Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

“MAX” Robot Pintar Berpendingin Mesin Dengan Sensor Suhu LM35 Berbasis Arduino UNO328P Wahyuadnyana, Kadek Dwi; Wibawa, I Made Satriya
JELIKU (Jurnal Elektronik Ilmu Komputer Udayana) Vol 7 No 4 (2019): JELIKU Volume 7 No 4, Mei 2019
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JLK.2019.v07.i04.p13

Abstract

It has been successfully created a robot named "MAX". MAX Robot uses 2 (two) main sensors, those are ultrasonic sensors as sensors that detect an objects and LM35 temperature sensors as sensors to detect and monitor the temperature of the robotic machines. Both sensors are connected and controlled by ATMega328P microcontroller based Arduino Uno. The results of the readings from the temperature sensor on the robot's body will be displayed to the Light Crystal Display (LCD). The MAX robot is able to detect objects effectively at a distance of ±25 cm, then the robot stops and then turns in a certain direction by considering the distance of the object around the robot body. If a barrier is not detected, the MAX robot runs straight. In addition, the MAX robot is also able to detect and monitor engine temperature on its own and is able to automatically activate engine coolers when the engine temperature is above the set – point (hot) and non-active again when the engine is in normal temperature.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN LUX METER DIGITAL BERBASIS SENSOR CAHAYA EL7900 I Made Satriya Wibawa; I Ketut Putra
Jurnal Ilmu Komputer Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Komputer
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1347.11 KB) | DOI: 10.24843/jik.2018.v11.i01.p06

Abstract

Akan dibuat prototype alat lux meter digital berbasis sensor cahaya EL7900. Dengan menggunakan mikrokontroller R8C/13 sebagai unit proses dan tampilan hasil proses pada LCD. Unjuk kerja alat telah menunjukkan bahwa ada hubungan linier antara kebenaran tegangan output sensor dengan intensitas yang di tampilkan pada LCD. Kebenaran alat ini telah di kalibrasi dengan alat lux meter standar Hioki 3422 dan data menunjukkan bahwa intensitas yang di hasilkan oleh lux meter digital EL7900 berada pada range standar deviasi intensitas lux meter standar dengan kesalahan rata - rata sebesar 0,49 %. Serta sensitivitas sensor EL7900 terletak pada daerah warna kuning.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM KONTROL LAMPU DENGAN SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) I Made Satriya Wibawa; I Ketut Putra
Jurnal Ilmu Komputer Vol 9 No 2: September 2016
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.488 KB)

Abstract

Telah dibuat sebuah sistem kontrol lampu dengan SMS (Short Message Service)berbasis komputer. Sistem ini menggunakan ponsel Siemens C35i sebagai modem untukpenerimaan SMS yang terhubung dengan komputer melalui port serial. SMS yang diterimadiolah oleh program kontrol lampu yang dibuat dengan memanfaatkan software Borland Delphi7.0. Program kontrol lampu akan mengaktifkan pin-pin data pada port paralel komputer, yangsemula tidak ada tegangan keluaran, setelah diaktifkan akan menghasilkan tegangan keluaransebesar 5 Volt untuk menjalankan rangkaian pengontrol lampu. Sistem ini mempunyai tiga carapengontrolan yaitu dengan SMS, dengan timer dan secara manual. Kontrol lampu ini bisadikontrol kapan saja tidak terbatas waktu dan dari mana saja tidak terbatas tempat asalkantempat tersebut masih dalam jangkauan jaringan komunikasi.
Perancangan Generator Ultrasonik Untuk Membunuh Bakteri Escherichia coli (E. coli) I Made Satriya Wibawa; I Ketut Putra
Kappa Journal Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v6i2.6886

Abstract

Telah dirancang generator ultrasonik sebagai pembunuh bakteri Escherichia coli (E. coli). Range frekuensi yang dihasilkan oleh generator ultrasonik ini berkisar antara 50 kHz - 65 kHz. Dari hasil pengamatan kematian bakteri E. coli yang ditimbulkan akibat radiasi gelombang ultrasonik terhadap variasi jarak dan frekuensi yang digunakan pada kerapatan 10-8 cfu/ml (coloni forming unit/ml) diperoleh persentase rata-rata kematian bakteri E. coli yang ditimbulkan meningkat apabila jarak radiasi semakin dekat dan frekuensi yang digunakan tinggi.  Bakteri E. coli setelah diradiasi dengan gelombang ultrasonik mengalami kelainan sel yaitu terjadi pengecilan bentuk sel, dinding selnya pecah dan mengalami lysis.
The Role of Deliberative Democracy in Systemic-Structural Transformation for Sanitation Issues Sa'at, Meutia Ramadhani; Wibawa, Satriya
Jurnal Paradigma Vol 28, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/paradigma.v28i2.11593

