Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Fitoremediasi Logam Fe dalam Air Asam Tambang Menggunakan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Fachruddin Azwari
Jurnal Loupe Vol 15 No 02 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v15i02.41

Abstract

Kegiatan pertambangan mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan berupa pencemaran. Salah satu unsur penyebab yaitu air asam tambang (AAT) yang mengandung besi sulfur, seperti pirit (FeS2) dan pirotit (FeS) yang dapat mencemari air permukaan dan air tanah, mengganggu kesehatan masyarakat sekitar Fitoremediasi berupa penggunaan tanaman untuk menghilangkan, memindahkan, menstabilkan atau menghancurkan bahan pencemar baik itu senyawa organik maupun anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kandungan logam Fe dalam air asam tambang secara fitoremediasi dengan media eceng gondok. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel air di setlling pond yang tidak aktif pada aliran kompartemen kedua di perusahaan batubara CV. Arjuna dan analisa sampel dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda. Hasil fitoremediasi menggunakan eceng gondok yang dianalisa menggunakan AAS kandungan logam Fe sebelum fitoremediasi 0,382 mg/l dan sesudah fitoremediasi mengalami penurunan menjadi 0,379 mg/l sampai tidak terdeteksi.
Estimasi Beban Emisi Kendaraan Bermotor dan Analisis Faktor Pengaruhnya di Lingkungan Kampus Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Denny Maruf, Shalehudin; Rajab, Arini; Azwari, Fachruddin; Alkas, Taufiq Rinda; Triyono, Joko
Jurnal TELUK: Teknik Lingkungan UM Kendari Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Juni Tahun 2026 Jurnal TELUK: Teknik Lingkungan UM Kendari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/teluk.v6i1.1698

Abstract

The growth of motor vehicles, particularly motorcycles, significantly contributes to air pollution, including in campus environments with high mobility. This study aims to analyze the relationship between vehicle age and mileage on exhaust emissions and to estimate the emission load of motor vehicles in Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. A quantitative approach was applied through direct measurement of exhaust emissions from 50 motorcycles using a gas analyzer, followed by correlation analysis and emission load estimation using the Tier 2 approach based on Vehicle Kilometer Traveled (VKT). The results indicate that vehicle age has a very weak correlation with HC (r = 0.11) and CO (r = 0.12), while mileage shows a stronger correlation with HC (r = 0.39) and CO (r = 0.31). The estimated emission load is 10.30 kg/day for CO and 4.35 kg/day for HC. Although the travel distance is relatively short, the high number of vehicles leads to a significant accumulation of emissions. These findings indicate that, at the campus scale, the number of vehicles and mobility intensity are the dominant factors influencing emission loads. Therefore, internal campus transportation management is necessary to reduce emissions.
Persepsi Masyarakat terhadap Dampak dan Penyebab Banjir serta Upaya Penanggulangannya: Studi Kasus Perumahan Haji Saleh, Samarinda: Community Perceptions of Flood Impacts, Causes, and Mitigation Efforts: A Case Study of Haji Saleh Housing Complex, Samarinda Betty Pelegia Sitompul; Shalehudin Denny Maruf; Martha Ekawati Siahaya; Fachruddin Azwari; Wardatul Hidayah
Jurnal Loupe Vol 22 No 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v22i01.3878

