Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PELAYANAN RESEP OBAT GRATIS PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Ferilda, Siska; Rasyadi, Yahdian; Marsellinda, Elsa; Elvionita, Cindy; Agustin, Diva; Nabila, Hanifa; Aprilia, Fadhila; Azliany, Syifa; Fitriyasti, Betty; Fendri, Sandra tri Juli
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2929

Abstract

This community service activity entitled providing health services and drug prescription services, whichwas carried out on November 3 2024, was carried out in 2 places in Padang Pariaman district. Thiswas carried out by starting with a patient's health examination and then providing a drug prescriptionservice. The community received 260 patients with 260 prescriptions consisting of 25 pediatric patients,120 adults and 115 elderly people. The most common diseases were osteoarthritis and gastritis with thedrugs used. for osteoarthritis, diclofenac, methylprednisolone and neurotropic vitamins, while forgastritis, ranitidine and omeprazole are often used.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA NON KESEHATAN TENTANG SWAMEDIKASI DALAM PENANGANAN DEMAM DI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG Ferilda, Siska; Andania, Meiridha Mutiara; Maidani, Ochi Srisepti; Fendri, Sandra Tri Juli; Fitriyasti, Betty
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2895

Abstract

Swamedikasi (self medication) atau pengobatan sendiri dalam rangka meningkatkan kesehatan dirisendiri dan mengatasi/mengobati penyakit ringan tanpa pengawasan dokter. Pengobatan sendiridilatar belakangi oleh banyak alasan antara lain alasan keluarga, menghemat waktu, kepercayaanterhadap pengobatan tradisional, kekhawatiran akan kerahasiaan, biaya, jarak, dan kepuasandibandingkan dengan pengobatan sendiri sebelumnya. Hal yang penting untuk dipahami adalahpengobatan sendiri adalah tepat, aman dan masuk akal dan tidak melibatkan pengobatan tanpamencari informasi tentang pengobatan. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiGambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa non Kesehatan tentang Swamedikasi dalam PenanganDemam di Universitas Baiturrahmah Padang. Metode: rancangan penelitian yang dilakukan denganobservasional dengan desain deskriptif. Hasil: dari 105 orang responden dengan pengetahuan baikyang mana terdiri dari 48 orang (45,7%), 54 orang mahasiswa berpengetahuan cukup (51,4%), dan3 orang mahasiswa berpengetahuan kurang (2.9%). Tidak terdapat pengaruh antara jenis kelaminterhadap tingkat pengetahuan dengan nilai Sig (0,078) > (0,05). Kesimpulan: tingakat pengetahuanmahasiswa non kesehatan cukup baik tentang swamedikasi penanganan demam.Kata kunci: Swamedikasi, Obat, pengetahuan, mahasiswa
FORMULASI DAN PENENTUAN NILAI SPF (SUN PROTECTION FACTOR) SEDIAAN BEDAK TABUR TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL BUAH ROTAN (Calamus sp) Fendri, Sandra Tri Juli; Agustin, Diana; Saputri, Hernita Duwi; Ferilda, Siska
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2896

Abstract

Buah rotan (Calamus sp) mempunyai kandungan flavonoid, fenolik dan tanin yang memiliki aktivitasantioksidan yang sangat kuat sehingga dapat digunakan sebagai tabir surya.Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk memformulasi ekstrak buah rotan dalam bentuk sediaan bedak tabur dan mengetahui nilai SPF dari bedaktabur ekstrak buah rotan (Calamus sp) dengan cara diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis padapanjang gelombang 290-320 nm. Dilakukan evaluasi sediaan bedak tabur ekstrak buah rotan (Calamus sp)berupa, pemeriksaan organoleptis, kelembaban, pH, ukuran partikel, uji daya lekat, uji iritasi. Hasil pengujianaktivitas SPF sediaan masing-masing formula diperoleh yaitu, F0 = 2,280, F1 = 5,011, F2 = 5,26, F3 = 7,9294.Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak buah rotan (Calamus sp) dapat diformulasi dalambentuk sediaan bedak tabur dan aktivitas nilai SPF bedak tabur ekstrak buah rotan yang terbaik terdapat padaF3= 7,9294, dimana nilai SPF ini tergolong pada kelompok sediaan tabir surya proteksi ekstra.Kata kunci : Ekstrak buah rotan (Calamus sp), bedak tabur, spf, tabir surya
Wound-Healing Effect of Ethyl Acetate Subfraction Ointment from Meniran Leaves (Phyllathus niruri L.) at 5% Concentration on White Male Rats Tobat, Sanubari Rela; Wahyuni, Fatma Sri; Yenny, Satya Wydya; MYH, Etriyel; Annisa, Annisa; Wardi, Epi Supri; Fendri, Sandra Tri Juli
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 3 № 01 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v3i01.1478