Abstract

This research explores the complex dimensions of sanitation issues, particularly focusing on the systematic structural transformation needed for long-term and resilient changes in achieving equitable access to clean water and sanitation. Utilizing a qualitative descriptive approach, the study draws insights from the case of West Java, exemplifying challenges arising from geographical conditions, industrial waste exposure, and limited public understanding. Emphasizing the importance of inclusive policies, the research underscores the significance of participatory deliberative democracy, as advocated by Jurgen Habermas, in addressing sanitation complexities. The findings reveal the necessity for a holistic and sustainable approach to sanitation policies, actively involving marginalized communities in decision-making processes. By examining successful grassroots initiatives and adopting a collaborative, affordable, and socially aware model, the study recommends a comprehensive strategy to integrate sanitation improvements into broader poverty alleviation and property security agendas. Ultimately, the research emphasizes the importance of societal collaboration, affordable solutions, and a nuanced understanding of socio-economic issues in addressing sanitation challenges in informal settlements.
CYBERSECURITY CHALLENGES IN THE MALACCA STRAITS: INDONESIA’S STRATEGIC APPROACH THROUGH BSSN AND IMIC Rizaldy, Robby; Wibawa, Satriya; Sudirman, Arfin
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 10, No 2 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) May
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v10i2.57343

Abstract

The government’s attention is anticipated to be directed towards the proper management of maritime cybersecurity in the Malacca Strait, given the intricate nature of the dangers involved. This will assist Indonesia’s objectives as a Global Maritime Axis. Indonesia has created institutional synergies through BSSN and BAKAMLA to ensure that daily operations in this area are at the forefront of minimizing maritime cybersecurity threats. Using theories of cybersecurity, maritime security, and security cooperation, this article aims to understand the cooperation between these institutions, namely BSSN through BDS and BAKAMLA with IMIC, in the field of maritime security, including the mitigation of maritime cybersecurity threats that jeopardize national sovereignty. The essay uses a descriptive qualitative method to show how Indonesia is working hard to merge these two agencies so they can better address maritime cybersecurity in Indonesian waters and this paper was validated by interviewing several actors or strategic position holders in IMIC and BSSN who play a direct role in the technical field. This involves working together to address marine cybersecurity concerns in the “Nusantara Jaya,” or Malacca Strait. Though decisions from the Indonesian House of Representatives (DPR RI) are still pending, in practice, collaboration between these government entities is dependent on the legal frameworks provided by Indonesian laws and regulations controlling marine security, safety, and law enforcement. After these frameworks are put into effect, it is envisaged that they will make maritime management and operations clearer and avoid redundancies between the pertinent agencies.
KEAMANAN SIBER INDONESIA ERA PEMERINTAHAN JOKO WIDODO BERDASARKAN PERSEKTIF SEKURITISASI Wicaksono, Raden Agung Prio; Wibawa, Satriya
Indonesian Perspective Vol 10, No 1 (2025): (Januari-Juni 2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ip.v10i1.68085

Abstract

Keberadaan pengguna internet yang masif di Indonesia menjadi sebuah tantangan yang serius bagi Pemerintah untuk menjaga keamanan dalam ruang siber Indonesia. Badan Sandi dan Siber Negara menunjukkan dalam 3 tahun terakhir telah terjadi lebih dari 1 miliar serangan siber terhadap Indonesia. Diantara masifnya serangan tersebut, kemunculan serangan siber oleh Bjorka di tahun 2022 dan serangan pada Pusat Data Nasional Sementara di tahun 2024 menunjukkan celah keamanan bagi Pemerintah Indonesia. Artikel ini Konsep Keamanan Siber dan Teori Sekuritisasi Buzan yang dikembangkan oleh Hansen dan Nissenbaum digunakan untuk memahami upaya pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo dalam memosisikan dan merespons ancaman siber melalui perspektif siber. Melalui pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, tulisan ini mencoba untuk menggambarkan dinamika keamanan siber Indonesia, penerapan proses sekuritisasi pada ruang siber, dan implikasi strategi keamanan siber pada ruang siber Indonesia. Temuan pada tulisan menunjukkan Indonesia telah memosisikan isu ancaman siber sebagai permasalahan keamanan yang cukup serius, namun belum sepenuhnya telah berhasil melakukan sekuritisasi secara penuh melainkan berada pada tahap Politisasi menuju Sekuritisasi.
INTRAUTERINE FETAL DEATH ASSOCIATED WITH PRETERM PREMATURE RUPTURE OF MEMBRANES AND GASTROSCHISIS FETUS: A CASE REPORT Wibawa, Satriya; Kornia, Rizky
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v8i1.2995

