Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Aksi Tanggap Pangan Korban Banjir Matang Seulimeng Melalui Dukungan Logistik Rumah Amal USK-UNG Akbar, Fachrul; Sari, Dian Permata; Lestari, Triami; Amelia, Riska; Amanah, Ummi; Darmansyah; Mulyara, Budi; Pulungan, Ahyar; Asri, Dian; Setyawan, Febby Hadi
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8axq2136

Abstract

Flood disasters that struck Langsa City, particularly Matang Seulimeng Village, have led to a logistics crisis and the paralysis of economic activities for the affected communities. This Community Service (PKM) activity aims to provide rapid intervention through emergency food assistance to ensure the food security of residents during the emergency response period. This program was implemented through a strategic collaboration between Universitas Syiah Kuala (USK Charity House) and Universitas Negeri Gorontalo (UNG) as a tangible manifestation of the Tri Dharma of Higher Education. The methods employed include the preparation phase (data verification), the distribution phase (direct door-to-door delivery), and the evaluation phase. The results of the activity indicate that 20 packages of basic food assistance were successfully distributed to the 20 most affected households. This assistance proved capable of meeting the residents' basic nutritional needs during the flood isolation period while providing significant psychosocial support. The conclusion of this activity is that inter-university synergy is highly effective in accelerating humanitarian responses in disaster-prone areas. Suggestions for future activities include the need to develop a more integrated community-based disaster mitigation system to enhance the resilience of coastal communities in the future.
Distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands-North Sumatra Province: Distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands Ahmad Muhtadi; Zulham Apandy Harahap; Ahyar Pulungan; Zufriwandi Siregar; Elisabet Rosevenny Simaremare; Ani Rahmawati; Wilman Nazara; Khairunnisa
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i2.12757

Abstract

The Nias Islands are a group of islands located on the west coast of Sumatra. Nias Island is the main and largest island on the West Coast of Sumatra. Information on the distribution and potential status of mangroves in the Nias Islands has been reported, but it is limited to a narrow area and not yet comprehensive throughout the Nias Islands. This study aims to determine the distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands. The research location was divided into two observation areas, namely 15 points on Nias Island and 23 points on the southern part of Nias. The research was carried out in June 2019 and June 2021. Mangrove sampling was carried out using the "spot check" method which refers to Bengen (2004). The results showed that the mangroves found in the Nias Islands consisted of 22 primary mangrove species and 9 secondary mangrove species. Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, and Xylocarpus granatum are the most abundant mangrove species and are commonly found in the Nias Islands. The thickness of mangroves in the Nias Islands ranges from 15 – 880 m. The density of mangroves found reached 350-4,360 ind/ha. Mangrove cover reaches 0.08-31.62 m2/ha. The results of the analysis of the significant value of mangrove species show that Rhizophora mucronata and Rhizophora apiculata have a large influence and role in the mangrove vegetation community on Nias Island. Mangroves in the Nias Islands are categorized as damaged–good. The good category was found in South Nias, Belukar Bay, and Bengkuang Bay, while the damaged category was found in Lahewa Bay and Dalam Bay
Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang Zuhra, Nur Halimatuz; Munawaroh, Siti; Rizva, Dian Novira; Surbakti, Dian Permata Sara Br; Asri, Dian; Dary, Raihan; Akbar, Fachrul; Pulungan, Ahyar; Mulyana, Budi; Assayuti, Mufazzal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yktd0495

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi pascabanjir sering menyebabkan menurunnya ketersediaan pangan, buruknya sanitasi, serta meningkatnya risiko penyakit infeksi yang dapat memperburuk status gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah penurunan status gizi anak pascabanjir melalui intervensi pemberian makanan bergizi serta edukasi gizi kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan aksi partisipatif dengan melibatkan tim pengabdian, kader Posyandu, dan perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Desa Simpang Lhee dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir. Intervensi dilakukan melalui penyusunan dan distribusi 100 paket bubur bergizi berbahan dasar beras lokal yang diperkaya dengan protein hewani dan sayuran, serta pemberian air minum kemasan. Selain itu, dilakukan edukasi singkat mengenai pola asuh gizi darurat dan pembagian leaflet panduan gizi kepada para ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian makanan bergizi disertai edukasi kepada ibu dapat membantu mencegah penurunan status gizi anak dengan cara meningkatkan kesadaran ibu dari skor rata-rata 3,7 menjadi skor rata-rata 7,6 mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa pemulihan pascabencana. Dengan demikian, intervensi gizi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah risiko gizi kurang maupun stunting pada anak di wilayah rawan bencana.  
Penanganan Pendidikan Darurat melalui Penyaluran Paket Peralatan Belajar dan Mitigasi Aset bagi Siswa Terdampak Banjir di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang Asri, Dian; Akbar, Fachrul; Pulungan, Ahyar; Mulyara, Budi; Zuhra, Nur Halimatuz; Dary, Raihan; Br Surbakti, Dian Permata Sari; Rizva, Dian Novira; Qalsum, Ummy; Rachmadhan, Aditya Arief
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ktabte38

Abstract

Bencana banjir yang melanda Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, telah menyebabkan gangguan signifikan pada proses belajar mengajar. Selain kerusakan infrastruktur, banyak siswa kehilangan peralatan sekolah mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memitigasi dampak pendidikan pasca-bencana melalui dua pendekatan utama: penyaluran paket peralatan belajar darurat dan edukasi mitigasi aset pendidikan bagi keluarga siswa. Metode yang digunakan meliputi survei dampak, koordinasi dengan perangkat desa, serta pendistribusian langsung paket bantuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyaluran paket belajar mampu memulihkan motivasi belajar siswa sebesar 85% berdasarkan observasi lapangan. Selain itu, workshop mitigasi memberikan pemahaman baru bagi orang tua mengenai cara mengamankan dokumen dan peralatan pendidikan saat peringatan dini banjir diterima. Program ini diharapkan menjadi model penanganan pendidikan darurat yang responsif di wilayah rawan bencana Aceh Tamiang.