Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Penerapan Perilaku Cuci Tangan dan Jajanan Sehat dengan Kejadian Diare pada Anak Usia Sekolah Dasar Kelas IV di SDN Kalibaru 03 Kota Depok Tahun 2022: The Relationship between Implementing Hand Washing Behavior and Healthy Snacks with the Incidence of Diarrhea in Grade IV Elementary School Age Children at SDN Kalibaru 03 Depok City in 2022 Utami, Indah Tri; Rukyah, Nining; Lestari, Nur Eni
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i3.205

Abstract

Latar Belakang: Diare adalah pengeluaran feses yang konsistensinya lembek sampai cair dengan frekuensi pengeluaran feses sebanyak 3 kali atau lebih dalam sehari. Faktor pencegahan diare adalah dengan mencuci tangan dan membeli jajanan sehat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penerapan perilaku cuci tangan dan jajanan sehat dengan kejadian diare pada anak usia sekolah dasar kelas IV di SDN Kalibaru 03 Kota Depok Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional, populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas IV SDN Kalibaru 03 sebanyak 128 siswa  sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 56 orang yang diambil menggunakan teknik probability sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner kemuadian analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik pada hubungan antara perilaku cuci tangan dengan kejadian diare didapatkan nilai P-Value 0,013 < 0,05. Kesimpulan: Hasil Penelitian menunjukkan masih banyak siswa/i yang lalai terhadap kebersihan diri sendiri dan lingkungan yang menyebabkan banyaknya siswa/i yang mengalami diare. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara jajanan sehat dengan kejadian diare di SDN Kalibaru 03. Kata Kunci : Perilaku cuci tangan, jajanan sehat, kejadian diare
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif dengan Kejadian Alergi pada Bayi Usia 7-36 Bulan Indriyani, Indi; Lestari, Nur Eni; Istiani, Hari Ghanesia
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3032

Abstract

Alergi atau hipersensitivitas adalah reaksi sistem imun tubuh seseorang yang bersifat spesifik terhadap rangsangan suatu bahan (allergen). Gejala yang muncul akibat alergi cukup ringan, namun dapat menjadi gangguan yang nyata dan berdampak dalam kehidupan sehari-hari. Pada bayi pengaruh alergi bahkan sampai pada penurunan kualitas hidup dan tumbuh kembang yang tidak optimal serta pada anak kemampuan belajar menjadi terganggu. Alergi dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan salah satu nya pemberian ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian asi ekslusif dengan kejadian alergi pada bayi usia 7-36 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis observasional dengan menggunakan desain potong silang atau cross sectional dengan teknik simple random sampling sebanyak 167 responden. Uji statistik menggunakan korelasi person dan chi-square. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu di dominasi oleh responden yang mendapatkan ASI ekslusif sebanyak 114 (68,3%). Dimana terdapat 58 (34,7%) responden tidak mengalami kejadian alergi, 55 (32,9%) responden mengalami alergi ringan-sedang dan 1 (0,5%) responden mengalami kejadian alergi berat. Dengan uji analisis chi-square didapatkan p-value < 0,001 maka terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI ekslusif dengan kejadian alergi pada bayi usia 7-36 bulan. Pemberian ASI ekslusif menjadi salah satu cara yang dapat mencegah dan menurunkan resiko kejadian alergi pada bayi.
Edukasi Kombinasi Video dan Ceramah Meningkatkan Pengetahuan Balance Nutrition Practice pada Orang Tua yang Memiliki Balita Stunting Juliyanti, Virdha Kamal; Lestari, Nur Eni; Yuliza, Emi
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3132

Abstract

Kejadian stunting pada balita harus segera berakhir, hal ini mengakibatkan dampak negatif untuk generasi selanjutnya. Dampak negatif yang terjadi pada balita ialah dampak jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini didukung dengan kurangnya dukungan lingkungan sekitar, keluarga, dan edukasi ke masyarakat tentang stunting. Pendidikan ibu atau ayah berperan penting dalam praktik gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kombinasi video dan ceramah terhadap pengetahuan balance nutrition practice pada orang tua yang memiliki balita stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Populasi penelitian terdiri dari 58 orang tua yang memiliki balita stunting dengan purposive sampling sebanyak 30 responden. Uji statistik menggunakan marginal homogenity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang gizi seimbang, namun setelah intervensi, mayoritas responden menunjukkan peningkatan pengetahuan yang baik. Hasil menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi edukasi (nilai p < 0,001). Edukasi kombinasi ceramah dan video dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dalam meningkatkan pengetahuan orang tua yang memiliki balita stunting.
Pengaruh Edukasi Perawatan Metode Kangguru melalui Video terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu yang Memiliki BBLR Husni, Dian Fauziah; Lestari, Nur Eni; Shifa, Nurul Ainul
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3235

