Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL TIARSIE

Pendekatan Metode Interpretive Structural Modeling dalam Penentuan Kriteria Kunci Pemilihan Supplier Pada Perusahaan Konstruksi Chendrasari Wahyu Oktavia; Christine Nathalia; Sherly Gunawan Tjhong
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.42 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.56

Abstract

Keberadaan supplier bagi perusahaan memegang peranan penting terutama di dalam menjamin ketersediaan material. Oleh karena itu, perlunya melakukan pemilihan supplier dengan didasarkan pada kriteria. Namun, aktivitas pemilihan supplier bukanlah suatu hal yang mudah karena perusahaan harus dihadapkan oleh beberapa kriteria yang dibuat sebagai dasar penilaian dalam pengambilan keputusan. Oleh karena iu, tujuan dari penelitian ini adalah memetakan kriteria pemilihan supplier, dan menentukan kriteria kunci yang tepat dalam pemilihan supplier. Permasalahan dalam pemilihan supplier ini diselesaikan dengan metode interpretive structural modeling (ISM). Metode ini akan membantu dalam memetakan dan mendapatkan kriteria kunci dalam pemilihan supplier dengan melihat sisi keterkaitan antar satu kriteria dengan kriteria lain. Berdasarkan hasil dari pengolahan data, terdapat 21 kriteria yang digunakan oleh perusahaan sebagai acuan dasar dalam pemilihan supplier. Namun, kriteria acuan tersebut perlu diolah kembali dengan menggunakan metode ISM. Hasil dari metode ISM diperoleh 19 kriteria kunci yakni kualitas, pengiriman, harga, pelayanan perbaikan, keandalan (reliabilitas), fleksibilitas, sikap, sistem komunikasi, sejarah performansi, konsistensi, hubungan jangka panjang, hubungan timbal balik, standar kualitas, integritas, profesionalisme, reputasi dan posisi dalam industri, pengendalian operasional, jumlah kerja sama masa lampau, dan ketersediaan. Kriteria-kriteria ini adalah kriteria kunci yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.
Analisis Pendapatan dengan Peramalan Moving Average pada Usaha Laundry Perumahan Gunungsari Subaderi, S; Oktavia, Chendrasari Wahyu
Jurnal Tiarsie Vol 21 No 3 (2024): Jurnal TIARSIE 21.3
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v21i3.215

Abstract

Pendapatan memiliki peranan penting dalam keberlangsungan setiap usaha. Setiap pelaku usaha selalu berkeinginan memiliki informasi pendapatan pada periode mendatang. Untuk memprediksi ini membutuhkan teknik peramalan dengan menggunakan moving average. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pendapatan pada 1 minggu dan 2 minggu mendatang pada usaha laundry dan mengetahui nilai akurasi yang diperoleh dari hasil prediksi terhadap kondisi sebenarnya. Hasil yang diperoleh adalah prediksi pendapatan 1 minggu sebesar Rp. 56.400.000 dan 2 mingguan adalah Rp.51.533.571 dan nilai akutrasinya adalah 27% untuk prediksi 1 minggu dan 28% untuk prediksi 2 mingguan dari hasil akurasi ini menunjukkan bahwa hasil akurasi ini cukup baik.
Pendekatan Studi Waktu Dan Line Balancing Dalam Permasalahan Bottleneck di PT.XYZ Oktavia, Chendrasari Wahyu; Abdullah, M. Hasan; Hariyanto, Krisnadhi; Dewi, Fitriya Gemala; Sari, Kuswinda; Riyanto, Ong Andre Wahyu
Jurnal Tiarsie Vol 22 No 1 (2025): Jurnal TIARSIE 22.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v22i1.259

Abstract

XYZ merupakan perusahan manufaktur di bidang produksi speaker. Dalam memproduksi produk unggulannya tentunya perusahaan dituntut melakukan efisiensi dari proses produksinya. Kegiatan produksi di dalam perusahaan ini sering mengalami bottlenecksehingga target yang telah direncanakan tidak dapat dipenuhi secara tepat. Oleh karena itu, penting sekali perusahaan melakukan perencanaan dan pengendalian meliputi pengukuran dari masing-masing aktivitas untuk melihat seberapa lama waktu yang dibutuhkan tenaga kerja dan mengetahui seberapa banyak tingkat aktivitas dalam menghasilkan produk. Melihat pentingnya pengukuran aktivitas ini, maka diperlukan metode pengukuran yang akurat yang paling banyak digunakan yaitu dengan studi waktu. Dengan metode ini, perusahaan dapat menentukan lama kerja yang dibutuhkan operator mampu menyelesaikan suatu pekerjaan secara spesifik dan tepat pada kecepatan kerja normal dalam lingkungan kerja pada saat itu sehingga mengurangi bottleneck. Tujuan penelitian ini adalah mnegetahui penggunaan metode studi waktu dalam pengukuran kerja di PT. XYZ. Hasil penelitian ini adalah jumlah jam kerja efektif di PT. XYZ sebesar 7 jam setiap harinya dan jam kerja efektif per demandsetiap harinya adalah 10,5 menit per unit.
Analisis Prediksi Pengunjung Laundry XY Berdasarkan Hasil Simulasi Monte Carlo Oktavia, Chendrasari Wahyu; Hindratmo, Astria; Ong, Andre Wahyu Riyanto
Jurnal Tiarsie Vol 20 No 7 (2023): Jurnal TIARSIE 20.7
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v20i7.214

Abstract

Abstrak - Usaha laundry merupakan usaha yang cukup banyak di temui di beberapa daerah di Indonesia. Perkembangan usaha laudry makin pesat sebesar 50%. Keberlangsungan roda bisnis usaha laundry koin ini bergantung pada kunjungan konsumen setiap harinya. Sayangnya, kunjungan konsumen merupakan keadaan yang tidak dapat ditentukan secara pasti oleh pelaku usaha sehingga seringkali menyulitkan pelaku usaha dalam menentukan besar pendapatan yang diperoleh dan biaya yang akan dikeluarkan. Untuk meminimalisasi biaya dan dan memaksimalkan keuntungan, pelaku usaha membutuhkan teknik peramalan dengan metode simulasi monte carlo. Hasil simulasi monte carlo untuk 60 hari ke depan mendapatkan estimasi jumlah kunjungan konsumen akan terus berulang setiap 12 hari dan tingkat akurasi sebesar 115% dan perhitungan MAPE adalah 43,04%. Kesimpulannya adalah metode simulasi monte acrlo sudah cukup baik dalam menggambarkan kondisi peramalan terhadap kondisi sebenarnya.