Abstract

Flooding has become one of the recurring environmental problems affecting residential areas in Samarinda City, with significant repercussions across multiple dimensions of community life. This study was designed to examine how residents perceive the impacts, triggering factors, and flood mitigation measures undertaken in the Haji Saleh Housing Complex, Loa Janan Ilir Subdistrict. A descriptive quantitative method was employed using a Likert-scale questionnaire (1–5). A total of 40 respondents were selected through purposive sampling, with an age criterion of 15–64 years. Data were analyzed using mean values. The findings reveal that all measured indicators fell within the high to very high categories, yielding an overall mean score of 4.42. Respondents identified heavy rainfall as the primary triggering factor of flooding (mean 4.68), while inadequate drainage capacity also contributed significantly (mean 4.65). The most dominant impacts were property damage (4.60) and mobility disruption (4.53). Meanwhile, community-based flood mitigation efforts were categorized as high. These results indicate that residents possess a strong flood risk perception, underscoring the need for strengthened collaboration between government and community in sustaining mitigation efforts and improving drainage infrastructure on an ongoing basis.
PENENTUAN POLA PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH DI KELURAHAN LOK BAHU, KOTA SAMARINDA Nuzula Elfa Rahma; Wardatul Hidayah; Haryatie Sarie; Taufiq Rinda Alkas; Diepa Febriana Wulandari; Adi Supriadi; Fachruddin Azwari; Martha Ekawati Siahaya; Christine Elia Benedicta; Kemala Hadidjah; Niswatun Hasanah
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.17009

Abstract

Kota Samarinda merupakan wilayah urban dengan jumlah dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Sebagaimana wilayah urban di Indonesia, Samarinda juga menghadapi tantangan besar terkait penanganan sampah kota. Hal ini terlihat dari makin besarnya peningkatan produksi sampah yang berujung pada besarnya volume sampah yang tidak terangkut. Ini tentunya menuntut penyelenggaraan pengelolaan sampah yang lebih baik. Salah satunya dari aspek pengumpulan dan pengangkutan sampah dari sumber hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola pengumpulan sampah dan pengangkutan sampah di Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda melalui pendekatan zonasi berdasarkan pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) No. 03/PRT/M/2013. Penelitian ini dilaksanakan di 10 RT di Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-Maret 2024. Metode pengambilan data bersumber dari observasi dan wawancara. Selanjutnya dilakukan pengisian checklist kriteria mencakup pola pengumpulan sampah sesuai Permen PU No. 03/PRT/M/2013 tentang penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan dalam penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah sampah rumah tangga. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa pola terbaik untuk pengumpulan dan pengangkutan sampah di area studi adalah pola komunal tidak langsung. Pola ini paling sesuai karena kondisi topografi yang datar dan aksesibilitas jalan yang memadai memungkinkan penempatan wadah komunal di lokasi strategis. Selain itu, kepadatan dan keteraturan pemukiman membuat pola komunal tidak langsung ideal untuk mengumpulkan sampah dari beberapa titik sebelum diangkut ke TPS, menjadikannya pilihan paling efektif untuk pengelolaan sampah di area studi
Effectiveness of Kiambang (Salvinia molesta) and Kayu Apu Dadak (Azolla pinnata) Plants in the Phytoremediation System of Tofu Wastewater Andi Gita Tenri Sumpala; Christine Elia Benedicta; Fachruddin Azwari; Kemala Hadidjah; Arini Rajab; Christopaul Pala'langan Toding Layuk; Martha Ekawati Siahaya; Adi Supriadi
Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol. 8 No. 1 (2026): JPPL, Maret 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/n7ek4q39

Abstract

Soybean wastewater contains high levels of organic pollutans, such as high COD, TSS, and TDS values. This study aims to evaluate the effectiviness of phytoremediation using two aquatic plants species, Salvinia molesta and Azolla pinnata, in reducing pollutant levels in soybean wastewater. The experiment was conducted in a batc system using 10-liter plastic conyainers filled with 5 liters of soybean wastewater and 200 grams of each plant spesies. The study was cinducted over 7 days with samples taken on days 1, 3, and 7. The parameters measured included temperature, pH, dissolved oxygen (DO), total suspended solids (TSS), total dissolved solids (TDS), and chemical oxygen demand (COD). The results showed that Azolla pinnata significantly reduced COD levels by 65,91%. Overall, phytoremediation using Azolla pinnata demonstrated higher efficiency in improving water quality and could serve as a cost-effective and environmentally friendly treatment option for soybean wastewater.