Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Teori Caring Jean Watson Dalam Terapi Okupasi untuk Meningkatkan Motorik Halus pada Anak Autis M.Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Tiara Rahmanisa Gauttami; Alya Ayunda Rahmawati; Annisa Rahma Fauziyah; Rahma Apriliani; Ai Sofiyanti; Alia Zahira; Ayu Lisvayanti Leipary; Neng Meri; Sarah Amelia Putri; Silva Eka Artika; Agilatun Nafisah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6vzg5b60

Abstract

Anak-anak dengan kebutuhan khusus adalah mereka yang memiliki perbedaan dibandingkan teman-teman sebaya dalam aspek fisik, mental, cara berpikir, dan sosial, dengan autisme sebagai gangguan spektrum yang menunjukkan berbagai variasi kemampuan di antara individu. Dalam proses perkembangan anak-anak autis, mereka memerlukan perhatian khusus terhadap masalah keterampilan motorik halus, seperti koordinasi antara mata, tangan, dan jari, di mana kemampuan mereka biasanya berkembang lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya, meskipun hampir semua dari mereka menunjukkan kemajuan yang baik. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autism. motorik halus anak. Metode: dengan menganalisis artikel tentang penerapan teori Jean Watson dalam teorapi okupasi untuk mengembangkan motorik halus pada anak autis. Hasil terapi okupasi adalah salah satu cara yang baik untuk membantu anak-anak autis dan anak-anak dengan kebutuhan khusus lainnya untuk memperbaiki kemampuan gerakan halus mereka. Dengan memakai berbagai cara dan metode yang tepat, terapi ini membantu anak-anak belajar mengasah kemampuan gerakan halus, menjadi lebih mendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka Saran: Penerapan teori caring Jean Watson pada anak autis melalui keceriaan bermain dan pendekatan orang tua mampu meningkatan motorik halus pada anak autism. Terapi okupasi menjadi salah satu cara yang baik untuk membantu anak autis menjadi lebih mandiri dan meningkatan kualitas hidup mereka.
Implementasi Teori Caring Jean Watson Dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Fraktur Humerus M.Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Nadia Pebriyanti; Ainna Dinda Fitriani; Fauziah Noeroel Iman; Khansa Alifia Putri Wiharsa; Alfiani Wadilla Rahma; Salwa Ramadhani; Nabillah Maya Salsa Bila; Dewi Cwintadira Nur Fatma; Suci Prissilia Juniar; Nanda Putri Stevani; May Lisa Mutiara Hikmah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/skzh5q23

Abstract

Satuan pendidikan saat ini dihadapkan dengan segudang tantangan seperti kekerasan, perilaku bullying, judi online, dan narkoba di kalangan para pelajar. Guna menghadapi tantangan tersebut diperlukan inovasi program penguatan karakter dengan optimasi konten digital yang diintegrasikan dengan living values education. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lab School UNESA dalam mengoptimasi konten digital berbasis living values education. Metode kegiatan berupa lokakarya interaktif serta praktik pengoptimalan platform digital untuk membuat konten edukasi. Pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, mencakup sesi pemaparan materi, simulasi pembelajaran, serta refleksi kelompok. Evaluasi pasca-pelatihan dilakukan melalui kuesioner dan observasi lapangan. Pelatihan ini memberikan dampak signifikan pada peningkatan keterampilan guru. Sebelum pelatihan, 72% guru mengungkapkan masih jarang menggunakan konten digital dalam proses pembelajaran, dan 92% guru mengalami kesulitan teknis saat membuat konten digital secara mandiri dalam menghubungkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai karakter. Setelah pelatihan, 98% peserta mengungkapkan rasa percaya diri membuat konten digital secara mandiri untuk kebutuhan pembelajaran. Pelatihan optimasi konten digital edukatif ini memberikan dampak positif terhadap kompetensi guru SMK Lab School UNESA dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik, kreatif dan inovatif. Program pelatihan ini sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pengembangan profesionalisme guru di sekolah.
Implementasi Teori Human Caring Jean Watson Dalam Asuhan Keperawatan untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan pada Pasien HIV/AIDS Muhamad Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Nafilah Aenil Mardiyah; Fitry Febriyana; Dilla Apriliya; Kintan Elite; Siti Nur Azijah; Najwa Humairo; Siti Ayla Azzura; Silvi Febriyanti; Alda Alda; Regina Melliani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e1n0gg05

