Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peran Strategi Bisnis Fintech Payment Gateway dalam Meningkatkan Kinerja UMKM di NTB Dwi Arini Nursansiwi; Armiani Armiani
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2023): Article Research Volume 7 Issue 1, Januari 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v7i1.1219

Abstract

Presidency Group of Twenty (G20) strengthen the acceleration of the digital transformation agenda, in line with the government's goal of national economic recovery after the Covid-19 pandemic. MSME actors are required to adapt in order to be able to be competitive in improving company performance for the sake of business sustainability. This study aims to identify fintech payment gateway becoming a business strategy in improving the performance of MSMEs in NTB. The method approach adopted in this study is qualitative with a case study description. Data were obtained through observation and interviews with 12 (twelve) informants, with the criteria; 1). MSME actors who use the application fintech, 2). Doing business online, 3). The payment system uses payment gateways, 4). MSME in NTB. The results of the study indicate that business transactions on line become a business strategy for MSME actors to improve MSME performance and business sustainability. This is because the payment system using payment gateway can transact easily, quickly, precisely, efficiently, effectively, so that actors can provide excellent service to their consumers, this is also supported and in line with the pleasures of consumers from the millennial generation and generation Z, which are dominant in transactions using fintech and saving money using E-wallet, so that consumers prefer to transact online on line with a payment system using payment gateway.
Determinasi Kualitas Penyajian Laporan Keuangan Baitul Maal Wa Tamwil Dwi Arini Nursansiwi; Agus Khazin Fauzi; Baiq Minatul Inayah; Armiani Armiani
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 4 No 3 (2023): February 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v4i3.2934

Abstract

Presentation of quality financial reports is an important component for an organization or institution so that it must be guided by applicable financial accounting standards. On this basis, this study aims to empirically examine the effect of the variables on understanding sharia accounting standards, sharia supervisory boards, Islamic corporate governance on the quality of financial statement presentation at BMT Mataram city. The data collection technique used a questionnaire distributed to BMT managers, with a total population of 28 BMT and saturated sampling was used as a sampling technique. Data analysis using multiple linear regression. The findings found that understanding of Islamic accounting standards has no effect on the quality of presentation of financial statements with a value of thitung < ttabel (1,418 < 1,997) and the sharia supervisory board has no effect on the quality of presentation of financial statements which can be seen from the value of thitung < ttabel (1,493 < 1,997). Meanwhile, Islamic corporate governance has an effect on the quality of presentation of financial statements with mark thitung > ttabel (3,311 > 1,997)
URGENSI PRODUK MAMIN UMKM BERSERTIFIKAT DAN BERLABEL HALAL DI KOTA MATARAM Armiani Armiani; Dwi Arini Nursansiwi; Surahman Hidayat; Syaiful Amri; Topan Siswanto; Sopian Saori
Valid Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.969 KB)

Abstract

Produk bersertifikat dan berlabel halal memiliki market yang sangat menjanjikan dikarenakan Indonesia merupakan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga para pelaku UMKM wajib memiliki dan memproduksi produk yang bersertifikat dan berlabel halal. Program PkM menawarkan dan memberikan solusi untuk para pelaku UMKM agar dapat lebih cepat memiliki sertifikat dan berlabel halal pada produknya. PkM ini dengan menggunakan pendekatan community development agar program yang dilakukan secara sistematis, terencana dan terarah untuk membantu dan memberikan solusi yang dihadapi oleh para stakeholders. Program PkM dilakukan pada bulan mei-juni 2022. Hasil kegiatan program PkM menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan kesadaran untuk memiliki sertifikat halal pada produk yang diproduksinya, serta dapat menggukan label halal pada produknya guna untuk perkembangan dan keberlanjutan bisnisnya
PERSEPSI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP DAMPAK PENGEMBANGAN PASAR TRADISIONAL DALAM MEWUJUDKAN ECONOMIC SUSTAINABILITY DEVELOPMENT : (STUDI PADA MASYARAKAT PESISIR TANJUNG MAS) Dwi Arini Nursansiwi; Khaerun Yasin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 18 No. 2 (2021): Desember: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.836 KB) | DOI: 10.59050/jian.v18i2.146

