Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Pertumbuhan dengan Perkembangan Bayi dan Balita di Posyandu Wirastri Gamping Tengah Sleman Yogyakarta Eniyati, Eniyati; Lily Yuliakhah; Alfie Ardiana Sari; Ratih Kumorojati
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.425 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v13i2.268

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan adalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran, atau dimensi tingkat sel, organ, maupun individu yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, pon, kilogram), ukuran panjang (cm, meter), umur tulang, dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen tubuh). Perkembangan (development) adalah bertambahnya skill (kemampuan) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses kematangan. Pertumbuhan merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan anak, karena dapat memengaruhi kualitas hidup anak, oleh sebab itu pertumbuhan perlu dipantau secara berkala. Perkembangan anak menggambarkan peningkatan kematangan fungsi individu, dan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas hidup anak. Perkembangan anak harus dipantau secara berkala. Formulir KPSP adalah alat/instrumen yang digunakan untuk mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan. Tujuan: Diketahuinya pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita di Posyandu Wirastri Gamping Tengah Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian cross sectional di mana pertumbuhan dan perkembangan diukur dalam satu waktu kemudian diinterpretasikan hasilnya sesuai dengan kriteria penilaian. Hasil: Terdapat hubungan antara pertumbuhan berdasarkan BB/U dengan perkembangan dengan nilai ρ sebesar 0.013. Tidak terdapat hubungan antara pertumbuhan berdasarkan PB/U dengan perkembangan dengan nilai ρ sebesar 0.295. Tidak terdapat hubungan antara pertumbuhan berdasarkan BB/PB dengan perkembangan dengan nilai ρ sebesar 0.784. Tidak terdapat hubungan antara pertumbuhan berdasarkan IMT dengan perkembangan dengan nilai ρ sebesar 0.498. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pertumbuhan berdasarkan BB/U dengan perkembangan dan tidak terdapat hubungan antara pertumbuhan berdasarkan PB/U, BB/PB, IMT dengan perkembangan.
Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester II dan III di Polindes Desa Lambu Hairunnisyah Hairunnisyah; Ratih Kumorojati
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023): VOLUME 16 / Nomor 03 /JULI/ 2023
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i3.998

Abstract

Background: Pregnant women often feel disturbed sleep patterns during the second and third trimesters of pregnancy. This happens because of changes in physiology and psychology. Physiological changes such as abdominal enlargement, anatomical changes and hormonal changes. Meanwhile, psychological changes are caused by excessive anxiety and fear for no reason. Eventually it leads to depression so that the quality of sleep is disturbed. Disturbed sleep quality can be overcome by non-pharmacological methods, namely by using lavender aromatherapy. Objective: The purpose of this study was to determine the effect of lavender aromatherapy on the quality of sleep of pregnant women in the second and third trimesters at the Lambu Village Polindes. Method: Pre-experimental research design with a pre-test post-test one group design. The population of all pregnant women who carried out examinations in October-November at the Lambu Village polindes were 20 pregnant women in the second and third trimesters with a minimum HPL at the end of November. Sampling was carried out using purposive sampling with 15 respondents. This study used lavender aromatherapy using a diffuser at night for 7 days. Pittsbrug sleep quality index (PSQI) sleep quality instrument which consists of 7 components. Data were analyzed using the Wilcoxon signed rank test. Result: Based on the results of the wilcoxon test, it shows that the p-value = 0.035 where the p-value is <0.05, which means that Ha or the hypothesis in this study is accepted. that is, there is an effect of lavender aromatherapy on the sleep quality of pregnant women in the second and third trimesters at the Lambu Village Polindes. It was proven that 10 out of 15 respondents (66.7%) had a change in sleep quality. Conclusion: There is an effect of lavender aromatherapy on the quality of sleep of pregnant women in the second and third trimesters at the Lambu Village Polindes. Keywords: Lavender Aromatherapy, pregnant women in the second and third trimesters, Sleep Quality
Prenatal Yoga Socialization for Gentle Birth for Pregnant Women by Health Faculty Unjani Yogyakarta Community Service Program Ratih Kumoro Jati; Dian Puspitasari; Lily Zulaikhah
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jppmi.v2i4.80

