Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Komunikasi Kampanye Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Pada Peningkatan Pengguna Qris di Provinsi Bengkulu Ulva, Maria; Hadiprashada, Dhanurseto; Firmansyah, Mas Agus
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2965

Abstract

Bank Indonesia selaku Bank Sentral memiliki tujuan tunggal, yaitu untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah. Dalam mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia mengelola tiga pilar utama yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, dan menjaga stabilitas sistem keuangan. Salah satu blueprint dari kelancaran sistem pembayaran tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah digitalisasi pembayaran yang dirancang sebagai upaya untuk dapat pulih bersama dan membangun ekonomi berkelanjutan, dimana manfaatnya dapat dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat. QRIS merupakan salah satu bentuk percepatan digitalisasi pembayaran yaitu standarisasi sistem pembayaran menggunakan QR core yang menyatukan berbagai QR code yang telah digunakan oleh para Penyedia Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). QRIS dikembangkan agar transaksi digital menggunakan QR code yang dilakukan dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Penggunaan QRIS dapat meningkatkan penerimaan pembayaran nontunai di masyarakat secara lebih efektif. Perluasan digitalisasi pembayaran yang dilaksanakan Bank Indonesia salah satunya melalui kampanye QRIS. Kantor Bank Indonnesia Provinsi Bengkulu menjalankan program berupa aktivitas kampanye QRIS yang efektif sebagai sarana perluasan pengguna di Provinsi Bengkulu.
Motivasi Pemenuhan Kebutuhan Informasi Melalui Postingan Instagram @Folkative (Studi Fenomenologi Pada Remaja Akhir Hingga Dewasa Awal Di Kota Bengkulu) Kusumawardhani, Adinda Shifa; Hadiprashada, Dhanurseto; Marlina, Neneng Cucu
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motiavasi pemenuhan kebutuhan informasi melalui postingan Instagram @folkative pada remaja akhir hingga dewasa awal. Subjek penelitian ini yaitu remaja akhir hingga dewasa awal dengan rentang usia delapan belas tahun sampai dengan dua puluh empat tahun dengan status sebagai pelajar SMA kelas dua belas maupun mahasiswa yang merupakan pengikut instagram @folkative terhitung sejak bulan Juni tahun 2021 yang berdomisili di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenalogi yang berhubungan dengan pemahaman tentang kehidupan keseharian dan dunia intersubjektif (dunia kehidupan) pastisipan. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan juga studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi pemenuhan kebutuhan informasi kalangan remaja akhir hingga dewasa awal dapat terpenuhi yang didasari oleh beragam jenis motivsai, yaitu gaya hidup, pekerjaan, integrasi personal, dan kehidupan sosial.
Akurasi Pemberitaan di Televisi Lokal Provinsi Bengkulu Febrianti, Bella Triana; Hadiprashada, Dhanurseto; Yuliati, Yuliati
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5324

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga informasi mengenai suatu berita banyak disebar luaskan tanpa mementingkan keakurasian informasi dari sebuah berita tersebut. Atas dasar inilah penelitian ini dilakukan, agar mengetahui bagaimana keakurasian pemberitaan yang ada di televisi lokal Provinsi Bengkulu terutama pada berita yang ditayangkan di Program Berita “Laporan Malam” RBTV Bengkulu dan Program Berita “Kabar Metropolis” BETV Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akurasi pemberitaan yang ada pada Stasiun Televisi Lokal di Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan model kategori akurasi berita yang di adaptasi dari hasil penelitian Dewan Pers 2004. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa stasiun televisi lokal RBTV dan BETV telah menerapkan unsur akurasi pada pemberitaanya. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian kualitatif berdasarkan lima kategori akurasi berita yang di kaji, yaitu cek dan ricek, kesalahan penulisan, sumber berita yang relevan, akurasi judul dengan isi, dan akurasi gambar dengan isi. Dari hasil keseluruhan berita yang ditayangkan pada kedua program tersebut sudah akurat,  mayoritas berita yang tayang pada Laporan Malam RBTV dan Kabar Metropolis BETV telah memenuhi unsur akurasi berita pada pemberitaannya, meskipun ada beberapa berita yang masih belum akurat karena tidak memenuhi unsur akurasi berita pada pemberitaannya. Diharapkan dalam penelitian ini dapat menjadi kontribusi bagi perkembangan jurnalistik terutama mengenai akurasi pemberitaan yang ada pada stasiun televisi lokal.
The Digitalization Phenomenon in the Yogyakarta Omah Cangkem (OCM) and the 4 Suku Menanti Community in Bengkulu Hadiprashada, Dhanurseto; Kundori, Kundori
Journal of Information Technology and Its Utilization Vol 8 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jitu.8.2.6067

