Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Physical Stability Evaluation of Topical Formulation Containing Turmeric (Curcuma longa L.) Leaf Extract as a Potential Natural Repellent Ulya, Tuhfatul; Ratnasari, Titin; Purmafitriah, En; Sasvania, Anisa
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9341

Abstract

Turmeric (Curcuma longa L.) leaves, rich in bioactive compounds like tannins, terpenoids, and essential oils, have potential as a mosquito repellent for preventing vector-borne diseases such as dengue, filariasis, and malaria. This study aimed to evaluate the physical stability of repellent lotion formulations containing ethanol extract of turmeric leaves. The research was experimental in nature. Two formulations were prepared using extract concentrations of 10% (F1) and 20% (F2). The turmeric leaves were extracted using the maceration method with 96% ethanol, yielding 4.069%. The physical stability of the repellent lotion was tested using the freeze-thaw method over 12 days, evaluating organoleptic properties, homogeneity, pH, adhesion, and spreadability. Organoleptic testing showed color differences between the formulas. After stability testing, the consistency of the lotions became slightly thinner. Both formulations exhibited good homogeneity. The pH values were within the safe range for skin application. Changes in adhesion and spreadability were influenced by the testing process. In conclusion, the repellent lotion formulations containing turmeric leaf ethanol extract demonstrated good physical stability and met required quality standards.
REVIEW ARTIKEL : ANALISIS VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR IBUPROFEN MENGGUNAKAN BERBAGAI INSTRUMEN Zaneta, Nabila Destia; Sasvania, Anisa; Putri, Fawwaz Aqila; Ali, Baiq Aulia; Rizqullah, Rifqi; Permatasari, Lina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.38251

Abstract

Ibuprofen termasuk kedalam golongan (NSAIDs) yang memiliki efek analgesik dengan menghambat secara langsung dan selektif enzim-enzim pada sistem saraf pusat yang mengkatalis biosintesis prostaglandin seperti enzim siklooksigenase. Untuk menunjukkan bahwa teknik analisis yang digunakan valid, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap parameter uji untuk menjadi dasar validasi. Validasi metode analisis adalah suatu tindakan penilaian terhadap parameter tertentu, untuk membuktikan bahwa parameter tersebut telah memenuhi persyaratan untuk penggunaannya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui validasi metode analisis untuk menentukan instrumen paling baik yang dapat digunakan untuk menentukan kadar ibuprofen dalam sampel obat. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah Design Systematic Review dengan mengumpulkan berbagai sumber yang valid. Database yang digunakan yaitu Google Scholar dan Pubmed. Literatur yang digunakan terdiri dari fua bahasa, yaitu bahasa inggris dan bahasa indonesia yang disaring berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah sumber artikel terkumpul, dilakukan pengkajian ulang sumber artikel yang sudah diterbitkan untuk menghasilkan sebuah analisis baru yang selanjutnya akan diidentifikasi analisis validasi metode penetapan kadar ibuprofen menggunakan berbagai instrumen. Berdasarkan hasil data literatur, dapat disimpulkan bahwa instrumen High Performance Liquid Chromatography (HPLC) merupakan instrumen yang paling baik.
Edukasi pemilihan produk perawatan kulit yang aman sebagai upaya pencegahan penggunaan kosmetik berbahaya pada ibu PKK Desa Bengkaung Sasvania, Anisa; Anindiya, Naya Wahyu; Aryana, Baiq Putri; Hidayaturrohman, Achmad; Pramudya, Muhammad Zaidan; Rizkika, Adila; Hidayati, Agriana Rosmalina; Hanifa, Nisa Isneni; Hidajat, Dedianto; Hajrin, Wahida; Andanalusia, Mahacita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37547

Abstract

Abstrak Maraknya peredaran produk perawatan kulit tanpa izin edar serta rendahnya literasi masyarakat dalam memilih skincare yang aman masih menjadi permasalahan kesehatan kulit yang perlu mendapat perhatian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat mengenai pemilihan produk perawatan kulit yang tepat dan aman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap produk kosmetik berbahaya. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 26 orang ibu PKK sebagai mitra sasaran melalui metode penyuluhan berupa ceramah, diskusi tanya jawab, dan pembagian pamflet edukatif. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara deskriptif, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta yang memperoleh nilai ≥80 serta tidak ditemukannya peserta dengan nilai di bawah 40 pada posttest. Meskipun demikian, hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa peningkatan tersebut belum signifikan secara statistik (p=0,591). Secara kualitatif, kegiatan ini menghasilkan luaran nyata berupa meningkatnya kesadaran, antusiasme, dan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dalam memahami pentingnya pemilihan produk perawatan kulit yang aman. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan individu, tetapi juga memperkuat peran ibu-ibu PKK sebagai agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga menjadi langkah reflektif awal dalam membangun budaya sadar kosmetik aman secara berkelanjutan. Kata kunci: edukasi kesehatan; ibu pkk; perawatan kulit. AbstractThe widespread circulation of skincare products without marketing authorization and low public literacy in choosing safe skincare products remain skin health issues that require attention. This community service activity aims to increase the knowledge of the Family Welfare Empowerment (PKK) mothers in Bengkaung Village, Batulayar District, West Lombok Regency regarding the selection of appropriate and safe skincare products and to raise awareness of dangerous cosmetic products. The activity was carried out by involving 26 PKK mothers as target partners through counseling methods in the form of lectures, question and answer discussions, and distribution of educational pamphlets. Evaluation of the effectiveness of the activity was carried out using a pretest–posttest design to observe changes in the level of knowledge of participants before and after the educational intervention. The evaluation results showed an increase in participant knowledge descriptively, marked by an increase in the number of participants who obtained a score of ≥80 and no participants were found with a score below 40 in the posttest. However, the results of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed that the increase was not statistically significant (p=0.591). Qualitatively, this activity resulted in tangible outcomes in the form of increased awareness, enthusiasm, and active participation of PKK mothers in understanding the importance of choosing safe skincare products. This activity not only contributed to increased individual knowledge but also strengthened the role of PKK mothers as educational agents within the family and community, thus becoming a reflective first step in building a sustainable culture of awareness of safe cosmetics. Keywords: health education; skincare; women members of the family welfare movement.