Abstract

Pregnancy and childbirth are natural to women but bring about physical and psychological changes. A woman's body will undergo various changes that affect her health during pregnancy. One way to maintain health during pregnancy, both physical and mental health, is to do yoga. Yoga can aid in a comfortable soft birth delivery because pregnant women are taught to move the pelvis and relax to reduce stress during the birth. Practicing yoga and meditation regularly during pregnancy will build harmonious communication between prospective mothers and their babies, provide an unforgettable experience to enjoy every second full of miracles from the human birth process, and make the pregnancy a memorable moment. Covid-19 has caused some pregnant women to worry about attending yoga classes because of the risk of getting the virus. Therefore, the community service held prenatal yoga virtually for 30 pregnant women using Zoom meetings to facilitate yoga practice intended to reduce discomfort due to the pregnancy, get acquainted with other participants, and exchange information about pregnancy.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Pertumbuhan Balita Wasting di Desa Bumi Raya Kecamatab Abung Selatan Lampung Utara Sunarsih, Tri Sunarsih; Anjani Martia Luciana; Ratih Kumorojati
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v14i1.331

Abstract

Latar belakang : Masalah status gizi pada anak di Indonesia masih menjadi fokus utama dalam upaya perbaikan gizi masyarakat. Menurut hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2015, sebesar 29% balita di Indonesia termasuk kategori pendek. Pijat bayi juga merupakan salah satu perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah makan, seperti mencegah wasting pada anak balita, karena dapat memperlancar proses pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap pertumbuhan balita wasting di Desa Bumiraya Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara. Metode : Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pre test dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Desa Bumiraya Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara. Teknik sampling dengan purposive sampling sebanyak 15 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah ceklist pijat bayi dan lembar observasi. Uji analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian : Z skore balita wasting sebelum diberikan pijat bayi nilai median 0,0050, standar deviasi 1,07 dengan nilai minimal -2,18 dan maksimal 0,36. Z skore balita wasting sebelum diberikan pijat bayi nilai median 0,0250, standar deviasi 0,71 dengan nilai minimal -2,18 dan maksimal 2,54. Ada pengarauh pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita wasting di Desa Bumiraya Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara dengan p value = 0,010 < =0,05. Simpulan: Pijat bayi berpengaruh terhadap pertumbuhan balita wasting.
Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Kelir Adelia Berliana Febiola; Ratih Kumoro Jati; Fatimah Dewi Anggraeni
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan ditandai dengan proses pembuahan yang diikuti nidasi atau implantasi, yang biasanya terjadi setelah 280 hari atau 40 minggu setelah dimulainya siklus menstruasi terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pijat Endorfin terhadap penurunan keparahan Remai punggung yang dialami Ibu hamil (gravida) trimester ketiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Pre-Eksperimental, khususnya menggunakan desain One Group pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini berjumlah sekitar 62 orang gravida trimester III yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Kelir. Strategi purposive sampling digunakan dengan memilih sampel sebanyak 22 gravida. Penelitian ini menguji hubungan antara variabel bebas yaitu Pijat Endorphin dan variabel terikat yaitu ketidaknyamanan punggung. Kuesioner digunakan sebagai alat penelitian. Pengolahan data mencakup banyak teknik seperti pengeditan, pengkodean, penilaian, tabulasi, dan pemasukan data, yang digunakan bersamaan dengan analisis data Uji T Sampel Berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan Pijat Endorfin, sebagian besar peserta melaporkan mengalami Remai sedang dengan rentang 4-6, dibuktikan oleh 17 responden (77,3%). Selain itu, proporsi responden yang lebih kecil, yaitu 5 orang (22,7%), melaporkan mengalami Remai hebat, dengan kisaran 7-9. Namun, setelah terapi, tingkat Remai berkurang secara signifikan. Secara khusus, 86,4% peserta (19 responden) melaporkan mengalami Mild Pain, sedangkan 13,6% sisanya melaporkan benar-benar bebas rasa sakit. Analisis statistik yang dilakukan dengan uji Paired Sample T-test menunjukkan bahwa diperoleh p-value sebesar 0,000, lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditentukan yaitu 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan Pijat Endorfin memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi keparahan Remai punggung yang dialami gravida trimester ketiga.
Effect of multiple micronutrient supplementation in pregnant women on infant birth weight Eny Retna Ambarwati; Hadi Ashar; Ratih Kumorojati; Dwi Yulinda; Nendhy Wahyunia Utami; Reni Tri Lestari
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 4 (2023): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i4.1210

