Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH ROTAN (Calamus sp) DENGAN MENGUNAKAN METODE DPPH Sandra Tri Juli Fendri
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Katalisator, Volume 6, No 2, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.713 KB) | DOI: 10.22216/katalisator.v6i2.577

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai uji aktivitas antioksidan ekstrak buah rotan (Calamus sp). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak buah rotan dengan menggunakan metode DPPH yang diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum 518 nm. Kemudian dilakukan evaluasi ekstrak buah rotan berupa skrining fitokimia, organoleptis, rendemen, susut pengeringan dan kadar abu. Hasil pengujian fitokimia ekstrak buah rotan yaitu memiliki kandungan flavonoid dan fenolik. Hasil pemeriksaan organoleptis yaitu berbentuk ekstrak kental, berwarna coklat tua, bau yang khas dan rasa yang pahit, pemeriksaan rendemen diperoleh 6,5%, susut pengeringan 3,479%, kadar abu 1,831%. Hasil pengujian aktivitas antioksidan ekstrak diperolah nilai  IC50= 6,09 µg/mL. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ekstrak buah rotan (Calamus sp) tergolong antioksidan sangat.    
FORMULASI SEDIAAN TABLET KUNYAH DENGAN PENAMBAHAN ZAT PEWARNA ALAMI EKSTRAK KULIT UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) Sandra Tri Juli Fendri; Farida Rahim; Meysa Nazarina; Siska Ferilda
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1910

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi tablet kunyah menggunakan zat warna alami yang berasal dari ektsrak kulit ubi jalar ungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak kulit ubi jalar ungu dapat digunakan sebagai zat warna alami pada tablet kunyah. Tablet kunyah yang dibuat merupakan suplemen kesehatan yang mengandung zat aktif vit. B6 dibuat dengan metode kempa langsung, dengan variasi konsentrasi pewarna ekstrak kulit ubi jalar ungu formula 1 yaitu 6% , formula 2 yaitu 12%. Sifat fisik tablet kunyah meliputi keseragaman bobot didapatkan hasil formula 1 : 0,28%, formula 2 : 0,35%, keseragaman ukuran didapatkan hasil formula 1 : diameter 7,2 mm, tebal 2,319 mm, formula 2 : diameter 7,2 mm, tebal 2,359 mm, kekerasan didapatkan hasil formula 1 : 4,8 kp, formula 2 : 2,37 kp, kerapuhan didapatkan hasil formula 1 : 0,06%, formula 2 : 0,29%, waktu hancur didapatkan hasil formula 1 : 7.08 menit, formula 2 : 8.02 menit. Dapat disimpulkan Ekstrak kulit ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai zat pewarna alami  sediaan tablet kunyah Kata kunci : Pewarna alami, Kulit ubi jalar ungu, Formulasi, Tablet kunyah
Fotolisis Senyawa Parasetamol Yang Berpotensi Dalam Penanganan Limbah Obat Sandra Tri Juli Fendri; Dedi Nofiandi; Epi Supri Wardi; Aprila Reza Yuris
Jurnal Katalisator Vol 3, No 2 (2018): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.804 KB) | DOI: 10.22216/jk.v3i2.3671

Abstract

Parasetamol merupakan salah satu obat analgetik dan antipiretik paling popular dan banyak digunakan. Konsentrasi parasetamol dalam air limbah akan naik dengan meningkatnya produksi parasetamol. Suatu alternatif dalam menjawab permasalahan tersebut adalah dengan prosespengolahan limbah secara kimia menggunakan metoda fotolisis. Degradasi parasetamol telah dilakukan dengan metoda fotolisis menggunakan lampu UV 10 watt (λ = 253nm) dan (λ =352 nm).Analisis hasil degradasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan HPLC pada panjang gelombang 256 nm. Pengukuran dengan Spektrofotometer UV-Vis dan HPLC ini menunjukkan penurunan absorban dari senyawa parasetamol setelah didegradasi. Degradasi parasetamol8 mg/Lsetelah dilakukan fotolisis selama 180 menit menggunakan lampu UV (λ = 253nm) dan gabungan (λ = 253nm dan 352 nm) menghasilkan persentase degradasi berturut-turut sebesar 75,57 % dan 80,53 %. Sedangkan dengan menggunakan lampu UV (λ = 352 nm) menghasilkan sedikit peningkatan nilai absorban. Analisis dengan HPLC menunjukkan adanya puncak dari senyawa intermediet larutan parasetamol yang terbentuk selama proses degradasi.
Analisis Protein Pada Rinuak, Pensi dan Langkitang dengan Spektrofotometri UV-Vis Sandra Tri Juli Fendri; Ifmaily Ifmaily; Sylda Rakmah Syarti
Jurnal Katalisator Vol 4, No 2 (2019): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v4i2.4425

