Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Komparasi Metode Case Based Reasoning dan Certainty Factor Kasus Penyakit Gigi Mulut Suryo Atmojo; Ruli Utami; Suzana Dewi; Nurwahyudi Widhiyanta
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 13 No 02 (2023): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM UBHINUS MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v13i02.1016

Abstract

Dental and oral disease is one of the diseases that has a serious impact on human health in general, because the teeth and mouth are the initial entry for germs and bacteria. Many people underestimate this disease so that treatment is carried out when the condition is severe. Dental and oral health also affects overall health. Therefore, it is important to check your teeth and mouth regularly. The Certainty Factor and Case Based Reasoning methods are used to diagnose website-based dental and oral diseases. This research will create a website-based dental and oral disease expert system that aims to make it easier for users to diagnose dental and oral diseases. The results of this study reveal that dental and oral diseases are classified into twenty types with ninety symptoms, and each of the two methods has a different level of speed and accuracy. However, each method also has its own advantages and disadvantages, the results of the diagnosis of the Certainty Factor method are 0.20 to 0.30 seconds faster in providing diagnostic results compared to the Case Based Reasoning method and the Certainty Factor method also has superior accuracy results of 84% while the Case Based Reasoning produces 51% accuracy
PROSES PRODUKSI KERUPUK RENYAH DI KABUPATEN GRESIK Purnamayudhia, Onny; Hindratmo, Astria; Oktavia, Chendrasari Wahyu; Lestary, Agnes Dwi; Salim, Moch.; Dewi, Suzana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2655

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam usulan ini bertujuan mengembangkan usaha kecil mandiri (UKM) produksi Kerupuk Renyah “Mbak Tifa” di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Permasalahan yang dihadapi Mitra UKM saat ini adalah hasil produksi yang belum ada peningkatan dan hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumen pada segmen pasar terbatas. Hal ini disebabkan karena proses pengolahan produk Kerupuk Renyah masih menggunakan peralatan manual. Seiring dengan semakin banyaknya permintaan konsumen terhadap produk Kerupuk Renyah, tim pengusul menawarkan solusi kepada Mitra UKM agar hasil produk diolah dengan alat pengiris kerupuk, agar proses produksi bisa berjalan lebih cepat dan hasil produksi lebih banyak. Selain itu, dengan meningkatnya hasil produksi, maka target penjualan dapat menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas, tidak terbatas pada segmen tertentu seperti pada saat masih menggunakan peralatan manual, sehingga akan meningkatkan pendapatan usaha mitra UKM. Untuk mempertahankan kontinuitas operasional usaha dimasa yang akan datang, juga diperlukan adanya tata kelola manajemen usaha yang lebih baik dan dimungkinkan juga memperdayakan usaha kerjasama dengan mitra lain non wirausahawan. Implementasi program pengabdian ini antara lain meliputi : 1). Memberikan pelatihan produksi Kerupuk, 2). Memberikan pelatihan dan pendampingan pengoperasian alat beserta perawatannya, 4). Meng-evaluasi pemakaian alat, 5). Melakukan pendampingan dalam memilih pasar potensial, promosi dan lokasi penjualan. 6). Memberikan pendampingan pembuatan merek/logo kemasan, 7). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan biaya produksi, 9). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan, 10). Memberikan Pelatihan dan Pendampingan manajemen Kewirausahaan (Inovasi)
PKM Penguatan Layanan Digital Kebun Binatang Surabaya melalui Implementasi Aplikasi Peta Interaktif dan Analisis Sentimen Pengunjung Ritonga, Alven; Isnaini Muhandhis; Suryo Atmojo; Suzana Dewi; Eka Alifia Kusnanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.725

Abstract

Kebun Binatang Surabaya (KBS) menghadapi tantangan dalam penyediaan informasi satwa, navigasi area yang luas, serta pemanfaatan umpan balik pengunjung untuk perbaikan layanan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penguatan layanan digital KBS melalui implementasi tiga inovasi berbasis hasil tugas akhir mahasiswa, yaitu aplikasi peta interaktif berbasis mobile, sistem informasi data satwa dan rekam medis, serta sistem analisis sentimen ulasan pengunjung di media sosial. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan studi pendahuluan, adaptasi dan implementasi sistem, pelatihan serta pendampingan staf, dan evaluasi. Uji penerimaan pengguna terhadap aplikasi peta melibatkan 20 pengunjung dengan tingkat penerimaan 94,5%. Sistem analisis sentimen mencapai akurasi 84% (Random Forest) dan 80% (Support Vector Machine) serta menonjolkan topik ulasan dominan terkait kebersihan, harga, dan kenyamanan. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa integrasi hasil penelitian mahasiswa dalam pengabdian dosen mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan digital di KBS.
Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Pencegahan Kekerasan Anak Melalui Pendidikan Kesehatan Keluarga Fifin Dwi Purwaningtyas; Ressy Mardiyanti; Suzana Dewi
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v7i1.1473

Abstract

The aim of this service is to improve children's mental and reproductive health, both physically and psychologically, while empowering the role of society through teacher education and increasing their understanding of children's sexuality education and reproductive health education. This training activity uses a training methodology, discussions, lectures, role playing and case discussions. The activity was carried out from August 15 to October 15 2024, with around 10 cadres attending. Based on monitoring and evaluation data carried out by the PKM program implementation team, it can be concluded that the PKM program is very beneficial for teachers. This is proven by the increase in participants' performance in answering Pretest and Posttest questions, which is proven by completing 10 questions. The PKM program implemented ran effectively without significant obstacles, as evidenced by the high enthusiasm of participants during the outreach activities. The results of this Community Service include increasing knowledge and understanding about Child Sexual Violence (KSA) and increasing the competence of cadres (teachers) to collaborate effectively with parents, local communities and related institutions that deal with child violence. In addition, there has been a marked increase in the ability of cadres to notify parents to remain alert to the potential for sexual violence crimes.