Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN DALAM PENGURUSAN LABELISASI DAN SERTIFIKASI BENIH DI UPTD PPSBTPHP PROVINSI BENGKULU Meliyana; Elni Mutmainnah; Anton Feriady; Edy Marwan; Rita Feni
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4755

Abstract

This study aims to determine the analysis of consumer satisfaction in the management of seed labeling and certification in UPTD PPSBTPHP Bengkulu Province. The method used in this research is the census method. Respondents in this study were all parties, including seed farmers, farmer groups, private business entities, and government agencies who had managed seed labeling and certification at the UPTD PPSBTPHP Bengkulu Province in 2021, totaling 58 people. The analysis method is carried out by measuring the IKM or Community Satisfaction Index based on KEPMENPAN RB No. 14 of 2017 which consists of 9 indicators, namely (1) requirements (2) systems, mechanisms and service procedures (3) completion time (4) costs/tariffs ( 5) product specifications for the type of service (6) implementing competence (7) implementing behavior (8) handling complaints, suggestions and inputs (9) facilities and infrastructure. From the results of the study, it was found that the conversion value of the Community Satisfaction Index was 77.99 with a service quality of "B" category "Good / Agree", this indicates that consumers feel "Satisfied" with the services provided by UPTD PPSBTPHP Bengkulu Province. Keywords : Consumer Satisfaction Index, Seed Certification and Labeling.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OMZET PENJUALAN SAYURAN DI PASAR RAKYAT KECAMATAN AMEN KABUPATEN LEBONG Vivilia Pitaloka; Edi Efrita; Elni Mutmainnah; Novitri Kurniati; Anton Feriady
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4757

Abstract

Omzet penjualan adalah keseluruhan jumlah penjualan barang/jasa dalam kurun waktu tertentu, yang dihitung berdasarkan jumlah uang yang diperoleh. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi omzet penjualan pada penelitian ini ialah jumlah jenis sayuran, jumlah sayuran, posisi lapak. Berkembangnya suatu usaha salah satunya dipengaruhi oleh omzet penjualan, jika omzet penjualannya meningkat maka keuntungan yang diperoleh pedagang pun meningkat juga maka akan membawa keuntungan yang sangat besar. Keuntungan adalah penerimaan dikurangi dengan biaya total. Jika biaya yang dikeluarkan diasumsikan tetap, maka keuntungan tergantung pada penerimaan atau omzet penjualan. Hal ini bisa dilihat dari keuntungan yang didapatkan oleh pedagang dalam setiap hari penjualan meningkat seiring dengan perubahan omzet penjualan. Hal ini berkorelasi positif dengan tujuan penjualan.Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah berapakah omzet penjualan sayuran di Pasar Rakyat Kecamatan Amen, dan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi omzet penjualan sayuran di Pasar Rakyat Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui omzet penjualan sayuran dan faktor-faktor yang mempengaruhi omzet penjualan sayuran di Pasar Rakyat Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode survey. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata omzet penjualan sayuran di Pasar Rakyat Kecamatan Amen adalah sebesar Rp. 2.587.000/hari dan Secara simultan, variabel jumlah jenis sayuran, jumlah sayuran, dan posisi lapak berpengaruh sangat nyata terhadap omzet penjualan di Pasar Rakyat Kecamatan Amen.Secara parsial, variabel jumlah sayuran berpengaruh sangat nyata terhadap omzet penjualan sayuran. Sedangkan jumlah jenis sayuran dan posisi lapak berpengaruh tidak nyata terhadap omzet penjualan sayuran di Pasar Rakyat Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. Kata Kunci : Omzet Penjualan, Analisis Regresi Linier Berganda
PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN METODE AGROPANCASULA UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DAN HEWANI KELUARGA Edi Efrita; Anton Feriady; Novitri Kurniati; Elni Mutmainnah; Ririn Harini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan ketahanan pangan merupakan salah satu masalah yang harus ditangani secara bersama. Permasalahan ini harus didukung secara aktif baik pemerintah maupun masyarakat. Ketahanan pangan adalah suatu keadan terpenuhi dan terjaminnya kebutuhan pangan bagi setiap anggota rumah tangga baik dari segi mutu, keamanan, pemerataan dan keterjangkauan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan untuk dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal agar dapat meningkatkan pangan skala rumah tangga menggunakan metode “agropancasula”. Diharapkan kegiatan ini masyarakat memiliki solusi dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang belum optimal, selain itu juga dapat membantu tersedianya pangan, obat – obatan dan protein hewani skala rumah tangga yang tentunya berpotensi akan menambah pendapatan keluarga. Kata Kunci: Pekarangan, Ketahanan Pangan, Agropancasula
KARAKTERISTIK USAHATANI PERTANIAN DI PESISIR PANTAI KOTA BENGKULU Elni Mutmainnah; Anton Feriady; Fadilah Nur Ahya Rani
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i2.5578

