Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Toilet Training pada Anak Usia 3-4 Tahun: Studi Kasus di Cendekia Kids School Madiun Rahayu, Sri; Afifah, Dian Ratnaningtyas; Afifah, Sofia Nur
MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2023): Desember
Publisher : STKIP PGRI Ponorogo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60155/mentari.v3i2.349

Abstract

The importance of successful toilet training learning provides several advantages for children. Psychologically it trains hygiene habits (toilet-habits), namely: understanding the need to defecate and being able to master it in a civilized manner and practicing responsibility for maintaining personal hygiene, and regarding his physical health. The current research employs qualitative method. Data collection methods used were observation, interviews and documentation. Data analysis uses the data analysis technique of the Miles and Huberman models, involved the following steps: data reduction, data display and drawing conclusions. The results showed that 1) the implementation of toilet training at Cendekia Kids School went through several stages, including: teaching planning, implementation, and evaluation; 2) the steps of the teacher in training early childhood in toilet training at Cendekia Kids School Madiun namely: habituation, giving a real example, establishing communication with guardian parents, providing direction, teaching children responsibility and giving love; 3) the supporting and inhibiting factors for teachers in toilet training for early childhood at Cendekia Kids School are the knowledge and patience of the teachers as well as the support of parents and guardians for all teachers in toilet training for early childhood at Cendekia Kids School, while the inhibiting factors for teachers are to train independence early childhood in toilet training is the child's mood.
Peran Orang Tua Dalam Pengembangan Literasi Dini Afifah, Sofia Nur; Chasanatun, Fida
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i2.7481

Abstract

Keluarga adalah unit sosial terkecil yang ada dalam masyarakat. Proses sosialisasi dilakukan pertama kali dalam keluarga, mulai dari proses belajar adaptasi dan mengikuti setiap hal yang diajarkan oleh orang-orang di lingkungan keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama kali anak mendapatkan pendidikan, baik secara langsung, maupun tidak langsung. peran orang tua dalam meningkatkan literasi anak dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk keterlibatan orangtua dapat dilihat dari: a) Penyediaaan fasilitas, yakni berupa buku yang bervariasi, tempat yang nyaman sesuai dengan kriteria anak. b) Interaksi dengan anak, interaksi dalam meningkatkan literasi pada anak yakni melalui membacakan buku cerita, bermain peran, mengajak bercerita, dan bernyanyi. c) Kebiasaan orang tua, dalam hal ini orang tua menjadi contoh atau terlebih dahulu membiasakan membaca. Literasi sendiri secara sederhana diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, literasi mempunyai arti kemampuan memperoleh informasi dan menggunakannya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga penelitian ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi minat anak dalam kegiatan literasi. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan orang tua dalam pengembangan literasi dini termasuk dalam kategori sering, dengan persentase keterlibatan 66.35% pada vocabulary skill, 54.79% pada print motivation skill, 67,036%, pada print awareness skill, 63.75% pada narrative skill. Dengan demikian rata-rata keterlibatan orang tua dalam pengembangan literasi dini anak 63.32% dan dikategorikan sering. Hasil ini bermakna bahwa orang tua anak telah melaksanakan peran sebagai stakeholder yang berperan dalam pengembangan literasi dini anak.Peran Orang Tua Dalam Pengembangan Literasi Dini
Strategi Manajemen Pembelajaran Organisasi Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini Menghadapi Perubahan Alisa Alfina; Sindy Mey Dwi Utari; Sofia Nur Afifah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1768

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya perubahan yang memerlukan strategi manajemen. Adanya perubahan dilingkup pendidikan dampak dari perkembangan teknologi yang sangat pesat. Sekolah seharusnya mejadi organisasi pembelajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan sikap dan strategi manajemen pembelajaran yang dilakukan di sekolah PAUD dalam menyikapi perubahan. Pendekatan ini dengan kualitatif survey, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan juni-juli 2025 yang dilakukan di 24 guru dan kepala sekolah PAUD kota Madiun, kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunaan langkah-langkah dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian ditemukan sikap guru dan kepala sekolah dalam menghadapi perubahan adalah menerima dengan alasan mengikuti perubahan, menerima dengan alasan sudah seharusnya ada perubahan, menerima dan menjadikan perubahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri. Sedangkan strategi manajemen dalam menyikapi perubahan baru sebatas refleksi, diskusi dan evaluasi. Belum menuju ke perencanaan tindak lanjut. Sekolah PAUD belum menunjukkan ciri-ciri sepenuhnya 7 dimensi organisasi pembelajar, karena hanya  ada satu dimensi saja yaitu  belajar dari lingkungan (lerning from environment). Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis dalam perencanaan strategis lanjutan bagi sekolah PAUD dan keilmuan manajemen organisasi pembelajar.