Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Proses Finishing Part Mole Side Cover Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Dan Hazard Identification And Risk Assessment (HIRA) Abby Yazid Bustommy; Alif Adjis Sudjono; Abimanyu Abimanyu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1173

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam industri manufaktur sangat penting untuk mencegah kecelakaan. Proses finishing manual part Mole Side Cover menggunakan pisau cutter memiliki potensi bahaya tinggi. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menyusun usulan pengendalian menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) serta Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan telaah prosedur. Hasil JSA mengidentifikasi tujuh potensi bahaya. Penilaian HIRA mengelompokkan aktivitas ke dalam dua kategori risiko tinggi, dua risiko sedang, dan tiga risiko rendah. Risiko tertinggi ada pada pemotongan burr dan pemeriksaan kondisi cutter yang berpotensi mencederai tangan operator. Berdasarkan Hierarchy of Controls, usulan pengendalian meliputi inspeksi dan penggantian cutter berkala, penyediaan cutter holder, penggunaan sarung tangan tahan sayat (cut-resistant gloves), peningkatan kepatuhan alat pelindung diri (APD), serta penerapan housekeeping. Penelitian memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam menentukan prioritas pengendalian risiko
Penerapan Root Cause Analysis Sebagai Dasar Modifikasi Mesin Sauran Gula Dan Polesan Telur Untuk Menurunkan Reject for Recycle Di Pabrik Biskuit Tegar Adi Pangestu; Abby Yazid Bustommy; Abimanyu
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Reject for recycle pada proses finishing biskuit, khususnya akibat ketidaksempurnaan sauran gula dan polesan telur, serta mengidentifikasi akar penyebab dan efektivitas perbaikannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Root Cause Analysis melalui analisis deskriptif, Pareto, fishbone, 5 Why, verifikasi akar penyebab, pemilihan solusi, dan perbandingan sebelum–sesudah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi sistem sauran gula dan polesan telur mampu menurunkan persentase Reject dari sekitar 0,21% menjadi 0,10%, sehingga mencapai sasaran maksimal 0,12%. Penerapan Preventive Maintenance dan Autonomous Maintenance diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kinerja mesin.
Evaluasi Kinerja Pompa Unloading Material Glucose Menggunakan Gap Analysis Dan KPI Untuk Menentukan Usulan Standar Unloading Di PT Wafer TBK Ardapi; Abby Yazid Bustommy; Mochamad Eko Nugroho
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja sistem pompa pada proses unloading material Glucose di PT Wafer Tbk dan menentukan usulan standar unloading berdasarkan kondisi aktual proses. Masalah utama terletak pada belum jelasnya standar kapasitas output dan waktu unloading yang dapat digunakan sebagai acuan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data volume transfer, waktu unloading, karakteristik Glucose, serta parameter teknis pompa. Kapasitas aktual dihitung dari volume material terhadap waktu unloading dan dibandingkan dengan kebutuhan proses. Evaluasi kinerja dilakukan menggunakan flow rate, head, viskositas, Key Performance Indicator (KPI), dan Gap Analysis. Data historis Januari sampai Juni 2025 menunjukkan 76 transfer dengan total waktu unloading 12.540 menit dan rata-rata 165 menit per transfer. Setelah penggunaan Pompa Baru 3,00 kW, flow rate meningkat dari 7.200 L/jam menjadi 9.600 L/jam dan waktu unloading menurun menjadi sekitar 130 menit untuk volume sekitar 20.800 liter per transfer. Namun, efisiensi sistem menurun dari 65% menjadi 40%. Gap terhadap standar perusahaan 60 menit turun dari 105 menit menjadi 70 menit, sedangkan pencapaian KPI dilaporkan meningkat dari 36,4% menjadi 53,8%. Berdasarkan hasil tersebut, standar operasional yang realistis untuk kondisi saat ini adalah 130 menit per transfer dengan flow rate 9.600 L/jam dan volume sekitar 20.800 liter.
Penerapan RCA dan DOE untuk Menurunkan Scrap Residual Batter pada Baking Oven PT Waferindo Sujono; Abby Yazid Bustommy; Mochamad Eko Nugroho
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.551

Abstract

PT Waferindo menghadapi masalah scrap residual batter pada proses baking Oven B yang melebihi standar perusahaan sebesar 3,50%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar penyebab scrap, menentukan faktor proses yang perlu dioptimalkan, memperoleh kombinasi parameter optimum, dan mengevaluasi hasil implementasi dengan tetap mempertahankan kualitas wafer. Penelitian menggunakan Root Cause Analysis (RCA) melalui Fishbone Diagram dan Five Whys, kemudian dilanjutkan dengan Design of Experiment (DOE) menggunakan Full Factorial Design 2². Eksperimen melibatkan dua faktor, yaitu durasi pembacaan sensor suhu dan volume adonan hopper, dengan 24 observasi. Data dianalisis melalui uji normalitas, Analysis of Variance (ANOVA), Main Effects Plot, dan Interaction Plot menggunakan Minitab. RCA menunjukkan bahwa deformasi rantai penggerak sistem start-stop menyebabkan tension tidak merata dan posisi pengisian batter tidak stabil. Setelah rantai diganti, DOE menunjukkan bahwa faktor durasi pembacaan sensor suhu, volume hopper, dan interaksinya berpengaruh signifikan terhadap scrap. Kombinasi optimum diperoleh pada durasi 270 detik dan volume hopper 95%. Implementasi selama Mei-Juli 2026 menghasilkan scrap 2,86%, 2,88%, dan 2,82%, dengan rata-rata 2,85%, di bawah standar 3,50%. Kualitas wafer berada pada rentang 99,7%–100,0% dengan rata-rata sekitar 99,89%. Hasil menunjukkan bahwa integrasi RCA dan DOE efektif menurunkan scrap tanpa menurunkan kualitas wafer.
Integrated Analysis of Waste Cream for Improving PE Plastic Usage in Chocolate Production Using Lean Manufacturing Abby Yazid Bustommy; Azhar; Abimanyu
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.553