Abstract

Behind the improvement brought by digital media, various challenges have also emerged. Phenomena such as the spread of fake news (hoaxes), digital privacy, and societal polarization have become issues that often arise along with the rapid growth of this media. This study aims to discuss the digitalization of community works and products in the development of tourist villages in DI. Yogyakarta and Bengkulu Province. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and focus group discussions. Research informants include stakeholders related to the development of tourist villages, community leaders, and related local government officials. Data were analyzed using a thematic approach. This study found that the increase in documentation of cultural activities (works) and community products in the form of audio visuals (digital) in the development of tourist villages continues to be carried out. The process of developing a tourism village is carried out by effectively digitizing works and products by the surrounding community. The effectiveness of the activities carried out by each community has an impact on the development of existing tourism villages. This is what then gave rise to the integration of community-based tourism village development models.
Israeli-Palestinian Conflict After Hamas Attacks October 7, 2023 (Framing Voa Indonesia and Deutsche Welle Indonesia) Wesy Oktavina; Dhanurseto Hadiprashada; Dwi Aji Budiman
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i3.944

Abstract

The conflict between Israel and Palestine for more than 7 decades until now has not ended. On October 7, 2023, the Israeli-Palestinian conflict came to a head again after Hamas broke into Israeli defenses. The Israeli military aggression on the Gaza Strip has had a tremendous impact, as it has claimed many lives and destroyed various facilities and infrastructure in Gaza. This research uses qualitative methods that are descriptive and use the constructivism paradigm. This study used the framing analysis model Zhongdang Pan & Gerald M. Konsicki. Based on the results of the study, there are similarities and differences in the news portals VoA Indonesia and Deutsche Welle Indonesia in reporting the Israeli-Palestinian conflict. In terms of news writing techniques, news portals VoA Indonesia and Deutsche Welle Indonesia have similarities. However, there is a difference, namely the VoA Indonesia news portal actually and intensively reports related to the Israeli-Palestinian conflict every day. Meanwhile, the Deutsche Welle Indonesia portal tends to be not actual and less news is published, because it is not published every day.
Leveraging persuasive communication: How the Beach Clean Up Bengkulu Community shapes environmentally friendly behavior at Panjang Beach Iqbaal Suryahandika; Dhanurseto Hadiprashada; Dionni Ditya Perdana
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i1.38141

Abstract

This study aimed to analyze the persuasive communication of the Beach Clean Up Bengkulu Community in shaping the environmentally friendly behavior of the Panjang Beach community. Using a descriptive qualitative approach, data were obtained through in-depth interviews and documentation. Informants were purposively selected based on their experience, responsibilities, and duration of involvement in the community. This research offers a theoretical contribution by integrating the concepts of communicator credibility, persuasive messages, and media used by the Beach Clean Up Bengkulu Community in shaping environmentally friendly behavior in the Panjang beach community in Bengkulu City. The findings show that the #BesamoBersihkanPantaiKito campaign effectively combines communicator credibility, reflected by members' expertise and behavioral consistency, with persuasive communication strategies based on straightforward and educative verbal and nonverbal messages through visual symbols. The media used included offline media (creative posters and tumbler merchandise) and online media (Instagram), which provided a wider reach. The practical implication of the findings is that the persuasive communication model used can be adopted by other communities to organize environmental campaigns. The novelty of this research lies in the combination of the use of traditional and digital media aligned with the message strategy to build active community participation. This study provides important insights for developing more inclusive and effective environmental campaigns at local and global levels.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi persuasif Komunitas Beach Clean Up Bengkulu dalam membentuk perilaku ramah lingkungan masyarakat Pantai Panjang. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman, tanggung jawab, dan lamanya keterlibatan mereka dalam komunitas. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoritis dengan mengintegrasikan konsep kredibilitas komunikator, Pesan persuasif, dan media yang digunakan oleh Komunitas Beach Clean Up Bengkulu dalam membentuk perilaku ramah lingkungan pada masyarakat Pantai Panjang Kota Bengkulu. Temuan menunjukkan bahwa kampanye #BesamoBersihkanPantaiKito secara efektif menggabungkan kredibilitas komunikator, yang tercermin dari keahlian dan konsistensi perilaku anggota, dengan strategi komunikasi persuasif berbasis pesan verbal yang lugas dan edukatif serta pesan nonverbal melalui simbol visual. Media yang digunakan meliputi media offline (poster kreatif dan merchandise tumbler) dan media online (Instagram), yang memberikan jangkauan lebih luas. Implikasi praktis dari temuan ini adalah model komunikasi persuasif yang digunakan dapat diadopsi oleh komunitas lain dalam menyelenggarakan kampanye lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada kombinasi penggunaan media tradisional dan digital yang diselaraskan dengan strategi pesan untuk membangun partisipasi masyarakat secara aktif. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kampanye lingkungan yang lebih inklusif dan efektif di tingkat lokal maupun global.