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab kematian bayi tertinggi, terutama selama satu bulan pertama kehidupan mereka. Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan nyata tentang pengaruh pembelajaran perawatan metode kangguru melalui video terhadap tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu yang memiliki BBLR di ruang NICU. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan one group pre-posttest design. Dalam penelitian ini, populasi yang disurvei adalah ibu yang memiliki BBLR di ruang NICU dengan total sampling 35 Ibu yang memiliki BBLR. menggunakan alat pengumpulan data, kuesioner tingkat pengetahuan 20 soal dengan hasil uji validitas 19 soal dikatakan valid, dengan nilai r > 0,468 dan hasil alpha 0,752 (> 0,05). Pada Kuesioner modifikasi The Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) terdiri dari 7 pertanyaan yang dinyatakan valid secara keseluruhan, dengan hasil alpha 0,752 (> 0,05). Uji statistik menggunakan marginal homogenety. Menurut penelitian ini, nilai sig pretest-posttest pada tingkat pengetahuan < 0,001 dan nilai sig tingkat kecemasan < 0,001, yang menunjukkan bahwa pendidikan perawatan metode kangguru melalui video memiliki dampak pada tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu yang memiliki BBLR di Ruang NICU.
Determinant Factors of Quality of Life at School in Early Adolescents: A Multivariate Analysis Lestari, Nur Eni; Herliana, Irma
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.3789

Abstract

School is a primary environment for early adolescents, shaping and influencing various aspects of their quality of life. Therefore, understanding the determinant factors affecting the quality of life at school for early adolescents is essential to creating a supportive and empowering educational environment. The aim of this study was to identify the determinant factors of quality of life at school for early adolescents. This study employs a cross-sectional design. The population of this study includes early adolescents in the Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi areas. The sampling technique used is consecutive sampling, with a total of 558 respondents. This study uses multivariate analysis through multiple logistic regression. The results indicate that gender is not a significant predictor of quality of life at school for early adolescents (Exp(B) = 0.59, CI = 0.24-1.41); school status is also not significant (Exp(B) = 0.91, CI = 0.13-6.37); physical activity has a significantly negative impact on quality of life at school (Exp(B) = 0.21, CI = 0.07-0.64); number of absences from school is not significant (Exp(B) = 1.69, CI = 0.28-10.32); peer relationships have a significantly positive impact (Exp(B) = 7.98, CI = 1.34-47.50); academic stress is not significant (Exp(B) = 1.33, CI = 0.10-17.43); bullying incidents have a very high significantly positive impact (Exp(B) = 67.04, CI = 34.07-131.93); time spent on social media has a significantly positive impact (Exp(B) = 9.05, CI = 4.57-17.90); family support has a significantly strong negative impact (Exp(B) = 0.03, CI = 0.00-0.25); physical school environment is not significant (Exp(B) = 0.35, CI = 0.06-1.98). The factor most related to quality of life at school for early adolescents is bullying incidents. This can serve as a basis for appropriate interventions focused on significant factors to help create a more supportive and empowering educational environment for adolescents.
Konsumsi Cokelat Bubuk Dapat Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia : Consuming Cocoa Powder Can Lower Blood Pressure in the Elderly Jainero, Leovik; Yuliza, Emi; Lestari, Nur Eni
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Nursing Education & Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v1i3.42

Abstract

Background: Hypertension is a factor that can lead to the development of diseases such as heart attacks, kidney failure, and strokes. The habit of consuming cocoa powder has a positive influence on blood pressure control. Objective: The purpose of this study is to determine the effect of cocoa powder consumption on blood pressure in the elderly. Method: The research design used is quasi-experimental and employed a one-group pre-post test design with 15 respondents. Data collection in this study was done using observation sheets. The research analysis used an independent T-test. Results: The results of this study showed that among the 15 respondents, it was observed that systolic and diastolic blood pressure was in the moderate to severe range before consuming cocoa powder, and after consuming cocoa powder, the blood pressure became mild to moderate. Conclusion: This research describes that there is an influence of cocoa powder consumption on blood pressure in the elderly (p=0.000).
Hubungan Profil Sensori dengan Perilaku Makan Anak Autism Spectrum Disorder (ASD): The Relationship between Sensory Profiles and Eating Behaviors in Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) Rapali, Stella Gracia Jessica; Lestari, Nur Eni; Anindya, Isti; Suryadi, Bambang
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v3i1.180

