Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Comprehensive Efforts Office of Religion In Handling Minor Marriages Post The Determination of Law No. 16 of 2019 Concerning Marriage Wa Eva Musdalifah; Basri Basri; La Hanuddin
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 1 No. 2 (2023): JUNE, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research will be carried out using qualitative methods, by collecting data through observation, interviews and analysis of documentation from the KUA. The data analysis used is qualitative analysis. It is hoped that this research will provide an overview of the efforts made by the KUA to deal with the problem of underage marriage and the factors that influence it and provide recommendations for improving and developing the KUA's efforts in dealing with this problem. The comprehensive efforts of the KUA (Religious Affairs Office) in dealing with underage marriages follow the inclusion of various efforts to prevent and handle the problem of underage marriages in Law Number 16 of 2019 concerning Marriage. These steps include: (1) sensitization and education about the dangers and negative impacts of underage marriage for the parties involved, (2) increased coordination and cooperation with related parties such as families, schools and communities, (3) stricter inspections regarding documents required for the marriage process, (4) development of a supervision and monitoring system for marriages recorded at the KUA, and (5) strict sanctions for parties who violate marriage regulations.
Strategy To Prevent Bullying Acts In Elementary School Students At SDN 2 Lamangga Baubau City Safaruddin Yahya; Muhamad Ridwan; Maudin; La Hanuddin; Rahmat Haniru; La Jidi; Wa Disa; Nurma
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 2 No. 4 (2024): DECEMBER, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the role of the principal and all levels of teachers in the SD Negeri 2 Baubau school environment in preventing students from carrying out bullying behavior towards each other, whether intentional bullying, verbal or non-verbal. Bullying is the cause of decreased student learning achievement and results in low levels of student self-confidence. This research is field research with a qualitative approach with data collection methods, namely research field observations, interviews and documentation.  The subjects studied were students in grades V and VI at SDN 2 Lamangga. The results of the research show that the school implemented five strategic steps as an effort to prevent bullying in the school environment, including; 1) provide an explanation to students regarding the impact of bullying which will be experienced directly by the victim, 2) build the perception that all students are equal in social status, 3) Provide punishment for bullying behavior directly, 4) Give rewards to students for speaking politely, 5) instill a sense of caring for fellow students.
KEDUDUKAN HUKUM POLIGAMI TANPA IZIN DAN IMPLIKASINYA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN HUKUM ISLAM La Hanuddin
SYATTAR Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal ILmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedudukan Hukum Poligami Tanpa Izin Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Hukum Islam merupakan suatu pelanggaran dan tidak sah oleh hukum negara karena tidak memenuhi persyaratan yaitu tidak ada izin yang diberikan oleh lembaga pengadilan sebagaimana telah ditetapkan oleh undang-undang perkawinan dan kompilasi hukum Islam sehingga implikasi Poligami Tanpa Izin menurut Undang-undang perkawina Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 nantinya akan berdampak pada keabsahan perkawinan, serta gugatan dan pembatalan perkawinan, perceraian, pembagian harta gono gini, hak waris jika suaminya meninggal, bahkan bisa berujung pidana
STUDI PERBANDINGAN WAKAF BERJANGKA WAKTU MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 41 TAHUN 2004 La Hanuddin; Irma Purnamayanti
SYATTAR Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Wakaf berjangka menurut hukum Islam dan undang-undang Nomor 41 tahun 2004. Jenis penelitian ini menggunakan strategi penelitian kepustakaan dengan pendekatan studi perbandingan (comperative studi). Dalam konteks illmu hukum pendekatan perbandingan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan dalam penelitian normatif untuk menganalisis satu persoalan hukum dengan berbagai tinjauan hukum. Dalam penelitian ini persoalan hukum dimaksud adalah wakaf berjangka waktu, yang ditinjau menurut hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Menurut kompilasi hukum Islam, wakaf merupakan perbuatan hukum seseorang atau sekolompok orang atau badan hukum yang memisahkan sebagian benda miliknya untuk selama-lamanya guna kepentingan ibadah sesuai dengan ajaran Islam. (2) Menurut undang-undang Nomor 41 Tahun 2004, Pasal 1 ayat (1) menyebutkan bahwa wakaf merupakan perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian hartanya untuk dimanfaatkan selama-lamanya. Konsekuensi wakaf berjangka waktu menurut hukum Islam diharapkan menghasilkan sumber uang yang secara terus menerus
Pelaksanaan Kegiatan Ibadah dalam Penguatan Karakter Islam di SMP Negeri 1 Baubau La Hanuddin; Abdul Rahim; Nurul Khatimah; Yuli Rahim; Rezky Arifin Tanjung
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP Negeri 1 Baubau merupakan sekolah yang memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, sehingga mahasiswa dapat teraktualisasi sesuai bidang peminatnya. Selama kegiatan berlangsung, hasil observasi fisik dan suasana disekolah mitra (SMP Negeri 1 Baubau) yang dilaksanakan mulai dari tanggal 18-23 September 2023 telah memperoleh hasil yang sangat baik dalam melihat kegiatan dan keadaan sekolah di SMP Negeri 1 Baubau. Pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa bertujuan untuk mempelajari, menganalisis dan memahami kultur budaya disekolah mitra. Hasil yang diperoleh ialah komunikasi/wawancara terhadap guru dan murid, observasi fisik dan suasana sekolah, kultur/budaya sekolah dan beberapa hasil kegiatan lainnya yang telah dirangkum dan dihasilkan dengan cara mengumpulkan data-data yang diperoleh dengan pendekatan secara wawancara dari pihak-pihak sekola, pengamatan lingkungan budaya sekolah, praktek dan membaca referensi yang ada dikantor tata usaha, laboratorium, perpustakaan, dll. Setelah melakukan pengamatan yang penulis lakukan selama kegiatan pengabdian masyarakat, maka penulis memiliki kesimpulan bahwa untuk menyelesaikan penulisan ini diperlukan adanya kerja sama dari berbagai pihak terutama pihak sekolah mitra.
