Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI:STRATEGI DAN METODE EFEKTIF Yuni, Magdalena; Sapitri, Lia; Aristo, Thomas Joni Verawanto
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v4i1.3233

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan kemampuan yang telah di serap peserta didik setelah mengalami perubahan kesanggupan dalam memperoleh, menafsirkan, menerapkan, dan menerima bilangan atau simbol terkait matematika dasar dalam memecahkan masalah pada kehidupan nyata dan menganalisis informasi dalam berbagai bentuk (narasi, grafik, tabel, bagian, dll) untuk mengambil suatu keputusan. Kemampuan literasi adalah Literasi adalah keterampilan membaca, menulis, dan berbicara yang sangat penting bagi setiap individu, termasuk siswa. Kemampuan literasi yang baik akan membantu siswa dalam proses belajar dan meningkatkan kemampuan akademik mereka. Metode yang digunakan dalam obervasi ini adalah metode wawancara, dimana pihak yang terlibat dalam observasi ini adalah kepala sekolah, guru pamong dan para dewan guru. Metode yang digunakan saat mengajar salah satu nya metode role playing,metode tanya jawab dan metode simulasi. Sedangkan media pembelajaran yang sering digunakan yaitu laptop.Metode (Role Playing) adalah metode pembelajaran yang di dalamnya menampakkan adanya perilaku pura-pura dari siswa yang terlihat dan atau peniruan situasi dari tokoh-tokoh sejarah sedemikian rupa. Dengan demikian metode Bermain Peran (RolePlaying)adalah metode yang melibatkan siswa untuk pura-pura memainkan peran/ tokoh yang terlibat dalam proses sejarah. Teknik ini juga digunakan untuk dapat meningkatkan Motivasi belajar anak terutama anak pada usia play group melalui pembelajaran di class yang fun, cooperative, asyik, dan menarik. Metode tanya jawab telah lama digunakan dalam proses belajar-mengajar dan metode ini merupakan cara menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang memerlukan jawaban untuk mencapai tujuan atau sebuah pemahaman.
PEMANFATAAN SAMPAH PLASTIK KANTIN SEKOLAH MENJADI KERAJINAN TANGAN KEYCHAIN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SILAT HILIR Seran, Eliana Yunitha; Awang, Imanuel Sairo; Gandasari, Adriana; Aristo, Thomas Joni Verawanto
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Edisi Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v4i2.5700

Abstract

AbstractThis community service activity aims to utilize plastic waste from school canteens as the primary material for creating handcrafted keychains by elementary school students in Silat Hilir District. Plastic waste is one of the most commonly produced and non-biodegradable types of waste; therefore, creative efforts are needed to reduce its negative impact on the environment. This activity was designed as both an environmental education program and a skills-training initiative for students through a simple recycling process. The method used involved practical (hands-on) activities and demonstrations, in which students directly participated in collecting plastic waste, cleaning, cutting, designing, and assembling the keychains. This community service program was carried out at SD Negeri 1 Silat Hilir and SD Negeri 2 Silat Hilir with a total of 48 fifth-grade students. The results showed that students were able to produce various attractive and usable keychain designs. Additionally, the activity had positive impacts, including increased creativity, environmental awareness, and the ability to work collaboratively in groups. Thus, the utilization of school canteen plastic waste into handcrafted keychains not only contributes to waste reduction but also plays a role in developing the character and skills of elementary school students.Keywords : plastic waste, handicrafts, keychain, recycling, elementary school students Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah plastik yang berasal dari kantin sekolah sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan tangan berupa keychain (gantungan kunci) oleh siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Silat Hilir. Sampah plastik merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan dan sulit terurai, sehingga diperlukan upaya kreatif untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk edukasi lingkungan sekaligus pelatihan keterampilan bagi siswa melalui proses daur ulang sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan praktikum (praktik langsung) dan demonstrasi, di mana siswa dilibatkan langsung dalam pengumpulan sampah plastik, proses pembersihan, pemotongan, pembentukan desain, hingga perakitan keychain. Kegiatan PK ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Silat Hilir dan SD Negeri 2 Silat Hilir pada siswa kelas V dengan jumlah siswa 48 orang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menghasilkan berbagai bentuk keychain yang menarik dan layak digunakan. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kreativitas, kesadaran lingkungan, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, pemanfaatan sampah plastik kantin sekolah menjadi kerajinan tangan keychain tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah, tetapi juga berperan dalam pengembangan karakter dan keterampilan siswa sekolah dasar.Kata Kunci : sampah plastik, kerajinan tangan, keychain, daur ulang, siswa sekolah dasar
Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 16 Paoh Benua: Analisis Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Aristo, Thomas Joni Verawanto; Seran, Eliana Yunitha; Gandasari, Adriana
Journal of Educational Administration and Leadership Vol. 5 No. 4 (2026): Vol 5 Issue 4 (2026) in Progress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v5i4.588

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kompetensi global peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam konteks implementasi kurikulum dan kesiapan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik sampling dilakukan secara purposive dengan melibatkan guru bahasa Inggris, kepala sekolah, dan siswa sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi perangkat pembelajaran dan hasil evaluasi siswa. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, disertai triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun sesuai kurikulum dan mencakup empat keterampilan berbahasa, namun kedalaman desain pembelajaran masih dipengaruhi keterbatasan waktu dan kapasitas pedagogis. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan strategi variatif dan interaktif, tetapi belum optimal dalam integrasi teknologi dan pemanfaatan multimedia. Evaluasi pembelajaran masih berfokus pada aspek kognitif dan belum sepenuhnya menerapkan asesmen autentik terhadap keterampilan komunikatif siswa. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan manajemen instruksional berbasis kebijakan dan peningkatan kapasitas kelembagaan sekolah guna memastikan implementasi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan berkelanjutan.