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah Kesehatan global yang memerlukan perhatian serius, termasuk di Indonesia yang harus mencatat peningkatan kasus setiap tahun. Pasien HIV/AIDS tidak hanya mengalami penurunan system imun, tetapi juga menghadapi tekanan psikologis dan stigma sosial yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Teori Human Caring Jean Watson dalam asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS. Metode penelitian yang digunakan Adalah telaah literatur terhadap jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada tahun 2021-2025. Pemcarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci Human Caring, Jean Watson. Hubungan terapeutik, dan HIV/AIDS. Hasil kajian menunjukan bahwa penerapan Teori Human dapat meningkatkan motivasi pasien dalam menjalani terapi antiretroviral, serta menurunkan Tingkat kecemasan dan dampal stigma sosial. Pendekatan ini membantu perawat memandang pasien sebagai individu yang utuh secara fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Disarankan agar perawat mengintegrasi prinsip Human Caring dalam asuhan keperawatan yang humanistic dan berpusat pada pasien.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Siswa SMA Negeri 1 Margahayu Terhadap Pencegahan Serangan Jantung Koroner Budi Rustandi; Theophylia Melisa Manumara; Nesa Regina Noviyanti; Faiza Sausan Karinda; Zalva Febriana Sukardi; Salsa Nurliawati; Rifki Nurohman; Flora Cinta Anggraini; Inge Parasningtias Billah; Farla Meitha Zahra; Anggun Nadila; Bagas Dinan Maulana; Albar Rizki Suwita Nardy; Nur Aeni Mukti
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/eq1ndg71

Abstract

A coronary heart attack is a medical emergency caused by the interruption of blood flow to the heart muscle, resulting in tissue damage and potentially leading to serious complications. The lack of knowledge among adolescents about risk factors, signs and symptoms, and prevention of coronary heart attacks is the reason why early education is necessary. This health education activity aims to improve students' understanding of coronary heart attacks so that they can recognize the risks and adopt healthy lifestyles. The method used is interactive education conducted at Margahayu 1 Public High School, involving 30 students. The material was delivered through lectures, discussions, educational videos, leaflet distribution, and question and answer sessions, preced ed by a pre-test and followed by an evaluation of participants' understanding. The results of the activity showed that students were very enthusiastic about participating in the entire series of educational activities, were able to answer questions related to the material, and understood the causes, signs and symptoms, and preventive measures for coronary heart attacks. This activity had a positive impact in the form of increased student awareness of the importance of maintaining heart health and preventive measures that can be taken from adolescence. Thus, this type of health education is important to continue as a promotional effort in preventing cardiovascular disease in the future.
Sinergi edukasi HIV/AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Dharma Bhakti Indonesia : peran dosen dan mahasiswa dalam membangun generasi peduli kesehatan Theophylia Melisa Manumara; Kartika Ghina Amelia; Nina Anggraeni; Nazwa Sapparingga Amalia Kartika; Nabila Apriliana Maulani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32573

