Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengendalian Kualitas Produk Batu Bata Melalui Pendekatan Six Sigma pada UMKM XYZ di Aceh Besar Adyk Marga Raharja; Riski Arifin; Rafi Dio; Septi Ayu Angrayni
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 5 No 1 (2026): Vol 5 No 1 (2026): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technolog
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v5i1.31408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas produksi batu bata pada UMKM XYZ di Aceh Besar dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data yang digunakan berupa data produksi dan jumlah cacat selama periode Januari 2025 hingga Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat cacat rata-rata sebesar 3,83% dengan nilai Defects Per Million Opportunities (DPMO) berkisar antara 9.422–9.865 dan level sigma sebesar 3,84, yang menunjukkan bahwa kapabilitas proses masih berada pada tingkat menengah. Analisis menggunakan diagram fishbone mengidentifikasi bahwa penyebab utama cacat berasal dari faktor metode, manusia, material, dan mesin. Jenis cacat dominan yang ditemukan meliputi retak, patah, cacat bentuk, dan gosong. Usulan perbaikan difokuskan pada penyusunan dan penerapan SOP, peningkatan kualitas bahan baku, pelatihan tenaga kerja, serta perawatan dan kalibrasi mesin. Tahap control dilakukan untuk memastikan perbaikan berjalan secara konsisten melalui pengawasan dan evaluasi berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Six Sigma efektif dalam mengidentifikasi penyebab cacat dan memberikan dasar perbaikan kualitas proses produksi.
Pelatihan Teknologi Tepat Guna Hydromodelling di SMK Perkapalan Hang Tuah Tanjung Uban Bintan untuk Mempersiapkan Kepribadian Unggul di Abad 21 Mohd Ridho Baihaque; Adyk Marga Raharja; Firman Apriansyah; Deny Nusyirwan; Eko Prayetno; Anton Hekso Yunianto; Risandi Dwirama Putra
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.133-144

Abstract

The suitability of technology can only be assessed in the context of the overall process of social and economic development. Means of assessment include technology assessment where one examines the broad impact of a technology, and socio-economic opportunity analysis where one starts from social needs and looks for technological solutions. The integration and balance of different levels of technology is as important as the selection of individual technologies. Superior Engineers in the 21st Century do not design for the community, but design with the community and enable design by the community. With the right training and education, engineers can help change communities for the better by equipping community members to meet their own needs and implement their own design responses. Higher Education Institutions are present in society and have a very big role in building the nation, Higher Education also occupies a strategic position in making changes in society through the function of transforming Human Resources (HR), Science and Technology (IPTEK) and social through the implementation of Tridharma activities which includes education, research and community service. With this background, the Raja Ali Haji Maritime University Maritime Engineering Study Program carries out Community Service in the form of Appropriate Technology (TTG) training in the form of ship model making training or known as Hydromodelling at the Hang Tuah Tanjung Uban Naval Vocational School, Bintan, Riau Islands. The training stages include introducing maritime insight and technology, explaining ship parts and then providing training related to ship design and production. The training has received a good response from the school and the students showed enthusiasm in carrying out each stage of the training.
Design of an Energy-Efficient and Environmentally Friendly Tourist Vessel to Address Tourism Strategy Challenges in the Riau Islands Province Muhd Ridho Baihaque; Weldy Anugra Riawan; Deny Nusyirwan; Adyk Marga Raharja; Anton Hekso Yunianto; Firman Apriansyah
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 20 No. 1 (2026)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/wave.2026.14177

Abstract

Riau Islands Province as a maritime region is known for its marine tourism and tourist attraction on small islands. Answering the current challenges in tourism sector of Riau Islands Province is through the support of reliable and eco-friendly infrastructure to support attractiveness of marine tourism especially in terms of tourism ship design. The aim of this research is to design energy efficiency tourism ship by applying renewable energy using solar panels that can reduce exhaust emission and energy efficiency. Innovation of energy saving tourism ship was designed by analyzing the maximum GZ stability at 2,603 m at 67.3 degrees at the ship's maximum draft. By utilizing bottom glass platform technology that can directly see underwater coral reefs, this tourism ship has become a ship with the latest innovations with the application of renewable energy technology that answers the challenges of tourism strategies in the Riau Islands Province region.
Rancang Bangun Tenda Pelindung Ikan Asin Menggunakan Teknologi Nirkabel Bluetooth Untuk Masyarakat Nelayan Pulau Tiga Kabupaten Natuna Nusyirwan, Deny; Prayetno, Eko; Baihaque, Muhd Ridho; Yunianto, Anton Hekso; Putra, Risandi Dwirama; Raharja, Adyk Marga; Apriansyah, Firman
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i1.110730

Abstract

Ikan asin adalah produk yang dihasilkan dengan merendam ikan dalam air garam dan kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Kualitas pengeringan sangat mempengaruhi harga jual ikan asin, semakin baik proses pengeringannya, semakin tinggi nilai jual ikan tersebut. Namun, salah satu masalah utama dalam proses ini adalah ketika ikan terkena hujan, yang memperlambat pengeringan dan dapat merusak kualitas ikan. Masyarakat pesisir umumnya menutup atau memindahkan ikan yang sedang dijemur agar tidak basah terkena hujan. Untuk mengatasi masalah tersebut, diusulkan tenda otomatis untuk melindungi ikan asin dari hujan. Tenda ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno yang terhubung dengan Bluetooth sebagai pusat pengolahan informasi, sehingga tenda dapat secara otomatis menutup ketika hujan datang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teknologi ini efektif, murah, dan mudah digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sosial dan design thinking bersama warga sebagai calon pengguna untuk memahami kebutuhan mereka, sehingga solusi yang dihasilkan tepat dan relevan.
Teknologi Internet of Things untuk Monitoring Berat Sampah di Lokasi Wisata Pulau Penyengat Nusyirwan, Deny; Prayetno, Eko; Baihaque, Muhd Ridho; Yunianto, Anton Hekso; Putra, Risandi Dwirama; Raharja, Adyk Marga; Apriansyah, Firman; Suhendra, Tonny
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i1.110757

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Pulau Penyengat, salah satu kawasan wisata sejarah peninggalan kerajaan Melayu yang menjadi daya tarik utama di Kota Tanjungpinang. Peningkatan aktivitas masyarakat dan jumlah wisatawan menyebabkan peningkatan signifikan terhadap volume sampah, baik dari sumber rumah tangga maupun aktivitas wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sistem pemantauan berat sampah berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat diakses secara real-time oleh petugas kebersihan dan instansi terkait tanpa batasan ruang dan waktu. Sistem ini menggunakan Wemos D1 Min dengan konektivitas Wi-Fi yang terintegrasi dengan sensor load cell, serta memanfaatkan aplikasi Blynk sebagai penghubung ke web server. Penelitian diawali melalui pendekatan sosial bersama masyarakat sebagai calon pengguna dan dilanjutkan dengan penerapan metode design thinking untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat bekerja dengan baik, akurat, mudah dioperasikan, dan memiliki biaya implementasi yang rendah. Inovasi ini terbukti mampu mendukung efisiensi pengelolaan sampah di Pulau Penyengat serta berpotensi diterapkan di kawasan wisata lain dengan kondisi serupa.