Abstract

Pada penelitian telah dilakukan mengenai analisis protein pada ikan rinuk (Psilopsis sp), pensi (Corbicula moltkiana) dan langkitang (Brotia testudinaria). Ikan rinuak, pensi dan langkitang merupakan hewan yang kaya protein, hidup di danau dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar protein pada ketiga komoditas tersebut. Penentuan kadar proteinmenggunakan metode biuret yang diukur dengan spektrofotometer UV-Visibel pada panjang gelombang 532 nm. Kadar protein pada ikan rinuak adalah 42,3%, pensi 34,5%, dan langkitang 27,5%. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kandungan protein tertinggi diperoleh pada ikan rinuak Based on the research that has been done, it can be concluded that the highest protein is found in rinuak fish. A research about protein analysis in rinuak fish (Psilopsis sp), pensi (Corbicula moltkiana) and langkitang (Brotia testudinaria) has been done. Rinuak fish, pensi and langkitang are animal protein sources that live on the lake and have high economic value and are consumed by the public. This study aims to determine the levels of protein in the three commodities. Determination of protein content in rinuak fish, pensi and langkitang was carried out using the biuret method which measured by UV-Visible spectrophotometer at a wavelength of 532 nm. Protein content in rinuak fish were 42.3%, pensi were 34.5%, and langkitang were 27.5%. Based on the research that has been done, it can be concluded that the highest protein is found in rinuak fish.
PENGGUNAAN SNO2 DAN TIO2-ANATASE SEBAGAI KATALIS DEGRADASI CARBARYL SECARA OZONOLISIS SERTA PENDETEKSIANNYA MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS DAN HPLC Sandra Tri Juli Fendri; Safni Safni; Hamzar Suyani
Jurnal Katalisator Vol 2, No 1 (2017): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.294 KB) | DOI: 10.22216/jk.v2i1.1550

Abstract

Penelitian terhadap degradasi  senyawa Carbaryl dalam pestisida Sevin 85 S dilakukan secara ozonolisis. Metoda ozonolisis menggunakan reaktor ozon dengan penambahan 10 mg SnO2 dan TiO2-anatase. Analisis hasil degradasi menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis dan HPLC pada panjang gelombang 280 nm. Pengukuran dengan Spektrofotometer UV-Vis dan HPLC ini menunjukkan penurunan absorban dari senyawa Carbaryl setelah didegradasi. Disamping itu, HPLC menunjukkan adanya puncak senyawa intermediet yang terbentuk selama proses degradasi. Degradasi 20 mg/L Carbaryl tanpa penambahan katalis dengan metoda ozonolisis mencapai 46,16% setelah 90 menit. Degradasi 20 mg/L Carbaryl dengan penambahan 10 mg SnO2 sebagai katalis dengan metoda ozonolisis mencapai 56,72% dan dengan penambahan 10 mg TiO2-anatase, degradasi mencapai 72,67% setelah 90 menit. TiO2-anatase lebih efektif daripada SnO2 dalam penggunaannya sebagai katalis dalam mendegradasi Carbaryl. 
STABILITAS ANTOSIANIN DARI KULIT TERONG BELANDA MERAH (Solanum betaceum Cav.) TERHADAP PH DAN SUHU Sandra Tri Juli Fendri; Verawati Verawati; Putri Saimi Nuras
Jurnal Katalisator Vol 5, No 1 (2020): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v5i1.5023