Abstract

Abstrak HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, ditularkan melalui darah, ASI, air mani, dan cairan vagina. Jika tidak ditangani, HIV berkembang menjadi AIDS, kondisi di mana tubuh sangat rentan terhadap infeksi. Saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, namun terapi dapat menekan virus dan mencegahnya berkembang menjadi AIDS. Remaja, termasuk siswa SMK, merupakan kelompok rentan karena kondisi emosional yang belum stabil, minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, serta kecenderungan mencoba hal-hal baru. Kurangnya informasi yang benar serta maraknya mitos menjadikan mereka berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi mengenai penyakit HIV dan AIDS, sehingga diharapkan dapat menurunkan tingkat prevalensi HIV dan AIDS di masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di SMK Dharma Bakti Indonesia dengan 28 peserta dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Media yang digunakan berupa leaflet, serta metode ceramah, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan Kahoot. Materi meliputi pengertian, penyebab, gejala, cara penularan, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan. Kata kunci : HIV; AIDS; penyuluhan; kesehatan; remaja. Abstract HIV is a virus that attacks the immune system, transmitted through blood, breast milk, semen and vaginal fluids. If left untreated, HIV progresses to AIDS, a condition in which the body is highly susceptible to infection. There is currently no cure for HIV, but therapy can suppress the virus and prevent it from developing into AIDS. Adolescents, including vocational students, are a vulnerable group due to their unstable emotional state, lack of knowledge about reproductive health, and tendency to try new things. Lack of correct information and rampant myths put them at high risk of HIV/AIDS transmission. The purpose of this activity is to increase students' knowledge about HIV and AIDS, so that it is expected to reduce the prevalence rate of HIV and AIDS in the community. The activity was held at SMK Dharma Bakti Indonesia with 28 participants from the Software Engineering department. The media used were leaflets, as well as lecture, discussion, and evaluation methods through pre-test and post-test using Kahoot. The materials included the definition, causes, symptoms, modes of transmission, prevention, and treatment of HIV/AIDS. The evaluation results showed an increase in student understanding after participating in the activity. Keywords: HIV; AIDS; counseling; health; youth.
Pendekatan Caring Menurut Jean Watson Pada Pasien Yang Sulit Menjalani Pengobatan: Literature Review Metilda; Theophylia Melisa Manumara; Mentari Dwi Putri Juliyanti; Putri Kurnia Ramadhani; Clara Rositawati Anggraeni; Elsya Meylina; Adelia Septiani; Selvia Gusmawati; Adinda Laila Octaviany; Fabyan Velentine Agustian; Bagja Agustian; Yara Muntaha; Putri Nurul Aini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v18i2.3238

Abstract

Ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan merupakan tantangan besar dalam praktik keperawatan, terutama pada pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan terapi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Teori Caring Jean Watson dalam meningkatkan kepatuhan pasien melalui metode tinjauan pustaka. Sumber data diperoleh dari lima jurnal nasional dan lima jurnal internasional yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir, diakses melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci “Kepatuhan Pengobatan”, “Caring”, dan “Jean Watson”. Hasil analisis jurnal nasional menunjukkan bahwa perilaku caring perawat, termasuk dukungan emosional, komunikasi terapeutik, empati, dan perhatian penuh, mampu meningkatkan motivasi pasien untuk menjalani pengobatan secara konsisten. Sementara itu, hasil jurnal internasional menunjukkan bahwa penerapan teori Watson berpengaruh positif terhadap kepatuhan pengobatan, kemampuan perawatan diri, serta peningkatan kualitas hidup pasien. Secara keseluruhan, penerapan Teori Caring Jean Watson memberikan kontribusi signifikan dalam membangun hubungan terapeutik yang mendukung keberhasilan pengobatan.
APPLICATION OF JEAN WATSON'S THEORY IN BREATHING EXERCISE INTERVENTION: A LITERATURE REVIEW Metilda; Theophylia Melisa Manumara; Mohamad Aldi; Aulia Ramadhani; Siti Kania Ramadhany; Nisa Aulia Ervani; Siti Asiyah; Tiara Pebriyanti; Faruz Balqis Anasthasya; Rizma Rizkian Azzahra; Tasya nabila sari; Siti Salwa
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 9 No. 3 (2025): VOLUME 9 ISSUE 3 DECEMBER 2025
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2025/Vol9/Iss3/772

