Claim Missing Document
Check
Articles

Variation Analysis of Body Position Angle of the Race Athlete on Sprint Zein Fiqri Habibie; Danang Ari Santoso; Arya T Candra
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 6 No 1 (2021): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v6i1.993

Abstract

This study aims to analyze the athlete's body position when the sprint race ahead of the opponent in minimizing air exposure (drag effect). The research method used was an experimental, descriptive quantitative approach. The analyzed angle variables are 45 °, 50 °, 55 ° with wind speed flow patterns at 3 points, namely front, top, and back. The results showed the force used to hold the turning angle at a 45 ° variation of 26739.593 N, a 50 ° angle variation of 28971.434 N, and at an interpretation of 55 ° of 30975.985 N. Based on the force used, it can be concluded that 45 ° angle variations are most effective in sprinting, because the position of the body at this angle narrows the air resistance on the bicycle racer so that it becomes light.
Perbedaan Motivasi Berpartisipasi Dalam Olahraga Antara Suku Osing Dan Suku Jawa Sujari Sujari; Abd Shomad; Danang Ari Santoso
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.706 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v14i1.19976

Abstract

Olahraga sangat erat kaitannya dengan aspek psikologi. Hal ini berdasarkan pemikiran bahwa kegiatan berolahraga merupakan suatu tingkah laku yang khas dan bertujuan. Olahraga dapat bertujuan untuk mencapai suatu prestasi karena sifatnya yang kompetitif, dapat juga bertujuan untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan stamina tubuh. Peran motivasi berpartisipasi sangatlah penting untuk mengetahui sampai dimana seseorang terlibat dalam rutinitas kegiatan olahraga. Seorang atlet adalah individu yang memiliki keunikan tersendiri, apalagi dalam sebuah suku yang berbeda. Ia memiliki bakat tersendiri, kebiasaan tersendiri dan budaya tersendiri serta latar belakang yang mempengaruhi secara spesifik pada dirinya. Beragam perbedaan itulah yang menyebabkan motivasi berpartisipasi dalam olahraga juga tidak akan sama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non-eksperimen (ex post facto) dengan pendekatan survei. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah suku. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa suku Osing dan suku Jawa dengan menggunakan teknik cluster sampling yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa suku osing lebih dominan pada faktor skill development, status, energy release, team atmosphere, dan affiliation dibandingkan dengan suku jawa. Sedangkan pada faktor fitness suku jawa lebih dominan daripada suku osing. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan suku dapat mempengaruhi motivasi berpartisipasi dalam olahraga dan Suku Osing lebih progressive dalam peningkatan prestasi.ABSTRACTSports aspect is so closely associated with psychology. It thought by sports activities is specialy the goal. Sports can be a target at achieving review of its achievements as competitive, also keep a target to review the healthty, fitness and stamina Body. The role of motivation to participate that so important to review knowing up where is somebody engaged hearts routine sport activities. An athlete is individual thing has uniqueness, above all different etnic group. An athlete has a talent, has a habits and has a culture and different background that influence affects on himself. Various differences that sport participant motivation not would be the same. This operates is quantitative research is non-experimental (ex post facto) with collection approach.Independent research is etnic group. The research of the samples is a student of osing and Javanese etnic group using cluster sampling amounted to 30 peoples. Based from studies showing the dominant etnic group of osing  have a more skill factor development, status, energy release, a team atmosphere, and affiliates be comperated then java etnic group. Can be conclouded if different racist make influance can be affecting of motivation to participate in sport and progressive achievement improvement etnic group of osing.
Studi Analisis Biomechanics Langkah Awalan (Footwork Step) Open Spike Dalam Bola Voli Terhadap Power Otot Tungkai Danang Ari Santoso Santoso; Edi Irwanto
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.157 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v14i1.19985