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya upaya menumbuhkan iklim usaha di kawasan pesisir Tanjung Mas dengan pendirian pasar tradisional. Di mana pasar ini dioperasikanuntuk membantu masyarakat pesisir dalam pemasaran hasil tangkapan ikan segar. Di samping itu, dapat mempermudah akses masyarakat pesisir dalam hal lapangan pekerjaan bagi istri nelayan yang turut berperan serta membantu penjualan hasil tangkapan ikan selepas para nelayan melaut.Penelitian ini dilakukan di daerah pesisir Tanjung Mas dengantujuan untuk mengetahui : Persepsi masyarakat lokal Terhadap Dampak Pengembangan Pasar Tradisional Dalam Mewujudkan Economic Sustainability Development (Studi Pada Masyarakat Pesisir Tanjung Mas). Adapun metode pendekatan pada penelitian ini adalah pendekatan empiris. Jenis penelitian pada penelitian ini mengarah pada jenis penelitianlapangan. Penelitian ini dilakukan kawasan pesisir Tanjung Mas Kecamatan Monta Barat Kabupaten Bima. Subjek dalam penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan   menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Dipilihnya lokasi ini sebagai objek penelitian karena ada beberapa permasalahan yangmenunjukkan bahwa kawasan pesisir penting diproduktifkan untuk pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan dengan pengembangan pasar tradisional. Pendekatan penelitian economic sustainability development, bahwa pendekatan penelitian diharapkan dapat  memberikan  gambaran  tentang  perkembangan  kehidupan  sosio  ekonomi masyarakat   setempat.   Teknik   analisa   data,   menggunakan   teknik   kuantitatif   beruparekapitulasi pertumbuhan ekonomi pasar tradisional di Tanjung Mas yang dideskripsikan secara kualitatif berdasarkan fokus penelitian.
Pelayanan Publik Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima Dwi Arini Nursansiwi; Hairun Yasin
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 6 No. 2 (2019): November: Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pelayanan Publik Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima, dengan Masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan prinsip kesederhanaan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? 2) Bagaimana pelaksanaan prinsip akurasi dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? 3) Bagaimana pelaksanaan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? 4) Bagaimana pelaksanaan prinsip kedisiplinan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kesederhanaan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. 2) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip akurasi dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. 3) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. 4) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kedisiplinan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. Untuk membahas Penelitian ini penulis menggunakan Jenis Penelitian yaitu Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan besarnya sampel, penulis menggunakan purposive sampling atau sampel sengaja. Kemudian teknik analisis yang digunakan yaitu analisis secara kualitatif deskriptif. Berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel penelitian dengan menggunakan tabel frekuensi, maka hasil penelitian yang diperoleh yaitu: Pertama, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip kesederhanaan, baik mengenai unsur tidak berbelit-belitnya pelayanan, mudah dipahaminya pelayanan, maupun mudah dilaksanakannya pelayanan, maka rata-rata hasilnya sangat sederhana. Kedua, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip akurasi, baik mengenai unsur kebenaran, ketepatan waktu, maupun unsur kesahaan, maka rata-rata hasilnya sangat akurat. Ketiga, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana, baik mengenai tersedianya sarana kerja, tersedianya prasarana kerja, tersedianya peralatan kerja, tersedianya pendukung lainnya yang memadai termasuk penyediaan sarana teknologi telekomunikasi, tersedianya sarana informatika (telematika), maka rata-rata hasilnya sangat lengkap. Keempat, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip kedisiplinan, keramahan, dan kesopanan, baik prinsip kedisiplinan, prinsip keramahan, maupun unsur kesopanan, maka rata-rata hasilnya sangat disiplin, ramah dan sopan. Beberapa saran juga dikemukakan di sini, antara lain: pertama, dengan melihat hasil yang cukup signifikan tentang penerapan prinsip kesederhanaan dengan rata-rata hasil sangat sederhana, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Kedua, dengan melihat hasil yang cukup signifikan penerapan prinsip akurasi dengan rata-rata hasil sangat akurat, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Ketiga, dengan melihat hasil yang cukup signifikan penerapan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana dengan rata-rata hasil sangat lengkap, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Dan keempat, dengan melihat hasil yang cukup signifikan penerapan prinsip kedisiplinan, keramahan, dan kesopanan dengan rata-rata hasilnya sangat disiplin, ramah, dan sopan, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Penelitian ini berjudul “Pelayanan Publik Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima, dengan Masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan prinsip kesederhanaan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? 