Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERAN SISTEM MANAJEMEN MUTU DAN STRATEGIS TERHADAP PENJUALAN MELALUI INOVASI PRODUK DAN LAYANAN: STUDI PADA PT PLN UP3 PALOPO Arifianto, Dedy; Saleh, Yusuf; Abduh, Thamrin
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem manajemen mutu dan manajemen strategis terhadap peningkatan penjualan melalui inovasi produk dan layanan pada PT PLN UP3 Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) dan melibatkan 100 responden dari lingkungan internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem manajemen mutu dan manajemen strategis berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi produk dan layanan. Selanjutnya, inovasi terbukti memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan penjualan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan mutu internal dan strategi perusahaan mampu mendorong terciptanya inovasi berkelanjutan yang berdampak pada kinerja penjualan perusahaan. Kontribusi ilmiah dari penelitian ini terletak pada integrasi simultan dua pendekatan manajerial dalam menciptakan nilai melalui inovasi yang berbasis sistem. This study aims to analyze the influence of quality management systems and strategic management on sales performance through product and service innovation at PT PLN UP3 Palopo. A quantitative approach was applied using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (PLS-SEM), involving 100 internal respondents from the organization. The results reveal that both quality management systems and strategic management have a significant and positive effect on innovation. Furthermore, innovation was found to significantly contribute to increased sales performance. The findings highlight the importance of internal quality reinforcement and strategic orientation in fostering sustainable innovation that enhances organizational performance. The scientific contribution of this study lies in its integrated approach to examining managerial practices as drivers of innovation-based value creation.
PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN, PELAKSANAAN ANGGARAN, DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN MELALUI KUALITAS PENGAWASAN PADA PT PLN (PERSERO) UP3 PAREPARE Rizkiyansyah, Ari; Setiawan, Lukman; Abduh, Thamrin
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan kompetensi pegawai terhadap efektivitas pengelolaan keuangan pada PT PLN (Persero) UP3 Parepare, dengan kualitas pengawasan sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis) berbasis Structural Equation Modeling (SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 33 pegawai yang terlibat dalam pengelolaan anggaran dan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh terbesar terhadap efektivitas pengelolaan keuangan (koefisien total = 0,629), diikuti oleh kompetensi pegawai (0,265) dan perencanaan anggaran (0,119). Kualitas pengawasan terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan efektivitas pengelolaan keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pelaksanaan anggaran dan kompetensi pegawai, serta peningkatan kualitas pengawasan untuk mencapai pengelolaan keuangan yang efektif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam mengoptimalkan proses penganggaran dan pengawasan demi pencapaian tujuan keuangan yang lebih baik. This study aims to analyze the influence of budget planning, budget implementation, and employee competence on the effectiveness of financial management at PT PLN (Persero) UP3 Parepare, with the quality of supervision as a mediating variable. A quantitative approach using path analysis based on Structural Equation Modeling (SEM) was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 33 employees involved in budget and financial management. The results indicate that budget implementation has the greatest impact on financial management effectiveness (total coefficient = 0.629), followed by employee competence (0.265) and budget planning (0.119). The quality of supervision significantly mediates the relationship between these variables and financial management effectiveness. These findings highlight the importance of strengthening budget implementation and employee competence, as well as improving supervision quality to achieve effective financial management. The study provides practical implications for organizations to optimize budgeting and supervision processes to better achieve financial goals.
ANALISIS MOTIVASI DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI DISIPLIN KERJA PADA KANTOR POLRES BANTAENG Salam, Salman; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antarvariabel yang berperan dalam pembentukan kinerja anggota, khususnya pada aspek Motivasi Kerja, Pelatihan Kerja, Disiplin Kerja, dan Kinerja Anggota. Secara khusus, penelitian ini menguji empat fokus analisis, yaitu: (1) pengaruh langsung Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Disiplin Kerja, (2) pengaruh langsung Disiplin Kerja terhadap Kinerja Anggota, (3) pengaruh langsung Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Anggota, serta (4) pengaruh tidak langsung Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui mediasi Disiplin Kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap populasi berjumlah 52 anggota, sementara sampel penelitian ditetapkan sebanyak 50 responden menggunakan rumus Slovin. Proses penelitian berlangsung selama dua bulan, yakni Februari hingga April 2025, dengan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terbukti memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap Disiplin Kerja. Selanjutnya, Disiplin Kerja berkontribusi secara positif terhadap peningkatan Kinerja Anggota. Selain itu, Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja turut memberikan pengaruh langsung terhadap Kinerja Anggota. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Kinerja Anggota melalui Disiplin Kerja sebagai variabel mediasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan aspek motivasional, peningkatan kualitas pelatihan, serta penerapan disiplin yang konsisten untuk mendorong optimalisasi kinerja anggota secara berkelanjutan. This study aims to analyze the interrelationships among key variables that influence member performance, particularly Work Motivation, Job Training, Work Discipline, and Member Performance. Specifically, the research investigates four analytical focuses: (1) the direct influence of Work Motivation and Job Training on Work Discipline, (2) the direct influence of Work Discipline on Member Performance, (3) the direct influence of Work Motivation and Job Training on Member Performance, and (4) the indirect influence of Work Motivation and Job Training on Member Performance through Work Discipline as a mediating variable. A quantitative approach was applied, using primary data collected through a survey of 52 members; the sample of 50 respondents was determined using the Slovin formula. The research was conducted over two months, from February to April 2025, and the data were analyzed using SmartPLS to examine causal relationships among variables. The findings reveal that Work Motivation and Job Training significantly and directly affect Work Discipline. Furthermore, Work Discipline positively contributes to improving Member Performance. Work Motivation and Job Training also directly influence Member Performance. Additionally, the study confirms that Work Motivation and Job Training indirectly influence Member Performance through Work Discipline as a mediating factor. Collectively, the results emphasize the strategic importance of strengthening motivational factors, enhancing training quality, and ensuring consistent disciplinary enforcement to support sustainable improvement in member performance.