Abstract

Biomechanic adalah bidang ilmu yang diterapkan pada ilmu olahraga untuk mempelajari gerak-gerak tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah langkah awalan (footwork step) dalam spike bola voli yang menghasilkan power terbaik. Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen. Jumlah langkah awalan yang divariasi adalah 0, 1, 2, dan 3 langkah. Subyek penelitian adalah atlet bola voli Universitas PGRI Banyuwangi. Pengukuran power otot tungkai dilakukan dengan menggunakan high-speed camera. Pengolahan data menggunakan software kinovea untuk mendapatkan data hasil power. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin banyak langkah awalan (footwork step) maka power rata-rata cenderung semakin naik. Power rata-rata maksimum terjadi pada 2 langkah awalan (footwork step) atlet 4 yaitu sebesar 2340,44 J/dt. Power rata-rata minimum terjadi pada 0 langkah awalan (footwork step) atlet 1 yaitu sebesar 1765,85 J/dt. Kecenderungan power maksimum terjadi pada langkah awalan sebanyak 2 langkah. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa langkah awalan sebanyak 3 langkah cenderung menghasilkan power yang lebih kecil dibanding jumlah langkah awalan yang lain. Gerakan spike dalam bola voli merupakan gerakan yang dilakukan dengan cepat dalam waktu sesingkat mungkin. Pola ini membuat seorang atlet terbiasa menggunakan langkah awalan yang sedikit jumlahnya. Langkah awalan berjumlah 3 akan menyebabkan kecepatan gerak atlet menjadi berkurang sehingga mengurangi powernya.ABSTRACT Biomechanic is one of science field that applied to the sports science to study gestures. This study aims to obtain the number of step prefix (footwork step) in volleyball spike that produces the best power. This research is done by experiment. The number of prefix steps varied are 0, 1, 2, and 3 steps. The subjects of the study were volleyball athletes of Universitas PGRI Banyuwangi. Measurement of leg muscle power is done using a high-speed camera. Data processing using kinovea software to obtain data power results. The calculation results show that the more step prefix (footwork step) then the average power tends to increase. Maximum average power occurs in 2 step prefix (footwork step) athlete 4 that is equal to 2340,44 J/dt. Minimum average power occurs at 0 step of the athlete (footwork step) at 1 at 1765,85 J/dt. Maximum power trend occurs in 2 step prefix step. The analysis results also show that 3-step prefixes tend to produce less power than the number of other prefix steps. Spike movement in volleyball is a quick movement in the shortest possible time. This pattern makes an athlete accustomed to using a few prefix steps. The initial step number 3 will cause the speed of athlete's motion to be reduced so as to reduce its power.
Socialization of the Training Program During the Covid-19 PPKM Period and Field Lighting at the Gloria Muda Tambakrejo Volleyball Club, Bulurejo Village Edi Irwanto; Danang Ari Santoso; Bayu Septa M.T; Arya T Candra; Achmad Zayul Mustain
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v3i2.2043

Abstract

The purpose of this activity is to socialize the training program during PPKM Covid-19 and field lighting at the Gloria Muda Tambakrejo volleyball club, Purwoharjo, Banyuwangi Regency. The method used is discussion, practice, and direct handling (demonstration, practice and handling) of players and the Gloria Muda volleyball court lighting system. The result of this activity is an increase in the physical condition and skills of the players, as well as field lighting that is in accordance with training standards.
Analisis Statistik Teknik Serangan Dominan dalam Pertandingan Pencak Silat Mat B – Belgian Open 2019 Yuredha Aji Setyoko; Puji Setyaningsih; Galih Farhanto; Danang Ari Santoso
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 3 No. 2 (2022): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v3i2.213

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan dokumentasi berupa video dan gambar kemudian dianalisis berdasarkan pukulan, tendangan, dan jatuhan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebagian dari peserta perlombaan Mat B – Belgian Open 2019 Pencak Silat. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus presentase. Hasil dari penelitian ini dari teknik serangan pencak silat kategori tanding yaitu pukulan memiliki nilai presentase 43,59%, sedangkan untuk tendangan memiliki presentase sebesar 50,30%, dan untuk yang jatuhan memiliki nilai presentase sebesar 6,11%. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa dalam pertandingan Day 2-Mat B-Belgian Open 2019 Pencak Silat atlet yang bertanding dominan menggunakan tendangan dibandingkan menggunakan pukulan dan jatuhan.
Efektifitas Minuman Air Beroksigen terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin melalui Aktifitas Fisik Shobri Maulana Yulianto; Puji Setyaningsih; Danang Ari Santoso
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 3 No. 1 (2022): JUSTE
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.943 KB) | DOI: 10.51135/justevol3issue1page90-98