2) Bagaimana pelaksanaan prinsip akurasi dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? 3) Bagaimana pelaksanaan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? 4) Bagaimana pelaksanaan prinsip kedisiplinan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima? Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kesederhanaan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. 2) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip akurasi dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. 3) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. 4) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kedisiplinan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan Publik pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima. Untuk membahas Penelitian ini penulis menggunakan Jenis Penelitian yaitu Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan besarnya sampel, penulis menggunakan purposive sampling atau sampel sengaja. Kemudian teknik analisis yang digunakan yaitu analisis secara kualitatif deskriptif. Berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel penelitian dengan menggunakan tabel frekuensi, maka hasil penelitian yang diperoleh yaitu: Pertama, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip kesederhanaan, baik mengenai unsur tidak berbelit-belitnya pelayanan, mudah dipahaminya pelayanan, maupun mudah dilaksanakannya pelayanan, maka rata-rata hasilnya sangat sederhana. Kedua, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip akurasi, baik mengenai unsur kebenaran, ketepatan waktu, maupun unsur kesahaan, maka rata-rata hasilnya sangat akurat. Ketiga, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana, baik mengenai tersedianya sarana kerja, tersedianya prasarana kerja, tersedianya peralatan kerja, tersedianya pendukung lainnya yang memadai termasuk penyediaan sarana teknologi telekomunikasi, tersedianya sarana informatika (telematika), maka rata-rata hasilnya sangat lengkap. Keempat, berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel kaitan dengan penerapan prinsip kedisiplinan, keramahan, dan kesopanan, baik prinsip kedisiplinan, prinsip keramahan, maupun unsur kesopanan, maka rata-rata hasilnya sangat disiplin, ramah dan sopan. Beberapa saran juga dikemukakan di sini, antara lain: pertama, dengan melihat hasil yang cukup signifikan tentang penerapan prinsip kesederhanaan dengan rata-rata hasil sangat sederhana, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Kedua, dengan melihat hasil yang cukup signifikan penerapan prinsip akurasi dengan rata-rata hasil sangat akurat, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Ketiga, dengan melihat hasil yang cukup signifikan penerapan prinsip kelengkapan sarana dan prasarana dengan rata-rata hasil sangat lengkap, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan. Dan keempat, dengan melihat hasil yang cukup signifikan penerapan prinsip kedisiplinan, keramahan, dan kesopanan dengan rata-rata hasilnya sangat disiplin, ramah, dan sopan, maka disarankan minimal untuk dipertahankan dan seyogyanya ditingkatkan.
PERAN MEDIA SOSIAL MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM DI NTB Dwi Arini Nursansini; Armiani Armiani
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v11i1.1007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan melalui social media. Studi pada produk makanan-minuman yang bersertifikat dan berlabel halal pada UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terhadap informan (Pelaku UMKM dan Konsumen. Konsumen yang menggunakan transaksi pembelian melalui social media dan mengkonsumsi produk makanan-minuman yang bersertifikat dan berlabel halal pada UMKM di NTB). Informan berjumlah 8 (delapan) orang, yang terdiri dari; 5 (lima) orang para pelaku UMKM dan 3 (tiga) orang pelanggan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan penjualan melalui social media selama 3 (tiga) tahun terakhir. Para pelaku UMKM menerapkan strategi pemasaran dengan memanfaatkan social media untuk meningkatkan tingkat penjualan produknya. Strategi yang diterapkan oleh para pelaku UMKM adalah mengenali pelanggan, memilih social media yang cocok, melakukan pemasaran produk, transaksi jual beli dan menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Keterbatasan penelitian ini adalah masih kurangnya para pelaku UMKM menggunakan social media dan hanya social media yang gratisan dipilih sebagai wadah pemasaran bisnisnya. Penelitian ini membangun hubungan antara strategi pemasaran dan peningkatan penjualan dengan menyoroti peran penting dari social media. Produk makanan-minuman yang bersertifikat dan berlabel halal merupakan peluang menjadi bisnis yang kompetitif.
Urgensi Legalitas Usaha, Literasi Keuangan dan Fintech dalam Memulai Bisnis pada Masa New Normal Dwi Arini Nursansiwi; Sofiati Wardah; Armiani Armiani
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 3 No. 1 (2023): Dedikasi Sains dan Teknologi : Volume 3 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v3i1.2689