Abstract

ABSTRACT Masyarakat pesisir pantai memiliki karakteristik yang berbeda dan pola penghidupan yang khas. Pemenuhan kebutuhan hidup terkait dengan kehidupan sosial ekonomi sebagai nelayan menjadikan mereka harus memiliki strategi bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari dengan modal sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usahatani pertanian pesisir pantai dan menganalisa usaha tani sayur yang diusahakan nelayan sebagai usaha sampingan ditinjau dari aspek analisa usaha. Metode yang digunakan adalah sensus dimana mengambil seluruh populasi usahatani pertanian yang berkomoditas sayuran seperti kangkung dan sawi yang berlokasi di Kota Bengkulu Kecamatan Ratu Agung dan Kampung Melayu dengan responden sebanyak 24 orang. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis usaha pendapatan, efisiensi dan kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian menununjukkan bahwa berusahatani dilahan pesisir pantai Kota Bengkulu efisien tapi tidak layak untuk diusahakan. Perlu input saprodi yang memadai untuk mengatasi tanah yang kurang subur, dan dukungan permerintah daerah dalam rangka memberikan alternatif penghasilan tambahan bagi petani pesisir pantai. Kata Kunci : karakteristik, analisa usaha, pesisir pantai
Comparative Study of Aromatic and Non-Aromatic Rice Farming in Farmer Groups in Talo Sub-District, Seluma District Anton Feriady; Elni Mutmainnah
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v10i2.4844

Abstract

In general, aromatic rice is included in a special rice class according to geographical indications because its quality and aroma characteristics depend on the region, it cannot be cultivated anywhere (Ministry of Agriculture Number 48 of 2017 concerning special rice). Non-aromatic rice is local rice that is cultivated and used to produce output or results in the form of local rice. On the other hand, aromatic rice farming is not carried out by many farmers, especially farmers in Seluma Regency, in fact there are only a few of them. The aim of this research is to examine comparative aromatic and non-aromatic rice farming in Talo District, Seluma Regency. The determination of the research location was carried out purposively, with the consideration that the research location was a farmer group that was active and continuously cultivated aromatic and non-aromatic rice, namely the Muda Sepakat farmer group and the Seijoan farmer group. The profit from rice farming in two aromatic and non-aromatic varieties in Talo District, Seluma Regency is that in the aromatic rice business, it can be seen that the average profit received during each planting season is IDR. 20,391,000, while the average profit for non-aromatics in one planting season is IDR. 15,850,500. so the difference in profit between the two varieties is Rp. 4,540,500. Aromatic rice farming is more profitable than non-aromatic rice. Key words: Comparative; Aromatic; Non Aromatic
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP IKAN LELE DENGAN PENDEKATAN MULTI ATRIBUT FISHBEIN Anggun Oktaviana; Elni Mutmainnah; Novitri Kurniati
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.6102

Abstract

Salah satu upaya memenuhi kebutuhan protein pada tubuh manusia adalah dengan mengkonsumsi ikan. Ikan Lele merupakan alternatif protein hewani yang tersedia di pasar tradisional selain ikan laut. Kecamatan Teramang Batu Ejung adalah desa yang terletak di pesisir pantai dengan pola kebiasaan masyarakatnya penyuka ikan laut. Namun ketersediaan ikan laut di pasar sangat tergantung pada faktor alam yang secara langsung berpengaruh pada harga. Sehingga alternatif pengganti selera dan pilihan konsumen menjadi penting diteliti sebagai informasi peluang usaha perikanan darat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa preferensi konsumen terhadap ikan Lele sebagai alternatif pengganti konsumsi ikan dengan pendekatan Multi atribut Fiesbean. Penelitian dilaksanakan di Pasar Desa Batu Ejung Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Muko Muko. Penelitian menggunakan metode survey dengan jumlah sampel 96 orang yang diambil secara Accidental Sampling. Analisis Multiatribut Fishbein digunakan untuk melihat preferensi konsumen berdasarkan tingkat kepercayaan dan kepentingan atribut yang melekat pada ikan Lele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen pada atribut ikan lele sangat baik. Evaluasi tingkat kepentingan pada atribut ikan lele dengan atribut kualitas, kesegaran, harga dan kebersihan sama-sama terkategori sangat penting dan untuk atribut ukuran dan warna sama-sama terkategori penting. Sikap konsumen dalam membeli ikan lele sebesar 115, 51 yang temasuk dalam kategori baik. Kata kunci: Ikan Lele, Sikap Konsumen, Atribut.
Kajian Pemasaran Dan Farmer`S Share Karet Alam Rakyat Di Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah Anton Feriady; Elni Mutmainnah; Jon Yawahar
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i2.6587

