Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Environmental Awareness through Conservation Education at SD Inpres Naikoten I: Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Pendidikan Konservasi di SD Inpres Naikoten I Pramatana, Fadlan; Marimpan, Lusia Sulo; Purnama, Maria M. E.; Mau, Astin E.; Sinaga, Pamona Silvia; Sipayung, Roni Haposan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/

Abstract

Urban area development is the main goal in supporting the community economy. However, urban development often harms the environment. Human resources increasing, if not balanced with environmental awareness, will potentially cause problems in the future. Increasing ecological awareness needs to be done from an early age so that the benefits and impacts of human activities on the environment can be understood. This service activity aims to improve environmental awareness and provide knowledge about ecological love and the benefits of the environment. This service activity was carried out in two stages: delivering material using the environmental game and the evaluation stage. SD Inpres Naikoten I students received the program well, as seen from their activeness and enthusiasm when delivering the material. Students are also active in discussions and provide opinions at the evaluation stage. The teachers accompanied the students during the program's implementation and felt helped by the game media, which could be used sustainably
Identifikasi Hama dan Pola Sebarannya pada Tanaman Cendana (Santalum album Linn.) di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Sisimeni Sanam, Kabupaten Kupang Dapa, Katarina M. R.; Mau, Astin E.; Sinaga, Pamona S.
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17799

Abstract

Cendana merupakan salah satu spesies endemik di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini dikarenakan cendana yang dapat tumbuh secara alami di daerah beriklim kering seperti NTT. Cendana merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena kandungan minyak atsiri yang terdapat pada kayu terasnya. Eksploitasi besar-besaran tanpa diikuti penanaman kembali mengakibatkan cendana masuk kategori rentan terhadap kepunahan menurut IUCN dan kategori rawan yang beresiko kepunahan menurut CITES. Cendana kemudian dibudidayakan kembali dengan tujuan pelestarian. Adapun beberapa hambatan dalam teknik budidaya tanaman cendana, salah satunya serangan hama. Serangan hama mengakibatkan kerugian dari segi ekonomis dan fisiologis. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis hama yang menyerang tanaman cendana serta pola sebarannya, yang kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menetapkan strategi pengendalian hama yang efektif dan jangka panjang. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi jenis-jenis hama yang ditemukan menggunakan mikroskop dan referensi pendukung kemudian menganalisis pola sebarannya menggunakan indeks morisita terstandar. Hama yang ditemukan berjumlah 4 jenis. Hama ini menyerang batang dan daun cendana yakni: rayap (Nasutitermes sp.), bekicot (Achatina fulica), kutu putih (Ferrisia virgata), dan ulat bulu (Arctornis sp.). Kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama-hama ini adalah batang berlubang, daun berbintil kuning, daun mengeriting, batang rapuh, batang mengering, dan daun gugur. Pola sebaran yang dimiliki oleh keempat jenis hama ini berdasarkan hasil analisis menggunakan indeks morisita menunjukkan pola sebaran mengelompok karena nilai derajat morisitanya lebih besar dari 0 dengan rincian sebagai berikut: rayap bernilai 1, kutu putih bernilai 0,05, bekicot bernilai 0,01, dan ulat bulu bernilai 1. Beberapa faktor yang mempengaruhi pola sebaran mengelompok pada hama-hama tersebut adalah ketersediaan makanan, heterogenitas habitat, perlindungan diri, dan faktor intrinsik tanaman inang.