Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Health Community Engagement

The Role of School in Improving Dental and Oral Hygiene Education in Primary School Children Sukolilo 250 Surabaya Sunomo Hadi; Imam Sarwo Edi; Endang Purwaningsih; Sri Hidayati; Ratih Larasati; Bambang Hadi Sugito; Ida Chairanna M; IGA Kusuma Astuti NP
Health Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2021): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oral and dental health is an important thing, so the efforts to maintain oral health need to be developed from an early age. Health education targets or targets and health services that serve certain groups or populations are very supportive of a health program. One of the program series is an effort to order cadres of small dentists who are part of the School Dental Health Business (UKGS), their existence needs maximum attention. The methods implemented were cadre orders, oral health education, training and mentoring. The number of cadres is 20 students consisting of grades 3, 4 and 5. The extension methods used are lectures, questions and answers and associations. The aids used are dental models, posters, and props. The targets and outputs achieved in this service were the knowledge of cadres of small dentists about dental and oral health and minor dentists in maintaining dental and oral hygiene, skills songs of cadres of small dentists about oral health and minor dentists in carrying out maintenance. teeth and mouth, dental and oral health status and elementary school students so that they can support general health. After this activity is completed, cadres of small dentists can transfer knowledge to friends at school and the environment at home, so that the health status of their teeth and mouth will be better. dental and oral health status and elementary school students so that they can support general health. After this activity is completed, cadres of small dentists can transfer knowledge to friends at school and the environment at home, so that the health status of their teeth and mouth will be better. dental and oral health status and elementary school students so that they can support general health. After this activity is completed, cadres of small dentists can transfer knowledge to friends at school and the environment at home, so that the health status of their teeth and mouth will be better.The result of community service activities was an increase in the knowledge of school cadres in maintaining dental and oral hygiene for students at SDN Sukolilo 250 Kenjeran about maintaining dental and oral hygiene before and after the intervention of community service activities through group and individual counseling, as well as the clown performance that adapted to the model. education in children is pedagogic, learning while playing
STUNTING DENGAN ERUPSI GIGI SULUNG BATITA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG KETERKAITAN ISNANTO; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah
Health Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian Prasetyowati et al (2019) di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Pasuruan diketahui bahwa sebanyak 53 % batita menunjukkan status gizi pendek dan 47 % dengan status sangat pendek. Berdasarkan hasil survey awal diketahui 90 % orang tua tidak mengetahui adanya keterkaitan antara stunting dengan erupsi gigi batita.Hasil observasi erupsi gigi pada batita dengan stunting diketahui sebanyak 77 % mengalami erupsi gigi yang lambat.Salah satu tugas kader adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kesehatan. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Meningkatnya pengetahuan kader diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting dan dampaknya terhadap kesehatan gigi anak. Metode kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kepada kader. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu hampir 90% kader sudah mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Kesimpulan yang dapat dirumuskan yaitu bahwa penyuluhan kepada para kader di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan dapat meningkatkan pengetahuan kader.