Abstract

Background: Jean Watson's Caring Theoryemphasizes an empathetic and humanistic relationship between nurses and patients. This literature review aims to examine the application of this theory in breathing exercisesas a holistic approach to improving the physical and psychological conditionof patients. Method: The method used was a database searchon PubMed and Google Scholar with a publication periodrange of 2015-2025. Results: The results show that exercises such as slow deepbreathing, diaphragmatic breathing, progressive muscle relaxation,and finger hold relaxation are effective in reducing blood pressure and anxietyand improving lung function and quality of life. Conclusion: The collaborationbetween Jean Watson's Caring theory and breathing exercises can strengthen the holistic aspectof nursing, create a therapeutic environment, and accelerate the physical and psychological recoveryof patients.
Cerdas seksual, cegah HIV: Edukasi penyakit HIV/AIDS pada Kalangan Remaja Sebagai Salah Satu Kelompok Berisiko di SMAN 1 Banjaran Theophylia Melisa Manumara; Rahma Sukma Dewi; Nayla Puteri Syaumi Ulum Ulum; Grace Angeliqch Chrystina Zamasi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/z1n6s453

Abstract

Abstrak Human Immunodeficiency Virus ialah jenis virus yang menyerang system kekebalan tubuh manusia khususnya sel darah putih yaitu CD4 yang kemudian menyebabkan malfungsi system imun yang dapat mengakibatkan tubuh mudah terinfeksi penyakit lain yang dikenal dengan acquired immuno deficiency syndrome. Salah satu kelompok yang memiliki risiko terkena penyakit HIV yaitu remaja. Masa remaja adalah peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa ini remaja banyak mencoba hal-hal baru salah satunya yaitu dengan berhubungan seksual baik dengan sesama jenis maupun dengan lawan jenis yang mengakibatkan risiko terkena penyakit HIV. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian kesehatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada siswa siswi di SMAN 1 Banjaran Bandung mengenai penyakit HIV AIDS. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan metode edukatif menggunakan media audiovisual dengan 100 orang siswa siswi. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini didapatkan perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan mengenai penyakit HIV menggunakan media audiovisual. Tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi Kesehatan mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini dikarenakan metode edukatif yang dilakukan menggunakan media audiovisual yang menarik bagi siswa siswi sehingga menimbulkan rasa keinginan untuk mempelajari penyakit HIV yang diharapkan dapat membangun kesadaran akan pencegahan penyakit HIV/AIDS.    KATA KUNCI : HIV ; AIDS ; Edukasi ; Pencegahan ; Remaja   Abstract   The Human Immunodeficiency Virus is a type of virus that attacks the human immune system, particularly white blood cells known as CD4 cells, causing the immune system to malfunction and making the body susceptible to other diseases, a condition known as acquired immune deficiency syndrome. One group at risk of contracting HIV is adolescents. Adolescence is a transition period from childhood to adulthood. During this period, adolescents try many new things, one of which is sexual intercourse with both same-sex and opposite-sex partners, which increases their risk of contracting HIV. The purpose of this health service activity was to increase the knowledge and awareness of students at SMAN 1 Banjaran Bandung about HIV/AIDS. The method used in this activity was an educational method using audiovisual media with 100 students. The results of this community service activity showed a change in knowledge before and after the health education on HIV using audiovisual media was provided. The level of knowledge after the health education session showed a significant increase. This was due to the educational method used, which employed audiovisual media that was appealing to the students, thereby sparking their interest in learning about HIV, which is expected to build awareness about the prevention of HIV/AIDS.    KEYWORDS: HIV; AIDS; Education; Prevention; Adolescents
Peran Caring Transkultural Pada Pasien Gangguan Neurologis Epilepsi Melalui Teori Madeleine Leininger Theophylia Melisa Manumara; Syifa Nurul Azzizah; Dea Lova Aulia; Elfira Putri Arianti; Resfiany Sofia; Meliyani Apriliyanti; Neng Assay Yasiin; Muhammad Danang Prasetyo Agung Pambudi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pthq8k09