Abstract

Waste cream pada proses produksi cokelat menyebabkan kehilangan bahan baku dan meningkatkan penggunaan plastik polyethylene (PE) pada proses rework. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab waste cream serta mengevaluasi dampaknya terhadap penggunaan plastik PE menggunakan pendekatan Lean Manufacturing. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif melalui studi kasus di PT AZX Divisi Coklat. Analisis meliputi pemetaan proses menggunakan Supplier-Input-Process-Output-Customer (SIPOC), Diagram Pareto, Fishbone Diagram, analisis dampak biaya penggunaan plastik PE, serta penyusunan usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total waste cream selama Februari–Juli 2025 mencapai 123.420 kg. Pemborosan terbesar berasal dari cream yang jatuh ke lantai (40,31%), kebocoran pompa (37,43%), dan sisa cream pada conveyor (22,26%). Pemborosan tersebut meningkatkan penggunaan plastik PE menjadi 12.442 lembar dengan biaya Rp8.483.000. Usulan perbaikan diharapkan mampu mengurangi waste cream, mengoptimalkan penggunaan plastik PE, dan meningkatkan efisiensi proses produksi.
Penerapan Theory Of Constraints Dan Jidoka Untuk Mengatasi Bottleneck Pada ProsesTransfer Display Box Dari Packing Table Ke Shrink Tunnel Di PT ABC Anto Saryono; Eko Nugroho; Abby Yazid Bustommy
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.555

Abstract

Proses transfer Display Box (DB) dari packing table menuju shrink tunnel pada Line X PT ABC masih dilakukan secara manual oleh satu operator yang melayani enam mesin packing. Kondisi ini menimbulkan bottleneck, penumpukan Work In Process (WIP), waiting time yang tinggi, dan cycle time yang panjang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bottleneck, menerapkan Theory of Constraints (TOC) dan prinsip Jidoka, serta mengevaluasi perubahan kinerja proses transfer setelah perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengukuran stopwatch, dan dokumen produksi pada kondisi sebelum dan sesudah perbaikan. Lima tahap TOC digunakan untuk mengidentifikasi, mengeksploitasi, menyesuaikan, meningkatkan kapasitas, dan mengevaluasi kembali constraint. Perbaikan pada tahap peningkatan kapasitas dilakukan melalui sensor, phuser pneumatik, penataan area transfer, dan peningkatan kecepatan conveyor dari 11 m/menit menjadi 15 m/menit. Hasil menunjukkan rata-rata output meningkat dari 1.395,9 DB/jam menjadi 1.519,6 DB/jam atau 8,86%. WIP turun dari 209,9 DB menjadi 77 DB atau 63,32%. Cycle time turun dari 13,70 detik/DB menjadi 9,00 detik/DB atau 34,31%, sedangkan waiting time turun dari 63,17 detik/DB menjadi 47,17 detik/DB atau 25,33%. Pencapaian produksi meningkat dari 84% sebelum perbaikan menjadi 90% pada Juni dan 91% pada Juli 2026. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TOC dan Jidoka memperbaiki kelancaran aliran proses transfer, meskipun target perusahaan sebesar 93% belum tercapai.
Penerapan Statistical Process Control (SPC), Root Cause Analysis (RCA), Dan Poka-Yoke Berbasis Sensor Otomatis Untuk Mengurangi Reject Inner Permen Pada Proses Packaging Di PT Candy JTK Jojor Taruli; Abby Yazid Bustommy; Abimanyu Abimanyu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1093

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mesin C memiliki tingkat reject tertinggi sebesar 4,05% dengan rata-rata reject 53.500 kg per bulan dan kerugian mencapai Rp3.945.000.000 per bulan. Analisis Diagram Pareto mengidentifikasi permen pecah sebagai jenis reject terbesar (53,72%), diikuti sambungan inner (46,28%). Analisis Root Cause Analysis (RCA) menunjukkan bahwa penyebab utama reject adalah penumpukan permen pada jalur produksi akibat sensor yang tidak mampu mendeteksi aliran permen secara optimal saat kecepatan mesin ditingkatkan untuk memenuhi target produksi. Sebagai solusi, diusulkan penerapan Poka-Yoke berbasis otomatisasi melalui pemasangan sensor otomatis, sistem alarm, dan mekanisme automatic stop untuk mencegah penumpukan permen. Implementasi usulan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat reject, mengurangi kerugian produksi, meningkatkan kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan di PT Candy JTK.