Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Dinamika dan Daya Saing Sektor Pertanian di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Mahendra, Zori; Fitriana, Widya; Yuerlita, Yuerlita
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.3.461

Abstract

Regional economic development is closely related to the role of the agricultural sector. In addition to food production, agriculture also contributes to the absorption of labor. During the COVID-19 pandemic, regional economic growth in Indonesia tended to decline, as well as in Padang Pariaman. Padang Pariaman will have a negative growth rate of 10.46% in 2020, the lowest compared to the average GDP growth rate of the other region in West Sumatra. This study aims to determine the dynamics and competitiveness of the agricultural sector compared to the other sectors. The research was conducted in a quantitative and descriptive manner using time series data for the period 2016–2020 from BPS. Data analysis using Klassen typology and shift share analysis. The results showed that the agricultural sector has an average share of 21.37% of the GDP of Padang Pariaman. Based on Klassen's typology analysis, the agriculture sector was included in the potential sector category in 2017–2019 but shifted to the developed sector category in 2020. Despite experiencing slow growth, the results of shift share analysis show that the agricultural sector in Padang Pariaman is still competitive. Increasing the competitiveness of the agricultural sector can be pursued by expanding sector linkages with the other economic sectors and increasing diversification of economics activities in agricultural sector Keywords: agricultural sector; shift share analysis; tipology klassen
Kontribusi Sektor Pertanian Sebagai Basis Perekonomian Kabupaten Lima Puluh Kota Berliani Fitri Adella; Melinda Noer; Yuerlita Yuerlita
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i1.435

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kontribusi Sektor Pertanian sebagai Basis Perekonomian Kabupaten Lima Puluh Kota”. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kecenderungan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota selama periode tahun 2010-2020, mengidentifikasi subsektor basis dan nonbasis, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di subsektor pertanian basis Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa runtun waktu (time series) dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lima Puluh Kota dan Provinsi Sumatera Barat tahun 2010-2020 dan produksi per subsektor pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota dan Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2020. Hasil analisis didapat kesimpulan, selama 10 tahun terakhir pertumbuhan PDRB Sektor Pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki trend pertumbuhan yang negatif walaupun kontribusinya terhadap PDRB Kabupaten Lima Puluh Kota adalah yang terbesar. Subsektor basis pada sektor pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota adalah subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, dan subsektor perkebunan. Proporsional Shift memiliki nilai negatif pada subsektor tanaman pangan sedangkan Differential Shift memiliki nilai negatif pada subsektor perkebunan.
Analisis Modal Sosial Dalam Pengelolaan Jaringan Irigasi Tersier Pada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tuah Sakato Kecamantan Kuranji Kota Padang Firges, Hega Hegia; Yuerlita, Yuerlita; Hidayat, Rian
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i3.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pengelolaan jaringan irigasi tersier Gunung Nago Kanan yang dikelola oleh P3A Tuah Sakato, dan (2) Menganalisis modal sosial P3A Tuah Sakato dalam mengelola jaringan irigasi tersier Gunung Nago Kanan. Penelitian ini dilaksanakn dengan metode survey dengan Ketua P3A, Tuo Banda, Juru Pengairan dan Ketua Kelompok Tani sebagai informan kunci dan anggota P3A sebagai responden dalam penelitian ini . Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan jaringa irigasi trsier Hasil data akan dianalisis menggunakan metode miles dan hubermann. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan jaringan irigasi tersier yang dilakukan oleh P3A Tuah Sakato mencakup operasi jaringa irigasi, pemeliharaan, rehabilitasi, pengerahan sumberdaya dan penyelesaian konflik. hubungan timbal balik anggota P3A Tuah Sakato berada pada kategori sedang hingga kuat, sedangkan partisipasi berada pada kategori sedang dan kuat, sedangkan tindakan proaktif , modal sosial pada pengelolaan irigasi yang dilakukan oleh anggota P3A Tuah Sakato berada pada kategori sedang dan beberapa variabel ada yang berada pada kategori kuat dan lemah. 
Pemberdayaan Petani Dalam Program Echo Green di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman Danny Sinaga, Markus Agrifa; Yuerlita, Yuerlita; Budiman, Cipta
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i2.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterlibatan petani pada proses pemberdayaan dalam program ECHO Green di Kecamatan Lubuk Alung, (2) Mendeskripsikan manfaat pelaksanaan program ECHO Green bagi petani di Kecamatan Lubuk Alung. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Juni 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Program ECHO Green merupakan program yang bertujuan untuk mempromosikan inisiatif ekonomi hijau oleh petani perempuan dan generasi muda di sektor pertanian berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan petani dalam program ECHO Green sudah melibatkan petani pada kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Manfaat yang dirasakan oleh petani setelah mengikuti program ECHO Green meliputi manfaat pribadi yaitu bertambahnya pengetahuan dan keterampilan petani, manfaat sosial yaitu terjalinnya kerjasama/gotong royong antar petani melalui jejaring JAPTA GEMPAR, manfaat materi yaitu berkurangnya biaya produksi petani untuk pembelian pupuk dan pestisida karena petani mampu membuat pestisida nabati dan pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan pupuk dan ada juga petani yang memanfaatkannya sebagai peluang usaha untuk menambah penghasilan petani. Dari hasil penelitian ini diharapkan petani dapat terus berupaya dalam menerapkan sistem pertanian yang berkelanjutan dan mempromosikan pertanian berkelanjutan kepada petani lainnya.
ANALISIS USAHA PADA USAHA TAHU ATB/RTB DI KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Prayoga, Aldi; Hakimi, Rini; Yuerlita, Yuerlita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3475