Abstract

There had been identification and stability test of anthocyanin liquid extract from skin of eggplant of Holland that red colored using UV-Vis spectrophotometer. Anthocyanin is a color compound that responsible mostly red, blue and purple in fruit, vegetables and ornamental plants and these anthocyanins belong to the flavonoid group. Eggplans of Holland is taken from Tabing market, Padang City. The extraction process was performed by maceration method using solvent of 96% ethanol: HCl 1% (9:1). The identification of the anthocyanin compound on the sample extract was done by color reaction with 2 M NaOH and 2 M HCl. Stability of the anthocyanin pigment was tested by both the pH and temperature difference treatments. The pH used was pH 1, 3, 5, 7 and 9, while the temperature used was 30oC, 40oC, 60oC, 80oC and 100oC. The parameters of stability are the color of solution, maximum wavelength (λmax) and absorbance. The anthocyanin pigments stability test Eggplant of Holland was performed by using one-way of statistical data of variances (ANOVA), the liquid leather extract was stated stable at the influence of pH to temperature (temperature 30, 40, 60 and 80oC), especially at pH 1-3 next pH 5 and pH 7.Keywords : Anthocyanin, identification, pH, temperature, stability test
PENGARUH KONSENTRASI MINYAK ZAITUN DAN BEESWAX PADA LIPBALM EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) Rasyadi, Yahdian; Fendri, Sandra Tri Juli; Rahmi, Aulia; Merwanta, Selvi
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v13i1.325

