Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN KALKULATOR DETEKSI (KOKI) SEBAGAI APLIKASI BERBASIS WEB UNTUK DETEKSI DINI STUNTING BAGI KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKASADA I Pratiwi, Putu Irma; Gozali, Wigutomo; Giri, Ketut Espana; Astuti, Anjar Tri; Sekarini, Nyoman Ayu Desy
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.52060

Abstract

Stunting pada masa balita dapat meningkatkan terjadinya morbilitas, anak-anak mengalami kesulitan dalam hal belajar, stunting pada masa balita memungkinkan untuk memiliki status pendek dimasa dewasa. Masyarakat seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan deteksi terhadap stunting, karena perawakan yang pendek dianggap sangat umum sehingga merukan hal normal bagi masyarakat. Pengukuran pertumbuhan yang efektif dapat membantu meningkatkan kualitas hidup balita. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan yang bersumberdaya masyarakat yang melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan anak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan deteksi dini terhadap stunting melalui aplikasi berbasis web. Metode pengabdian adalah dengan pelatihan dan pendampingan terhadap 15 orang kader posyandu. Hasil dari pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu setelah diberikan pelatihan serta seluruh kader posyandu mau dan mampu menerapkan penggunaan aplikasi berbasis web untuk mendeteksi dini stunting pada saat pelaksanaan posyandu.
PELATIHAN PIJAT BAYI SEBAGAI UPAYA BOUNDING ATTACHMENT DI DESA PANJI TAHUN 2023 Giri, Ketut Espana; Subratha, Hesteria Friska Armynia; Sumiati
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.69345

Abstract

Pijat bayi diberikan untuk menimbulkan keterikatan antara ibu dan bayinya (bounding attachment) serta mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Desa Wisata Panji dipilih karena ibu-ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan belum mengetahui manfaat dan cara melakukan pijat bayi dengan benar. Tujuan pengabdian yaitu memberikan edukasi tentang manfaat pijat bayi salah satunya sebagai bounding attachment dan melatih ibu melakukan pijat bayi dengan tehnik yang benar. Peserta pelatihan sebanyak 30 orang. Pelatihan diberikan melalui 2 tahap, pertama pemberian edukasi pijat bayi dan tahap kedua melatih cara memijat bayi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pada tahap pemberian edukasi, ibu dapat menjawab pertanyaan dengan benar (100%). Tahap keterampilan menggunakan checklist, ibu dinyatakan terampil setelah tiga kali melakukan tehnik pijat bayi dengan benar dan bounding attachment (66,7%). Kesimpulan pengabdian ini adalah ibu dinyatakan terampil setelah melakukan pijat bayi sebanyak tiga kali dan pijat bayi sangat efektif dalam meningkatkan bounding attachment.    
The Implications of Breastfeeding Self-Efficacy on Prelacteal Feeding in First Week of Birth Mertasari, Luh; Sugandini, Wayan; Giri, Ketut Espana
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 5 No. 3 (2021): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.126 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v5i3.39895

Abstract

Breastfeeding is a special and joyful event that most mothers and their babies experience. Exclusive breastfeeding (breastfeeding only for babies until they are six months old) is an activity that is very beneficial for both mother and baby. The low achievement of exclusive breastfeeding often begins with giving prelacteal intake in the first days of the baby's life because of the low understanding of the baby's mother about the importance of breastfeeding. This study links the relationship between breastfeeding self-efficacy and prelacteal feeding in the first week of birth. This type of research is correlational with a cross-sectional approach. The population in this study were breastfeeding mothers in the first week of the baby's birth; the number of samples was 50 people with purposive sampling technique. The data was collected using the BSE-SF questionnaire and observation—data analysis with univariate and bivariate chi-square tests to determine the relationship between the two variables. The study results with a p-value of 0.000 0.05, so it was concluded that there was a relationship between breastfeeding self-efficacy and the provision of prelacteal nutrition in the first week of birth. This research can then be used to reference further breastfeeding guidance strategies.
The Opportunity Implementation HIV Prevention Infection Program from Mother to Child in Bali Giri, Ketut Espana; Nopiyani, Ni Made Sri; Merati, Tuti Parwati
Journal of Global Research in Public Health Vol. 3 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v3i2.65