Abstract

The nutritional requirements of pregnant women increase with the gestational age. A low nutritional status is poor for both mothers and infants. Infant birth weight is influenced by nutritional intake during pregnancy. Therefore, multiple micronutrients (MMN) are needed for mothers during pregnancy to prevent low birth weight. This study aimed to determine the effect of MMN on infant birth weight at the Asian Waluyo Jati Clinic. The research method used a quasi-experimental design, with a posttest-only control group design involving 50 pregnant women (25 intervention and 25 control groups). This study was conducted at the Asih Waluyo Jati Clinic, Yogyakarta, in 2022. The intervention group received MMN supplementation starting in the 2nd trimester and standardized prenatal care, whereas the control group received standardized prenatal care throughout pregnancy. Both groups were monitored during the 2nd trimester of pregnancy until delivery. Data were analyzed using the Mann–Whitney U test. The results showed a difference in the mean birth weight of the infants in both groups (1,64 grams). MMN supplementation in the intervention group and standard pregnancy care effectively increased the infants' birth weight by 1,64 grams (p= 0,000). In conclusion, MMN supplementation increased the average birth weight of infants.
The effect of yoga movements in reducing complaints symphysis pubis dysfunction in pregnancy Ratih Kumorojati; Alfie Ardiana Sari; Ika Fitri Ayuningtyas
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2023.11(1).86-94

Abstract

Background: The incidence of Section Caesarea (SC) based on the results of the 2018, states that the highest prevalence is in the DKI Jakarta area with a percentage reached 31.3% while the Papua region percentage is only 6.7%. It is known  that the causes of birth with CS include, a narrow pelvis, disproportion of the fetal head, malposition of the fetus, and disorders of the descent of the fetal head which often cause complaints of symphysis pubis dysfunction (SPD). Every pregnant woman needs to empower herself to increase her self-confidence in facing the pregnancy process until before delivery. Several studies have stated that practicing yoga during pregnancy can reduce pregnancy complaints. During the Covid-19 pandemic, pregnant women were limited to doing activities outside the home. In this case, independent yoga media is needed that is safe, easy to understand, and as a guide for pregnant women, both in the form of videos, flashcards, spin cards, and picture cards of practical yoga movements.Objectives: To find out the effectiveness of yoga movements in dealing with complaints of symphysis pubis dysfunction in pregnancy.Methods: This research method uses quasi-experimental research with a one-group pre-test design which reveals a causal relationship involving one group of subjects. Respondents consisted of 25 pregnant women entering the third trimester of pregnancy with the inclusion criteria of pregnant women experiencing dysfunction of the symphysis pubis before the intervention. The interventions that will be carried out are measuring pain scales, printing yoga movement cards, teaching, and doing yoga 4 times in 1 month.Results: It is known that the number of respondents who did yoga before the intervention was mostly in the mild pain category (36%) and moderate (28%). After the intervention, the majority of respondents were in the no-pain category (44%). Respondents with severe pain before intervention (16%) decreased to (8%) post-intervention. The results of statistical tests using the Wilcoxon test obtained p = 0.036 where this value is below 0.05, which means that there is an effect of yoga movements in reducing complaints of symphysis pubis dysfunction in pregnancy.Conclusions: From the results of the research that has been done, it can be concluded that there is an influence of yoga movements in reducing complaints of symphysis pubis dysfunction in pregnancy. There were significant changes in pregnant women before and after the intervention. Therefore pregnant women are encouraged to do yoga regularly to reduce complaints of pregnancy discomfort which can interfere with the delivery process.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Manfaat Daun Torbangun (Coleus Amboinicus L ) Terhadap Pengetahan Ibu Hamil TM III di Yogyakarta Rahmawati Sholihah, Nur; Yulinda, Dwi; Kumorojati, Ratih; Puspitasari, Dian
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.17 KB) | DOI: 10.57267/jisym.v12i1.154