Abstract

A study has been conducted on the healing effect of excision wounds using subfraction ointment of ethyl acetate of meniran leaves (Phyllathus niruri L.) with a concentration of 5% on the percentage of wound healing area, epithelialization time, and hydroxyproline levels in male white rats. This study consisted of 3 groups of rats based on ointment grouping, and each group consisted of 15 rats; from 15 rats, they were grouped again into 3 groups based on the day of taking the results of the wound healing parameters, namely days (5, 10 and 15); each group consisted of 5 rats, where group 1 was control with the administration of ointment base, group 2 was given (T® ointment) as a comparison, and group 3 was treated with the administration of the test preparation topically with subfraction ethyl acetate concentration of 5%. Each group was observed and measured for the percentage of wound healing area, epithelialization time, and hydroxyproline levels on days 5, 10, and 15. The results of data analysis using one-way ANOVA and two-way ANOVA followed by Duncan's test (SPSS 23.0) showed a significant difference between the control group and the treatment group in terms of the percentage of wound healing area, epithelialization time and hydroxyproline levels (p<0.05), so it can be concluded that the preparation of ethyl acetate subfraction ointment of meniran leaves with a concentration of 5% has an effect as an excision wound therapy.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HANDBODY LOTION DARI EKSTRAK ETANOL BUAH ROTAN (Calamus sp) Fendri, Sandra Tri Juli; Rahim, Farida; Puspita, Tania; Ferilda, Siska
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3199

Abstract

Buah Rotan (Calamus sp) merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan pada kulit dan dimanfaatkan sebagai antioksidan. Metabolit sekunder yang dimiliki buah rotan tersebut seperti flavonoid, fenolik, dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) menjadi sediaan handbody lotion dengan 4 formula, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (2%), F3(3%) dengan Vitamin C sebagai kontrol positif. Evaluasi sediaan handbody lotion yang dilakukan meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, tipe krim, stabilitas,uji iritasi dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 518 nm. Hasil pengujian nilai IC50 ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) sebesar 7,54 µg/mL dan IC50handbody lotion pada F0= 22.637,3 µg/mL, F1= 424,60 µg/mL, F2= 370,06 µg/mL dan F3= 252,73 µg/mL. Ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) dapat diformulasikaan dalam bentuk sediaan handbody lotion, dan tingkat aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) tergolong sangat kuat, sedangkan pada sediaan handbody lotion F0 tergolong sangat lemah, serta F1, F2, F3 tergolong  lemah.Kata Kunci: Buah Rotan (Calamus sp), Handbody lotion, Antioksidan
GAMBARAN POLA PENGGUNAAN OBAT ANTI HIPERTENSI KOMORBIDITAS YANG DI RAWAT DI RSI SITI RAHMAH PADANG Ferilda, Siska; Ayudia, Elisa; Andriani, Tia; Fendri, Sandra Tri Juli
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3351

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh masyarakat dan mendapat perhatian global kala ini.Hasil Riset diketahui prevalensi Hipertensi tertinggi adalah pada kelompok usia 75 tahun ke atas dengan prevelensi 69.5% dan terendah adalah pada kelompok umur 18-24 tahun pada prvelensi 13,2% Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan sejumlah organ penting, seperti gagal jantung, ginjal,otak,dan retina,bahkan hipertensi dapat mengakibatkan disfungsi ereksi. Tujuan : Untuk mengetahui pola penggunaan obat hipertensi di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah padang periode September-Desember 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Retrospektif (data yang telah lalu) u.Hasil:Golongan Obat tunggal adalah yang paling banyak digunaka Golongan CCB dan untuk obat 2 kombinasi yang paling banyak digunakan adalah golongan CCB+ACEI dan golongan obat untuk 3 kombinasi yang paling banyak di gunakan adalah golongan CCB+Diuretik+Diuretik dan golongan CCB+CCB+Diuretik. Kesimpulan: Golongan obat Antihipertensi yang paling banyak digunakan untuk pengobatan Hipertensi dengan penyakit penyerta yang di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang pada bulan September- Desember 2022 paling banyak menggunakan golongan CCB dengan presentase 47,44% serta terapi kombinasi yang paling banyak digunakan pada golongan CCB+ACEI dengan presentase 52,47%
PENYULUHAN DAN PEMBAGIAN BROSUR KOSMETIK AMAN KEPADA MASYARAKAT DI GOR AGUS SALIM PADANG Ferilda, Siska; Fendri, Sandra Tri Juli; Fitriasti, Betty
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2646

