Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Teori Caring Jean Watson Dalam Terapi Okupasi untuk Meningkatkan Motorik Halus pada Anak Autis M.Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Tiara Rahmanisa Gauttami; Alya Ayunda Rahmawati; Annisa Rahma Fauziyah; Rahma Apriliani; Ai Sofiyanti; Alia Zahira; Ayu Lisvayanti Leipary; Neng Meri; Sarah Amelia Putri; Silva Eka Artika; Agilatun Nafisah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6vzg5b60

Abstract

Anak-anak dengan kebutuhan khusus adalah mereka yang memiliki perbedaan dibandingkan teman-teman sebaya dalam aspek fisik, mental, cara berpikir, dan sosial, dengan autisme sebagai gangguan spektrum yang menunjukkan berbagai variasi kemampuan di antara individu. Dalam proses perkembangan anak-anak autis, mereka memerlukan perhatian khusus terhadap masalah keterampilan motorik halus, seperti koordinasi antara mata, tangan, dan jari, di mana kemampuan mereka biasanya berkembang lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya, meskipun hampir semua dari mereka menunjukkan kemajuan yang baik. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autism. motorik halus anak. Metode: dengan menganalisis artikel tentang penerapan teori Jean Watson dalam teorapi okupasi untuk mengembangkan motorik halus pada anak autis. Hasil terapi okupasi adalah salah satu cara yang baik untuk membantu anak-anak autis dan anak-anak dengan kebutuhan khusus lainnya untuk memperbaiki kemampuan gerakan halus mereka. Dengan memakai berbagai cara dan metode yang tepat, terapi ini membantu anak-anak belajar mengasah kemampuan gerakan halus, menjadi lebih mendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka Saran: Penerapan teori caring Jean Watson pada anak autis melalui keceriaan bermain dan pendekatan orang tua mampu meningkatan motorik halus pada anak autism. Terapi okupasi menjadi salah satu cara yang baik untuk membantu anak autis menjadi lebih mandiri dan meningkatan kualitas hidup mereka.
Implementasi Teori Caring Jean Watson Dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Fraktur Humerus M.Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Nadia Pebriyanti; Ainna Dinda Fitriani; Fauziah Noeroel Iman; Khansa Alifia Putri Wiharsa; Alfiani Wadilla Rahma; Salwa Ramadhani; Nabillah Maya Salsa Bila; Dewi Cwintadira Nur Fatma; Suci Prissilia Juniar; Nanda Putri Stevani; May Lisa Mutiara Hikmah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/skzh5q23

Abstract

Satuan pendidikan saat ini dihadapkan dengan segudang tantangan seperti kekerasan, perilaku bullying, judi online, dan narkoba di kalangan para pelajar. Guna menghadapi tantangan tersebut diperlukan inovasi program penguatan karakter dengan optimasi konten digital yang diintegrasikan dengan living values education. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lab School UNESA dalam mengoptimasi konten digital berbasis living values education. Metode kegiatan berupa lokakarya interaktif serta praktik pengoptimalan platform digital untuk membuat konten edukasi. Pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, mencakup sesi pemaparan materi, simulasi pembelajaran, serta refleksi kelompok. Evaluasi pasca-pelatihan dilakukan melalui kuesioner dan observasi lapangan. Pelatihan ini memberikan dampak signifikan pada peningkatan keterampilan guru. Sebelum pelatihan, 72% guru mengungkapkan masih jarang menggunakan konten digital dalam proses pembelajaran, dan 92% guru mengalami kesulitan teknis saat membuat konten digital secara mandiri dalam menghubungkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai karakter. Setelah pelatihan, 98% peserta mengungkapkan rasa percaya diri membuat konten digital secara mandiri untuk kebutuhan pembelajaran. Pelatihan optimasi konten digital edukatif ini memberikan dampak positif terhadap kompetensi guru SMK Lab School UNESA dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik, kreatif dan inovatif. Program pelatihan ini sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pengembangan profesionalisme guru di sekolah.
Implementasi Teori Human Caring Jean Watson Dalam Asuhan Keperawatan untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan pada Pasien HIV/AIDS Muhamad Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Nafilah Aenil Mardiyah; Fitry Febriyana; Dilla Apriliya; Kintan Elite; Siti Nur Azijah; Najwa Humairo; Siti Ayla Azzura; Silvi Febriyanti; Alda Alda; Regina Melliani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e1n0gg05

