Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KECUKUPAN AIR SUSU IBU PADA IBU POSTPARTUM Kili Astarani; Desi Natalia Trijayanti Idris
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.449

Abstract

Masa nifas atau periode post partum adalah masa yang dimulai sejak plasenta dan selaput janin (menandakan akhir periode intra partum) keluar hingga kembalinya traktus reproduksi wanita kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil). Perubahan fisiologis yang terjadi pada post partum diantaranya adalah kelancaran produksi Air Susu Ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap kecukupan Air Susu Ibu pada ibu post partum di Puskesmas Balowerti dan Puskesmas Ngletih di Kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra Experiment Design bentuk one-group pra-post test design. Populasi penelitian ini adalah Ibu Post Partum sebanyak 15 orang di Puskesmas Balowerti dan di Puskesmas Ngletih. Variabel Independen Pijat Oksitosin, Variabel dependent adalah kecukupan Air Susu Ibu post partum. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran Kecukupan Air Susu Ibu post partum sebelum dan sesudah pijat oksitosin. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum dilakukan pijat oksitosin kecukupan Air Susu Ibu tidak cukup sebesar 14 responden (80%). Setelah Dilakukan pijat oksitosin maka didapatkan kecukupan Air Susu Ibu cukup sebanyak 11 responden (73,3%) dengan nilai p = 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pijat oksitosin pada ibu postpartum terhadap kecukupan ASI pada bayi di Puskesmas Balowerti dan Ngletih Kediri.
KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PASCA STROKE Erlin Kurnia; Desi Natalia Trijayanti Idris
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i2.496

Abstract

Kualitas hidup terkait kesehatan dapat dipandang secara subyektif berdasarkan perspektif pasien dan dari aspek fisik, psikologis, sosial dan lingkungan. Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang, kondisi ini dapat berakibat ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari yang berdampak pada kualitas hidup. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas hidup pada pasien stroke. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pasca stroke dengan jumlah responden yaitu sebanyak 85orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner yang telah dilakukan uji validitas. Analisis data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan lebih dari 50% pasien pasca stroke memiliki kualitas hidup yang baik. Kesimpulannya adalah sebagian besar pasien pasca stroke memiliki kualitas hidup yang baik namun sebagian lainnya perlu memperbaiki pola hidup agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN ACUTE MYOCARDIAL INFARCTION DENGAN REHABILITASI JANTUNG FASE I DI IPI RUMAH SAKIT BAPTIS KEDIRI Desi Natalia Trijayanti Idris
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i2.706

Abstract

Kondisi sakit maupun sehat merupakan interaksi antara tiga aspek, yaitu biologis, psikologis, dan sosial. Prevalensi Pasien AMI semakin meningkat setiap tahunnya, dan menjadi masalah kesehatan utama saat ini. AMI menyebabkan ketidaknyamanan dan penurunan fungsi tubuh yang berdampak berupa gejala fisik dan psikospriritual dan sosial, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajarai gambaran kualitas hidup pasien acute myocardial infraction dengan rehabilitasi jantung fase 1 di IPI Rumah Sakit Baptis Kediri. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah sampel 20. Pengumpulan data dengan kuesioner MacNew QLMI yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian kualitas hidup pasien AMI rata-rata 57.20, dengan dilihat dari 3 dominan yaitu fisik, emosional dan sosial. Disimpulkan bahwa kualitas hidup pasien AMI dengan rehabilitasi jantung fase 1 adalah baik.
Therapy of Effective Progressive Muscle Relaxation to Reduce Insomnia in Elderly Desi Natalia Trijayanti Idris; Kili Astarani
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2019): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v8i2.219