Abstract

This community service was carried out to increase public knowledge regarding the use of safe cosmetics, carried out by providing counseling and brochures regarding safe cosmetics to 43 people at GOR Agus Salim Padang on May 12 2024. After carrying out this activity, it was seen that there was an increase in the knowledge of the community who received counseling and This brochure can be seen by asking about the level of knowledge regarding safe cosmetics before and after the educationKeywords:  Safe Cosmetic, Cuonseling, Brochures
Uji Kadar Fenolik Total dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun, Batang, Akar Tumbuhan Sungkai (Peronema canescens Jack) Fendri, Sandra Tri Juli; Verawati, Verawati; Fauzi, Sellia; Ferilda, Siska
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30735

Abstract

ABSTRAKSungkai (Paronema canescens Jack) merupakan tumbuhan liar yang memiliki beragam khasiat tradisional dan banyak dibudidayakan oleh masyrakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik total dan aktivitas antioksidan dari ekstrak daun, batang, akar tumbuhan sungkai. Ekstrak diperoleh dengan metoda maserasi dengan menggunakan etanol 70%. Metoda yang digunakan dalam menguji kadar fenolik total yaitu Folin-Ciocalteu dengan panjang gelombang serapan maksimum 759,5 nm dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metoda DPPH dengan panjang gelombang serapan maksimum 518 nm. Hasil ekstraksi dari masing-masing bagian tumbuhan sungkai diperoleh rendemen pada ekstrak daun 11,89 %, ekstrak batang 5,88 %, dan ekstrak akar 4,87 %. Hasil penetapan kadar fenolik total dari ekstrak daun, batang, akar secara berurutan adalah 19,45 %b/b, 12,86 %b/b, 11,74%b/b. Nilai IC50 dan Akitvitas antioksidan dari ektrak daun, batang, akar secara berurutan adalah 45,81 ppm (sangat kuat), 110,42 ppm (sedang), 117,92 ppm (sedang). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada bagian daun tumbuhan sungkai memiliki kadar fenolik total dan aktivitas antioksidan yang sangat kuat dibandingkan bagian batang dan akar.Kata kunci : Sungkai (Paronema canescens Jack), Ekstraksi, Fenolik, Antioksidan  ABSTRACTSungkai (Paronema canescens Jack) is a wild plant that has various traditional properties and is widely cultivated by the community. This study aims to determine the total phenolic content and antioxidant activity of extracts of leaves, stems and roots of the sungkai plant. The extract was obtained by maceration method using 70 % ethanol. The method used in testing the total phenolic content is Folin- Ciocalteu with a maximum absorption wavelength of 759,5 nm and the antioxidant activity test using the DPPH method with a wavelength of 518 nm. The results of the extraction of each part of the sungkai plant obtained yields of 11.89 % leaf extract, 5.88 % stem extract, and 4.87 % root extract. The results of the determination of the total phenolic content of the leaf, stem, root extracts respectively were 19.45%w/w, 12.86 %w/w, 11.74 %w/w. The IC50 and antioxidant activity of leaf, stem, root extracts were 45.81 ppm (very strong), 110.42 ppm (moderate), 117.92 ppm (moderate). From this study it can be concluded that the leaves of the sungkai plant have very strong total phenolic levels and antioxidant activity compared to the stems and roots.Key words : Sungkai (Paronema canescens Jack), Extraction, Phenolic, Antioxidant
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI KOSMETIK AMAN DI MADRASAH ALIYAH SWASTA AL-FALAH PADANG Ferilda, Siska; Elvionita, Cindy; Pasalina, Putri Engla; Aisyah, Intan Kamala; Fendri, Sandra Tri Juli
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30785

Abstract

Penggunaan kosmetik pada remaja putri cenderung meningkat seiring dengan pengaruh media sosial dan lingkungan pergaulan, namun belum diiringi dengan pengetahuan yang memadai mengenai keamanan kosmetik. Kurangnya pemahaman terkait bahan berbahaya, izin edar, dan cara penggunaan kosmetik yang benar dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kosmetik aman di Madrasah Aliyah Swasta Al-Falah Padang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025, dengan sasaran remaja putri tingkat Madrasah Aliyah sebanyak 35 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang secara statistik menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai kosmetik aman efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk perilaku penggunaan kosmetik yang aman dan rasional pada remaja, serta menjadi upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan kulit.Kata kunci: kosmetik aman, remaja putri,  peningkatan pengetahuan