Abstract

Exclusive breastfeeding for six months is one of the global strategies to improve infant growth, development, health and survival. Globally, only 38% of babies worldwide are exclusively breastfed. The prevalence of infectious diseases was higher in infants who were not breastfed compared to infants who were breastfed for 0-6 months of life.The factor causing the decline in breastfeeding is the lack of knowledge of breastfeeding mothers about the potential of Indonesian traditional plants that have lactating hormone levels that can be used to increase milk production. A number of foodstuffs in Indonesia that have a function as a laktagogum.The purpose of this study was to determine the effect of health education on the benefits of Torbangun (Coleus Amboinicus L) leaves on the knowledge of pregnant women TM III at the Amanda Pratama Clinic. The type of research used in this study was a pre-experiment with an experimental design of one group pre-post test. The research will be carried out at the Amanda Primary Clinic and will be carried out for 1 month. The population in this study was pregnant women TM III with a sample size of 82. The sampling technique used was simple random sampling. Univatiate analysis with frequency distribution, Bivariate analysis using Marginal Homogenity test and Mc Nemar test. The results of the study, on knowledge (pretest and posttest) obtained the results that the p value <0.05 means that there is a significant effect of health education on knowledge about the benefits of torbangun leaves (Coleus Amboinicus L).
Pengurangan Nyeri Haid Melalui Yoga Pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan Yogyakarta Yulaikhah, Lily; Puspitasari, Dian; Kumorojati, Ratih; -, Eniyati; Agnes Wulandari, Anastasia; Anamardiyah Ramadani, Aisyah; Putri Arthadewi, Anisa; Widyastuti, Ayu; Desmanita
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 4 No 1 (2022): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v4i1.717

Abstract

ABSTRAK. Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan terjadinya perubahan-perubahan di dalam tubuh yang memungkinkan untuk bereproduksi. Perubahan biologis yang mendasar pada remaja disebut pubertas, gangguan menstruasi yang sering dialami perempuan seperti nyeri perut bagian bawah, menstruasi yang tidak teratur, nyeri pinggang, dan salah satunya yaitu dismenore. Upaya penanganan untuk mengurangi dismenore adalah dengan pemberian terapi farmakologi dan terapi non farmakologis diantaranya adalah menggunakan teknik relaksasi, olahraga dan yoga. Yoga merupakan tehnik yang mengajarkan seperti tehnik relaksasi, pernafasan, dan posisi tubuh untuk meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan mengurangi rasa nyeri. Oleh karenanya dalam rangka memberikan pemahaman bagi para remaja tentang nyeri haid dan yoga telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk edukasi dan melatih remaja untuk menggunakan beberapa gerakan yoga yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari secara daring menggunakan zoom meeting dan luring bertempat di Balai Desa Tirtomartani Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah remaja perempuan dari Parikesit dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai yoga serta melatih gerakan yoga untuk mengurangi nyeri haid. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang yoga untuk mengurangi nyeri haid berdasarkan hasil pretes dengan rata-rata 68,33 dan postes dengan rata-rata 83,06. Dengan adanya peningkatan pengetahuan remaja dapat dievaluasi bahwa pendidikan kesehatan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang nyeri haid dan yoga untuk mengatasi nyeri haid. Dalam praktik yoga sebagian besar peserta juga dapat mengikuti gerakan yoga dengan tepat. Luaran dari kegiatan ini berupa publikasi di jurnal nasional serta media koran elektronik tribunnews. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini pengetahuan remaja senantiasa dijaga dan ditingkatkan serta dapat diterapkan dalam mengatasi dismenorhea saat menstruasi. Pihak Puskesmas diharapkan dapat melakukan pemantauan terhadap remaja dalam implementasi yoga untuk mengurangi nyeri saat haid serta memberikan pendidikan kesehatan lain terkait dengan remaja.
EFEKTIFITAS YOGA DAN AROMATERAPI TERHADAP PENGURANGAN KELELAHAN AKADEMIK MAHASISWA Arthyka Palifiana, Dheska; Khadijah, Sitti; Wahyu Widayati, Ririn; Kumoro Jati, Ratih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 14, No 2 (2023): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v14i2.859

Abstract