Abstract

Gangguan neurologis seperti epilepsi merupakan kelainan pada sistem syaraf dalam tubuh. Sebagian orang mengaitkan epilepsi ini sebagai hal mistis dikarenakan kejang-kejang secara tiba-tiba, meronta ronta hingga mulut berbusa saat epilepsi menyerang penderitanya. Pendekatan pelayanan kesehatan dalam menangani pasien epilepsi tidak hanya dari aspek medis tetapi juga psikososial serta budaya. Tujuan: Melakukan pendekatan biomedis dan transkultural agar dapat memperkuat hubungan terapeutik serta menumbuhkan kepercayaan pasien terhadap tenaga kesehatan. Metode: Proses pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri dan mengunduh artikel dari database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “budaya”, “epilepsi”, “stigma masyarakat”, dan “caring”. Hasil: menunjukkan peran perawat dalam menerapkan model caring transkultural sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup pasien dengan gangguan neurologis. Penerapan teori Madeleine Leininger menjadi dasar yang sangat penting dalam memahami nilai, kepercayaan, dan budaya pasien sehingga perawat mampu memberikan asuhan yang lebih efektif. Jurnal internasional menunjukkan bahwa psikologi positif dapat menurunkan tingkat kecemasan, dan meningkatkan kepatuhan terapi pada pasien neurologis anak maupun dewasa. Kesimpulan: kolaborasi antar keyakinan sangat diperlukan untuk pelayanan neurologi yang berorientasi pada manusia secara holistik, beretika, dan berkeadilan budaya.
Pendidikan Kesehatan Tentang Miopia Pada Remaja di Yayasan Bina Siswa Madani Theophylia Melisa Manumara; Muhammad Deri Ramadhan; Nayla Chairunnisa; Silvi Rahmawati; Siva Silfiyana Aris; Mirna Laras Santi; Gilda Titin Setiasih; Neng Afifah; Zahwa Salsabila; Destiyani Putri
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bndxjw89