Abstract

This study aims to describe the ATB/RTB tofu business profile and analyze profit and break-even points. This study uses a descriptive method with the type of case study research and financial calculations using the variable costing method. The data used are primary data and secondary data. Data was collected through direct interviews with business leaders tofu ATB/RTB and literature related to research. The results showed that the ATB/RTB tofu business made a profit in the July 2022 period of IDR 7,325,394,-. Based on the break-even point analysis in the ATB/RTB tofu business for July 2022, a break-even quantity of 69,935.8 pieces was obtained with break-even sales of Rp. 69,969,447,-. The results showed that the ATB/RTB tofu business was already above the break-even point. This research recommends that ATB/RTB tofu businesses improve the promotion method further so that all products offered are absorbed by the market and carry out financial records by good and correct accounting records. Keywords: Business Analysis, Tofu, Profile, Profit, Break-even Point INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil usaha tahu ATB/RTB yang meliputi gambaran umum usaha, aspek operasional, aspek pemasaran dan aspek keuangan serta mengetahui keuntungan dan titik impas usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus dan perhitungan keuangan menggunakan metode variable costing. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan pimpinan usaha tahu ATB/RTB serta literatur yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tahu ATB/RTB memperoleh keuntungan pada periode Juli 2022 sebesar Rp 7.325.394,-. Berdasarkan analisis titik impas pada usaha usaha tahu ATB/RTB periode Juli 2022, diperoleh impas kuantitas sebanyak 69.935,8 potong dengan impas penjualan Rp 69.969.447,-. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha usaha tahu ATB/RTB sudah berada diatas titik impas. Disarankan kepada pihak usaha usaha tahu ATB/RTB lebih meningkatkan cara promosi agar semua produk yang ditawarkan terserap oleh pasar dan melakukan pencatatan keuangan sesuai dengan kaidah pencatatan akuntansi yang baik dan benar. Kata kunci: Analisis Usaha, Usaha Tahu, Profil, Keuntungan, Titik Impas
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN AGROEKOWISATA DANAU BONTAK DI NAGARI LUBUK GADANG KABUPATEN SOLOK SELATAN Febriamansyah, Rudi; Setiawati, Sri; Amrina, Elita; Yuerlita, Yuerlita; Febria, Fuji Astuti; Nurdin, Jabang; Purnawan, Purnawan; Yonariza, Yonariza; Mahdi, Mahdi; Hariance, Rika; Zis, Sirajul Fuad; Yulistriani, Yulistriani
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i2.594

Abstract

West Sumatra, one of the provinces in Indonesia, is renowned for its rich cultural heritage and beautiful natural landscapes. Additionally, its agricultural sector significantly contributes to the region's Gross Regional Domestic Product (GRDP), including in Solok Selatan Regency, which boasts the Seribu Rumah Gadang area as its tourism icon. Solok Selatan Regency is also home to Lake Bontak, the only lake in the region, located within the conservation area of Kerinci Seblat National Park (TNKS), one of the gateways for climbing Mount Kerinci. The Independent Conservation Group (KKM) Bangun Rejo has been managing agro-ecotourism by establishing a Tourism Awareness Group (Pokdarwis) and farmer groups. These groups engage in integrated farming, agriculture, and livestock businesses with nature tourism at Lake Bontak. The empowerment of these community groups aims to develop sustainable agro-ecotourism in Solok Selatan Regency. One method used is Focus Group Discussions (FGD) to identify the potential for agro-ecotourism development at Lake Bontak. The outcomes of these activities include the agro-edutourism development concept, the creation of social media accounts for promotion, and the cleaning and installation of tracking paths and tourist activity guides in the Lake Bontak area. Additionally, there is an emphasis on educating the community about conducting tourism activities that prioritize biodiversity conservation within the conservation area to support ongoing environmental knowledge around Lake Bontak. It is hoped that this area will attract both local and international tourists, particularly students and researchers interested in exploring the flora and fauna potential through the agro-edutourism concept.
Pemberdayaan Komunitas Penghasil Dadiah Aie Dingin melalui Penguatan Branding dan Digitalisasi Pemasaran Produk Dadiah Yulistriani, Yulistriani; Yuerlita, Yuerlita; Usni, Maulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.731

Abstract

Kelompok pengolah dadiah di Nagari Aie Dingin memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk olahan berbasis susu kerbau khas Minangkabau. Namun, kelompok ini menghadapi berbagai persoalan, antara lain keterbatasan bahan baku susu kerbau, belum adanya standar sanitasi dan pengemasan, serta pemasaran yang masih tradisional dan terbatas pada pasar lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya saing produk dadiah melalui pengembangan branding, promosi digital, dan peningkatan kapasitas pemasaran.Metode pelaksanaan mencakup analisis fasilitas pendukung pemasaran online dan offline, pembuatan media promosi visual, serta pelatihan digital marketing sederhana bagi pengelola dadiah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan kelompok dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, tersedianya identitas visual produk berupa label dan logo baru, serta video profil yang memperkenalkan proses pembuatan dan nilai budaya dadiah. Dengan kegiatan ini, kelompok pengolah dadiah Aie Dingin telah memiliki pondasi kuat dalam membangun branding dan memperluas pasar secara berkelanjutan.