Abstract

Elderly experiencing problems sleeping disorders one of which is insomnia. One of the efforts to overcome insomnia is progressive muscle relaxation therapy. This study aims to analyze the effect of progressive muscle relaxation therapy on insomnia in the elderly. This research was designed using Pre Experimental, one group pre-test - post-test design. Data collected through observation and interviews before. It is analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The independent variable of this study was progressive muscle relaxation therapy and the dependent variable was insomnia. The results showed there was an effect of progressive muscle relaxation therapy with insomnia based on the Wilcoxon test (p = 0.004), and z score = 2.850. This study states that non-pharmacological therapy of progressive muscle relaxation therapy can be a nurse's independent action in providing nursing care to patients, especially in elderly patients who experience insomnia
Prevention of Stunting Through Health Education in Parents of Pre-School Children Kili Astarani; Dewi Ika Sari Hari Poernomo; Desi Natalia Trijayanti Idris; Aurelia Rizky Oktavia
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i1.270

Abstract

This study aims to analyze the effect of pre-school age children's health education on stunting in the Setia Bakti Kediri Kindergarten. The design of this study used a pre-experimental pre-post test. Subjects were parents who had pre-school children with 49 respondents in the Setia Bakti Kediri Kindergarten. Retrieval of data from 29 - 31 May 2019. Randomization technique with purposive sampling. The variable of this study is parental knowledge. Measurement of knowledge with a questionnaire. Health education is carried out for 60 minutes using lecture methods, audio media, visual aids, and booklets. Research analysis technique with the Wilcoxon Signed Rank Test statistic test. The results of this study indicate that there is an influence of health education about stunting on the knowledge of parents of pre-school children in Setia Bakti Kediri Kindergarten. Health education about stunting increases parental knowledge
Analysis Of Disability And Stigma On Self-Concept On Leprosy Patients Srinalesti Mahanani; Desi Natalia Trijayanti Idris
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.410

Abstract

The research design used was correlation analysis with cross sectional data collection. The population was all leprosy patients in the outpatient installation of the Daha Husada General Hospital with a total sample of 50 respondents who were selected using the purposive sampling technique. Measurement of disability is developed from the standard provisions of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Stigma measurement uses the Internalized Stigma of Mental Illnes Scale (ISMI) which was developed by The International Federation of Anti-Leprosy Associations (ILEP) in 2011. Meanwhile, the Self-Concept instrument is developed from indicators according to theory. The analysis used was logistic regression starting with the examination of the variables and the results were p value = 0.40 for disability and p value = 0.49 for stigma. It can be interpreted that disability gives potential 5,652 times and stigma gives potential 6,205 times for self-concept
Characteristics of Acute Myocardial Infarction Patients Desi Natalia Trijayanti Idris; Dian Taviyanda; Srinalesti Mahanani
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.414

Abstract

Acute myocardial infarction (AMI) is a disease that has a high mortality. Usually happens to anyone and regardless of age, both male and female. The purpose of this study was to describe the characteristics of acute myocardial infarction patients hospitalized. This study uses a descriptive design. The variables used in this study were the characteristics of acute myocardial infarction patients consisting of gender, age, education, history of hypertension, history of diabetes mellitus, family history of acute myocardial infarction, blood pressure and pulse frequency. The number of samples used was 35 respondents who analyzed the data using a frequency distribution. The results showed that the characteristics of 35 respondents showed that the majority of AMI patients occurred in men, namely 60%, the majority were aged 56-60, namely 34.3%, the majority had a history of hypertension, diabetes mellitus and also a family history of having AMI.
EDUKASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA BERBASIS SEKOLAH DI SD EMAUS KABUPATEN KEDIRI Fidiana Kurniawati; Desi Natalia Trijayanti Idris; Dinar Yuni A. A. C; Srinalesti Mahanani
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 Number 2 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/sr8td802