EVALUASI KOMPETENSI, PELATIHAN, BEBAN KERJA, DAN PEMANFAATAN SISTEM DIGITAL DALAM PENGUATAN KINERJA ANGGOTA ITWASDA POLDA SULAWESI SELATAN Sumardi, Sumardi; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kompetensi kerja, efektivitas pelatihan, beban kerja, serta pemanfaatan sistem digital dalam mendukung kinerja anggota pada Kantor Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi tidak terstruktur, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, penelitian ini mengeksplorasi dinamika faktor individual dan organisasional yang memengaruhi pelaksanaan tugas pengawasan internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi anggota dipengaruhi oleh kombinasi faktor pengetahuan, keterampilan, pengalaman, motivasi, kemampuan intelektual, kondisi emosional, serta budaya organisasi. Pelatihan berpotensi meningkatkan kompetensi, namun efektivitasnya sangat bergantung pada ketepatan analisis kebutuhan, pemilihan metode, dan konsistensi evaluasi. Beban kerja yang tinggi teridentifikasi sebagai kendala utama yang menghambat produktivitas, meskipun digitalisasi melalui aplikasi Dumas terbukti mampu mengurangi beban administratif dan meningkatkan akuntabilitas penanganan aduan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan pentingnya manajemen SDM strategis dalam mendukung efektivitas fungsi pengawasan internal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan analisis kebutuhan pelatihan, penataan beban kerja yang proporsional, serta optimalisasi penggunaan sistem digital untuk meningkatkan kualitas kinerja dan tata kelola di lingkungan Itwasda Polda Sulsel. This research aims to evaluate work competencies, training effectiveness, workload, and the use of digital systems in supporting the performance of members of the Regional Supervisory Inspectorate (Itwasda) of the South Sulawesi Regional Police. Using a qualitative approach through unstructured observation, in-depth interviews, and documentation analysis, this study explores the dynamics of individual and organizational factors that influence the implementation of internal supervision tasks. A combination of factors, including knowledge, skills, experience, motivation, intellectual ability, emotional condition, and organizational culture, influence member competency, as the results demonstrate. The accuracy of needs analysis, method selection, and consistency of evaluation heavily influence the effectiveness of training, which has the potential to improve competence. High workloads were identified as a major obstacle to productivity, although digitization through the Dumas application has been proven to reduce administrative burdens and improve accountability in handling complaints. Overall, these findings emphasize the importance of strategic human resource management in supporting the effectiveness of internal oversight functions. This study recommends strengthening training needs analysis, structuring a proportional workload, and optimizing the use of digital systems to improve performance quality and governance within the South Sulawesi Regional Police Internal Oversight Division.
PERAN DISIPLIN KERJA DAN KEMAMPUAN DALAM PENINGKATAN KINERJA MELALUI MOTIVASI PADA KANTOR MARKAS KOMANDO BRIMOB POLDA SULSEL Saharuddin, Saharuddin; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan langsung maupun tidak langsung antara Disiplin Kerja, Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja, dan Kinerja Anggota pada sebuah organisasi kepolisian. Fokus utama penelitian mencakup empat tujuan, yaitu: (1) menganalisis pengaruh langsung Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Motivasi Kerja, (2) menganalisis pengaruh langsung Motivasi Kerja terhadap Kinerja Anggota, (3) menganalisis pengaruh langsung Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Anggota, dan (4) menganalisis pengaruh tidak langsung Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui Motivasi Kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap 52 anggota sebagai populasi, dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yaitu Februari hingga April 2025, dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja berpengaruh langsung terhadap Motivasi Kerja, sedangkan Motivasi Kerja terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota. Selain itu, Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja berpengaruh langsung terhadap Kinerja Anggota, dan keduanya juga memiliki pengaruh tidak langsung melalui variabel Motivasi Kerja. Temuan ini menegaskan bahwa Motivasi Kerja memiliki peran penting dalam memperkuat kontribusi Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap peningkatan Kinerja Anggota secara keseluruhan. This study aims to analyze both the direct and indirect relationships among Work Discipline, Work Ability, Work Motivation, and Member Performance within a police organization. The research focuses on four key objectives: (1) to examine the direct influence of Work Discipline and Work Ability on Work Motivation, (2) to analyze the direct influence of Work Motivation on Member Performance, (3) to examine the direct influence of Work Discipline and Work Ability on Member Performance, and (4) to analyze the indirect influence of Work Discipline and Work Ability on Member Performance through Work Motivation as a mediating variable. This study employs a quantitative approach using primary data collected through a survey administered to 52 members as the population, with a sample of 50 respondents determined using the Slovin formula. Data collection took place over two months, from February to April 2025, and was analyzed using SmartPLS. The results indicate that Work Discipline and Work Ability have a direct effect on Work Motivation, while Work Motivation significantly influences Member Performance. Furthermore, Work Discipline and Work Ability directly affect Member Performance and also exhibit indirect effects through Work Motivation. These findings highlight the pivotal role of Work Motivation in strengthening the contributions of Work Discipline and Work Ability to enhance overall Member Performance.