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah Kesehatan global yang memerlukan perhatian serius, termasuk di Indonesia yang harus mencatat peningkatan kasus setiap tahun. Pasien HIV/AIDS tidak hanya mengalami penurunan system imun, tetapi juga menghadapi tekanan psikologis dan stigma sosial yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Teori Human Caring Jean Watson dalam asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS. Metode penelitian yang digunakan Adalah telaah literatur terhadap jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada tahun 2021-2025. Pemcarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci Human Caring, Jean Watson. Hubungan terapeutik, dan HIV/AIDS. Hasil kajian menunjukan bahwa penerapan Teori Human dapat meningkatkan motivasi pasien dalam menjalani terapi antiretroviral, serta menurunkan Tingkat kecemasan dan dampal stigma sosial. Pendekatan ini membantu perawat memandang pasien sebagai individu yang utuh secara fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Disarankan agar perawat mengintegrasi prinsip Human Caring dalam asuhan keperawatan yang humanistic dan berpusat pada pasien.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Siswa SMA Negeri 1 Margahayu Terhadap Pencegahan Serangan Jantung Koroner Budi Rustandi; Theophylia Melisa Manumara; Nesa Regina Noviyanti; Faiza Sausan Karinda; Zalva Febriana Sukardi; Salsa Nurliawati; Rifki Nurohman; Flora Cinta Anggraini; Inge Parasningtias Billah; Farla Meitha Zahra; Anggun Nadila; Bagas Dinan Maulana; Albar Rizki Suwita Nardy; Nur Aeni Mukti
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/eq1ndg71

Abstract

A coronary heart attack is a medical emergency caused by the interruption of blood flow to the heart muscle, resulting in tissue damage and potentially leading to serious complications. The lack of knowledge among adolescents about risk factors, signs and symptoms, and prevention of coronary heart attacks is the reason why early education is necessary. This health education activity aims to improve students' understanding of coronary heart attacks so that they can recognize the risks and adopt healthy lifestyles. The method used is interactive education conducted at Margahayu 1 Public High School, involving 30 students. The material was delivered through lectures, discussions, educational videos, leaflet distribution, and question and answer sessions, preced ed by a pre-test and followed by an evaluation of participants' understanding. The results of the activity showed that students were very enthusiastic about participating in the entire series of educational activities, were able to answer questions related to the material, and understood the causes, signs and symptoms, and preventive measures for coronary heart attacks. This activity had a positive impact in the form of increased student awareness of the importance of maintaining heart health and preventive measures that can be taken from adolescence. Thus, this type of health education is important to continue as a promotional effort in preventing cardiovascular disease in the future.
Sinergi edukasi HIV/AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Dharma Bhakti Indonesia : peran dosen dan mahasiswa dalam membangun generasi peduli kesehatan Theophylia Melisa Manumara; Kartika Ghina Amelia; Nina Anggraeni; Nazwa Sapparingga Amalia Kartika; Nabila Apriliana Maulani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32573