Abstract

Olahraga mempunyai peranan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh maupun organ tubuh lainnya. Aktivitas olahraga dapat menjaga kondisi tubuh kita agar tetap sehat Air minum sangat dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang keluar dari tubuh kita setelah beraktifitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minuman beroksigen terhadap kadar hemoglobin saat aktivitas fisik. Pemain sepakbola dibagi menjadi kelompok control dan eksperimen. Pemain diberikan minuman beroksigen kemasan dengan kadar oksigen 100ppm. Rata-rata data pretest kelompok control dan eksperimen yaitu 15,81 g/dL dan 16,22 g/dL, sedangkan hasil posttest menunjukkan 15,89 g/dL dan 16,47 g/dL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian minuman beroksigen berpengaruh terhadap perubahan kadar hemoglobin.
Profil Status Gizi Anak Sekolah Dasar Kabupaten Banyuwangi Novia Prawita Murti; Danang Ari Santoso; Puji Setyaningsih; Moh. Agung Setiabudi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 3 No. 3 (2022): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v3i3.280

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan status gizi anak sekolah dasar di Kabupaten Banyuwangi. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan sampel menggunakan cluster sampling dengan membuat kelas berdasarkan wilayah. Sampel pada penelitian ini adalah SDN 1 Yosomulyo, SDN 2 Tukang Kayu, dan SDN 1 Bangsring. Instrumen yang digunakan adalah perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan pendekatan analisi prosentase. Hasil penelitian menggambarkan status gizi anak sekolah dasar Kabupaten Banyuwangi dengan kategori sangat kurus 5,31%, kurus 4,13%, normal 84,95%, dan gemuk 5,61%. Dengan kata lain dapat disimpulkan status gizi anak sekolah dasar kabupaten Banyuwangi dalam kategori normal.
Biomekanika Pasing Atas Pada Setter Achmad Bagus Anggriawan; Edi Irwanto; Bayu Septa MT; Danang Ari Santoso
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 4 No. 2 (2023): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v4i2.341

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besaran sudut gerakan passing atas seorang setter yang dilihat dari sudut pandang biomekanika jarak kaki, sudut lutut, sudut lengan dan sudut siku. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode analisis. Sampel berjumlah lima pemain yang berposisi sebagai seorang setter. Pengambilan data dilakukan dengan rekaman video yang meliputi gerakan passing atas, setter berada di posisi tiga lapangan. Mengarahkan bola ke posisi 4, posisi 2, posisi 3 (semi), dan posisi 3 (quick). Data dianalisis menggunakan aplikasi Kinovea 08.15 kemudian dipaparkan dalam bentuk tabel dan grafik. Peneltian menunjukan dimana jarak kedua kaki sebesar 32, 11 cm, sudut lutut sebesar 119,45°, sudut lengan sebesar 112,3°, dan sudut siku sebesar 204,05°.
Selection of Talented Young Players Through Volleyball Championship in The Village of Bulurejo in 2020 Edi Irwanto; Bayu Septa Martaviano Triaiditya; Danang Ari Santoso
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.09 KB) | DOI: 10.36526/gandrung.v1i2.937

Abstract

The purpose of this service is to hold a volleyball match to get young volleyball players and form a volleyball team in the village of Bulurejo in preparation for the inter-village volleyball championship at Purwoharjo sub-district level. The method used is to monitor volleyball matches between hamlets in the village of Bulurejo. The results of this activity were the talented young players and the volleyball team from the village of Bulurejo. The best players have good abilities in terms of physical conditions and basic volleyball technical skills. Where these two factors are very closed related to the ability to play volleyball a player. Because to have good basic volleyball technical skills requires good physical condition.
Socialization and Training at Gloria Muda Volleyball Club Edi Irwanto; Danang Ari Santoso; Bayu Septa Martaviano Triaiditya; Marki Sandi; Dadang Mubin
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v2i1.1169

Abstract

The purpose of this service is to provide socialization and training at Gloria Muda Tambakrejo volleyball club, Bulurejo Village, Purwoharjo District, Banyuwangi Regency. The method used in this service is discussion and direct training (demonstration and practice) to the coaches and volleyball players of Gloria Muda Tambakrejo. The result of this activity was that the volleyball club coach Gloria Muda Tambakrejo gained new insights regarding the training program and how to train and was able to develop a training program that could be used to develop the technique and game of the Tambakrejo volleyball club. Young Gloria club players get training programmed according to the training program that suits their needs. Increased basic technical skills of passing, smash and vertical jump height of club players Gloria Muda Tambakrejo. Increased skills of passing and smash techniques and physical conditions (vertical jump) by 6.17%. For the basic technique of passing, there was an increase of 9, 53%. For the basic smash technique there is an increase of 3.20%. For the ability to vertical jump there is an increase of 3, 87%.