Abstract

Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia. 
Co-Authors Abdurasyid Zakhir Syiham Yogaswara Adelia Septiani Adinda Laila Octaviany Adinda Putri Eriyana Afifah Azahra Agilatun Nafisah Agni Noviani Agnia Fauziah Agnia Zulfandini Agustina Hermawati Agustina Siti Lestari Ahmad Adhi Karya Ai Sofiyanti Aida Kurnia Ainiyah Athiasalwa Ainna Dinda Fitriani Aiska Haniyya Muhtar Ajeung Devani Albar Rizki Suwita Nardy Albar Rizky Suwita Alda Alda Alfiani Wadilla Rahma Alia Yunita Alia Zahira Aliqa Anzani Yusmita Aliya Sandra Tri Hapsari Alvina Cantika Alya Ayunda Rahmawati Alysah Gita Maharani Amanda Imara Putri Hapsari Amanda Nabillatussahara Ramadani Andhika Rafi Ramadhan Andin Anggina Gustalia Andini Aulia Khaerunisa Anggia Ropi Anggita Cahyani Anggraeni Lestari Anggun Nadila Anisa Putri Annisa Bintang Annisa Rahma Fauziyah Aqila Putri Rusdian Arin Aulia Sabrina Ariza Anasaparoni Asti Muthia Atikah Fauziyyah Aulia Ramadhani Aulia Suci Ajeng Putri Lestari Auliya Nurul Fauzyah Aulya Khaerunnisa Fadhilah Ayu Lisvayanti Leipary Ayu Niasy Ayula Devina Ayuni Sukmawati Azkia Az Zahra Bagas Dinan Maulana Bagja Agustian Bakhi Fadlah Briggita Melanie Putri Budi Rustandi Budi Rutandi Bunga Elia Bunga Riase Amalia Bunga Wastiashy Carla Youlanda Chalisa Putri Mayda Chania Marsela Mandani Putri Cici Lestari Cindi Nur Fajriah Clara Rositawati Anggraeni Dalfa Mutmainah Damara Oktavia Aline Davina Apandi Putri Dea Lova Aulia Dede Risma Amalia Delia Ordora Deri Ramadhan Desi Novitasari Desi Trisnawati Desti Alfiana Destiana Aulia Dinata Destiyani Putri Detya Putri Liviana Devi Siti Masitoh Dewi Cwintadira Nur Fatma Dewi Maharani Dewi Sri Ambarwati Dhea Lestari Dida Dida Dilla Apriliya Dina Alipiya Dina Audina Uswatun Hasanah Dini Fitriani Dinna Alifia Dita Apriliyanti Diva Amelia Norazzurah Dwi Mayangsari Dwi Varetta Maharani Elfira Putri Arianti Eli Ermawati Elsa Lestari Elsya Meylina Enjang Nugraha Enur Atni Euis Nur Asy - Syifa Najiah Euis Nur Asy-syifa Najiah Fabyan Velentine Agustian Fahmi Adian Nizar Faiza Sausan Karinda Farla Meitha Zahra Farrel Ali Ahmat Faruz Balqis Anasthasya Fathur Halimansyah Fauziah Noeroel Iman Fauziyyah Zull Heryanto Faza Roja Nafila Fazrien Meisya Putri Feby Febrina Asyfa Wahyuni Fifih Fadya Fitri Mawardiani Fitry Febriyana Flora Cinta Anggraini Gandung Galih Asmoro Gilba Fatina Andrian Gilda Titin Setiasih Gina Aprilianti Gina Revana Gisa Nurul Liyah Giska Pebrianti Grace Angeliqch Chrystina Zamasi Hadiansyah Hadiansyah Hana Sri Oktaviani Hernina Hernina Hillya Surya Afdillah Ilma Tri Febrian Indri Dwi Fitriani Indriyani Indriyani Inge Parasnigtias Billah Inge Parasningtias Billah Intan Awaliah Irwan Anugrah Gulo Isma Amalia Istiqomah Jihan Talita Ulfa Jividhah Sri Wulan Gea Jum'ati Jum'ati Kafka Nafisa Kuntoro Kaisya Nafiska Kania Azzahra Kartika Ghina Amelia Kartini Kartini Kayla Melani Putria Keysa Rahmatika Khansa Alifia Putri Wiharsa Kheisya Permana Putri Khoerun Nisa Khoiriyatunnisa Khoiriyatunnisa Kintan Elite Lania Langsa Firmansah Lutfiana Nur Azizah Lydia Laura M. Raihan P M.Iqbal Sutisna Marcela Anggraeni Maritha Aurin Alfarizki Mashwa Rizkia Fauzia Maulidina Puji Apriliani May Lisa Mutiara Hikmah Meita Zeta Zetira Meliyani Apriliyanti Mentari Dwi Putri Juliyanti Meri Oktapia Ramdani Mesi Lestari Metilda Metilda Metilda Meysa Maulida Mia Amelia Mila Laelatul Hasanah Mila Saidah Mirna Laras Santi Moch Rifki Mubarok Mohamad Aldi Mohamad Ihsan