Abstract

Women infected with HIV can transmit HIV from mother to child during pregnancy, childbirth and lactation. Implementation of programs to prevent HIV transmission from mother to child (PPIA) in Bangli not been implemented optimally. The study was conducted to determine the chances of program implementation PPIA, faced viewed from the perspective of users and service providers. The study is a qualitative case study approach. Collecting data with in-depth interviews using interview guide to users and service providers. Informants were selected purposively as many as 18 people of 10 pregnant women, two counselors, two laboratory workers, 2 heads of health centers, 1 holder of program P2, and 1 Sekretais KPA Bangli regency. Data collection was conducted April-May 2016 in Puskesmas Losses Tembuku I and II health center in Bangli regency. Analysis of data using thematic analysis. Opportunities from service users say that husbands and health professionals strongly support pregnant women to take the test. Service providers revealed no support from the public, especially health workers and community leaders in collecting pregnant women.Opportunities users is the support of their husbands and health professionals, while opportunities are providers of community support and cooperation within the team
Status Gizi Siswa Berdasarkan IMT dan Tinggi Badan di SD No. 1 Canggu, Badung, Bali Armynia Subratha, Hesteria Friska; Ketut Espana Giri; Nis'atul Khoiroh; Nabila Amelia Hanisyah Putri
JURNAL SIPAKALEBBI Vol 8 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sipakallebbi.v8i1.51348

Abstract

SD No. 1 Canggu. Sekolah terletak di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, yang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Bali bahkan di Indonesia saat ini. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa anak-anak di daerah wisata cenderung memiliki akses lebih mudah terhadap makanan cepat saji dan jajanan yang kurang sehat. Hal ini dapat meningkatkan risiko masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi siswa SD No. 1 Canggu, Kabupaten Badung, Bali, berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) dan Tinggi Badan menurut Umur (TB/U). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, di mana data dikumpulkan dari 152 siswa kelas 1 hingga 6. Pengukuran IMT/U dan TB/U dilakukan untuk menentukan status gizi, yang kemudian dikategorikan menurut standar WHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa SD No. 1 Canggu memiliki status gizi normal berdasarkan IMT/U dan TB/U. Namun, masalah gizi ganda tetap ada, dengan 7.8% siswa mengalami obesitas dan 16.5% tergolong kurus atau sangat kurus. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kebijakan gizi di sekolah, termasuk edukasi gizi, perbaikan kualitas makanan di kantin, dan program peningkatan aktivitas fisik.
The Role of Midwives in Reducing Maternal Mortality Through Community-Based Health Programs Mika Sugarni; Raudhatul Munawarah; Zaida Mauludiyah; Ketut Espana Giri; Hadija
Miracle Journal Get Press Vol 2 No 2 (2025): May, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v2i2.119

Abstract

Maternal mortality rate (MMR) is an important indicator in assessing the effectiveness of a country's health system. Despite various efforts, the MMR in Indonesia is still high compared to other countries in Southeast Asia. This study aims to analyze the role of midwives in reducing MMR through community-based health programs. The research method used was a quantitative approach with a pretest-posttest design without a control group. The study sample consisted of 50 pregnant women who were selected by purposive sampling in study area X. The intervention program included maternal health education and counseling by midwives. The results showed a significant increase in pregnant women's understanding of pregnancy health, with an average pretest score of 60.04 and increased to 85.6 at posttest (p (00.00) < 0.05). The educational efforts led by midwives have demonstrated effectiveness in enhancing pregnant women's awareness of danger signs during pregnancy, improving nutritional practices, and promoting preparedness for safe childbirth. These outcomes highlight the educational role of midwives as a crucial factor in maternal health interventions, contributing significantly to the reduction of maternal mortality rates (MMR). Strengthening midwives’ capacity and ensuring supportive health policies are essential steps toward optimizing their role in education and achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) related to maternal health.