Abstract

Sebagai langkah awal dalam menghindari munculnya masalah pada bibir dapat digunakan kosmetik lipbalm. Daun kopi arabika kaya akan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan polifenol. Tujuan penelitian ini untuk menjadikan ekstrak etanol daun kopi arabika ke bentuk sediaan lip balm dengan variasi minyak zaitun dan beeswax sebagai basis lipbalm dan mengevaluasi fisik sediaan. Dibuat 6 formula dengan variasi minyak zaitun dan beeswax pada F1, F2, F3, F4, F5, F6 berturut-turut (10%:3%), (10%:5%), (10%:8%), (20%:3%), (20%:5%), (20%:8%). Pengamatan dilakukan terhadap organoleptis, homogenitas, suhu lebur, pH, stabilitas, dari masing-masing formula lipbalm daun kopi arabika. Semua formula lipbalm daun kopi arabika menunjukkan tekstur, warna, aroma yang baik; pH sesuai standar, sediaan homogen, stabil selama penyimpanan. Variasi basis minyak zaitun dan beeswax pada formula lipbalm ekstrak etanol daun kopi arabika (Coffea arabica L.) menghasilkan semua lipbalm dengan tekstur semi padat, warna cream muda dengan aroma essence coffea dan stabil selama penyimpanan REFERENSI Agustin Ningrum, W., Wahyu Permadi, Y., Faiqatul Himmah, F. and Ulfa, F. 2021. Uji Sediaan Lotion Nanopartikel Ekstrak Terong Belanda Sebagai Antioksidan. Ambari, Y., Hapsari, F.N.D., Ningsih, A.W., Nurrosyidah, I.H. and Sinaga, B. 2020. Studi Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Variasi Beeswax. Journal of Islamic Pharmacy 5(2), pp. 36–45. doi: 10.18860/jip.v5i2.10434. Arisanty, A., Karim, D., Daswi, D.R. and E, A.W. 2022. Formulasi Dan Stabilitas Fisik Sediaan Lip Balm Dari Buah Stroberi (Fragaria vesca L). Media Farmasi 17(2), p. 191. doi: 10.32382/mf.v17i2.2298. Cahyani, S., Rusydi Hashim, S.H. and Pramestyani, E.D. 2024. Formulasi Lip balm dan Penetapan SPF (Sun Protection Factor) Ekstrak Daun Mangga. Majalah Farmasetika 9(2), p. 140. doi: 10.24198/mfarmasetika.v9i2.50148. ERYANI, M.C. 2022. PENGARUH VARIASI KONSENTRASI CMC-Na SEBAGAI VISCOSITY AGENT TERHADAP SIFAT FISIK SHEET MASK GEL EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.). MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan 11(1), pp. 9–15. doi: 10.48191/medfarm.v11i1.90. Hayati, M., Nusantari, C.S. and Shinta, W. 2024. Formulasi Dan Uji Fisik Sediaan Lip Balm Dari Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill) Sebagai Pelembab. INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) 7(2), p. 84. doi: 10.21927/inpharnmed.v7i2.3875. Primastuti, H. 2020. Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lip Balm Berbentuk Stick yang Mengandung Minyak Extra Virgin Olive Oil dengan Basis Kombinasi Cera Alba dan Carnauba Wax. Medan: Universitas Sumatera Utara. Puspitasari, A.D. 2020. KRIM ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica). Jurnal Ilmiah Teknosains 3(2). doi: 10.26877/jitek.v3i2.1598. Rasyadi, Y. 2018. FORMULASI SEDIAAN KUMUR DARI EKSTRAK DAUN SUKUN Artocarpus altilis (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg. Chempublish Journal 3(2), pp. 76–84. doi: 10.22437/chp.v3i2.5767. Rasyadi, Y. 2021a. FORMULASI DAN UJI STABILITAS HANDBODY LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn.). Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi 11(1), p. 15. doi: 10.30591/pjif.v11i1.2958. Rasyadi, Y. 2021b. FORMULASI LIP BALM EKSTRAK ETANOL BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack)) DAN UJI STABILITAS MENGGUNAKAN METODE FREEZE AND THAW. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi 10(2), p. 134. doi: 10.30591/pjif.v10i2.2505. Rasyadi, Y. 2023. FORMULASI DAN KARAKTERISASI BODY BUTTER EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L ) DENGAN COCOA, SHEA, DAN COCONUT BUTTER. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi 12(2), p. 178. doi: 10.30591/pjif.v12i2.5102. Rasyadi, Y., Agustin, D. and Gunawan, O. 2023a. FORMULASI SEDIAAN SHAMPO EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) DAN EVALUASI FISIKNYA. Jurnal Buana Farma 3(4), pp. 111–120. doi: 10.36805/jbf.v3i4.891. RASYADI, Y., NINGSIH, W., MULYA, W.P. and HANIFA, D. 2024. KASTURI ORANGE PEEL (CITRUS MICROCARPA BUNGE) ESSENTIAL OIL: CHEMICAL PROFILE, FORMULATION AS ROLL-ON AROMATHERAPY AND ITS EVALUATION. International Journal of Applied Pharmaceutics, pp. 126–131. doi: 10.22159/ijap.2024.v16s1.28. Rasyadi, Y., Sartika, D. and Fitri, N.D. 2023b. FORMULASI SEDIAAN GEL FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) DENGAN BERBAGAI GELLING AGENT. Jurnal Insan Farmasi Indonesia 6(1), pp. 144–156. doi: 10.36387/jifi.v6i1.1373. Rasyadi, Y., Yenti, R. and Jasril, A.P. 2019. Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sabun Mandi Cair Ekstrak Etanol Buah Kapulaga (Amomum compactum Sol. ex Maton). PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) 16(2), p. 188. doi: 10.30595/pharmacy.v16i2.5675. Rasyadi, Y., Zaunit, M.M. and Safitri, R. 2021. Formulasi dan Karakterisasi Spray Gel Hand Sanitizer Ekstrak Etil Asetat Daun Kunyit (Curcuma domestica Val). Jurnal Farmasi Higea 13(2), p. 99. doi: 10.52689/higea.v13i2.374. SIMANULLANG, G. 2023. Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Lip Balm Minyak Bekatul (Rice Bran Oil). Media Farmasi Indonesia 18(2). doi: 10.53359/mfi.v18i2.230. Tampubolon, A. 2023. FORMULASI LIP BALM EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) SEBAGAI PELEMBAB BIBIR. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia 5(2), pp. 310–321. doi: 10.33759/jrki.v5i2.394.
PENETAPAN KADAR BETA KAROTEN PADA BUAH TERUNG PEPINO PUTIH DAN TERUNG PEPINO UNGU Sandra Tri Juli Fendri; Roslinda Rasyid; Nia Marza; Siska Ferilda
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2542