Pahlevi Mugnia Siti Padilah Muhammad Arif Rahman Muhammad Danang Prasetyo Agung Pambudi Muhammad Fadri Ramadhan Muhammad Ferdiawan Muthia Sabila Hidayah N Gina Qhoirin Nabila Agustin Nabila Apriliana Maulani Nabila Safitri Novita Nabila Zahra Nabila Zalfa Nabillah Maya Salsa Bila Nadia Fatma Nadia Pebriyanti Nadia Pratiwi Nadia Zaimatunnisa Nadiah Maratu Solihah Nadziah Mar'atush Sholihah Naesyha Nirmalasari Nafilah Aenil Mardiyah Nagia Nuramadani Nahla Fauziah Sukmana Nailah Wartina Azahroh Naisa Safitri Najla Salsabilla Najwa Humairo Nanda Putri Stevani Natasya Bilbina Natasya Siti Nur Al- Adawiyyah Nayla Chairunnisa Nayla Nurkhairun Nisa Nayla Puteri Syaumi Ulum Ulum Nazma Septia Wanty Nazmi Anggun Pratiwi Nazwa Cahaya Maulidha Nazwa Chusnul Amalya Nazwa Nepianti Nazwa Nurul Fadilah Nazwa Sapparingga Amalia Kartika Nazwa Zahira Azzahra Nazzwa Syafa Azzahra Nela Nuraeni Neng Afifah Neng Assay Yasiin Neng Meri Nesa Regina Noviyanti Nia Ramadhani Nina Anggraeni Nisa Aulia Ervani Nisa Putri N Novia Syifa Nurhaliza Novita Wulansari Novy Alawiyah Nur Aeni Mukti Nur Anisa Omat Nuraohmat Omat Nurohmat Pelgi Fratama Pitriyani Pitriyani Priska Priska Putri Desriyanti Putri Kurnia Ramadhani Putri Mutiara Nisa Putri Nurul Aini Rahma Apriliani Rahma Fauziah Rahma Setiasih Rahma Sukma Dewi Raisya Aoliya Somantry Ramadhan, Muhammad Deri Reggy Ramadhani Regina Melliani Reine Maharani Wilyana Reiva Nur Ramadani Repa Wulandari Resa Laura Resfiany Sofia Reskia Nabila Reva Oktavia Ramadhani Rianti Aprilia Rida Octavia Butar Butar Rifa Nurul Fajriani Rifalza Dwi Yanti Rifan Abiansyah Rifki Nurohman Riki Muhammad Ramdani Risa Ismaya Risda Nurun Rita Juwita Rizky Rivaldi Fauji Rizma Rizkian Azzahra Sahla Afifah Sahrun Sahrun Salsa Manda Aulia Fasya Salsa Nurliawati Salsa Putri Nabil Salsa Putri Windi Yulianti Salsabila Kirana Salwa Amelia Salwa Fadhila Oktaviani Solihin Salwa Nurul Samsy Salwa Ramadhani Samira Deswanti Sarah Amelia Putri Sarah Ayu Lestari Sarah Nur Awaliah Sefya Fica Wulandari Selpiyanti Selpiyanti Selvia Gusmawati Selvina Selvina Septia Putri Hartanti Setia Yoga Bayu Aditia Sevie Nuraini Shearlie Sriayu Diah Azahra Shofiyani Khoirotul Millah Silva Eka Artika Silvana Zahra Ramadani Silvi Febriyanti Silvi Rahmawati Sindi Sri Ajeng Sinta Bella Sinta Sulistiawati Sintia Dian Ningsih Siti Afwa Agnia Aziz Siti Ai Aryati Siti Asiyah Siti Ayla Azzura Siti Fatimatu Jahra Nurazijah Siti Hasna Nafilah Siti Jenab Andreani Siti Kania Ramadhany Siti Nur Azijah Siti Nurhalimah Siti Nurhasanah Siti Salwa Siti Sofiah Siva Silfiyana Aris Siwi Erliyani Sri Nuraidah Sri Rohmah Suci Aulia Agustiara Suci Prissilia Juniar Susilawati Susilawati Susiselia Susiselia Syahla Yusriyah Syifa Ananta Zahra Syifa Nurul Azzizah Syipa Ananta Zahra Tasya nabila sari Teguh Akbar Dwiyanto Tia Adita Febriani Tiara Andita Septiani Tiara Nur Agustin Tiara Nurhibah Tiara Pebriyanti Tiara Rahmanisa Gauttami Tika Aliyah Titin Hanipah Tri Murti Ningrum Turindah Turindah Verawati Verawati Vika Rahmanisah Vina Alvionita Wafa Alfi Fadilah Wal Ikram Nova Nur Syawal Wardah Khoerunnisa Maulia Winda Hermawati Windi Ispiyani Wizyanti Salma Azizah Wulan Nursifa Yara Muntaha Yosa Prayoga Ruhimat Yunita Siti Wahyuni Zaharani Akbar Ash. Shoffi Zahra Alifannisa Zahra Laila Junistiani Zahrah Luthfiyani Fadillah Zahwa Salsabila Zalva Febriana Sukardi Zenina Noer Fadilah Zephania Sheryl Hakeema Zulfa Noviana Zulfa Nursa'adah ⁠Kirana Dwi Rahmawati