Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Comdent: Communication Student Journal

Pemberitaan Prabowo Gibran jelang pilpres 2024: Analisis framing pada media online Pandiangan, Chelsea Uly Artha; Pembayun, Jaduk Gilang; Ratnasari, Eny
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 1 (2024): Mei 2024 - Oktober 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i1.61361

Abstract

Latar Belakang: Pilpres 2024 memicu banyak polemik di kalangan masyarakat. Majunya Gibran sebagai cawapres mendamping Prabowo dinilai tidak etis. Pasalnya berdasarkan putusan MK 141/PUU-XXI/2023, Gibran tidak memenuhi syarat usia minimal. Bukan bertindak sebagaimana mestinya, Radar Semarang justru menjadi wadah kandidat 02 untuk berkampanye dalam bentuk produk jurnalistik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui framing yang dibangun media online Radar Semarang pada pemberitaan Prabowo Gibran. Metode: Analisis yang digunakan adalah konsep framing Robert Entman melalui empat perangkat analisis yaitu define problem, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivistik. Teknik pengumpulan data dimulai pada tanggal 2-31 Januari 2024. Periode tersebut dipilih karena mendekati masa akhir sekaligus masa tenang kampanye Pilpres 2024. Setelah melalui seleksi data, terpilih 19 artikel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembingkaian berita yang dilakukan media online Radar Semarang terhadap isu pemilihan presiden dan wakil presiden Prabowo Gibran menunjukkan adanya keberpihakan. Keberpihakan dapat dilihat dari dominasi Prabowo Gibran pada berita pilpres 2024, penekanan terhadap judul maupun isi berita yang mengarah pada kesan baik, penggunaan metafora yang cenderung menjatuhkan kandidat lawan, menampilkan fakta yang dikehendaki media juga memasukan propaganda kepentingan beberapa pihak. Dari sisi jurnalistik, wartawan belum menerapkan prinsip cover both side dalam membuat produk jurnalistik. Hal ini menyebabkan peran Radar Semarang sebagai arus komunikasi politik tidak berjalan dengan baik. Radar Semarang berusaha menjadi wadah membangun citra bagi Prabowo Gibran untuk berkampanye demi memperoleh dukungan suara. Oleh karenanya, konstruksi realitas yang dilakukan Radar Semarang mampu menggiring opini publik.
Implementasi storytelling dalam penulisan naskah video profil organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia Mugi, Muhammad Rafif Wigar Indrasto; Pambayun, Jaduk Gilang; Ratnasari, Eny
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025 - Oktober 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i1.62957

Abstract

Latar Belakang: Terdapat kesalahan persepsi di masyarakat yang menganggap bahwa tugas Palang Merah Indonesia atau PMI hanya melayani donor darah saja. Anggapan ini tidak terlepas dari slogan PMI yaitu “Setetes Darah Sejuta Jiwa untuk Sesama.” Oleh karena itu, dibutuhkan pembuatan video profil organisasi untuk menyadarkan masyarakat terkait peran PMI. Dalam proses pembuatan video profil, diperlukan peran penulis naskah untuk mengembangkan cerita dengan metode storytelling, merancang dialog, dan menciptakan struktur naratif yang sesuai dengan kebutuhan produksi video profil. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi storytelling dalam penulisan naskah video profil organisasi kemanusiaan PMI Kota Magelang. Metode: Dalam proses penciptaan naskah video profil PMI Kota Magelang, digunakan metode kualitatif untuk membuat naskah video profil. Berdasarkan data yang didapat dari proses kualitatif, penulis kemudian melakukan produksi naskah dengan beberapa tahap yaitu menentukan ide dasar, mengolah data, membuat sinopsis, membuat draft naskah, pengayaan, dan final draft script. Hasil: Dalam tahap pra produksi, penulis naskah melaksanakan kegiatan observasi untuk mengumpulkan informasi yang digunakan sebagai acuan penulisan naskah. Pada tahap produksi, penulis naskah membantu divisi lain agar video yang dihasilkan sesuai dengan naskah. Pada tahap pasca produksi, penulis naskah melakukan pemeriksaan ulang pada video dan memantau proses editing. Dalam proses pembuatan sebuah video profil untuk organisasi kemanusiaan, penulis naskah perlu memperluas referensi dalam membangun sebuah ide. Video profil ini dapat menjadi gambaran kepada praktisi komunikasi dalam organisasi kemanusiaan dan kesehatan agar tetap mempertimbangkan aspek etika, seperti dengan tidak menampilkan scene yang membuat audiens merasa tidak nyaman.