Abstract

Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis sekolah merupakan strategi penting dalam membentuk budaya sadar bencana sejak dini, khususnya di wilayah rawan bencana. Sekolah memiliki peran pusat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, namun literasi kebencanaan siswa masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Emaus Kabupaten Kediri. Sebanyak 33 siswa mengikuti berpartisipasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan prosedur terdiri atas pengisian pre-test, edukasi melalui penyuluhan, video, leaflet, demonstrasi, serta post-test. Materi yang disampaikan mencakup konsep dan penatalaksanaan bencana, penyusunan jalur evakuasi serta simulasi evakuasi bencana. Sebelum edukasi, sebagian besar siswa belum mampu mengenali tanda-tanda bencana secara tepat. Hasil pre-test menunjukkan 60,6% siswa memiliki tingkat pengetahuan cukup. Setelah intervensi, skor pengetahuan meningkat menjadi kategori baik pada 63,6% siswa saat post-test. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan praktik lapangan, seperti pemasangan jalur evakuasi dan respon simulasi gempa. Edukasi PRB berbasis sekolah melalui efektif dalam meningkatkan literasi kebencanaan siswa serta membentuk perilaku adaptif terhadap bencana di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran sekolah, guru, dan komunitas dalam membentuk ketangguhan anak terhadap bencana. Disarankan agar integrasi kurikulum kebencanaan dan simulasi rutin dijadikan agenda tetap sekolah di wilayah rawan bencana.
GAMBARAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI PASIEN HIPERTENSI Idris, Desi Natalia Trijayanti; Sasongko, Adeline Bestarian Secia
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.777

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia dan merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang paling umum, serta belum dikendalikan secara optimal di seluruh dunia. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hipertensi, salah satunya dari data demografi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Gambaran Karakteristik demografi pasien Hipertensi di Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri. Desain Penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berobat di Unit Pelayanan Publik Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri, sampel penelitian berjumlah 118 responden sesuai dengan kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian ini yaitu Demografi pasien berdasarkan derajat hipertensi. Pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan pengambilan data demografi, sedangkan derajat hipertensi menggunakan lembar observasi (pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter aneroid). Data dianalisis dengan Distribusi Frekuensi. Hasil Penelitian menunjukan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 89 orang (75%). Sebagian besar penderita hipertensi berusia 56-70 tahun sebanyak 82 orang dengan presentase sebesar (69%). Sebagian besar responden merupakan lulusan SMA sebanyak 98 orang (83%). Paling banyak responden pada penelitian ini merupakan ibu rumah tangga yaitu sebanyak 53 orang (45%). sebagian besar responden menderita hipertensi selama lebih dari 1 tahun sebanyak 90 orang (76%). Sebagian besar responden memilih dengan jawaban “Ya” sebanyak 96 orang (81%) untuk pertanyaan rutin minum obat dan rutin control. Kesimpulan Karakteristik demografi pada pasien hipertensi adalah sebagian besar perempuan, hipertensi terjadi dengan semakin bertambahnya usia, paling banyak pada responden dengan pendidikan SMA, dan dengan status ibu rumah tangga. Responden memiliki Hipertensi lebih dari 1 tahun paling banyak minum obat dan control pada faskes.
IMPLEMENTASI TERAPI GENGGAM JARI UNTUK NYERI SENDI LANSIA MELALUI PELATIHAN DI DESA KAWEDUSAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN KADER Idris, Desi Natalia Trijayanti; Mahanani, Srinalesti; Erlin Kurnia; Wayang Rangga; I Gusti Agung Widyananda; Fortunata Meiva Zaliyanti
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i1.6881

Abstract

Penurunan fungsi tubuh sering kali terjadi pada lansia, tanpa terkecuali pada sistem musculoskeletal sehingga lansia sering mengalami nyeri sendi.  Pelaksanaan pengabdian masyarakat pelatiham terapi Genggam Jari pada kader Kesehatan untuk Menurunkan Nyeri Sendi pada Lansia di Desa Kawedusan sehingga meningkatkan kapasitas kader dalam pelayanan posyandu lansia. Kegiatan berlangsung Juni–Agustus 2025, diawali tahap persiapan melalui koordinasi mitra dan FGD. Tahap pelatihan pada Juli 2025 diikuti 55 kader. Pelatihan meliputi pre-test, post-test, dan role play Posyandu 5 Meja. Pada tahap penerapan, kader mempraktikkan terapi genggam jari. Tahap monitoring dan evaluasi dilakukan pada tujuh posyandu, menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader sebesar 90,1% kategori baik, serta tingginya antusiasme lansia dalam melakukan terapi. Tahap keberlanjutan menghasilkan komitmen kerja sama antara STIKES RS Baptis Kediri dan pemerintah desa untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.