Abstract

Introduction: Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental disorder characterized by deficits in social communication, limited interests, and repetitive behavior. In children with ASD, eating disorders are characterized by eating behavior, namely food selectivity. Objectives: This research was conducted to look at the relationship between sensory profiles and eating behavior in children with ASD in 2022. Method: Using correlational observational research with a cross-sectional design. Determining the sample size was carried out using consecutive sampling and it found that 97 respondents were parents of children with ASD who met the inclusion and exclusion criteria on the Autism Spectrum Disorder Care Platform. Data collection was carried out online using standard Short Sensory Profile (SSP) and Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) instruments. Bivariate statistical test, this study uses Spearman correlation. Result: From the research results, it was found that the relationship between the sensory profile and the eating behavior of children with ASD was 0.138 or p-value> 0.05. Conclusion: There is a relationship between sensory profiles and the eating behavior of children with autism spectrum disorder (ASD) at the ASD Research Center in 2022.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Budaya dengan Kejadian Cyberbullying pada Remaja : The Relationship between Parenting Patterns and Culture with Cyberbullying Incidents in Adolescents Nabilah, Alya; Lestari, Nur Eni; Rokhmiati, Eka
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v3i1.188

Abstract

Introduction: Cyberbullying is an act that will have physical, psychological emotional, psychosocial, and school-related impacts. Objectives: This research was conducted to see the relationship between parenting and culture with the incidence of cyberbullying among adolescents at MTsn 16, East Jakarta 2022. Method: Observational study with a cross-sectional research design. The population in this study were all 9th-grade students at MTsN 16 East Jakarta, totaling 582 students. Meanwhile, the sample to be used was calculated using the Slovin formula, namely 237 students and female students. Modification of the Revised Cyberbullying Inventory (RCBI), while parenting style uses the Parenting Style and Dimension Questionnaire (PSDQ) measurement tool, and culture uses the Middle Schools Environmental Literacy Instrument (MSELI) measurement tool. Result: The results show that there is no relationship between parenting and culture variables and the incidence of cyberbullying in adolescents with a p-value of 0.508 (p-value> 0.05). Conclusion: It is expected that teenage parents will always pay attention to their children when using social media.
Analisis Perbedaan Aktivitas Fisik dengan Kualitias Tidur pada Siswa SMP Negri 20 dan SMP Swasta Muhammadiyah di Kecamatan Sawangan Tahun 2022 Diningsih, Yulia; Lestari, Nur Eni
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 3 No. 4 (2024): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v3i3.206

Abstract

Introduction: The quality of sleep in adolescents is greatly influenced by the process of physical and mental development during puberty. Habitual factors such as physical activity are also often associated with sleep quality. Objectives: This study aims to investigate differences in physical activity and sleep quality among groups of adolescents who are considered to have varying exposure to physical activity about their status as students. Method: This research is a descriptive analysis research, so this research uses cross-sectional research. The population in this study was 240 students in grade 8 at SMP Negeri 20 for the 2022-2023 academic year, and at Muhammadiyah Private Middle School for the 2022-2023 academic year as many as 90 students. The sampling technique was purposive sampling, the sample obtained was 48 people. The instrument used was a questionnaire consisting of a sleep quality questionnaire and a physical activity questionnaire. Physical activity was measured using the Activity Questionnaire For Older Children (PAQ-C), while sleep quality was determined using The Pittsburgh Sleep Quality Index. Bivariate analysis using the Spearman Rank test. Result: The results of the study show that the majority of the physical activity in the two groups of subjects above had heavy physical activity. Namely, in State Middle Schools it was 31(64.6%) while in Private Middle Schools it was 29(60.4%). The quality of sleep in both groups of subjects was that the majority of subjects had poor sleep quality. In State Middle School students it was 26(54.2%) and in Private Middle Schools it was 35(72.9%) Meanwhile, the a difference in physical activity and sleep quality in State Middle Schools and Private Middle Schools. Namely, sleep activity was 0.047b, while physical activity was 0.533b. Conclusion: There are differences in sleep quality and physical activity between State Middle Schools and Private Middle Schools.
Edukasi Mengenai Asupan Gizi Seimbang pada Balita dalam Pencegahan Stunting Herliana, Irma; Lestari, Nur Eni; Solehudin, Solehudin; Koto, Yeni; Lannasari, Lannasari
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4177

Abstract

Asupan gizi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan balita. Kurang asupan dapat menyebabkan berbagai permasalahan gizi, termasuk stunting. Prevalensi stunting di Indonesia masing cukup tinggi walaupun terjadi penurunan pada tahun 2022. Stunting dapat dicegah melalui beberapa cara, salah satunya adalah memberikan edukasi atau pendidikan kesehatan kepada orang tua, terutama ibu. Tujuan penulisan artikel yaitu untuk memahami pentingnya pengetahuan mengenai asupan gizi seimbang pada bayi dan balita dalam mencegah stunting. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh dosen profesi ners pada hari Sabtu tanggal 22 Juni 2024 di Madrasah Marga Jaya RT 02 RW 05 Kelurahan Kertamaya, Bogor Selatan, Kota Bogor. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui 5 langkah, yaitu persiapan, persamaan persepsi dan penyampaian gambaran kegiatan, pengambilan data, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Pemberian Pendidikan kesehatan pada ibu memberikan dampak pada peningkatan pengetahuan ibu. Meningkatkan pengetahuan ibu perlu dilakukan secara rutin melalui berbagai macam metode dan media pembelajaran.