Abstract

Kematian janin dalam rahim (KJDR) penyumbang angka kematian perinatal terbesar yang dapat disebabkan oleh gastroschisis dan ketuban pecah dini (KPD) preterm. KPD preterm pada fetus dapat menyebabkan chorioamnionitis yang pada akhirnya menimbulkan kematian pada janin. Defek pada dinding anterior abdomen dapat menyebabkan kematian janin dikarenakan penekanan tali pusar akibat dilatasi usus akut. Gastroschisis menyebabkan KJDR adalah kejadian yang langka yakni berkisar 4.5%. Wanita berusia 25 tahun, G2P1A0 usia kehamilan 28 minggu datang ke RS Puri Bunda Tabanan dengan keluhan keluar darah disertai dengan nyeri perut dan gerak janin yang menghilang sejak 1 hari sebelum masuk RS. 3 minggu sebelumnya, pasien sempat dirawat inap di RS lain dengan diagnosis KPD preterm Pasien tidak pernah melakukan pemeriksaan USG sebelumnya dikarenakan pasien seorang pedagang dengan penghasilan yang rendah. Pemeriksaan obstetri didapatkan tanda inpartu, presentasi kaki dan ketuban negatif. Hasil USG obstetri didapatkan denyut jantung janin menghilang, skor AFI 2 dan ditemukan leukositosis dari pemeriksaan lab darah. Dilakukan sectio cesaria dan ditemukan bayi meninggal dengan gastroschisis maserasi tingkat II. KPD preterm dan gastroschisis berkaitan dengan terjadinya KJDR sehingga diperlukan deteksi dini dan penatalaksanaan komprehensif yang tepat. Gastroschisis seharusnya dapat ditegakkan secara prenatal menggunakan USG obstetri, sehingga penting bagi klinisi untuk melakukan deteksi dini yang tepat agar dapat mencegah morbiditas dan mortilitas ibu dan janin.
FASILITAS EKSPOR UNTUK PELAKU UMKM JAWA BARAT Rifawan, Affabile; Wibawa, Satriya; Darmawan, Ivan; Mahyudin, Emil
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2022
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v4i3.57

Abstract

UMKM merupakan salah satu penyokong besar bagi perekonomian nasional. Selain berkontribusi melalui aktivitas perdagangan, UMKM juga menjadi salah satu sumber lapangan pekerjaan bagi masyarakat. UMKM juga menjadi sektor bisnis yang mampu bertahan di berbagai kondisi ekonomi, bahkan terus mengalami kemajuan yang pesat hingga saat ini. Namun, di balik peran penting tersebut, kontribusi UMKM untuk berpartisipasi di pasar global melalui kegiatan ekspor masih kurang. Padahal, di era globalisasi saat ini, UMKM memiliki peluang besar dalam melakukan ekspansi bisnis. Bahkan, kecanggihan teknologi digital dapat menjadi salah satu cara bagi UMKM untuk melakukan pemasaran produk hingga ke mancanegara. Pemerintah pun telah menyediakan fasilitas melalui FTA Center untuk membantu para pelaku UMKM dalam melakukan aktivitas ekspor. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi dan kegiatan lapangan untuk menyebarkan informasi terkait kegiatan ekspor. Berdasarkan hasil kegiatan yang diperoleh, ditemukan bahwa terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat melakukan ekspor produk. Selain itu, para pelaku UMKM juga perlu untuk melakukan inovasi untuk dapat bertahan dalam persaingan pasar.
The Role of Deliberative Democracy in Systemic-Structural Transformation for Sanitation Issues Sa'at, Meutia Ramadhani; Wibawa, Satriya
Jurnal Paradigma Vol 28 No 2 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/paradigma.v28i2.11593

Abstract

This research explores the complex dimensions of sanitation issues, particularly focusing on the systematic structural transformation needed for long-term and resilient changes in achieving equitable access to clean water and sanitation. Utilizing a qualitative descriptive approach, the study draws insights from the case of West Java, exemplifying challenges arising from geographical conditions, industrial waste exposure, and limited public understanding. Emphasizing the importance of inclusive policies, the research underscores the significance of participatory deliberative democracy, as advocated by Jurgen Habermas, in addressing sanitation complexities. The findings reveal the necessity for a holistic and sustainable approach to sanitation policies, actively involving marginalized communities in decision-making processes. By examining successful grassroots initiatives and adopting a collaborative, affordable, and socially aware model, the study recommends a comprehensive strategy to integrate sanitation improvements into broader poverty alleviation and property security agendas. Ultimately, the research emphasizes the importance of societal collaboration, affordable solutions, and a nuanced understanding of socio-economic issues in addressing sanitation challenges in informal settlements.