Bimbingan Kegiatan: Pengenalan Pendidikan Agama Islam pada Anak dan Remaja La Hanuddin; Abdul Rahim; Andi Regita Cahyani Rasyid; Hesria Hasyim; Zubair; Sri Hastuti
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh dari media sosial dan budaya pop Barat semakin merambah ke dalam kehidupan anak-anak dan remaja di Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton. Hal ini dapat menggeser fokus mereka dari pendidikan agama Islam menuju hal-hal yang bersifat sekuler atau bahkan bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, perlunya upaya serius untuk mengintegrasikan pendidikan agama Islam ke dalam kurikulum pendidikan formal dan juga memperkuat peran keluarga dan komunitas dalam mendukung pendidikan agama bagi anak-anak dan remaja di desa Kaongkeongkea tersebut. Kombinasi dari metode pembelajaran interaktif, kegiatan sosial berbasis Islam, dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dapat membentuk landasan yang kokoh untuk meningkatkan pengenalan kegiatan Islam pada anak-anak dan remaja di desa. Dengan pendekatan yang holistik dan beragam ini, diharapkan anak-anak dan remaja dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam serta terlibat secara aktif dalam praktik keagamaan yang memperkaya nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan sehari-hari mereka. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan ini yaitu: Pelaksanaan lomba Adzan, Ceramah dan Mengaji; 2) Pengajian; dan, 3) pelaksanaan kegiatan maulid nabi. Hal ini dapat mengenalkan anak dan remaja mengenal Pendidikan Islam.
Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Jenazah Pada Masyarakat Di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Rahmat Haniru; Safaruddin Yahya; La hanuddin; Muhamad Ridwan; La Jidi; Darmayanti; Madi; Kaswandi; Wa Disa; Nurma
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i2.7143

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sangat penting dilakukan karena materi tersebut sangat bermanfaat di dalam masyarakat. Pengurusan jenazah merupakan fardhu kifayah bagi muslimin dan muslimat, artinya Ketika ada yang telah mengurusnya berarti orang lain sudah terwakili dalam hal mengurusi jenazah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi pengetahuan kepada masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton bagaimana tata cara dalam pengurusan jenazah.mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan dan menguburkan. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan praktek bagaimana pengurusan jenazah yang hasil dari kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kepada mereka yang belum sama sekali pernah belajar tata cara mengurusi orang yang telah meninggal dunia. Harapannya kegiatan ini bisa berlanjut tidak hanya sebatas kegiatan pengurusan jenazah tapi juga kegiatan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya seperti rangkaian setelah kegiatan serta orang meninggal dunia (takziah), tasmiyah (pemberian nama) dan lainnya.
Edukasi Hukum Waris Islam (Faraidh) untuk Meningkatkan Kesadaran Hukum Keluarga di Masyarakat La Hanuddin; Abdul Kahar Syarifuddin; La jidi
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i1.8053

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum keluarga melalui edukasi hukum waris Islam (faraidh) di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman terhadap ketentuan hukum waris Islam, sehingga pembagian harta warisan sering dilakukan berdasarkan kebiasaan adat atau kesepakatan informal yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan konflik keluarga. Program pengabdian ini dirancang menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan normatif, tetapi juga mampu memahami dan menerapkan faraidh secara praktis dalam kehidupan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi studi pendahuluan, penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, simulasi pembagian warisan, serta evaluasi melalui refleksi dan umpan balik peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat terkait prinsip dasar faraidh, penentuan ahli waris, dan pembagian hak warisan secara adil. Selain itu, terjadi perubahan sikap masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya keterbukaan untuk membahas persoalan warisan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum Islam. Secara keseluruhan, edukasi hukum waris Islam terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam mencegah konflik warisan dan memperkuat keharmonisan keluarga. Kegiatan ini memiliki signifikansi sosial dan akademik yang kuat serta berpotensi menjadi model pengabdian berbasis literasi hukum Islam di masyarakat pedesaan