallis. Efisiensi adsorpsi logam berat optimum yaitu pada laju alir 2 mL/menit dengan bed depth 15 cm sebesar 92,6% dengan konsentrasi awal 5,726 mg/Liter dan konsentrasi akhir 0,424 mg/ Liter. Data yang diperoleh dari uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada variasi laju alir, dan untuk variasi kedalaman lapisan tidak terdapat perbedaan yang signifikan.