Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Etika Pengambilan Keputusan dalam Islam: Relevansi dan Aplikasinya dalam Praktik Manajerial Kontemporer Tika Widiyan; Muli Prima Aldi M; Muhammad Rafi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.1210

Abstract

Pemimpin memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan yang tepat guna dan relevan dengan kondisi organisasi agar dapat bertahan di era modern yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika pengambilan keputusan dalam pandangan Islam, serta relevansi dan aplikasinya dalam praktik manajerial kontemporer. Metode penelitian menggunakan library research dengan menganalisis literatur terkait pengambilan keputusan menurut Al-Qur’an, Hadits, dan teori manajerial. Teknik analisis data berupa analisis isi terhadap literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan dalam Islam harus dilakukan secara adil, tidak didasari hawa nafsu, serta mempertimbangkan kepentingan umum. Prinsip-prinsip etika Islam yang mendasari pengambilan keputusan meliputi tauhid, keadilan, musyawarah, maslahah, amanah, dan ihsan. Proses pengambilan keputusan meliputi tahapan identify the problem, define objectives, make a predecision, generate alternatives, evaluate alternatives, make a choice, implement choice, dan follow up, sementara gaya pengambilan keputusan terbagi menjadi direktif, analitis, konseptual, dan behavioral. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip etika Islam sangat relevan dengan praktik manajerial modern, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, keadilan, tanggung jawab sosial, dan integritas profesionalisme, sehingga menjadi pedoman penting bagi pemimpin untuk menghasilkan keputusan yang beretika, efektif, dan bermanfaat bagi organisasi yang dipimpinnya
STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMANFAATKAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Puspa Indah Hayati; Juni Erpida Nasution; Muli Prima Aldi M; Lestari; Muhammad Robi Purwanto; Peri Irawan; Silvia Zunita
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Teknologi AR mampu menghadirkan visualisasi interaktif yang mempermudah mahasiswa memahami konsep abstrak berbasis nilai-nilai Islam, meningkatkan motivasi belajar, dan mendukung pembelajaran yang lebih inovatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AR ke dalam kurikulum, pelatihan pendidik, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi strategi efektif untuk memaksimalkan manfaat AR. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi teknis pendidik, penerapan AR berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran bagi mahasiswa MPI, menciptakan lulusan yang kompeten, serta relevan dengan kebutuhan era digital.
Strategi Supervisi Pendidikan Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Disiplin Staf Sekolah Dwi Ramadanti; Muli Prima Aldi M; Annis Alfaina; Delya Eka Safitri; Tika Mandasari; Yolanda Apriliani; Afrida Yanis
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3137

Abstract

Supervisi pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas, disiplin, dan kinerja staf sekolah, termasuk tenaga administrasi dan layanan yang mendukung kegiatan pendidikan. Dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan seperti rendahnya disiplin kerja, lemahnya motivasi, kurangnya pemahaman terhadap standar operasional prosedur, serta kinerja yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi supervisi pendidikan dalam meningkatkan disiplin dan kinerja staf sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi untuk melihat keterkaitan antara strategi supervisi dan peningkatan kinerja staf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi supervisi yang efektif meliputi supervisi individual, supervisi kelompok, monitoring dan evaluasi kerja, pemberian umpan balik yang membangun, pelatihan berbasis kompetensi, serta penerapan reward dan punishment dengan pendekatan humanis. Penerapan strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan disiplin, tanggung jawab, motivasi kerja, dan kualitas pelayanan staf sekolah. Selain itu, keteladanan supervisor juga berperan penting dalam membentuk sikap disiplin staf. Kesimpulannya, supervisi pendidikan yang dilakukan secara terarah, berkelanjutan, dan manusiawi mampu meningkatkan disiplin dan kinerja staf sekolah secara signifikan.
Supervisi Kolaboratif Di Era Digital: Strategi Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Administrasi Muli Prima Aldi M; Leni Fitrianti; Muhammad Khoirul Imam; Juli Resdianto; Husni Waskito; Endrizal; Peri Irawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3090

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mendorong perubahan mendasar dalam sistem manajemen pendidikan, khususnya pada penyelenggaraan layanan administrasi yang dituntut semakin efisien, transparan, dan akuntabel. Meskipun demikian, pelaksanaan supervisi administrasi di berbagai lembaga pendidikan masih cenderung mengandalkan pendekatan konvensional yang bersifat hierarkis dan belum sepenuhnya responsif terhadap perkembangan digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, permasalahan, serta strategi implementasi supervisi kolaboratif berbasis digital sebagai pendekatan alternatif yang menekankan kemitraan profesional, komunikasi dua arah, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai hasil penelitian, kerangka teoretis, dan praktik implementatif terkait supervisi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas supervisi kolaboratif digital dipengaruhi oleh tingkat kompetensi digital sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur teknologi, budaya kerja yang partisipatif, serta dukungan kebijakan kelembagaan. Kajian ini menawarkan kontribusi konseptual dengan memposisikan supervisi kolaboratif digital sebagai model integratif yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kapasitas dan inovasi dalam tata kelola administrasi pendidikan. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi budaya organisasi dan penguatan kapasitas digital pengawas guna mewujudkan manajemen administrasi pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.
MAKNA DAN FUNGSI SUPERVISI SERTA PENGAWASAN DALAM PENDIDIKAN Tania Arumsari; Muli Prima Aldi M; Adam Saleh; Puspa Indah Hayati; Gita Kridayani; Nia Novianti; Silvia Zunita
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7842

Abstract

Supervisi dan pengawasan merupakan dua komponen penting dalam manajemen pendidikan yang berperan strategis dalam peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan. Keduanya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam mengawal pelaksanaan program pendidikan agar berjalan sesuai dengan tujuan, standar, dan kebijakan yang telah ditetapkan. Supervisi pendidikan menitikberatkan pada proses pembinaan, pendampingan, dan bantuan profesional kepada guru serta tenaga kependidikan guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kinerja profesional secara berkelanjutan. Sementara itu, pengawasan pendidikan berfungsi sebagai alat pengendalian, pemantauan, dan evaluasi untuk memastikan seluruh kegiatan pendidikan dilaksanakan secara efektif, efisien, dan akuntabel. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif makna, fungsi, tujuan, ruang lingkup, serta sasaran supervisi dan pengawasan dalam pendidikan, sekaligus menjelaskan hubungan keduanya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kajian literatur dari berbagai sumber relevan, diketahui bahwa supervisi dan pengawasan yang dilaksanakan secara terpadu dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki manajemen sekolah, serta mendorong tercapainya tujuan pendidikan secara optimal. Oleh karena itu, implementasi supervisi yang bersifat pembinaan dan pengawasan yang berorientasi pada perbaikan perlu dikembangkan secara seimbang dalam praktik pendidikan