Abstract

The aim of this research is to determine marketing channels and analyze farmer's share of natural rubber in Talang Empat District, Central Bengkulu Regency. The research location was chosen deliberately in Talang Empat District to obtain a representative picture of rubber marketing practices in the area. Sampling was carried out using the Slovin formula for farmers and the snowball sampling method for trader collectors. The research results show that there are three main marketing channels for smallholder natural rubber in Talang Empat District: The first channel consists of Farmers - Village Collecting Traders - District Collecting Traders - Wholesalers - Factories. The second channel consists of Farmers – Village Collectors – Wholesalers – Factories and the third channel consists of Farmers – District Collectors – Wholesalers – Factories. The marketing pattern of community rubber in Talang Empat District, if seen from the operational approach including margin, farmer's share and profit and cost ratio, means that the second channel is relatively more efficient compared to other channels. Keywords: marketing, people's natural rubber, farmer's share
ANALISIS USAHA TERNAK AYAM BROILER (Studikasus di Peternakan Kendra) di Desa Keban Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Pitro, Nando; Mulyadi, Maheran; Feriady, Anton; mutmainnah, Elni
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i3.5844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan, efisiensi dan kelayakan pada usaha ternak ayam broiler milik Pak Kendra di Desa Keban Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Penelitian ini di lakukan dari bulan Juni sampai bulan Juli 2023 di Desa Keban Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Pada Peternakan Ayam Broiler Milik Kendra, penentuan responden dilakukan secara sengaja (Purposive). Metode yang digunakan adalah studi kasus. Alasan pemilihan responden yaitu karena usaha peternakan ayam broiler milik pak Kendra paling besar di antara peternak lain. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa usaha ayam broiler milik Pak Kendra menguntungkan atau pendapatan positif yakni sebesar Rp 31.724.416,67 per periode produksi (34 hari) dengan total produksi DOC 18.000 ekor ayam. berdasarkan hasil perhitungan R/C Ratio 1,04>1, yang artinya usaha peternakan ayam broiler milik Pak Kendra Efisien dan dari hasil perhitungan B/C Ratio 0,04<1 yang artinya usaha ayam broiler milik Pak Kendra Tidak layak untuk diusahakan dalam waktu jangka panjang. Kata Kunci: Usaha Peternakan, Efisiensi (R/C Ratio), Kelayakan (B/C Ratio).
Nilai Tambah Pengolahan Kopi Biji Salak Sebagai Alternatif Pangan Fungsional Di Desa Harapan Kabupaten Bengkulu Tengah Kurniati, Novitri; Mutmainnah, Elni; Wahyuni, Selvi
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i1.7698

Abstract

Salak yang banyak yang dimanfaatkan adalah daging buah   yang dijadikan berbagai jenis kuliner makanan  dan kulit salak dijadikan  pupuk,  sedangkan  biji salak pada kualifikasi tertentu dijadikan sebagai bibit dan sisanya di buang dan tidak ada pengolahan lanjut. Usaha V- Rini di Desa Harapan Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu memanfaatkan biji salak menjadi produk yang memiliki nilai jual cukup tinggi  dengan cara mengolah biji salak menjadi bubuk kopi salak.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan biji salak menjadi bubuk kopi salak.  Metode penelitian menggunakan studi kasus pada usaha V-Rini Kabupaten Bengkulu Tengah. Teknik analisis data menggunakan  metode nilai tambah Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah pengolahan  kopi biji salak  sebesar Rp 57.738,014/kg dengan rasio nilai tambah kopi  biji salak sebesar 83,2%. Kata Kunci : Nilai Tambah,  Kopi Biji Salak
Marketing Mix Strategy On The Purchase Decision Of Kuritos Crackers Feni, Rita; Feriady, Anton; Lestari, Indah Ayu; Mutmainnah, Elni; Mulyadi, Maheran; Yawahar, Jon; Marwan, Edy
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v12i1.8271

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the impact of marketing strategies on consumer decisions in purchasing octopus cracker products produced by Kuritos Home Business in Linau Village, Kaur Regency. Methodology: The method used is a quantitative approach with a nonprobability sampling technique. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents, and analyzed using multiple linear regression. Results: The results show that the variables price (t = 7.106), place (2.455), promotion (3.918), process (4.386), and physical evidence (2.492) have a significant effect on purchasing decisions. Meanwhile, the product (-0.269) and people/employees (-0.189) variables do not show a significant effect. The calculated F value of 59.906 and R² of 0.806 indicate a high predictive power of the model. Findings: The main findings indicate that of the seven marketing mix elements, five have a significant effect, with price as the most dominant factor. This study presents novelty by highlighting local products based on marine products in the context of marketing in household businesses in coastal areas. Novelty: This study presents novelty by highlighting local products based on marine products in the context of marketing in household businesses in coastal areas. Originality: The uniqueness of this study lies in its focus on micro-businesses based on regional specialties that are still rarely studied and a comprehensive approach in examining marketing elements towards consumer decisions. Conclusion: Marketing strategy is very important in influencing purchasing decisions. Kuritos is advised to focus on elements that have been proven to have an effect on increasing sales. Type of Paper : Empirical research article.