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya SUNOMO HADI; Imam Sarwo Edi; Endang Purwaningsih; Sri Hidayati
Health Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hce.v3i2.19

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu hal yang penting, maka usaha perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu dibina sejak dini. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada kelompok atau populasi umur tertentu sangat menentukan keberhasilan suatu program kesehatan. Salah satu rangkaian program tersebut adalah usaha pembentukan kader-kader dokter gigi kecil yang merupakan bagian dari Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), keberadaannya perlu mendapat perhatian secara maksimal. Metode yang dilaksanakan adalah pembentukan kader, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pelatihan dan pendampingan. Jumlah kader tersebut adalah 20 siswa yang terdiri dari kelas 3, 4 dan 5. Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Alat bantu yang digunakan adalah model gigi, poster serta alat peraga. Target dan luaran yang dicapai pada pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan kader dokter gigi kecil tentang kesehatan gigi dan mulut dan dokter gigi kecil dalam melakukan melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, meningkatnya ketrampilan kader dokter gigi kecil tentang kesehatan gigi dan mulut dan dokter gigi kecil dalam melakukan melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, meningkatnya status kesehatan gigi dan mulut dan siswa sekolah dasar sehingga dapat mendukung kesehatan umum. Setelah kegiatan ini selesai kader dokter gigi kecil dapat melakukan transfer knowledge kepada teman- teman di sekolah maupun lingkungan di rumah, sehingga status kesehatan gigi dan mulut menjadi lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat erdapat peningkatan pengetahuan kader sekolah dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut siswa SDN Sukolilo 250 Kenjeran tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah intervensi kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan secara berkelompok dan perorangan, juga dengan penampilan sandiwara badut yang menyesuaikan dengan model pendidikan pada anak yaitu pedagogik, belajar sambil bermain
The Role of School in Improving Dental and Oral Hygiene Education in Primary School Children Sukolilo 250 Surabaya Sunomo Hadi; Imam Sarwo Edi; Endang Purwaningsih; Sri Hidayati; Ratih Larasati; Bambang Hadi Sugito; Ida Chairanna M; IGA Kusuma Astuti NP
Health Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2022): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oral and dental health is an important thing, so the efforts to maintain oral health need to be developed from an early age. Health education targets or targets and health services that serve certain groups or populations are very supportive of a health program. One of the program series is an effort to order cadres of small dentists who are part of the School Dental Health Business (UKGS), their existence needs maximum attention. The methods implemented were cadre orders, oral health education, training and mentoring. The number of cadres is 20 students consisting of grades 3, 4 and 5. The extension methods used are lectures, questions and answers and associations. The aids used are dental models, posters, and props. The targets and outputs achieved in this service were the knowledge of cadres of small dentists about dental and oral health and minor dentists in maintaining dental and oral hygiene, skills songs of cadres of small dentists about oral health and minor dentists in carrying out maintenance. teeth and mouth, dental and oral health status and elementary school students so that they can support general health. After this activity is completed, cadres of small dentists can transfer knowledge to friends at school and the environment at home, so that the health status of their teeth and mouth will be better. dental and oral health status and elementary school students so that they can support general health. After this activity is completed, cadres of small dentists can transfer knowledge to friends at school and the environment at home, so that the health status of their teeth and mouth will be better. dental and oral health status and elementary school students so that they can support general health. After this activity is completed, cadres of small dentists can transfer knowledge to friends at school and the environment at home, so that the health status of their teeth and mouth will be better.The result of community service activities was an increase in the knowledge of school cadres in maintaining dental and oral hygiene for students at SDN Sukolilo 250 Kenjeran about maintaining dental and oral hygiene before and after the intervention of community service activities through group and individual counseling, as well as the clown performance that adapted to the model. education in children is pedagogic, learning while playing
STUNTING DENGAN ERUPSI GIGI SULUNG BATITA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG KETERKAITAN ISNANTO; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah
Health Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2022): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian Prasetyowati et al (2019) di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Pasuruan diketahui bahwa sebanyak 53 % batita menunjukkan status gizi pendek dan 47 % dengan status sangat pendek. Berdasarkan hasil survey awal diketahui 90 % orang tua tidak mengetahui adanya keterkaitan antara stunting dengan erupsi gigi batita.Hasil observasi erupsi gigi pada batita dengan stunting diketahui sebanyak 77 % mengalami erupsi gigi yang lambat.Salah satu tugas kader adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kesehatan. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Meningkatnya pengetahuan kader diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting dan dampaknya terhadap kesehatan gigi anak. Metode kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kepada kader. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu hampir 90% kader sudah mengetahui keterkaitan stunting dengan erupsi gigi. Kesimpulan yang dapat dirumuskan yaitu bahwa penyuluhan kepada para kader di wilayah Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan dapat meningkatkan pengetahuan kader.