Abstract

Dalam melakukan dan menjalankan suatu bisnis dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu memahami dan meng-update kemajuan dan perkembangan jaman. Hal tersebut dibutuhkan legalitas usaha guna mendapatkan kepastian hukum pada bisnis yang dijalankan tersebut, dan literasi keuangan guna memberikan pemahaman tentang manfaat laporan keuangan untuk keberlanjutan usahanya, selanjutnya fintech dapat digunakan untuk memperluas jaringan bisnis dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggannya. Program PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada para pelaku UMKM tentang pentingnya legalitas usaha, literasi keuangan dan penggunaan fintech dalam keberlanjutan usahanya, serta memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan NIB secara online serta pembuatan laporan keuangan sederhana. Metode PKM yang digunakan yaitu service learning dengan 3 tahap (persiapan, pelayanan, dan refleksi). Program PKM ini dilaksanakan di hotel Lombok Beach pada bulan Desember 2022 selama 5 hari dengan peserta calon pelaku UMKM dan para pelaku UMKM. Hasil menunjukkan bahwa para pelaku UMKM dalam berdayasaing diperlukan legalitas usaha (NIB), dan SDM yang memahami laporan keuangan serta pemanfaatan laporan keuangan untuk keberkanjutan usahanya, para pelaku UMKM juga diharapkan menerapkan pencatatan akuntansi pada transaksi bisnisnya, serta dapat menggunakan dan memanfaatkan fintech dalam transaksi bisnisnya. Dari pihak pemerintah dapat mensuport dan menfasilitasi kebutuhan para pelaku UMKM serta dapat mengevaluasi kinerja pemerintah (Dinas tertentu/ penanggungjawab) yang ada di wilayah kerjanya tersebut.
Peran Teknologi Digital Memediasi Pengaruh Strategi Bisnis Terhadap Kinerja UMKM di Nusa Tenggara Barat Armiani; Dwi Arini Nursansiwi
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 1 (2023): Artikel Periode Maret Tahun 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i1.2604

Abstract

Era digital menjadikan internet sebagai kebutuhan bagi masyarakat seluruh dunia. Perkembangan penggunaan internet berdampak pada kemajuan UMKM, peningkatan kinerja UMKM tidak terlepas dari strategi transaksi bisnis yang handal, penggunaan teknologi digital (e-commerce dan social media) dapat meningkatkan kinerja UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran teknologi digital memediasi Pengaruh strategi bisnis terhadap kinerja UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian eksplanatory, metode observasi dan kuesioner, dengan sampling purposive pada produk pangan bersertifikat dan berlabel halal di NTB pada tahun pengamatan 2017-2019, sampel sebanyak 650 UMKM dengan respon rate sebesar 82,46% (536 UMKM). Alat analisis yang digunakan adalah SEM dengan software SmartPLS versi 3.0. Temuan menunjukkan bahwa teknologi digital memediasi secara parsial pada strategi bisnis terhadap kinerja UMKM. Teknologi digital (e-commerce dan social media) merupakan variabel perantara yang mampu berkompatitif dipasar global, dikarenakan para pelaku UMKM dapat melakukan pemasaran secara online, sehingga produknya dapat dikenal dan mampu meningkatkan penjualan. Strategi bisnis yang diterapkan yaitu strategi cost leadership ditinjau dari; produk yang dihasilkan dominan produk komoditi, proses produksi masih menggunakan alat tradisional, kurangnya pengembangan produk baru, dan minimnya kerjasama dengan reseller. Kinerja keuangan mengalami peningkatan penjualan sebesar 18,5%-69,2%, peningkatan laba sebesar 22,8%-65,7%, sedangkan kinerja non keuangan mengalami peningkatan; kualitas layanan, kualitas produk, dan pencapaian target produksi. Hal tersebut membuktikan bahwa teknologi digital mampu memediasi strategi bisnis terhadap kinerja UMKM. Penelitian ini dapat memberikan informasi tentang efektifitas dan pemanfaatan teknologi digital pada strategi bisnis terhadap peningkatan kinerja UMKM.
BELAJAR REFLEKTIF KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI DESA BERBASIS PRINSIP KEPEMERINTAHAN MELALUI TRANSPARANSI Muhammad Taufiq; Dwi Arini Nursansiwi; Rahmad Hidayat
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.26137

