Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

INTEGRASI LEAN CONSTRUCTION DAN MANAJEMEN RISIKO BERBASIS JAVA PROGRAMMING GUNA OPTIMASI BIAYA KONSTRUKSI PRECAST Citra, Zel; Wibowo, Paksi Dwiyanto; Malinda, Yosie; Wibisono, Anom; Ashadi, Reza Ferial; Elza, Suci Putri; Apdeni, Risma
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4336

Abstract

Proyek konstruksi pembangunan Hotel & Resort di Samosir adanya potensi terjadinya keterlambatan pekerjaan. Oleh karena itu diperlukan satu inovasi dalam upaya peningkatan kinerja biaya melalui integrasi metode Lean Construction dan manajemen risiko berbasis  Java Programming pada proses forecasting untuk optimasi kinerja biaya proyek konstruksi bangunan precast. Lean Construction merupakan metode yang bertujuan untuk simulasi peningkatan value atau nilai tambah produksi serta mengurangi biaya operasi (waste). Sedangkan manajemen risiko merupakan tata kelola untuk menentukan rencana tindak lanjut atas beberapa kejadian yang memiliki dampak pada kelangsungan suatu proyek. Dalam hal ini integrasi atas dua metode tersebut akan dibuat dalam sebuah program pemodelan berbasis Java Programming. Hasil dari simulasi integrasi metode Lean Construction dan manajemen risiko, dimana besarnya biaya risiko sebelum dioptimasi yaitu Rp 14,753milyar. Selanjutnya dari hasil analisis optimasi dengan Lean Construction dan manajemen risiko berbasis aplikasi Java Programming,maka hasilnya adalah biaya risiko turun sebesar 51% menjadi Rp 7,230milyar. 
Pelatihan Tentang Metode Perbaikan Kerusakan Rumah Akibat Gempa Wibowo, Paksi Dwiyanto; Citra, Zel; Malinda, Yosie; Wibisono, Anom; Dwiyanto Wibowo, paksi
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i02.3225

Abstract

Memasuki tahun 2023, Indonesia menghadapi serangkaian gempa bumi yang terjadi secara simultan. Berdasarkan data resmi BMKG, sejak 3 hingga 21 Januari 2023 tercatat 19 kejadian gempa dengan magnitudo lebih dari 5. Tingginya potensi gempa di Indonesia menjadi perhatian penting bagi para engineer dalam merencanakan dan mengevaluasi ketahanan bangunan, khususnya rumah tinggal. Kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan bangunan saat gempa menegaskan pentingnya penerapan konsep bangunan tahan gempa. Perlu dipahami bahwa korban jiwa umumnya bukan disebabkan oleh gempa itu sendiri, melainkan oleh kegagalan struktur bangunan. Oleh karena itu, edukasi dan pelatihan, khususnya bagi siswa SMK jurusan Teknik Bangunan, menjadi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai tingkat kerusakan, mutu material, dimensi elemen struktur, serta metode perbaikan rumah pasca gempa. Dalam konteks ini, diperlukan pelatihan terarah guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMK Negeri 4 Tangerang mengenai perbaikan rumah tahan gempa secara ilmiah dan teknis.
Pelatihan Tentang Metode Perbaikan Kerusakan Rumah Akibat Gempa Wibowo, Paksi Dwiyanto; Citra, Zel; Malinda, Yosie; Wibisono, Anom; Dwiyanto Wibowo, paksi
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i02.3225

Abstract

Memasuki tahun 2023, Indonesia menghadapi serangkaian gempa bumi yang terjadi secara simultan. Berdasarkan data resmi BMKG, sejak 3 hingga 21 Januari 2023 tercatat 19 kejadian gempa dengan magnitudo lebih dari 5. Tingginya potensi gempa di Indonesia menjadi perhatian penting bagi para engineer dalam merencanakan dan mengevaluasi ketahanan bangunan, khususnya rumah tinggal. Kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan bangunan saat gempa menegaskan pentingnya penerapan konsep bangunan tahan gempa. Perlu dipahami bahwa korban jiwa umumnya bukan disebabkan oleh gempa itu sendiri, melainkan oleh kegagalan struktur bangunan. Oleh karena itu, edukasi dan pelatihan, khususnya bagi siswa SMK jurusan Teknik Bangunan, menjadi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai tingkat kerusakan, mutu material, dimensi elemen struktur, serta metode perbaikan rumah pasca gempa. Dalam konteks ini, diperlukan pelatihan terarah guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMK Negeri 4 Tangerang mengenai perbaikan rumah tahan gempa secara ilmiah dan teknis.