Abstract

β-karoten disebut sebagai terpenoid dari metabolit sekunder termasuk kelompok karotenoid, karotenoid ini mempunyai pigmen organik berwarna kuning, orange, dan merah jingga kecoklatan hingga ungu yang terdapat pada sayuran dan buah-buahan, β-karoten memiliki kandungan provitaminA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar β-karoten pada buah terung pepino putih dan terung pepino ungu dan untuk mengetahui adanya perbedaan kadar β-karoten. Masing-masing sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan aseton sebagai pelarut. Ekstrak aseton diberikan perlakuan saponifikasi dan di ektraksi kembali menggunakan petroleum eter. Uji kualitatif menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan uji kuantitatif menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum 481 nm. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa buah terung pepino putih dan terung pepino ungu teridentifikasi mengandung senyawa β-karoten dengan nilai RF 0,65. Hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar rata-rata β-karoten 0,17483 % b/b untuk buah terung pepino putih, 0,25026 % b/b untuk buah terung pepino ungu. Hal ini menunjukkan kadar β-karoten tertinggi terdapat pada buah terung pepino ungu kemudian di ikuti buah terung pepino putih. Berdasarkan analisis data menggunakan t independent menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari masing-masing sampel buah pepino yang ditandai dengan (p<0,05).Kata Kunci : β-karoten, Buah Pepino, Spektrofotometer UV-Vis.
FORMULATION OF SUNGKAI LEAF ETHANOL EXTRACT POWDER (Peronema canescens Jack.) AND ITS ANTIOXIDANT TEST Sandra Tri Juli Fendri; Farida Rahim; Ririn Khairani; Siska Ferilda; Suryani
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 2, Oktober 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v8i2.2533

Abstract

Sungkai leaves (Peronema canescens Jack.) is one of the medicinal plants that have antioxidant activity. This study aims to formulate sungkai leaf ethanol extract in the form of instant powder as a health supplement and test the antioxidant activity of   instant   powder   preparations.   Making   dry extract of sungkai leaves   using freeze dryer and antioxidant activity test using DPPH method at a maximum absorption wavelength of 520 nm. The results of instant powder formulation on organoleptis examination instant powder is in the form of fine powder, white with green grains, distinctive smell and slightly sweet taste while the brewed instant powder is in the form of a green liquid, distinctive smell and slightly sweet taste, good flow properties, flow speed 6.63 g / s, resting angle  29.45o,  soluble  time  110  seconds,  water insoluble part 1.528%, moisture content 5.12%, ash content 0.29% and pH 5.59. From all examinations have met the requirements of good preparations. IC values of50 ethanol extract and instant powder were 73.76 ppm and 662.69 ppm respectively. So it can be concluded that sungkai leaf ethanol extract can be formulated as instant powder and sungkai leaf ethanol extract has strong antioxidant activity, while sungkai leaf instant powder has very weak antioxidant activity.
PENYULUHAN PENGELOLAAN OBAT BAGI LANSIA DAN KELUARGA DI KELURAHAN AIE PACAH KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Siska Ferilda; Sandra Tri Juli Fendri; Erni Maywita; Betty Fitriyasti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2129

Abstract

Proses penuaan mengakibatkan terjadinya perubahan pada berbagai organ di dalam tubuhseperti sistem gastrointestinal, sistem genitourinaria, sistem endokrin, sistem immunologis,sistem serebrovaskular, sistem saraf pusat dan sebagainya. Hal menyebabkan lansiamemerlukan obat yang cukup banyak untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi. PadaPengabdian kali ini kami akan melakukan penyuluhan mengenai pengelolaan obat bagi lansiadan keluarga agar mereka nantinya dapat memperoleh, menyimpan, mengunakan danmembuang obat yang sudah tidak layak lagi secara benar.Lokasi dilakukan di mesjid AlmiraPerumahan Maharani kelurahan Aie Pacah pada bulan 01 November 2023. Pengabdiaan ini didihadiri 30 orang peserta pemberian materi penyuluhan dengan persentasi dan diskusi. Hasilkuiseioner yang diberikan di awal dan di akhir pengabdian terlihat adanya peningkatanpengetahuan dari peserta pengabdian hal ini terlihat dengan nilai P<0,05 dari uji WilcoxonKata kunci : Lansia, Pengelolaan obat, DaGuSiBu