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya SUNOMO HADI; Imam Sarwo Edi; Endang Purwaningsih; Sri Hidayati
Health Community Engagement Vol. 5 No. 1 (2023): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hce.v3i2.19

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu hal yang penting, maka usaha perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu dibina sejak dini. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada kelompok atau populasi umur tertentu sangat menentukan keberhasilan suatu program kesehatan. Salah satu rangkaian program tersebut adalah usaha pembentukan kader-kader dokter gigi kecil yang merupakan bagian dari Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), keberadaannya perlu mendapat perhatian secara maksimal. Metode yang dilaksanakan adalah pembentukan kader, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pelatihan dan pendampingan. Jumlah kader tersebut adalah 20 siswa yang terdiri dari kelas 3, 4 dan 5. Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Alat bantu yang digunakan adalah model gigi, poster serta alat peraga. Target dan luaran yang dicapai pada pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan kader dokter gigi kecil tentang kesehatan gigi dan mulut dan dokter gigi kecil dalam melakukan melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, meningkatnya ketrampilan kader dokter gigi kecil tentang kesehatan gigi dan mulut dan dokter gigi kecil dalam melakukan melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, meningkatnya status kesehatan gigi dan mulut dan siswa sekolah dasar sehingga dapat mendukung kesehatan umum. Setelah kegiatan ini selesai kader dokter gigi kecil dapat melakukan transfer knowledge kepada teman- teman di sekolah maupun lingkungan di rumah, sehingga status kesehatan gigi dan mulut menjadi lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat erdapat peningkatan pengetahuan kader sekolah dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut siswa SDN Sukolilo 250 Kenjeran tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah intervensi kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan secara berkelompok dan perorangan, juga dengan penampilan sandiwara badut yang menyesuaikan dengan model pendidikan pada anak yaitu pedagogik, belajar sambil bermain
Co-Authors Abdatur Rohmah Agus Marjianto Amelia Ayu Widya Ardhana Amsal, Amsal Ani Intiyati Annisa Alyfia Nita Astuti Ngurah Putri, I Gusti Ayu Kusuma Azizah Shofiyatul Fadhilah Bambang Hadi Sugito Christianingsih, Juliana Data Satria Pujiansyah Desty Kartika Rahma Maulida Dini Sabiila Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Purwaningsih Fahmi Hafid Fitri Andriyani Futu Hatul Ulumia Gina Ummilatuz Zuhroh Hendro Suharnowo Hidayatus Syafitri, Bella I Gusti Ayu Kusuma Astuti N icmiawati, reza Ida Chairanna M Ida Chairanna Mahirawatie IGA Kusuma Astuti NP Inne Soesanti Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Khambali, Khambali Lorenza Vrinda Marcelyan Luluk Widarti, Luluk Mahirawatie, Ida Chairanna Maishiela Ratnadevi Faradillah Nurdiana, Shafa Oktaviany, Cindy Pengge, Nuning Marina Pujiansyah, Data Satria Puspita Maharani Rezky Adynur Putri, Rany Dwi Yuliana Rachmaniyah Ramadhani, Niken Arlintya Ratih Larasati Ratih Larasati Rika Subarniati Rika Subarniati Triyoga, Rika Subarniati Rizma Khumayanti Rokhmalia, Fitri Sari, Ernita Sealomita Rizka Apritama Segaran Balan, Santhra Setyowati, Anggi Shofiya, Dian Silvia Prasetyowati Siti Fitria Ulfah Soesilaningtyas Soesilaningtyas Soesilaningtyas, Soesilaningtyas Sri Hidayati Sunomo Hadi sunomohadi sunomohadi Suprihatin, Kusmini Suryanto Suryanto Suryanto, Suryanto Taufik, Izzatun Nuriy Taufiqurrahman Taufiqurrahman Tharienna Zalfa Haidee Ulfah, Siti Fatria Ulfah, Siti Fitria utomo, Isnanto Wannarat Lawang Yaimin Yovita Kurnia Dewi zulfa risqi amelia