Abstract

Abstrak HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, ditularkan melalui darah, ASI, air mani, dan cairan vagina. Jika tidak ditangani, HIV berkembang menjadi AIDS, kondisi di mana tubuh sangat rentan terhadap infeksi. Saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, namun terapi dapat menekan virus dan mencegahnya berkembang menjadi AIDS. Remaja, termasuk siswa SMK, merupakan kelompok rentan karena kondisi emosional yang belum stabil, minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, serta kecenderungan mencoba hal-hal baru. Kurangnya informasi yang benar serta maraknya mitos menjadikan mereka berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi mengenai penyakit HIV dan AIDS, sehingga diharapkan dapat menurunkan tingkat prevalensi HIV dan AIDS di masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di SMK Dharma Bakti Indonesia dengan 28 peserta dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Media yang digunakan berupa leaflet, serta metode ceramah, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan Kahoot. Materi meliputi pengertian, penyebab, gejala, cara penularan, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan. Kata kunci : HIV; AIDS; penyuluhan; kesehatan; remaja. Abstract HIV is a virus that attacks the immune system, transmitted through blood, breast milk, semen and vaginal fluids. If left untreated, HIV progresses to AIDS, a condition in which the body is highly susceptible to infection. There is currently no cure for HIV, but therapy can suppress the virus and prevent it from developing into AIDS. Adolescents, including vocational students, are a vulnerable group due to their unstable emotional state, lack of knowledge about reproductive health, and tendency to try new things. Lack of correct information and rampant myths put them at high risk of HIV/AIDS transmission. The purpose of this activity is to increase students' knowledge about HIV and AIDS, so that it is expected to reduce the prevalence rate of HIV and AIDS in the community. The activity was held at SMK Dharma Bakti Indonesia with 28 participants from the Software Engineering department. The media used were leaflets, as well as lecture, discussion, and evaluation methods through pre-test and post-test using Kahoot. The materials included the definition, causes, symptoms, modes of transmission, prevention, and treatment of HIV/AIDS. The evaluation results showed an increase in student understanding after participating in the activity. Keywords: HIV; AIDS; counseling; health; youth.
Co-Authors Agilatun Nafisah Agnia Zulfandini Agustina Hermawati Ahmad Adhi Karya Ai Sofiyanti Aida Kurnia Ainna Dinda Fitriani Albar Rizki Suwita Nardy Alda Alda Alfiani Wadilla Rahma Alia Zahira Aliqa Anzani Yusmita Alya Ayunda Rahmawati Andhika Rafi Ramadhan Andini Aulia Khaerunisa Anggun Nadila Anisa Putri Annisa Rahma Fauziyah Ariza Anasaparoni Auliya Nurul Fauzyah Aulya Khaerunnisa Fadhilah Ayu Lisvayanti Leipary Ayuni Sukmawati Bagas Dinan Maulana Briggita Melanie Putri Budi Rustandi Bunga Elia Bunga Wastiashy Carla Youlanda Chania Marsela Mandani Putri Desi Novitasari Dewi Cwintadira Nur Fatma Dewi Maharani Dilla Apriliya Dinna Alifia Enjang Nugraha Euis Nur Asy-syifa Najiah Faiza Sausan Karinda Farla Meitha Zahra Farrel Ali Ahmat Fathur Halimansyah Fauziah Noeroel Iman Faza Roja Nafila Fitry Febriyana Flora Cinta Anggraini Gandung Galih Asmoro Gina Aprilianti Gisa Nurul Liyah Hadiansyah Hadiansyah Hernina Hernina Inge Parasningtias Billah Irwan Anugrah Gulo Isma Amalia Istiqomah Jihan Talita Ulfa Jividhah Sri Wulan Gea Jum'ati Jum'ati Kafka Nafisa Kuntoro Kartika Ghina Amelia Khansa Alifia Putri Wiharsa Kintan Elite Lania Langsa Firmansah Lutfiana Nur Azizah M.Iqbal Sutisna May Lisa Mutiara Hikmah Mugnia Siti Padilah Muhamad Iqbal Sutisna Muhammad Arif Rahman Nabila Apriliana Maulani Nabillah Maya Salsa Bila Nadia Pebriyanti Nadia Pratiwi Nadia Zaimatunnisa Nadziah Mar'atush Sholihah Nafilah Aenil Mardiyah Najla Salsabilla Najwa Humairo Nanda Putri Stevani Natasya Siti Nur Al- Adawiyyah Nazmi Anggun Pratiwi Nazwa Nurul Fadilah Nazwa Sapparingga Amalia Kartika Nazzwa Syafa Azzahra Nela Nuraeni Neng Meri Nesa Regina Noviyanti Nia Ramadhani Nina Anggraeni Nur Aeni Mukti Omat Nurohmat Pitriyani Pitriyani Rahma Apriliani Rahma Setiasih Raisya Aoliya Somantry Ramadhan, Muhammad Deri Regina Melliani Reskia Nabila Rifki Nurohman Rita Juwita Sahla Afifah Salsa Nurliawati Salwa Ramadhani Samira Deswanti Sarah Amelia Putri Selpiyanti Selpiyanti Septia Putri Hartanti Shofiyani Khoirotul Millah Silva Eka Artika Silvana Zahra Ramadani Silvi Febriyanti Sindi Sri Ajeng Siti Afwa Agnia Aziz Siti Ai Aryati Siti Ayla Azzura Siti Nur Azijah Siti Nurhalimah Siwi Erliyani Suci Prissilia Juniar Susiselia Susiselia Syahla Yusriyah Syipa Ananta Zahra Tiara Rahmanisa Gauttami Tika Aliyah Tri Murti Ningrum Turindah Turindah Vika Rahmanisah Wal Ikram Nova Nur Syawal Wardah Khoerunnisa Maulia Windi Ispiyani Wizyanti Salma Azizah Zaharani Akbar Ash. Shoffi Zahra Laila Junistiani Zalva Febriana Sukardi Zenina Noer Fadilah Zulfa Noviana ⁠Kirana Dwi Rahmawati