Abstract

To realize a democratic, participatory, and open government, public organizations must fulfill society's rights to information disclosure by providing data and ensuring easy accessibility for external parties to monitor their performance and actively participate in managing development through meaningful mechanisms. This community service program aimed to enhance the conceptual-contextual understanding of the target audience, including the Village Government, Village Consultative Council, and residents, regarding the meaning, scope, and significance of public information disclosure under the Law on Public Information Disclosure and the Village Law. During the program planning stage, the implementer team coordinated with stakeholders in the village to discuss facilitation designs. At the implementation stage, we facilitated reflective learning by combining direct instruction with inquiry-based and participatory learning. This reflective learning facilitation has effectively enhanced the knowledge and understanding of most target audiences about village-level public information disclosure, including its meaning, scope, and significance. This program also effectively enhances collective awareness and fosters commitment among all partners to promote public information disclosure in the village. That serves as a foundation for transparency and accountability in the village government's fulfillment of its constitutional duties, which require active resident participation in overseeing village development management.  ---  Untuk mewujudkan pemerintahan yang demokratis, partisipatif, dan terbuka, organisasi publik harus memenuhi hak masyarakat atas keterbukaan informasi dengan menyediakan data dan memastikan akses mudah bagi pihak eksternal untuk memantau kinerja lembaga pemerintah dan turut berpartisipasi aktif dalam mengelola pembangunan melalui mekanisme yang bermakna. Keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi guna perwujudan pemerintahan demokratis, partisipatif, dan terbuka. Ketersediaan data serta aksesibilitas mudah harus disediakan organisasi publik yang memungkinkan pihak eksternal dapat mengawasi kinerja lembaga pemerintah sekaligus melibatkan diri secara aktif dalam pengelolaan pembangunan melalui mekanisme yang bermakna. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berorientasi meningkatkan pemahaman konseptual-kontekstual khalayak sasaran yang berasal dari unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta warga tentang makna, cakupan, dan signifikasi keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UUKIP) dan Undang-Undang Desa (UUDesa). Selama tahapan perencanaan program, kegiatan inti yang dilakukan adalah koordinasi tim pelaksana dengan para pihak terkait di desa lokasi program untuk mendiskusikan desain fasilitasi. Sementara pada tahapan pelaksanaan, pendekatan pedagogis yang digunakan dalam fasilitasi belajar reflektif adalah kombinasi instruksi langsung (ceramah, diskusi, serta brainstorming) dengan pembelajaran berbasis inkuiri dan partisipatif. Fasilitasi belajar reflektif ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan atau pemahaman mayoritas khalayak sasaran tentang makna, cakupan, dan signifikasi keterbukaan informasi publik level desa sesuai kehendak UUKIP dan UUDesa. Program ini juga mampu menjadi medium efektif yang telah didayagunakan bersama-sama untuk pengasahan kesadaran kolektif serta perajutan komitmen seluruh mitra dalam rangka menciptakan keterbukaan informasi publik di desa. Hal itu berfungsi sebagai fondasi transparansi dan akuntabilitas Pemerintahan Desa dalam pelaksanaan tugas konstitusionalnya yang harus beriringan dengan partisipasi aktif warga dalam pengawasan pengelolaan pembangunan desa.
Corporate Governance toward 5.0: Insights from State-Owned Enterprises in Indonesia Hardianto, Ade Manggala; Nursansiwi, Dwi Arini
Shirkah: Journal of Economics and Business Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/shirkah.v9i2.688

Abstract

Existing research separately examines factors like qualification, tenure, and independence in relation to financial performance, overlooking the potential combined or interactive effects. This research intends to determine the role of the board of directors in addressing future challenges encountered by Indonesian state-owned enterprises. The research methodology involves quantitatively correlating independent and dependent variables, with or without variable control, utilizing nine financial ratios to assess firm conditions. The study utilized secondary data from financial statements and annual disclosures of Indonesian state enterprises from 2009 to 2016. The findings indicated that firstly, the degree, whether with or without control variables, is associated with Return on Asset and Fixed Asset Turnover. Secondly, board tenure, with or without control variables, does not exhibit a correlation with financial performance. Thirdly, the size of the independent board of directors, with control variables, does not correlate with financial performance, whereas without control variables, it is correlated with Net Profit Margin and Cash Ratio. This study introduces a new concept of board performance to predict bankruptcy indicators in companies, considering their Return on Assets (ROA) and Fixed Asset Turnover.