Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN GMP DALAM MENJAGA KONSISTENSI MUTU PRODUK FISNACK MENGGUNAKAN DIAGRAM FISHBONE Harin Namartuah Sigumonrong; Yuswill, Alissa; Annisa Tri Hutami; Anbiya Wahyu Novshaini; Alda Novian Calista; Muhammad Hafizh Shiddiq; Warcito
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan mengidentifikasi penyebab ketidakkonsistenan mutu menggunakan fishbone diagram. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen. Analisis fishbone diagram mengidentifikasi enam elemen penyebab ketidakkonsistenan: manusia (variasi metode kerja operator dan kurangnya pelatihan), mesin (kontrol suhu tidak otomatis dan spinner kurang efisien), metode (SOP belum terstandarisasi), lingkungan (ventilasi terbatas dan kelembapan tinggi), dan pengukuran (checksheet belum spesifik dan penilaian sensitif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Manufacturing Practices dan analisis fishbone diagram sangat penting untuk menjaga konsistensi mutu produk. Peningkatan kualitas bahan baku, pelatihan karyawan, dan pengendalian proses yang ketat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan kualitas produk Fisnack.
Analisis Kualitas Buah Kelapa Kopyor di PPKS Unit Bogor Menggunakan Diagram Check Sheet, Diagram Pareto dan Diagram Fishbone Fitri Ramadani; Fatih Ghifari Ar Rasyid; Allisya Wulandari; Amelia Elsa Nabila; Salwa Alifia Rahman; Mayang Indah Pradina; Nuryadin Shobir; Warcito
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6404

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menilai mutu buah kelapa kopyor dari PPKS Unit Bogor dengan penekanan pada pengenalan jenis cacat (reject) serta penyebab utama penurunan kualitas. Pengendalian mutu dilakukan dengan memanfaatkan tiga alat analisis utama, yaitu Check Sheet, Diagram Pareto, dan Diagram Fishbone. Data dikumpulkan melalui wawancara, kajian pustaka, pengamatan, dan dokumentasi sebagai bagian dari pendekatan deskriptif kualitatif. Check Sheet berfungsi untuk mencatat frekuensi cacat buah kopyor, sedangkan Diagram Pareto digunakan untuk mengidentifikasi cacat yang paling mendominasi dan perlu diperbaiki, dan Diagram Fishbone membantu dalam menemukan akar masalah dari cacat yang paling signifikan. Berdasarkan data Check Sheet tahun 2023, angka reject mencapai 20% dari total produksi 330. 000 butir. Jenis cacat yang paling sering dijumpai adalah lonjong, kering/tua, kecil, kopong, dan muda, di mana lonjong adalah yang terbanyak. Ketika dibandingkan dengan data terbaru, terdapat penurunan signifikan pada taraf reject menjadi 3,98% per Oktober 2025, yang menunjukkan adanya peningkatan dalam efektivitas pengendalian mutu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kombinasi antara Check Sheet, Pareto, dan Fishbone sangat efektif dalam mengidentifikasi masalah prioritas serta memberikan landasan untuk merumuskan strategi peningkatan kualitas buah kelapa kopyor.
Analisis Peningkatan Kualitas Ikan Mas Menggunakan QC Tools (Fish Bone dan Diagram Pareto) pada Perusahaan Sero Elite Muhammad Bintang; Fadilah Zikri Khatami; Aisyah Fildza Qurrotu'Aina; Hana Zahra Talitha; Mutiara Ayuti Falahaldi; Qinthara Amalia Aziza Roseno; Warcito
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 11 (2025): Menulis - November
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i11.720

Abstract

Peningkatan produksi pada budidaya ikan mas intensif seringkali terhambat oleh masalah mortalitas yang kompleks. Mortalitas ini jarang disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan interaksi sistemik antara praktik budidaya, kualitas lingkungan, dan patogen. Namun, banyak unit budidaya skala usaha kecil dan menengah (UKM) kekurangan alat diagnostik praktis untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah ini secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan penerapan Quality Control (QC) Tools sebagai kerangka kerja diagnostik yang efektif untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan menganalisis akar penyebab masalah kualitas dalam studi kasus di unit budidaya ikan mas. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran deskriptif. Tahap pertama menganalisis data kuantitatif dari logbook produksi perusahaan menggunakan Diagram Pareto untuk memprioritaskan masalah kualitas utama. Tahap kedua analisis akar penyebab untuk masalah prioritas menggunakan Diagram Fishbone yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci. Hasil analisis Pareto menunjukkan bahwa kematian ikan adalah masalah vital, yang menyumbang 52% dari total kerugian massa (75 kg) per siklus. Analisis Fishbone mengidentifikasi bahwa mortalitas ini disebabkan oleh interaksi sistemik, dengan akar penyebab utama yang meliputi (1) Metode (kepadatan tebar terlalu tinggi), (2) Material (potensi benih terinfeksi penyakit), dan (3) Lingkungan/Pengukuran (kualitas air yang buruk akibat dekomposisi dan pemantauan DO/pH yang jarang). QC Tools terbukti efektif dalam membedah masalah mortalitas yang kompleks. Studi kasus ini menunjukkan bahwa masalah tersebut bersifat sistemik, didorong oleh stres akibat padat tebar yang memperburuk kondisi lingkungan dan meningkatkan kerentanan terhadap patogen. Kerangka kerja ini menyediakan alat yang praktis bagi praktisi untuk beralih dari penanganan gejala ke penyelesaian akar masalah.