Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Reskilling vs Upskilling: Tantangan Manajemen Talenta Menghadapi Otomasi Pekerjaan Rutin: Studi Literatur Review Nofiyanti, Nofiyanti; Nova, Muhamad Devar Akhdan; Fahmi, Khaerul; Fajrin, Andira; Kamar, Karnawi; Winanti, Winanti
Journal of Information Systems and Management (JISMA) Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4444/jisma.v5i2.1251

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi, telah mengubah struktur pekerjaan dan memicu kesenjangan keterampilan (skill gap) antara tenaga kerja dan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta perbandingan reskilling dan upskilling dalam menghadapi otomatisasi pekerjaan rutin melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain narrative literature review terhadap berbagai sumber ilmiah dalam rentang 5–10 tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis tematik serta sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otomatisasi mendorong pergeseran kebutuhan kompetensi menuju keterampilan digital, analitis, dan adaptif. Upskilling berperan dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar tetap relevan, sedangkan reskilling memungkinkan peralihan ke peran baru akibat perubahan struktur pekerjaan. Kedua strategi ini bersifat komplementer dalam mendukung pengembangan talenta yang adaptif. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta kurangnya integrasi dengan strategi organisasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan manajemen talenta yang terintegrasi dan berkelanjutan berbasis teknologi dan budaya pembelajaran sepanjang hayat untuk meningkatkan daya saing organisasi di era transformasi digital
THE INNOVATION ENGINE: HOW AI IS RESHAPING BUSINESS MODELS AND ORGANIZATIONAL EFFICIENCY Nofiyanti, Nofiyanti; Winanti, Winanti; Fajrin, Andira; Aks, Safriadi M. Yunus; Farhan, Akhmad; Kamar, Karnawi; Himmy Azz, Istajib Kulla; Asbari, Masduki
Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2025): JUBISMA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v7i2.214

Abstract

Today's digital transformation is heavily influenced by the presence of artificial intelligence (AI), which significantly changes the way businesses run while improving organizational efficiency. This research explores the utilization of AI in various industries, as well as the extent to which AI plays a role in driving business model innovation and improving company operational performance. By combining several approaches, this research systematically reviews scholarly articles from 2019 to 2024 as well as related digital book literature. The results show that AI has three main roles. First, it improves organizational efficiency through automation, smarter data processing, and cost savings. Second, driving business model change through service personalization, demand prediction, and integration with digital platforms. Third, it accelerates organizational learning in the process of business innovation. In addition to the technological and economic benefits, the study also highlights the importance of ethical aspects and participation in the application of AI, in order to minimize risks such as algorithm bias and potential decline in public trust. In conclusion, AI is not just a technological tool, but a strategic piece that can reshape organizational structures and business patterns. To effectively implement AI, organizations need to build digital capabilities, cultivate learning, and implement responsible governance.